Kamini.id / Kutu Rambut / Yuk, Ketahui Asal Muasal dan Penyebab Munculnya Kutu Rambut

Yuk, Ketahui Asal Muasal dan Penyebab Munculnya Kutu Rambut

Ditulis oleh - Diperbaharui 11 April 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Semua orang pasti sudah tahu apa itu kutu rambut, tapi apakah Anda tahu dari mana asal datangnya kutu-kutu itu? Kutu rambut adalah parasit yang hinggap di kepala manusia. Ya, kutu rambut manusia berbeda dengan yang ada pada hewan, jadi tidak perlu khawatir untuk saling menulari jika Anda punya hewan peliharaan di rumah.

Ukuran kutu memang tidak seberapa, sangat kecil malah, yaitu sekitar 1-4 mm. Tapi, efek yang dihasilkannya sangat besar. Kutu dapat membuat kepala manusia terasa super gatal.

Kutu juga “makan” dengan menghisap darah manusia lewat kulit kepala. Memang darah yang dihisap tidak seberapa, tapi jika luka dari gigitan kutu ditambah dengan luka karena Anda menggaruk kulit kepala yang gatal bercampur bakteri? Tentu bisa berbahaya.

Belum lagi jika Anda orang yang aktif bertemu dengan orang lain, bagaimana kalau tiba-tiba serangan kutu datang dan Anda tidak tahan menggaruk-garuk kepala. Apa kata klien Anda nanti?

Kutu berasal dari telur, di mana waktu untuk menetasnya adalah 7 – 10 hari. Telur ini berasal dari kutu rambut betina (nits), mereka dapat bertelur sekitar 10 butir dalam 24 jam. Lalu, waktu untuk kutu tumbuh menjadi dewasa adalah sekitar 30 hari saja, cepat sekali, bukan?

Rata-rata usia kutu memang tidak terlalu lama, yaitu sekitar 1 bulan saja sebelum akhirnya mati. Tapi, mereka bisa berkembang biak diantara waktu tersebut, sehingga populasi kutu di rambut manusia tidak akan pernah punah jika tidak diobati.

Cara pertama untuk mengobati kutu rambut adalah dengan mencari gejalanya. Kamini pernah membahasnya di sini. Setelah mengobati kutu rambut, kiranya Anda harus tahu penyebab munculnya kutu. Hal ini untuk menghindari kambuhnya wabah kutu di rambut Anda.

Penyebab Munculnya Kutu di Rambut

1. Rambut Kotor

Rambut Kotor

Asal muasal dan penyebab munculnya kutu rambut bisa dimulai dari kondisi rambut yang tidak higienis. Parasit seperti kutu menyukai tempat yang tidak terlalu bersih, maka dari itu, setidaknya keramas lah secara rutin minimal 3 hari sekali.

Selain itu, saat melakukan pembilasan Anda harus benar-benar melakukannya dengan bersih. Karena, shampo dan kondisioner yang tertinggal malah bisa memicu datangnya ketombe dan kutu.

Walaupun begitu, rambut yang bersih dan rajin dikeramas juga dapat berpotensi terkena kutu. Biasanya hal ini terjadi karena Anda tertular oleh orang yang rambutnya berkutu.

Jika hal ini sudah terjadi pada pemilik rambut yang bersih, benar-benar berbahaya, loh. Karena, ternyata, kutu dapat tumbuh lebih cepat di rambut yang bersih karena mereka tidak akan kesulitan bergerak, jadi mereka dapat makan dan berkembang biak dengan lancar. Fun fact: kutu akan kesulitan bergerak di kulit kepala yang berminyak!

2. Shampo

Shampo

* sumber: bitsofbee.com

Shampo yang tidak cocok dapat mengakibatkan banyak masalah rambut, seperti kerontokan, ketombe, hingga kutu. Walaupun jarang orang yang jadi kutuan karena gagal shampo, tapi tidak menutup kemungkinan hal ini terjadi pada Anda. Semua ini diakibatkan bahan kimia yang terdapat pada shampo.

Jika Anda sensitif pada bahan kimia tertentu, bisa saja hal tersebut memicu munculnya kutu. Jika Anda sudah merasa ada yang bergerak-gerak di kepala Anda, coba berhenti menggunakan shampo tersebut. Karena, takutnya shampo tersebut telah membuat kutu bersarang di rambut Anda.

3. Kontak Langsung

Kontak Langsung

* sumber: www.am-sonnberg.com

Ini dia asal muasal dan penyebab munculnya kutu rambut yang paling menyebalkan. Pernahkah Anda menginap bersama teman atau saudara, lalu besoknya Anda merasa ada sesuatu yang bergerak-gerak di rambut Anda? Setelah ditanyakan, ternyata orang tersebut positif banyak kutunya. Menyebalkan sekali, bukan?

Kutu memang tidak bisa terbang dari kepala ke kepala. Tapi, mereka bisa “loncat” dan berpindah. Biasanya yang lebih mudah tertular kutu karena kontak langsung ini anak-anak. Tapi, kita yang orang dewasa pun bisa mengalaminya.

4. Kontak Tidak Langsung

Kontak Tidak Langsung

* sumber: thewirecutter.com

Jika asal muasal dan penyebab munculnya kutu rambut yang di atas diakibatkan oleh kontak langsung, ternyata kontak tak langsung juga bisa, loh. Dan, rasanya lebih tidak adil jika tertular kutu karena kontak tak langsung, ya? Rasanya lebih gendok daripada jika tertular karena kontak yang langsung.

Mungkin tidak Anda sadari, tapi dengan sharing sisir, topi, bantal, helm, earphone, baju, dan handuk merupakan cara termudah untuk tertular wabah kutu secara tak langsung.

Maka dari itu, pisahkanlah barang-barang yang telah digunakan oleh orang yang berkutu. Bukannya bermaksud mengucilkan, tapi hal tersebut merupakan yang terbaik untuk mencegah orang lain tertular kutu.

Pisahkanlah sisir, handuk, dan jangan menggunakan helm yang sama. Jika terpaksa karena tak ada helm lagi, cuci dan jemur saja helm di bawah terik matahari, karena kutu tak tahan dalam kondisi cuaca yang panas.

5. Penutup Kepala

Penutup Kepala

* sumber: www.classyrebel.net

Anda suka menggunakan penutup kepala seperti bandana, bando, jepit, beanie, topi? Atau, apakah Anda menggunakan jilbab? Ternyata, asal muasal dan penyebab munculnya kutu rambut bisa terjadi jika penutup kepala tidak pernah dicuci atau diganti.

Kepala merupakan area tubuh yang mudah berkeringat. Lalu, keringat tersebut dapat menempel pada penutup kepala. Jika dibiarkan, keringat, bakteri, dan kotoran akan mengendap. Maka dari itu, rutinlah mencuci dan mengganti penutup kepala, minimal 2 hari sekali. Untuk topi, cucilah topi Anda minimal 2 minggu sekali.

6. Kamar Kotor

Kamar Kotor

Kebersihan kamar, terutama tempat tidur, merupakan hal yang krusial juga dalam bidang perkutuan. Asal muasal dan penyebab munculnya kutu rambut adalah keadaan kamar yang tak bersih.

Yang paling parah adalah sarung bantal dan bantalnya sendiri. Biasanya anak kosan yang sering begini, yaitu jarang mengganti sprei kasur, bantal, dan guling. Alasannya karena tak ada stok lagi, malas ke laundry, atau mereka merasa tidak perlu mengganti sprei saja.

Kutu memang hidup di kepala manusia, tapi, mereka bisa beradaptasi dengan lingkungan sekitar manusia juga. Kutu dapat berpindah ke leher, pakaian, dan media lainnya yang digunakan oleh manusia. Para kutu juga dapat berkembang biang dan menetaskan telur di media tersebut. Yang paling rawan tentu adalah sarung bantal dan bantal yang biasa digunakan tidur.

Untuk pencegahan, jemurlah bantal ketika siang hari. Kutu dan kuman-kuman tak bisa hidup di tempat yang panas, dengan menjemur bantal Anda merupakan usaha agar para kutu mati.

Gantilah sarung dan sprei tempt tidur Anda secara rutin, setidaknya dua atau satu kali dalam sebulan. Gorden penutup jendela, selimut, karpet, dan sajadah juga berpotensi serupa, sehingga Anda harus turut rutin mencucinya supaya tidak jadi sarang alternatif kutu rambut.

7. Cara Mendeteksi Kutu

Cara Mendeteksi Kutu asal muasal dan penyebab munculnya kutu rambut

* sumber: www.consumerreports.org

Jika rambut Anda sudah terasa gatal-gatal tidak jelas, lalu Anda khawatir terkena wabah kutu, sekarang adalah waktu yang tepat untuk mendeteksi apakah ada kutu yang hidup di kepala Anda atau tidak. Anda membutuhkan konsentrasi, waktu luang, mata yang jeli, dan alat bantu untuk dapat mendeteksi kutu. Karena, kutu tak akan terlihat secara kasat mata.

So, cara yang paling efektif untuk mencari keberadaan kutu adalah dengan menggunakan sisir serit. Sisir ini sering disebut juga sisir kerep oleh orang-orang Jawa, entah apa namanya di tempat Anda. Sisir ini bergigi rapat, rata-rata jaraknya hanya 0.2 mm. Biasanya sisir ini dibuat dari kayu, plastik, dan stainless. Sisir ini tidak hanya dapat menjaring kutu, tapi anak-anak kutu beserta telur kutu (lisa) juga.

Ada dua cara menggunakan sisir kerep ini, yaitu saat kondisi rambut kering dan basah. Jika Anda menggunakannya saat rambut basah, pastikan untuk menyisir rambut Anda terlebih dahulu menggunakan wet brush atau sisir yang bergigi jarang supaya tidak ada rambut yang menyangkut di sisir kerep. Setelah itu, sisir rambut Anda dengan sisir kerep dari kulit kepala (akar rambut) lalu tarik hingga ke ujung rambut.

Itu dia asal muasal dan penyebab munculnya kutu rambut versi Kamini. Biarpun kecil, kutu cukup merugikan kita. Untuk itu, basmilah kutu sekarang juga, salah satunya dengan produk untuk membasmi kutu yang pernah kami bahas. Apakah Anda tahu asal kutu dari mana selain dari yang telah kami sebutkan di atas?

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Shopee lagi ada diskon gede nih buat produk fashion!