Kamini.id / Softlens / Ini Dia 7 Cara Memakai Softlens yang Baik dan Benar

Ini Dia 7 Cara Memakai Softlens yang Baik dan Benar

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Juli 2019

Softlens atau lensa kontak adalah sejenis plastik tipis berbentuk bulat cembung,  digunakan di depan kornea dengan cara ditempelkan. Kalian tahu tidak kalau pencetus awal lensa kontak itu adalah Leonardo da Vinci lho, dengan menggambar dan membuat sketsa lensa kontak pada tahun 1508. Namun, lensa kontak baru dibuat tiga ratus tahun setelahnya.

Sebenarnya lensa kontak adalah salah satu alat bantu yang digunakan untuk mengoreksi kelainan refraksi pada mata. Karena penggunaan kacamata pada sebagian orang dirasa kurang nyaman dan mengganggu penampilan.

Namun, seiring perkembangan zaman kini lensa kontak digunakan sebagai penunjang penampilan atau kosmetik. Apalagi sekarang ini softlens tersedia dalam beragam bentuk, warna, hingga kadar air yang sesuai agar nyaman saat dipakai. Nah, apa kalian tertarik menggunakan lensa kontak? Bagaimana cara pemakaian softlens yang benar ya, apa ada aturan tertentu? Simak pembahasan lengkap Kamini, ya!

Cara Memakai Softlens yang Benar

Masih pemula dalam memakai softlens? Kamu nggak perlu khawatir karena kamu bisa mengikuti beberapa langkah dalam memakai softlens yang benar berikut ini.

1. Pemilihan Softlens

Pemilihan Softlens

* sumber: www.lenspure.com

Piihlah softlens atau lensa kontak dengan kadar air yang tinggi. Ada baiknya sebelum kamu memutuskan memakai softlens berkonsultasilah dengan dokter.Sehingga dokter bisa menyarankan jenis dan bahan softlens yang cocok dan sesuai dengan mata kamu.

Carilah merek softlens yang sudah memiliki izin dari Kementrian Kesehatan. Pilih juga softlens dengan diameter yang normal sesuai dengan ukuran bola mata. Baiknya, softlens digunakan sebelum ber-make up agar tidak terkontaminasi dengan bahan make up.

2. Bersihkan Tangan

Bersihkan Tangan

* sumber: m.yukle.mobi

Sebelum memegang dan memakai softlens, pastikan tangan kamu bersih dan terbebas dari kuman ya. Maka dari itu, cucilah tangan terlebih dahulu sampai benar-benar bersih, jika perlu gunakan juga cairan antiseptik. Setelah itu, pastikan tangan kering saat hendak memegang softlens.

Kebersihan kuku juga sebaiknya diperhatikan ya, usahakan kuku kamu tidak terlalu panjang agar tidak merobek softlens. Kamu juga harus hindari penggunaan sunblock atau handcream di tangan sebelum menyentuh softlens, agar mata tidak iritasi dan menyebabkan penglihatan buram.

3. Cucilah Softlens

Cucilah Softlens

* sumber: www.istockphoto.com

Cucilah terlebih dahulu softlens yang akan dipakai hingga bersih. Pastikan softlens terendam dalam cairan khusus softlens di dalam box penyimpanan. Cairan atau solution ini jugalah yang digunakan untuk mencuci softlens.

Bersihkan softlens dengan cara menggosok kedua sisinya dengan cairan pembersih. Pastikan dilakukan secara perlahan ya.

4. Buka Kelopak Mata Lebar-lebar

Buka Kelopak Mata Lebar-lebar

* sumber: www.opticalmasters.com

Letakkan softlens di jari telunjuk atau jari tengah, pastikan jari dalam keadaan kering. Kemudian tarik kelopak mata atas dan bawah secara bersamaan dengan menggunakan jari dan ibu jari tangan yang lain. Ini dilakukan dengan kedua tangan.

Cara lainnya adalah dengan cara menarik kelopak mata bagian bawah dengan jari tengah, sedangkan softlens berada di jari telunjuk. Lalu, bola mata melihat ke atas dan kamu bisa langsung tempelkan softlens pada bagian putih mata.

Menahan kelopak mata dengan jari lain dilakukan agar mata tidak berkedip dan menutup saat softlens ditempelkan.

5. Posisikan Softlens

Posisikan Softlens

* sumber: ezekieleyes.com

Tempel dan posisikan softlens pada mata kamu sembari melihat ke atas ataupun melihat ke depan, arah mana yang menurut kamu mudah dilakukan.

Menerapkan lensa kontak dengan menempatkannya pada bagian putih mata juga bisa kamu lakukan, namun kornea mata cenderung tidak fokus. Ingat untuk melakukannya secara perlahan dan hati-hati ya.

6. Kedipkan Mata

Kedipkan Mata

* sumber: www.allaboutvision.com

Tariklah jari jika softlens sudah menyentuh bola mata. Tutup mata dengan lembut, gerakkan bola mata dalam lingkaran lengkap untuk membantu lensa menetap dan berada tepat pada kornea.

Lalu, berkediplah dan lihat pada cermin apakah softlens sudah berada pada posisi yang tepat dan terasa nyaman di pakai. Jika dirasa sudah pas, pastikan penglihatan kamu harus jelas dan softlens terpakai dengan nyaman.

Jika dirasa belum pas dan sulit memposisikan softlens, sebaiknya ambil kembali softlens dengan cara gerakan mencubit kemudian bersihkan lagi seperti pada langkah ke-3, dan tempelkan kembali. Selesai! Tinggal kamu ulangi langkah-langkah diatas untuk memakai softlens di mata satunya lagi.

7. Teteskan Cairan Khusus Softlens

Teteskan Cairan Khusus Softlens

* sumber: www.perfectlens.ca

Ketika menggunakan softlens, sering-seringlah meneteskan cairan tetes mata atau eyedrop khusus softlens. Terlebih lagi saat mata terasa kering, hal ini bertujuan agar softlens yang kamu pakai selalu lembab dan tidak kering. Ingat, jangan menggunakan tetes mata untuk iritasi.

Hal yang Harus Dihindari Saat Memakai Softlens

Itulah beberapa langkah yang dilakukan untuk memakai lensa kontak dengan benar, kamu tinggal memberanikan diri untuk mempraktekannya kok. Supaya kamu lebih berhati-hati saat memakai softlens, yuk, simak beberapa hal yang harus kamu hindari saat softlens menempel pada matamu.

  • Mengucek Mata
Mengucek Mata

* sumber: www.solution-lens.com

Mengucek mata biasanya adalah reaksi refleks yang dilakukan saat mata terasa gatal. Tetapi jangan lakukan hal ini jika kamu memakai lensa kontak ya. Karena hal ini dikhawatirkan dapat menggeser softlens dari posisinya, bergesekan terlalu keras dengan bola mata, dan mengakibatkan terjadinya iritasi.

Apabila softlens sudah tidak nyaman, sehingga menimbulkan perih dan gatal, segera lepas softlens dari mata dan akan lebih baik menggantinya dengan yang baru.

  • Tidak Melepas Softlens Saat Tidur
Tidak Melepas Softlens Saat Tidur

* sumber: www.eye-shop.eu

Ingatlah untuk melepas softlens saat kamu hendak tidur, kecuali jika jenis softlens kamu memang bisa dipakai saat tidur. Jika jenis softlens kamu hanya untuk sekali pakai atau lepas pakai, sebaiknya dilepas sebelum tidur ya, agar tidak menimbulkan iritasi.

Pasalnya, ketika menutup mata saat tidur, oksigen yang masuk ke mata tidak dalam kondisi maksimal, sedangkan softlens juga perlu oksigen, lho.

Dan cucilah softlens menggunakan cairan khusus, jangan coba-coba mencucinya dengan air keran ya. Mungkin terdapat mikroorganisme yang hidup dalam air tersebut yang bila masuk ke mata lewat softlens dapat menyebabkan iritasi atau bahkan kerusakan pada mata kamu.

  • Memakai Selama 24 Jam
Memakai Selama 24 Jam

* sumber: www.lenspure.com

Jangan menggunakan lensa kontak selama 24 jam penuh tanpa melepasnya sama sekali. Jangan menggunakan softlens yang sudah melewati batas kadaluarsa. Jangan memakai softlens saat berenang, mungkin kamu berfikir tidak apa-apa memakai goggles untuk melindungi softlens yang kamu kenakan. Namun, akan lebih baik jika kamu tidak memakainya, agar terhindar dari infeksi mata.

  • Terlalu Lama di Bawah Terik Matahari
Terlalu Lama di Bawah Terik Matahari

* sumber: www.webmd.com

Memakai lensa kontak juga bisa menjadikan mata lebih sensitif terhadap debu dan sinar matahari. Sebaiknya gunakan kacamata yang memiliki proteksi UV saat kamu berkendara dan juga berada di bawah terik sinar matahari. Kamu juga bisa pakai topi untuk melindungi mata dari sinar matahari, lho.

  • Memakai Softlens Milik Orang Lain
Memakai Softlens Milik Orang Lain

* sumber: azzlam.com

Tidak dianjurkan sama sekali untuk menggunakan softlens milik orang lain, terlebih lagi sudah bekas dipakai. Memakai kontak lensa milik orang lain bisa saja menyebarkan infeksi lewat partikel dari mata orang lain ke mata diri sendiri.

Bagaimana? Hal yang benar-benar harus diperhatikan saat menggunakan softlens adalah masalah kebersihan dan perawatan softlens yang tepat. Softlens merupakan benda asing dari luar tubuh yang akan berinteraksi langsung dengan kornea mata saat digunakan, sehingga resiko-resiko yang ditimbulkan juga sangat besar.

Maka itulah diperlukan kewaspadaan dalam penggunaannya, kunci sebenarnya adalah rajin ya, hehe… Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat membantu pengetahuan tentang pemakaian softlens. Kunjungi juga artikel ukuran softlens agar kamu dapat menemukan lensa kontak yang sesuai dengan kenyamananmu.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Baca Juga

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *