Kamini.id / Masalah Pergaulan / 10 Cara Menghadapi Orang Licik dalam Lingkungan Pekerjaan

10 Cara Menghadapi Orang Licik dalam Lingkungan Pekerjaan

Ditulis oleh - Diperbaharui 2 November 2019

Persaingan dalam dunia kerja memang sudah menjadi hal biasa. Setiap orang akan berusaha menunjukkan kinerja terbaiknya agar bisa bertahan di dalam sebuah perusahaan atau tempat ia bekerja.

Mereka akan berusaha keras untuk menunjukkan prestasi dengan harapan akan mendapatkan imbalan berupa bonus, kenaikan gaji atau mungkin mendapat kenaikan jabatan karena kerja kerasnya. Hal tersebut tentu dilakukan untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik.

Selain dengan bekerja keras, terkadang di satu perusahaan terdapat seseorang yang memperoleh posisi dalam pekerjaan dengan cara yang tidak pantas dilakukan. Seperti melakukan cara-cara licik untuk menyingkirkan pesaing tanpa harus bekerja keras atau menunjukkan prestasi.

Nah, bagi kamu yang ingin tahu tips menghadapi orang seperti ini. Bacaterus telah rangkum cara menghadapi orang licik yang ada dilingkungan kerja kamu.

1. Mengendalikan Diri

Mengendalikan Diri

Orang licik biasanya akan mengawasi serta menguasai situasi lingkungan kerja sebelum melakukan rencana liciknya. Orang yang memiliki kebiasaan licik akan mulai dengan melempar isu-isu kecil di lingkungan kerja sebelum akhirnya menjadi isu besar yang akan merugikan target yang menjadi incarannya.

Isu-isu itu bisa berupa kinerja atau hal pribadi yang tidak ada hubungan dengan pekerjaan. Bila kamu menemukan rumor buruk atas nama kamu. Maka berusahalah untuk tetap mengendalikan diri dan tidak terpancing emosi. Karena orang yang licik akan merasa menang bila targetnya terpancing emosi.

Tetaplah menggunakan logika dan jangan memberi kesempatan orang licik untuk memanfaatkan sisi emosional yang ada dalam diri kamu.

2. Berusaha Sabar

Berusaha Sabar

Seperti yang sering kita dengar bahwa orang yang sabar akan disayang Tuhan. Seperti itulah kiranya bila kita tetap sabar terhadap perilaku orang yang telah berbuat licik. Selain Tuhan yang akan menolong, teman-teman yang ada dalam lingkungan kerja pun akan melihat sesuatu atas sikap sabar yang sudah dilakukan.

Jadi pastikan apa pun yang terjadi kita harus tetap sabar dan menyerahkan semuanya pada Tuhan. Bagaimana pun hebatnya kemampuan orang licik dalam menjatuhkan orang. Ia tidak akan pernah bisa mengalahkan kekuasaan tuhan. Tetap sabar dan jangan pernah berputus asa.

3. Validasi Informasi yang Didengar

Validasi Informasi yang Didengar

Berbagai cara memang bisa dilakukan orang licik untuk menjatuhkan saingannya di depan teman-teman atau di perusahaan. Sebagai cara untuk menghancurkan reputasi seseorang biasanya orang yang licik akan melakukan adu domba atau memberikan berita bohong yang cenderung berisi fitnah bagi target yang menjadi korban kelicikannya.

Tujuannya antara lain menurunkan kredibilitas pesaingnya di mata rekan-rekan kerjanya. Supaya tidak masuk dalam lingkaran yang orang licik coba buat, alangkah baiknya sebelum mempercayai informasi yang keluar dari mulutnya.

Validasi terlebih dahulu informasi tersebut pada orang-orang yang ada di sekitar lingkungan kerja supaya tidak menimbulkan masalah karena ulah yang dilakukan oleh orang licik tersebut. Bila sudah mendapatkan informasi yang sesuai fakta maka kamu bisa memutuskan langkah seperti apa yang akan kamu lakukan.

4. Tunjukkan Kepribadianmu Apa Adanya

Tunjukkan Kepribadianmu Apa Adanya

Orang yang licik akan menunjukkan kepribadian yang berbeda antara di depan dan di belakang rekan-rekan kerjanya. Pertemanan seperti itu pada akhirnya hanya akan merugikan dirinya di kemudian hari. Karena lambat laun tingkah lakunya tersebut akan terbongkar dengan sendirinya.

Sebagai rekan kerja atau pun juga seorang teman maka tunjukkanlah kepribadian apa adanya dengan tanpa maksud dan tujuan tertentu dalam menjalin hubungan. Karena dengan bersikap apa adanya, rekan kerja atau atasan bisa menilai kepribadian kamu. Selain itu dengan bersikap apa adanya rekan kerjamu akan memberikan respect tanpa harus kamu minta.

5. Fokus pada Prestasi yang Ingin Dicapai

Fokus pada Prestasi yang Ingin Dicapai

Perbuatan orang licik terkadang memang dapat mempengaruhi kinerja kamu. Melihat pesaingnya menunjukkan prestasi hanya membuat orang yang licik semakin tidak suka. Orang licik akan semakin gencar membuat isu-isu negatif untuk mempengaruhi pencapaian pesaingnya. Agar tidak terpengaruh maka tetaplah fokus pada prestasi yang ingin dicapai.

Semakin kamu fokus pada pekerjaan maka semakin kecil pula ruang bagi orang licik untuk mengacau. Hindarilah memikirkan hal-hal yang tidak perlu yang akan mempengaruhi kinerja kamu di perusahaan karena ulah orang licik tersebut. Bila hal tersebut dirasa keterlaluan dan mengganggu maka laporkan hal tersebut pada atasan agar mendapat solusi yang baik.

6. Introspeksi Diri

Introspeksi Diri

Apa pun yang terjadi pada kita bisa jadi karena perbuatan kita di masa lalu. Maka dari itu pentingnya untuk berkaca pada diri sendiri sebelum menyalahkan orang atas perbuatannya pada diri kita. Semakin kita sering berintrospeksi diri maka semakin kita banyak belajar dan memaafkan. Bisa jadi apa yang kita dapatkan hari ini karena perbuatan kita di masa lalu yang telah berbuat licik.

7. Tetap Berpikir Positif

Tetap Berpikir Positif

Permasalahan dalam dunia kerja memang begitu kompleks. Setiap masalah yang terjadi dalam pekerjaan dapat memberi pelajaran berharga yang dapat diambil hikmahnya. Bila ada seseorang dalam tempat kerja berusaha menjatuhkan kamu dengan cara licik maka tetaplah berpikir positif dan anggaplah sebagai pengalaman yang dapat memperbaiki kualitas diri menjadi lebih baik ke di masa depan.

Meskipun kehadiran orang licik tak bisa dipungkiri selalu saja ada. Namun, jangan sampai hal tersebut menjadi penghalang untuk kamu meraih prestasi dalam pekerjaan. Menunjukkan kinerja serta menjalin relasi yang baik dengan rekan kerja di perusahaan akan memperkecil ruang bagi orang licik untuk menjalankan aksi liciknya.

8. Tidak Mudah Terprovokasi

Tidak Mudah Terprovokasi

Memprovokasi adalah bagian dari rencana orang licik untuk mengambil keuntungan dari situasi. Bila suasana semakin memanas maka ia akan perlahan mundur agar tidak terseret ke dalam masalah lebih jauh.

Kebiasaan orang licik seperti ini memang kerap ditemui di dunia kerja. Bila seseorang mencoba memprovokasi kamu dengan mengatakan hal buruk tentang perusahaan maka sebelum mengambil tindakan berpikirlah lebih dahulu atau tanyakan terlebih dahulu pada lembaga yang ada di perusahaan yang menangani masalah tersebut.

Jangan sampai kamu terprovokasi dan mengambil tindakan yang hanya akan merugikan kamu dan teman-teman yang lain.

9. Menguasai Permasalahan

Menguasai Permasalahan

Orang licik biasanya berusaha selangkah lebih maju dari target yang menjadi korban kelicikannya. Bukan dengan menunjukkan kerja keras atau prestasi yang membanggakan namun dengan cara mencari-cari kesalahan yang mungkin pesaingnya buat dalam pekerjaan.

Tujuannya tak lain untuk menjatuhkan pesaingnya di mata perusahaan. Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan karena ulah orang licik. Maka pelajarilah lebih dalam masalah yang terjadi dalam pekerjaan.

Bila semua permasalahan bisa dikuasai dengan sangat baik maka ruang bagi si licik untuk menjatuhkan kamu akan semakin kecil bahkan tidak ada. Jangan sampai membiarkan orang licik mengendalikan situasi atas pekerjaan yang sedang kamu kerjakan.

10. Mulai Membatasi Diri

Mulai Membatasi Diri

Bila kamu menyadari kehadiran orang licik di lingkungan pekerjaan. Maka sebaiknya mulai membatasi diri dalam berkomunikasi hal-hal yang tidak perlu. Berbicaralah hanya untuk urusan pekerjaan. Bersikap tegas serta menunjukkan sikap profesional saat bekerja akan membuat orang licik berpikir dua kali bila harus menghadapi kamu.

Itulah 10 cara menghadapi orang licik yang ada dalam lingkungan pekerjaan kamu. Jangan lupa untuk turut membaca artikel ciri teman yang baik ini agar kamu tidak salah memilih teman dalam bergaul

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Baca Juga

Artikel Terkait

Tinggalkan komentar