Kamini.id / Pembersih Wajah / Cara Menggunakan Milk Cleanser dan Face Tonic dengan Benar

Cara Menggunakan Milk Cleanser dan Face Tonic dengan Benar

Ditulis oleh - Diperbaharui 19 Mei 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Walau popularitasnya sempat padam karena disaingi oleh makeup remover, cleansing oil, dan micellar water, beberapa orang masih memilih milk cleanser sebagai first ataupun second cleanser mereka. Terutama para pemilik kulit kering.

Milk cleanser mengandung minyak dan lemak alami yang dapat mengangkat kotoran ataupun makeup tanpa membuat kulit menjadi kering. Sebaliknya, milk cleanser malah cenderung memberikan hidrasi pada kulit penggunanya.

Tetapi, bila digunakan dengan keliru, penggunaan milk cleanser ternyata tidak akan efektif dalam membersihkan. Oleh karena itu milk cleanser harus digunakan dengan tepat, berikut caranya!

Cara menggunakan Milk Cleanser dengan benar

Agar milk cleanser bisa membersihkan kotoran di wajah secara optimal, sebaiknya ikuti beberapa langkah berikut ini. Jadi, milk cleanser akan sangat terasa manfaatnya jika diaplikasikan dengan cara yang tepat.

1. Pastikan Tangan Bersih

Cuci Tangan

* sumber: www.usatoday.com

Langkah basic namun dapat mempengaruhi higienitas produk yang diaplikasikan. Apapun produk yang akan kamu gunakan pada kulit, pastikan tangan dalam keadaan bersih dan steril terlebih dahulu. Jangan sangka tangan yang kering dan nampak bersih sudah terbebas dari bakteri dan virus.

Oleh karenanya, selalu cuci tangan terlebih dahulu sebelum memegang wajah dan sebelum mengaplikasikan suatu produk kecantikan. Tangan yang steril tak hanya membebaskan bakteri dan virus pada kulit, tetapi juga menghindarkan kontaminasi pada produk kecantikan yang akan digunakan.

2. First Cleanse Terlebih Dahulu

* sumber: www.lorealparisusa.com

Bila kamu menjadikan milk cleanser sebagai second cleanser, kamu bisa membersihkan wajah terlebih dahulu dengan first cleansing product yang biasa kamu gunakan. Sedangkan apabila kamu menjadikan milk cleanser sebagai first cleanser, pastikan kamu membersihkan wajah dengan cleanser setelahnya.

3. Pastikan Wajah Kering

kulit lembut handuk mengeringkan wajah

* sumber: www.dermstore.com

Milk cleanser sangat bekerja efektif pada wajah yang kering. Jadi, pastikan wajah dalam keadaan kering terlebih dahulu. Dalam keadaan wajah yang basah, milk cleanser tidak dapat mengangkat kotoran yang menempel di wajah dengan sempurna karena terhalang oleh air. Ingat kan bila milk cleanser mengandung minyak dan lemak alami?

Air dan minyak tidak dapat bercampur, padahal cara kerja milk cleanser adalah bercampur (melarut) dengan minyak dan kotoran yang terdapat di wajah. Bila ada air, kerja milk cleanser dalam melarutkan kotoran akan terhalangi. Inilah mengapa wajah harus dalam keadaan kering sebelum penggunaan milk cleanser.

4. Tuangkan Milk Cleanser Secukupnya

tuangkan cleanser (Copy)

* sumber: www.webmd.com

Bila sudah dipastikan wajah kering, tuangkan milk cleanser ke telapak tangan atau jari. Lalu gosokkan lembut kedua telapak tangan tersebut untuk menyesuaikan suhu milk cleanser dengan suhu tubuh. Kamu juga dapat menuangkan milk cleanser langsung pada kapas. Alangkah lebih baik, bila kamu menyesuaikan penggunaan milk cleanser seperti yang tertera pada petunjuk pemakaian di kemasan.

5. Bersihkan Daerah Mata

Kapas kecantikan eye makeup remover

* sumber: www.leaf.tv

Khusus untuk membersihkan daerah mata, gosok milk cleanser perlahan di area sekitar mata dan diamkan beberapa saat. Kamu juga dapat menggunakan milk cleanser dengan menuangkannya langsung pada kapas dan menempelkannya pada area sekitar mata beberapa saat. Kemudian mengusap dengan lembut sampai semua eye makeup terangkat sempurna.

6. Pijat Lembut

Jaga Kebersihan Kulit Wajah cuci muka

* sumber: www.jivaana.com

Setelah membersihkan daerah mata, kamu bisa mengaplikasikan milk cleanser ke daerah wajah yang lain dan diratakan. Gunakan gerakan memutar demi memperlancar sirkulasi darah di wajah. Jangan lupa juga untuk melakukan pijatan-pijatan lembut agar wajah menjadi lebih rileks dan mencegah terjadinya penuaan kulit.

7. Bersihkan

* sumber: www.refinery29.com

Bila dirasa sudah merata, kamu bisa menunggu milk cleanser melarutkan kotoran dan minyak pada wajah beberapa saat sebelum dibilas atau dibersihkan menggunakan kapas. Tak banyak yang tahu bahwa saat ini milk cleanser juga dapat dibersihkan dengan air hangat. Tetapi bila kamu tidak yakin bersih, kamu tetap bisa kembali menggunakan cara yang umum, yaitu dengan menggunakan kapas.

Cara Menggunakan Face Tonic dengan benar

Bila popularitas milk cleanser sempat padam, face tonic tidak demikian. Face tonic atau toner selalu menjadi salah satu pilihan favorit konsumen terutama dalam membersihkan sisa cleanser dan mengembalikan pH wajah.

Ditambah lagi, akhir-akhir ini jenis face tonic sudah beraneka ragam. Ada yang berguna dalam eksfoliasi, ada juga yang bermanfaat dalam memberikan hidrasi. Inilah mengapa face tonic masih merupakan produk favorit konsumen.

Namun, sama seperti penggunaan skincare lainnya, bila digunakan secara asal-asalan manfaat face tonic ini tidak dapat dirasakan oleh penggunanya. Karena itu, yuk, simak langkah-langkah yang tepat dalam mengaplikasikan face tonic!

1. Pilihlah Toner Sesuai Kebutuhan

Skincare

* sumber: tirto.id

Sebenarnya langkah ini tidak termasuk ke dalam langkah mengaplikasikan toner. Tetapi, langkah ini cukup penting untuk dipertimbangkan mengingat sudah banyak jenis-jenis face toner yang beredar di pasaran.

Pilihlah exfoliating toner bila kamu bertujuan untuk mencerahkan kulit kusam dan mengangkat sel-sel kulit mati. Sementara hydrating toner dapat kamu pilih untuk melembabkan kulit. Sedangkan untuk mengontrol minyak di wajah, kamu bisa memilih toner berjenis astringent.

2. Baca Petunjuk Pemakaian Toner

* sumber: sokoglam.com

Karena jenis toner berbeda-beda, maka wajib untuk membaca petunjuk pemakaiannya terlebih dahulu. Jangan kira semua toner dipakai dengan cara yang sama, yaitu dengan dituangkan pada kapas lalu diusap pada wajah. Saat ini sudah banyak toner yang tidak lagi memerlukan kapas ketika diaplikasikan dan hanya menggunakan telapak tangan saja. Maka dari itu, selalu baca terlebih dahulu.

3. Tuangkan Toner

 

Face Toner

* sumber: www.bestbeautyinfo.com

Tuangkan toner pada kapas atau tangan yang sudah bersih. Tak perlu terlalu banyak, tuangkan secukupnya saja. Toner yang terlalu banyak tidak akan semuanya bekerja pada kulit. Malah, toner yang terlalu banyak tersebut sisanya akan terbuang dengan sia-sia.

4. Usap Lembut ke Seluruh Wajah bila Kulitmu Berminyak

Pijat Lembut Wajah

* sumber: healthy-skin.me

Toner yang digunakan dengan cara diusap lembut pada wajah lebih baik digunakan bila kulitmu berminyak. Karena cara ini cukup ampuh dalam mengurangi minyak pada kulit. Kamu juga bisa mengusapkan toner beberapa kali pada daerah T-Zone sehubungan dengan kadar minyak yang diproduksi cukup banyak pada area tersebut.

5. Cukup Tekan-Tekan Lembut pada Kulit Kering

menepuk wajah

* sumber: www.prionetcanada.ca

Berbeda dengan kulit berminyak, apabila kulitmu kering, cukup tekan-tekan kapas atau telapak tangan pada wajah. Cara ini sangat efektif untuk menghidrasi kulit. Karena dengan menekan-nekan lembut, produk toner akan menyerap dengan baik pada kulit dan dapat menghidrasi kulit lebih optimal.

6. Bisa Digunakan Seperti Memakai Masker

toner seperti masker (Copy)

* sumber: theklog.co

Cara ini digunakan untuk pemilik kulit yang sangat kering. Tuangkan toner pada tiga helai kapas, lalu letakkan kedua kapas  di kedua pipi, dan satunya pada bagian dahi. Diamkan beberapa saat sampai dirasakan toner melembabkan kulit.

Ulangi cara ini untuk area wajah yang lain kecuali mata. Langkah ini juga ampuh untuk menyegarkan wajah secara instan apabila wajah terasa kelelahan.

7. Pakai Pelembab Setelahnya

moisturizer pelembab

* sumber: www.self.com

Memang sudah cukup banyak toner yang diformulasikan dengan pelembab. Namun, toner tetaplah toner. Bila dibandingkan, kekuatan melembapkannya dengan pelembab lotion, gel, atau cream, tentulah pelembab lebih baik.

Tak sedikit pula produk toner yang menyebabkan kulit terasa kering setelah digunakan. Oleh karena itu, lebih baik aplikasikan pelembab favoritmu setelah penggunaan toner.

Begitulah langkah-langkah yang tepat dalam menggunakan milk cleanser dan face tonic. Pastikan kamu tak keliru menggunakannya lagi, ya! Bila kamu ingin mengetahui produk toner apa saja yang bagus dan direkomendasikan Kamini, silahkan baca artikel ini.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *