Kamini.id / Buah Untuk Diet / Yuk, Intip 6 Cara Diet Pisang yang Benar dan Sehat Ini

Yuk, Intip 6 Cara Diet Pisang yang Benar dan Sehat Ini

Ditulis oleh - Diperbaharui 2 April 2019

Diet pisang adalah program diet penurunan berat badan yang populer pada tahun 2008 di Jepang setelah Kumiko Mori, seorang penyanyi asal negeri sakura, menyatakan bahwa ia telah kehilangan sekitar 6,8 kg setelah melakukan diet ini. Sesuai dengan namanya yang dikenal juga sebagai “diet pisang pagi hari”, metodenya berfokus pada cara cara untuk mengenyangkan diri dengan pisang saat sarapan.

Konsep dari diet pisang ini pertama kali dibuat oleh Sumiko dan Hitoshi Watanabe yang bekerja dibidang obat obatan kesehatan. Hitoshi mencoba diet ini dan dia telah menurunkan berat badannya hingga 16.8 kg. Diet ini menjadi populer di Jepang setelah sebuah situs “Mixi” mem-posting detail dari diet ini. Karena kepopulerannya, Jepang pernah kekurangan stok pisang.

Seperti halnya jenis diet yang lain, diet pisang ini harus mengikuti aturan yang telah ditetapkan agar proses penurunan berat badan dapat berhasil sesuai harapan. Caranya cukup sederhana, yaitu dengan dengan membuat rencana makan dimana pisang menjadi makanan utamanya. Penasaran? Yuk, ikuti panduan diet pisang yang benar dari Kamini!

6 Cara Diet Pisang yang Benar

1. Hanya Air dan Pisang untuk Sarapan

Hanya Air dan Pisang untuk Sarapan

* sumber: khoobsurati.com

Aturan pertama dari diet ini adalah menu sarapan hanya berisi pisang dan air saja. Pastikan bahwa pisang dan air yang diminum berada dalam suhu ruangan. Anda bisa makan pisang sebanyak yang Anda inginkan hingga kenyang.

Caranya, sesaat setelah bangun tidur, minumlah segelas air. Lalu makan pisang sebanyak yang Anda inginkan dan segelas air untuk sarapan. Tapi ingat, jangan makan pisang secara berlebihan. Jika masih merasa lapar, Anda bisa makan makanan lainnya dengan kalori kurang dari 200 kalori, 15 hingga 20 menit setelahnya.

2. Makan Siang dan Malam Tidak Harus dengan Pisang

Makan Siang dan Malam Tidak Harus dengan Pisang

* sumber: metrodiner.com

Diet ini relatif mudah diikuti karena tidak ada ketentuan untuk makan siang dan makan malam yang berarti bahwa Anda dapat makan apa pun. Tapi anda dapat mengikuti aturan berikut agar diet Anda tetap berjalan dengan baik.

Jangan makan setelah lewat jam 8 malam. Waktu makan malam yang ideal adalah jam 6 malam. Tidak ada batasan mengenai jenis makanan dan jumlah asupan yang harus Anda makan. Namun, sebaiknya hindari makanan cepat saji dan goreng gorengan untuk menjaga berat badan Anda tetap stabil. Hindari juga makan makanan pencuci mulut setelah makan malam.

Anda harus mengenali tubuh Anda saat merasa puas dengan makanan yang Anda konsumsi. Dalam diet Jepang biasanya dikenal dengan sebutan 80% kenyang. Seiring waktu, Anda akan dapat mengenali batasan tubuh Anda saat merasa puas makan.

3. Banyak Minum

Banyak Minum

* sumber: www.medicalnewstoday.com

Minuman yang diperbolehkan hanyalah air putih. Minum banyak air, tapi jangan sampai terlalu banyak karena dapat membuat Anda kembung. Pilih minuman yang telah difilter dengan suhu ruangan dan minumlah pelan pelan.

Segala jenis minuman beralkohol dan produk susu tidak boleh dikonsumsi selama melakukan diet. Jadi walau Anda boleh makan apapun untuk makan siang dan malam, pastikan untuk menghindari produk produk yang terbuat dari susu seperti keju atau roti.

4. Waktu Makan

Waktu Makan

* sumber: www.pcosnutrition.com

Sangatlah penting untuk menjaga waktu makan dalam diet ini. Aturannya seperti yang telah disebutkan sebelumnya seperti tidak boleh makan malam setelah jam 8 malam. Anda juga boleh makan dalam interval pendek. Jika Anda ingin makan cemilan, Anda bisa melakukannya dalam interval pendek ini.

Cemilan siang yang dapat Anda makan dapat berupa sepotong kue atau cokelat. Anda tidak boleh makan cemilan lagi setelah jam 3 sore. Jika Anda ingin cemilan asin, jagung berondong bisa jadi pilihan cemilan yang sehat dan ringan. Tapi hati hati jangan sampai Anda memilih cemilan yang berat atau makanan yang digoreng.

Hal yang perlu diperhatikan adalah untuk mengkonsumsi makanan dalam porsi kecil pada interval pendek. Diet ini mengharuskan si pelaku diet merasa puas hanya dengan 80% makanan yang dikonsumsi. Dengan membiarkan 20% dari kapasitas perut kosong dapat membantu mengurangi kalori dalam tubuh.

5. Tidur Lebih Awal

Tidur Lebih Awal

* sumber: www.stackumbrella.com

Cobalah untuk tidur sebelum tengah malam, bukan setelahnya. Jika Anda bisa tidur lebih awal, itu bahkan lebih baik. Cobalah untuk menjaga jarak waktu 4 jam antara makan terakhir dan waktu tidur Anda.

6. Olahraga Tidak Diperlukan

Olahraga Tidak Diperlukan

* sumber: www.everydayhealth.com

Tujuan dari diet ini adalah dengan melakukannya tanpa menambah stres pada diri Anda. Jadi, jika Anda tidak ingin melakukan olahraga, Anda tidak perlu melakukannya. Namun, jika Anda memang ingin melakukan olahraga kecil, hal tersebut tidak menjadi masalah.

Kelebihan Diet Pisang

1. Biaya yang Terjangkau

Biaya yang Terjangkau

* sumber: marcanderson.photoshelter.com

Diet ini sangat ideal untuk mereka yang tidak dapat menjaga pola makan mereka dengan baik. Selain itu, diet ini juga sangat terjangkau dan dapat diikuti oleh orang orang tanpa  terlalu banyak larangan yang harus dipatuhi.

2. Hanya untuk Sarapan Saja

Hanya untuk Sarapan Saja

* sumber: healthwholeness.com

Karena diet ini lebih menekankan pada konsumsi makanan saat sarapan, diet ini terbukti menyehatkan karena dapat menghilangkan lapar yang dapat mengarah pada konsumsi makanan tak sehat dan bernutrisi rendah.

3. Anti Lapar

Diet Pisang

* sumber: www.stack.com

Program penurunan berat badan ini bukan hanya membantu mengurangi berat badan tapi juga menciptakan pola makan yang sehat. Karena diet ini menggunakan pisang sebagai makanan utamanya, hal ini memberikan dorongan terhadap metabolisme sehingga membuat tubuh lebih bertenaga.

4. Menghentikan Keinginan Ngemil

Menghentikan Keinginan Ngemil

* sumber: ourendlessadventure.com

Selain itu, pisang juga sangat baik untuk menghilangkan selulit, sumber potasium dan serat yang baik, dapat mengurangi keinginan untuk ngemil di malam hari, dan membantu mengurangi konsumsi alkohol.

5. Fleksibel

Fleksibel

* sumber: www.fitbodsathletic.com

Pooja Malhotra, seorang ahli nutrisi dari Delhi mengungkapkan pendapatnya mengenai diet pisang ini. Diet ini dianggap fleksibel karena mengizinkan pelaku diet untuk memilih menu makan siang dan malamnya sendiri. Diet ini juga memberikan panduan untuk menentukan porsi makan yang tepat

Kekurangan Diet Pisang

1. Sulit Mengontrol Asupan Makanan

Sulit Mengontrol Asupan Makanan

* sumber: www.astroupay.com

Selain kelebihan, diet pisang ini juga memiliki kelemahan. Karena orang yang melakukan diet ini boleh makan apa saja, mereka cenderung makan makanan berkalori tinggi sehingga mengacaukan tujuan dari diet tersebut. Diet ini juga dapat menyebabkan sembelit pada orang-orang tertentu.

2. Belum Dapat Dibuktikan Secara Ilmiah

Belum Dapat Dibuktikan Secara Ilmiah

* sumber: www.bbc.co.uk

Kekurangan lainnya adalah tidak ada dasar ilmiah yang jelas bahwa pisang dapat membantu menurunkan berat badan. Bahkan pisang dikenal karena memiliki kandungan kalori tinggi. Metode yang sama dan berulang dapat membuat pelaku diet merasa bosan.

3. Tanpa Olahraga

Tanpa Olahraga

* sumber: www.huffingtonpost.com.au

Namun sayangnya diet pisang di pagi hari ini kurang menekankan pada olahraga yang menjadi faktor penting dalam gaya hidup sehat. Rasa dan tekstur dari pisang juga mungkin kurang disukai oleh beberapa orang. Pooja merasa bahwa makanan dimaksudkan untuk memberi nutrisi pada tubuh dan jiwa, bukan untuk memberikan sensasi tidak menyenangkan pada indera perasa kita.

Itulah cara mudah untuk melakukan diet pisang ini. Diet yang satu ini memang mudah untuk dilakukan. Selain pisang, Anda juga bisa mengkonsumsi buah-buahan lain yang diulas dalam artikel buah untuk diet ini. Tapi apakah Anda dapat melakukannya dan mendisiplinkan diri Anda agar mendapatkan hasil yang diharapkan? Bagikan pendapat Anda mengenai diet ini di kolom komentar.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar