Kamini.id / Masalah Hidup / 10 Cara Belajar Ikhlas Menerima Kenyataan Pahit dalam Hidup

10 Cara Belajar Ikhlas Menerima Kenyataan Pahit dalam Hidup

Ditulis oleh - Diperbaharui 10 April 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Sangat mudah menasehati orang untuk ikhlas, tetapi cukup sulit untuk melakukannya dalam kehidupan sehari-hari. Ikhlas adalah kondisi di mana kita sudah merelakan sesuatu meskipun terasa berat dan tidak sejalan dengan sesuai kehendak kita. Sampai saat ini, banyak orang yang sulit untuk mengikhlaskan sesuatu, terutama saat harus menerima kenyataan pahit di dalam hidupnya.

Bagi Anda yang sampai saat ini belum bisa mengikhlaskan sesuatu, Kamini akan memberikan 10 cara belajar ikhlas menerima kenyataan pahit di dalam hidup. Tak hanya bisa membuat Anda lebih ikhlas, cara-cara ini juga akan membuat hidup Anda jadi lebih tenang.

10 Cara Belajar Ikhlas Menerima Kenyataan

1. Selalu Bersyukur

Selalu Bersyukur Cara Belajar Ikhlas Menerima Kenyataan

Jika sampai saat ini Anda masih sulit mengikhlaskan kenyataan, maka Anda harus lebih banyak bersyukur. Cara belajar ikhlas menerima kenyataan adalah selalu mensyukuri apa yang Anda miliki saat ini. Kalau Anda selalu melihat orang-orang yang lebih beruntung, Anda tidak akan pernah bisa mengikhlaskan kenyataan.

Bersyukurlah setiap waktu dan atas segala yang berhasil Anda miliki sampai saat ini. Apabila Anda gagal mendapatkan sesuatu, anggap saja belum rezeki Anda. Tetaplah bersyukur atas pencapaian Anda sampai dengan hari ini. Dengan begitu, hati pun jadi lebih ikhlas merelakan sesuatu yang terasa pahit.

2. Hargai Perbedaan

Hargai Perbedaan

Apakah Anda belum dapat mengikhlaskan sesuatu yang tidak berjalan sesuai dengan kehendak Anda? Cobalah untuk lebih menghargai perbedaan, maka pelan-pelan Anda akan bisa mengikhlaskan sesuatu tersebut.

Tuhan menciptakan manusia berbeda-beda, baik fisik maupun pemikirannya. Jadi, hargailah perbedaan meskipun hal tersebut tidak berjalan sesuai dengan keinginan Anda. Tidak semua orang harus setuju dengan Anda. Jadi, tak perlu ambil pusing dengan memikirkannya terus menerus. Ikhlas saja dan yakin bahwa ada rencana yang lebih baik untuk Anda.

3. Berpikir Positif

Berpikir Positif

Cara belajar ikhlas menerima kenyataan adalah selalu berpikir positif di dalam hidup. Kalau saat ini apa yang Anda harapkan belum terjadi, maka positive thinking saja mungkin harapan Anda akan terwujud di kemudian hari.

Orang yang selalu berpikiran positif pasti lebih mudah untuk mengikhlaskan kenyataan pahit. Pikiran positif juga membuat Anda lebih tenang dalam menjalani hidup, lho. Kalau Anda selalu memiliki pikiran yang positif, kesehatan jasmani pun jadi lebih terjaga. Jika saat ini Anda belum bisa menerima kenyataan, mulailah berpikir positif. Anggap saja kenyataan pahit sebagai keinginan Anda yang masih tertunda.

4. Hindari Membandingkan Diri dengan Orang Lain

Hindari Membandingkan Diri dengan Orang Lain

“Rumput tetangga pasti terlihat lebih hijau,” pepatah yang satu ini menggambarkan sifat manusia yang selalu tidak puas dengan miliknya sendiri dan cenderung membandingkan diri dengan orang lain. Jika Anda terus membandingkan diri sendiri dengan orang lain, kapan Anda bisa ikhlas menerima kenyataan?

Berhenti membandingkan diri dengan orang lain. Jalan hidup setiap orang berbeda-beda. Anda tidak bisa memaksakan diri untuk bisa seperti orang lain. Cintai diri Anda dan apa yang sudah Anda miliki. Dengan begitu, Anda pun lebih bisa ikhlas menerima kenyataan hidup yang pahit. Kalau belum bisa mencintai apa yang Anda miliki, silakan kembali ke poin pertama untuk bersyukur.

5. Belajar untuk Lapang Dada

Belajar untuk Lapang Dada

Tak perlu menjadi ksatria untuk bisa memiliki sikap lapang dada. Setiap orang bisa bersikap lapang dada. Hanya saja, terkadang hati kita terlalu angkuh untuk menolak berlapang dada. Salah satu kunci ikhlas menerima kenyataan pahit dalam hidup adalah lapang dada.

Bagaimana cara agar bisa lapang dada? Suggest diri sendiri dengan kata-kata, “Saya pantas menerimanya. Hal ini memang harus terjadi. Kuatkan hamba, ya Tuhan.” Tanamkan pikiran bahwa semuanya memang harus terjadi dan ini adalah kehendak Yang Maha Kuasa. Kerelaan dari hati inilah yang melahirkan sikap lapang dada dari dalam diri Anda.

6. Memaafkan Diri Sendiri dan Orang Lain

Memaafkan Diri Sendiri dan Orang Lain

Masih belum bisa mengikhlaskan sebuah kenyataan pahit? Cobalah untuk memaafkan diri sendiri dan orang lain yang Anda anggap terlibat dalam kenyataan pahit tersebut. Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan, termasuk diri sendiri. Akui bahwa Anda memang melakukan kesalahan atau suatu hal yang menyebabkan kenyataan pahit itu terjadi. Kemudian, maafkan diri Anda dan berdamailah dengan diri sendiri.

Apabila Anda masih belum bisa memaafkan orang lain yang Anda anggap turut andil dalam menyebabkan Anda harus menerima kenyataan pahit, ingatlah bahwa Tuhan saja selalu mengampuni Anda. Bagaimana bisa kita umat-Nya tidak mau memaafkan sesama?

7. Berhenti Mengeluh

Berhenti Mengeluh

Seseorang yang suka mengeluh tentu akan sulit untuk menerima kenyataan pahit di dalam hidupnya. Cara belajar ikhlas menerima kenyataan pahit dalam hidup adalah dengan berhenti mengeluh. Ingat, mengeluh tidak akan membuat nasib Anda jauh lebih mujur, justru Anda akan merasa nelangsa karena terus menerus mengeluhkan hidup.

Seperti yang sudah dibahas di poin pertama, sebagai manusia kita harus selalu bersyukur akan segala hal. Mengeluh adalah tindakan yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bersyukur. Jadi, kalau ingin menjadi orang yang ikhlas, berhentilah mengeluh dan cobalah bersyukur untuk hal-hal kecil yang terjadi dalam hidup Anda.

8. Move On dan Sambut Masa Depan

Move On dan Sambut Masa Depan

Gagal move on dengan kenyataan pahit dalam hidup? Sampai kapan pun Anda tidak bisa ikhlas jika diri sendiri sulit untuk move on pada masa lalu yang pahit. Yuk, saatnya untuk move on dan menyambut masa depan yang lebih baik.

Masa lalu adalah guru terbaik bagi Anda. Dari masa lalu, Anda tentu bisa belajar untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Namun, masa depan adalah rahasia ilahi yang harus kita sambut dengan penuh suka cita. Siapkan diri Anda untuk melangkah ke masa depan, maka Anda pun akan menjadi orang yang ikhlas dalam menjalani hidup.

9. Bersihkan Hati dan Perbanyak Kebaikan

Bersihkan Hati dan Perbanyak Kebaikan

Salah satu penyebab kita tidak bisa mengikhlaskan suatu hal adalah masih ada kebencian, iri, dan dengki di dalam hati. Kita tidak bisa menerima kenyataan bahwa semuanya tidak bisa berjalan sesuai dengan harapannya. Akibatnya, hati dan pikiran jadi memiliki kebencian terhadap orang lain.

Cara belajar ikhlas menerima kenyataan pahit dalam hidup adalah dengan membersihkan hati. Iri, dengki, dan kebencian hanya membuat kita susah untuk ikhlas. Perbanyak kebaikan terhadap orang lain dan selalu berpikir positif untuk membersihkan hati kita dari kejahatan.

10. Dekatkan Diri Kepada Tuhan

Dekatkan Diri Kepada Tuhan

Kalau semua cara di atas tidak bisa membuat Anda ikhlas, mintalah bantuan kepada Yang Maha Kuasa untuk bisa mengikhlaskan kenyataan pahit dalam hidup. Dekatkan diri Anda kepada Tuhan dengan memperbanyak ibadah atau mengikuti kegiatan keagamaan. Perlahan tapi pasti, hati Anda pasti bisa ikhlas menerima kenyataan.

10 cara belajar ikhlas menerima kenyataan ini bisa menjadi panduan bagi Anda untuk bisa menjadi orang yang ikhlas. Berhasil atau tidaknya kembali lagi pada diri Anda sendiri.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

One Response

  1. Motivasi sangat berguna….IKHLAS..tak mudah memang, tapi harus dijalani..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ditulis oleh - Diperbaharui 10 April 2020