Kamini.id / Topi / Cara Mencuci Topi yang Benar Tanpa Membuatnya Menyusut

Cara Mencuci Topi yang Benar Tanpa Membuatnya Menyusut

Ditulis oleh - Diperbaharui 15 Januari 2020

Anda suka pakai topi? Atau mungkin suami, anak, adik, ayah, atau orang-orang tersayang Anda suka sekali dengan topi hingga bisa dibilang “mengoleksi”-nya? Berarti Anda akan mencapai titik di mana Anda kebingungan bagaimana cara membersihkan topi-topi tersebut, bukan? Karena, topi yang disimpan tanpa dipakai pun bisa berdebu dan kotor, loh! Apalagi topi yang sering dipakai.

Kalau orang yang malas mungkin akan langsung melemparkan topi ke mesin cuci begitu saja. Lalu kecewa karena hasilnya bisa mengoyak topi atau menyusutkannya. Sebenarnya bisa, kok, mencuci topi di mesin cuci. Tapi, ada tata caranya, tidak sembarangan.

Kamini akan membahas berbagai macam cara mencuci topi, mulai dari mencuci menggunakan tangan, mesin cuci, hingga dishwasher (mesin pencuci piring).

Mencuci Topi dengan Tangan

Cara yang pertama adalah mencuci topi dengan tangan. Anda tidak perlu repot, cukup ikuti beberapa langkah ini dan topi Anda bisa bersih tanpa merusak topi.

1. Siapkan Ember/Baskom

* sumber: depositphotos.com

Ketika memutuskan mencuci topi dengan tangan, Anda perlu menyiapkan wadah. Bisa berupa apa saja, ember, baskom, jolang, bahkan wastafel. Yang penting bisa untuk merendam topi. Isi wadah dengan air dingin, jangan air hangat apalagi air panas, karena bisa melunturkan warna topi dan bahkan menciutkan topi Anda! Metode ini paling baik diterapkan pada topi bisbol dan topi rajut.

2. Tuang Sabun

* sumber: twigandhorn.com

Di dalam wadah berisi air tadi, tuangkan sabun. Anda bisa menggunakan deterjen atau pun sabun mandi. Sebaiknya gunakan sabun cair agar mudah larut di air, ya. Tapi, jika itu untuk topi rajut dari benang wol, maka Anda harus menggunakan sabun khusus untuk bahan wol. Kenapa? Karena bahan wol mudah belel dan seratnya suka ke mana-mana.

Dengan menggunakan sabun khusus akan mencegah serat wol keluar, warnanya luntur, atau kerusakan-kerusakan lainnya. Kalau Anda kesulitan mencari sabun khusus wol, gunakan deterjen yang lembut saja (mild detergent). Pastikan deterjen itu tidak mengandung pemutih.

3. Tes Kelunturan

Ini cukup penting, karena kalau Anda bablas asal merendam topi, takutnya topi Anda luntur dan kalau sudah begitu topi tidak bisa diselamatkan lagi. Jadi, sebelum Anda all in, tes dulu di bagian kecil topi, apakah topi Anda akan luntur atau tidak. Caranya adalah dengan mencelupkan sedikit bagian topi selama 2 menit (pegang terus atau ganjal dengan sesuatu agar topi tidak terendam sepenuhnya).

Dua menit waktu sudah cukup untuk melihat apakah ada perubahan warna di topi Anda. Jika ada sedikit saja warna yang berubah setelah dicelupkan ke air sabun, atau ada sedikit warna di air, maka topi Anda bakal luntur kalau direndam dan sebaiknya proses mencuci tidak dilanjutkan.

Tapi, kadang kelunturan itu tidak terlihat jelas. Jika terjadi pada Anda, coba gosok bagian topi yang tadi dicelupkan ke air sabun pada permukaan/benda yang berwarna terang. Kalau warna topi Anda berpindah pada benda tersebut, berarti topi Anda luntur. Jika tak ada kelunturan secara umum, Anda bisa melanjutkan proses mencuci topi ke step selanjutnya.

4. Rendam Topi

* sumber: www.themamasgirls.com

Sekarang Anda bisa merendam topi dengan percaya diri tanpa takut topi luntur. Untuk membersihkan kotoran ringan, topi hanya perlu direndam selama 30 menit. Tapi, jika ada noda membandel seperti lumpur, minyak, saus dan sebagainya, maka topi perlu direndam lebih lama lagi (hingga berjam-jam).

5. Sikat Topi

* sumber: australianewzealandcric.co

Langkah selanjutnya adalah menyikat topi. Ini berlaku untuk topi bisbol dan topi-topi lainnya yang berbahan keras, ya. Kalau untuk topi rajut tentu tidak perlu disikat. Gunakanlah sikat gigi atau sikat lembut lainnya. Lakukan dengan hati-hati agar tidak merusak serat topi, ya.

6. Bilas Topi

* sumber: australianewzealandcric.co

Jika sudah disikat (untuk topi bisbol) dan direndam (untuk topi rajut), maka bilaslah topi Anda di air mengalir. Tetap gunakan air dingin karena topi Anda masih bisa luntur dan menciut ketika dibilas.

7. Keringkan Topi

Setelah topi bersih dari sabun dan noda, sekarang waktunya mengeringkan topi Anda. Tapi, ketahuilah kalau mengeringkan topi itu ada triknya! Jika Anda membiarkan topi begitu saja maka topi bisa menciut/berubah bentuk. Jika itu topi wol, Anda bisa memerasnya dengan cara menekannya pelan-pelan (jangan dipelintir). Atau, letakkan topi di atas handuk bersih, lalu tepuk-tepuk topi hingga tak ada lagi air menetes.

Jika itu topi bisbol, gunakan sesuatu untuk mengganjal di bagian dalamnya agar bentuknya tidak berubah. Anda bisa menggunakan makanan kaleng, gulungan handuk bersih, atau jika Anda punya pembentuk topi yang biasanya terbuat dari plastik, boleh banget digunakan. Biarkan topi mengering dengan sendirinya di udara terbuka, jangan pakai hair dryer apalagi dijemur di bawah sinar matahari. Pokoknya jangan, karena nanti topi jadi mengerut dan luntur.

8. Untuk Topi Jerami

* sumber: www.explorerhats.com

Untuk mencuci topi jerami atau topi pantai, memang cuma bisa pakai tangan, karena kalau dimasukkan ke mesin nanti ambyar jahitan dan serat jerami-nya. Tapi, sebelumnya, periksa dulu apakah topi jerami Anda suitable untuk dicuci atau tidak, karena beberapa topi mungkin menggunakan jerami yang terlalu rapuh untuk dicuci.

Tekuk pinggiran topi pelan-pelan, jika tidak bergerak/kembali ke bentuk asal, maka topi jerami Anda tergolong kuat. Jika topi jerami Anda menekuk, atau serat jeraminya jadi keluar-keluar, maka topi jerami Anda rapuh dan sebaiknya jangan dicuci. Tapi, topi jerami di pasaran biasanya sudah menggunakan jerami yang kuat (dari jerami baku dan shantung), jadi bisa dicuci pakai tangan, sih.

Cara mencucinya adalah dengan melepas semua perhiasan dari topi. Biasanya topi jerami dilengkapi tali-tali, manik-manik, bulu-bulu dan hiasan lainnya. Sebelum dicuci, copotlah semua itu terlebih dahulu.

Tapi, kalau hiasannya sudah dijahit ke topi maka tidak perlu dilepas. Cara terbaik untuk mencuci topi jerami adalah dengan menyikatnya menggunakan sikat kasar. Setelah itu, bersihkan dengan waslap. Semua ini kering, ya, tidak pakai air! Jangan biarkan topi Anda lembab karena nanti rusak.

Mencuci Topi dengan Mesin Cuci

Jika tidak mau mencuci topi menggunakan tangan, Anda bisa mengandalkan mesin cuci untuk membuat topi Anda menjadi lebih bersih. Berikut tata caranya:

1. Untuk Topi Bisbol

* sumber: www.onegoodthingbyjillee.com

Buat jiwa-jiwa yang mager, topi bisa dicuci di mesin cuci juga, kok. Good news banget, khaaan? Topi tidak akan rusak jika Anda tahu triknya. Lagipula topi bisbol masa kini memang dibuat sangat kuat, sehingga bisa dimasukkan ke mesin cuci tanpa menimbulkan masalah.

Pertama-tama, sebelum memasukkan topi ke mesin cuci, Anda harus memperhatikan bagian dalam topi, tepatnya di lingkaran kepalanya karena bagian ini akan menjadi yang paling kotor karena menyerap minyak + keringat dari kulit kita. Tuangkan sabun yang mengandung enzim, lalu gosok menggunakan sikat gigi. Walaupun tidak terlalu bersih tidak apa-apa, kan nanti topinya dicuci lagi di mesin.

2. Untuk Topi Rajut

Jika topi Anda berbahan dasar rajut, sebaiknya masukkan topi ke dalam kantung cuci terlebih dahulu. Topi yang terbuat dari wol apalagi yang dirajut menggunakan tangan sangatlah rapuh. Mereka bisa belel karena tergesek dengan pakaian lainnya di dalam mesin cuci. Untuk mencegahnya, Anda bisa memanfaatkan kantung cuci jaring, sarung bantal, atau kain tipis lainnya.

3. Masukkan Banyak Cucian

* sumber: www.homestructions.com

Alih-alih mencuci satu topi saja, sebaiknya cuci topi bersamaan dengan cucian Anda yang lain. Buatlah mesin cuci “penuh”. Perlakukan topi Anda seperti cucian biasa. Kalau bisa, cuci topi Anda dengan pakaian yang sewarna agar tidak ada yang kelunturan.

4. Fungsi “Spin-Only”

* sumber: www.fixmywhitegoods.co.uk

Cucilah topi di mesin seperti biasa ketika Anda mencuci pakaian, tapi untuk mengeringkannya pilih mode “spin-only”. Mode ini akan menghilangkan air berlebih dari topi Anda tanpa merusaknya.

Mencuci Topi di Dishwasher

* sumber: www.dudeiwantthat.com

Dishwasher adalah mesin pencuci piring otomatis. Alat ini mungkin tidak terlalu populer di Indonesia, tapi begitu digemari di negara-negara maju. Mesin ini sangat cocok buat orang-orang yang sibuk (atau malas) sehingga tak ada waktu untuk mencuci tumpukan piring kotor. Biasanya dishwasher ditempatkan di dapur berderetan dengan—atau bahkan di bawah—meja prepping.

Karena kepopuleran dishwasher, ada yang menciptakan kerangka besi berbentuk topi bisbol, sehingga orang-orang bisa mencuci topinya di dalam dishwasher juga! Namanya adalah “cap shaper”, bisa dianggap juga sebagai sangkar topi, hihi. Anda bisa menggunakannya untuk topi baseball, wol, plus visor dan topi dengan bentuk serupa untuk mempertahankan bentuknya selama dicuci di dalam dishwasher.

Ya, itulah beberapa method untuk mencuci topi. Ada yang praktis tinggal dimasukkan ke mesin ada juga yang dicuci pakai tangan. Semua kembali lagi pada favorit Anda, lebih suka mencuci topi pakai cara apa. Selamat mencoba!

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Baca Juga

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *