Kamini.id / Tips Fashion / 8 Cara Memperbaiki Resleting Tas yang Rusak dengan Mudah

8 Cara Memperbaiki Resleting Tas yang Rusak dengan Mudah

Ditulis oleh - Diperbaharui 8 Januari 2020

Resleting, di mana pun dia berada, bisa rusak kapan saja. Baik itu resleting dompet, celana dan tas. Jadi, tak perlu sedih kalau itu terjadi pada barang-barang favorit Anda, ya.

Sebelum Anda membuang tas Anda yang rusak resletingnya, coba gunakan tips dan trik yang telah terbukti bekerja ini untuk memperbaiki resleting yang rusak. Kamini akan memandu Anda melalui cara memperbaiki resleting yang rusak sendiri di rumah tanpa bantuan ahli!

1. Coba Lilin

* sumber: www.inofermuar.com

Anda mungkin tak percaya, tapi beberapa benda yang tergeletak bebas di sekitar rumah Anda bisa membetulkan resleting tanpa Anda ketahui. Ketika resleting nyangkut, bantu lepaskan dengan menambahkan pelumas pada gigi resleting menggunakan lilin. Anda bisa juga menggunakan krayon karena memiliki kandungan lilin di dalamnya.

Akan tetapi, Anda harus sangat berhati-hati dengan metode ini karena lilin dapat bersentuhan dengan tas Anda dan menodainya. Sulit untuk menghilangkan noda lilin dari tas, dan mungkin saja berakhir dengan meninggalkan noda permanen, jadi Anda harus sangat berhati-hati.

2. Pakai Sabun

* sumber: www.goodhousekeeping.com

Anda bisa juga membuka resleting rusak dengan sabun. Dibandingkan lilin, sabun jaauuh lebih licin, sehingga ketika Anda menggosokkan sabun pada resleting macet, dia akan kembali bekerja lagi. Caranya, pegang ujung tas Anda dengan kencang dan gosokkan sabun di sepanjang sisi depan dan belakang gigi resleting. Kemudian, tarik resleting dan lihat seberapa lancar dia meluncur.

Anda bisa menggunakan sabun batang atau pun sabun cair, baik itu sabun cuci piring, sabun mandi, sabun cuci tangan, atau deterjen. Jika sabunnya cair, siapkan dua piring kecil, air dan bola kapas. Tuang sabun ke piring satu dan air ke piring satunya lagi. Celupkan bola kapas ke sabun cuci lalu ke air untuk melarutkan sabun. Oleskan bola kapas ke resleting, setelah itu coba buka dan tutup resleting pelan-pelan.

3. Ambil Pensil

* sumber: www.thrillist.com

Hitamkan resleting yang macet secara menyeluruh dengan pensil, karena resleting yang dilumasi grafit akan dengan mudah meluncur. Pensil mengandung grafit, dan grafit mengandung minyak alami. Ini semua karena grafit terdiri atas lapisan atom karbon yang dapat menggelincir dengan mudah.

4. Gunakan Petroleum Jelly

* sumber: www.cosmopolitan.com

Untuk membantu melepaskan resleting yang rusak/nyangkut, Anda dapat menambahkan pelumas pada gigi resleting dengan menggunakan petroleum jelly atau yang lebih dikenal dengan nama Vaseline (padahal itu sebuah brand, sedangkan petroleum jelly baru nama bendanya). Jadi, kalau Anda punya petroleum jelly diluar brand Vaseline juga tidak apa-apa, ya.

Penggunaan petroleum jelly untuk melumasi resleting terbilang mudah dan aman, karena dia tidak berwarna dan kandungan minyaknya bisa larut setelah dicuci. Jadi, tidak akan meninggalkan noda minyak pada tas Anda secara permanen. Gunakan cotton bud untuk mengambil dan mengoleskan petroleum jelly.

5. Relakan Lipstik Anda

* sumber: www.etsy.com

Anda bisa juga membuka resleting yang patah dengan lipstik, loh! Pasti tidak ada yang menyangka sebelumnya kalau trik ini ada, benar? Penggunaan lipstik atau lip balm akan sangat membantu ketika tiba-tiba resleting tas Anda rusak ketika Anda sedang di luar rumah, karena Anda pasti membawa cadangan lipstik untuk touch-up, kan?

Lipstik itu licin, jadi, menggosokkan lipstik pada resleting yang macet akan dapat membantu membetulkannya. Akan tetapi, lipstik akan meninggalkan noda, jadi perlu diperhatikan. Jika tak ingin repot membersihkan lipstik dari resleting tas Anda, gunakan lip balm yang transparan.

6. Pegangan Resleting Putus?

* sumber: homehacks.co

Jika tarikan resleting tas Anda putus, dan Anda perlu perbaikan cepat (karena Anda buru-buru mau pergi atau sedang berada di luar rumah), ambillah klip penjepit kertas atau gantungan kunci.

Sekarang Anda memiliki tarikan resleting sementara, deh! Anda bisa juga, loh, menggunakan menggunakan pita atau konektor kabel telepon sebagai tarikan resleting. Nanti, kalau sudah ada waktu, Anda bisa membeli pegangan resleting baru.

7. Gigi Resleting Bengkok?

* sumber: www.ifixit.com

Gigi resleting yang bengkok sering sekali terjadi. Kalau sudah begini, orang-orang biasanya malas menggunakan tas itu lagi karena resletingnya sulit dijinakkan kembali. Tapi, bagaimana jika Kamini memberi tahu kalau Anda dapat menyelaraskan kembali resleting yang gigi-giginya bengkok?

Gigi-gigi resleting yang bengkok membuatnya tidak akan bisa dibuka, ditutup, bahkan bergerak ke atas dan ke bawah pun tidak akan bisa. Penyebab kerusakan resleting ini terjadi secara alamiah, karena seiring waktu gigi resleting pasti bisa menjadi tidak sinkron dan membuatnya macet. Jika hal ini sudah terjadi, orang-orang cenderung menganggap tas tersebut sudah tak layak atau tak bisa dipakai.

Padahal, Anda bisa membetulkannya dengan bantuan jarum, benang dan tang. Cara selengkapnya bisa Anda simak di sini.

8. Memperbaiki Resleting Terpisah

Gigi-gigi resleting yang sudah renggang parah biasanya akan terpisah secara total. Pertama-tama, luruskan gigi resleting yang bengkok, karena itu adalah penyebab resleting mencuat (terbuka) ke mana-mana.

Anda bisa menggunakan pinset atau tang berujung runcing untuk meluruskan gigi resleting yang bengkok-bengkok. Perlakukan satu per satu, luruskan semua gigi resleting yang mencuat, lalu coba buka dan tutup resleting seperti biasa.

Untuk mencegah kerusakan resleting di masa depan, Anda bisa mengurangi muatan di dalam tas. Sering kali resleting tas dol karena terlalu banyak barang di dalamnya sehingga resleting pun susah ditutup. Ketika dipaksa, resleting akan menjadi rusak (jika tidak saat itu juga, nanti setelah diakumulasi).

Hilangkan kotoran yang menumpuk di gigi-gigi resleting. Jika ada kotoran yang menumpuk, maka resleting bisa jadi tidak bisa ditutup. Gunakan larutan air sabun dan gunakan lap bersih. Seka resleting dengan lap yang sudah dituang air sabun. Selamat mencoba!

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Baca Juga

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *