Kamini.id / Masalah Pergaulan / Inilah 10 Cara Sederhana dalam Menghadapi Orang Sombong

Inilah 10 Cara Sederhana dalam Menghadapi Orang Sombong

Ditulis oleh - Diperbaharui 10 April 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Di pergaulan sehari-hari, kita harus menghadapi beragam karakter orang. Kita juga sering bertemu dengan orang yang punya karakter buruk. Bukan berarti dia adalah orang yang sepenuhnya buruk, karena kita juga punya karakter buruk, kan?

Namun, kita ini manusia biasa yang nggak selamanya bisa menerima karakter buruk seseorang. Itu berdampak buruk untuk diri kita sendiri saat harus menghadapi seseorang dengan karakter buruknya. Anggap kita sedang sial sehingga kita harus menghadapi orang itu ketika dia sedang membawa karakter buruknya.

Satu karakter buruk yang sering kita temui adalah sombong. Mungkin kita kenal seseorang yang memang dikenal sebagai orang yang sombong. Dalam arti dia gagal mengendalikan diri karena kesombongannya itu sering muncul.

Kalau melihat dari sisi lain, mungkin kita juga punya sifat sombong itu. Sengaja atau tidak, kita pernah atau mungkin ingin menyombongkan diri. Itu bisa jadi salah satu cara untuk mempertahankan diri. Namun, beruntunglah kamu yang bisa mengendalikan diri sehingga kesombongan dalam diri kamu nggak sering keluar.

Waktu seseorang membawa kesombongannya, dia jadi orang yang sangat merugikan untuk dihadapi. Kamu pasti tidak suka menghadapi orang dalam situasi dia yang membawa serta kesombongannya. Namun, seringkali kamu tidak bisa menghindari orang itu. Untuk itu, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan kalau kamu harus menghadapi orang sombong.

10 Cara Menghadapi Orang Sombong

1. Memastikan

* sumber: unsplash.com

Kalau kamu belum benar-benar mengenal orang itu, kamu harus memastikan. Bisa jadi kamu menganggap orang itu sombong cuma bermodalkan kata orang. Padahal, kamu belum benar-benar mengenal dia, jadinya malah kamu yang berburuk sangka.

Bisa jadi juga dia sebenarnya nggak sombong, cuma orang yang kaku dan pemalu. Sering terjadi, orang yang kaku dan pemalu dicap sombong karena dia nggak banyak berinteraksi. Sebagai orang yang belajar bijaksana, kamu perlu memastikan itu. Cara termudahnya, coba ajak ngobrol baik-baik. Dari obrolan itu kamu bisa memutuskan.

2. Percaya Diri

* sumber: unsplash.com

Orang yang sombong biasanya terlalu percaya diri. Dia mengangkat dirinya setinggi mungkin karena dia pikir itu layak. Kadang-kadang, itu mengintimidasi kamu. Kamu nggak tahu bagaimana caranya untuk menghadapi itu.

Kamu perlu kepercayaan diri untuk menghadapinya. Waktu dia lagi mengangkat dirinya sendiri dengan omong kosong yang dia karang sesuka hati, tetaplah jaga kepercayaan dirimu. Jangan biarkan dirimu menjadi kecil karena kesombongan yang sedang dia nikmati. Jangan sampai kamu kehilangan dirimu lalu menjadi enggan untuk menghadapi dia.

3. Dengarkan Lebih Banyak

* sumber: unsplash.com

Waktu kamu ngobrol dengan orang yang sombong, banyak mendengar adalah pilihan yang paling masuk akal, karena semua kata-kata kamu kemungkinan besar akan dibantah oleh kesombongan dia. Kamu nggak perlu repot-repot makan hati karena itu.

Sebisa mungkin, dengarkan lebih banyak. Kalau ingin menimpali, cukup sesekali dan nggak perlu setiap kesombongan dia kamu balas. Mungkin kamu akan muak mendengarkan, tetapi mungkin juga kamu tidak punya kuasa untuk menghindari atau menimpali. Kalau yang jadi orang sombong itu atasan kamu? Mendengar lebih banyak tindakan paling aman.

4. Jangan Membalas

* sumber: unsplash.com

Penting adanya menjaga dirimu supaya tetap bertahan menjadi dirimu sendiri. Kadang-kadang, kita suka ada rasa ingin membalas kesombongan dia. Kasarnya, membungkam kesombongan dia supaya dia bisa diam. Kalau begitu, kamu sama saja seperti dia.

Mengingatkan diri sendiri untuk menjadi orang yang berbeda dengan dia lebih bijaksana. Kamu nggak suka orang sombong seperti dia, maka janganlah jadi orang yang seperti itu. Coba tahan dirimu supaya tidak melakukan hal yang sama meskipun mungkin sesekali kamu sangat ingin melakukannya. Terutama kalau kamu pikir kamu bisa membalas kesombongannya.

5. Hindari Persaingan

* sumber: unsplash.com

Orang sombong nggak suka kalah, waktu dia merasa kamu mengajaknya bersaing dia akan melakukan apapun untuk mengalahkan kamu. Ini akan sangat menguras energi dan batin, tidak baik untuk dirimu sendiri.

Bersaing dengan orang sombong sama saja dengan melawan api dengan api. Semakin lama, akan semakin panas. Saar kamu tahu dia orang yang sombong, hindari pembicaraan yang memancing persaingan. Jelas sekali kalau dia nggak mau kalah, dan kamu juga nggak mau mendengar semua kesombongannya untuk mengalahkan kamu.

6. Hadapi dengan Ringan Hati

* sumber: unsplash.com

Kalau kamu sudah tahu dia orang yang sombong, tidak ada gunanya menganggap dia serius. Cukup hadapi dengan ringan hati, seolah-olah semua yang dia katakan cuma sebatas gurauan.

Kalau kamu menganggap dia serius, itu akan merugikan dirimu sendiri. Tentu lama-lama kamu akan merasa panas menghadapi dia. Mungkin juga kamu akan melakukan hal-hal yang kelak akan kamu sesali. Menghadapi dengan ringan hati bisa menjadi solusi. Biarkan semua kata-kata dia masuk dari telinga kiri keluar dari telinga kanan.

7. Jangan Mengejek Selera

* sumber: unsplash.com

Orang sombong biasanya menyombongkan hal-hal yang disukainya. Saat dia melakukan itu, dia juga akan menganggap semua hal yang nggak dia suka itu buruk. Apa yang disukainya adalah yang terbaik.

Itu bisa mencakup banyak hal yang berkaitan dengan selera, entah itu selera musik, pilihan film, atau gaya berpakaian. Kamu pasti terganggu dengan tingkah dia dan ingin membalas dengan menjatuhkan seleranya. Percayalah, kamu terlalu baik untuk melakukan itu.

Memang mudah menjatuhkan selera seseorang. Kadang, kita melakukannya secara nggak sadar apalagi kalau orang itu adalah orang sombong, mengejek seleranya akan jadi hal yang menyenangkan. Namun, itu cuma akan memperburuk dirimu sendiri. Kamu nggak perlu menyulut bara yang berpotensi menjadi kebakaran besar.

8. Mencari Kesamaan

* sumber: unsplash.com

Ini bisa kamu lakukan kalau kamu ingin hubungan kamu dengan orang sombong itu dengan baik. Kalau ternyata kalian punya satu kesamaan, itu bisa menjadi langkah awal untuk hubungan yang lebih baik. Kabar baiknya, kesombongan dia bisa jadi bermanfaat buat kamu.

Katakanlah kalian sama-sama suka KPOP. Dia pasti akan menyombongkan semua yang dia punya soal KPOP. Dia akan dengan senang hati melakukan itu di hadapan kamu. Kamu nggak perlu merasa kalah, kalau kamu bisa menghadapinya dengan tenang, kesombongan itu akan berubah menjadi pengetahuan. Dia bisa memberi tahu yang kamu nggak tahu. Memperlihatkan yang belum pernah kamu lihat. Lumayan menguntungkan, kan?

9. Memberi Pujian

Memberi Pujian

* sumber: unsplash.com

Orang sombong akan senang dengan ini. Dia akan senang saat kamu memujinya, tetapi tentu saja kamu nggak akan sudi memujinya. Namun, memberi pujian lebih baik daripada memulai pertengkaran. Itu jalan keluar paling aman kalau kamu harus berhadapan dengan orang sombong.

Kalau kamu cukup mampu untuk menyelipkan sindiran di balik sebuah pujian, itu akan jadi hal yang menyenangkan. Misalnya, kamu dan dia sama-sama laki-laki. Kemudian, sedang menyombongkan diri tentang betapa kerennya dia dan gaya berpakaiannya. Kamu bisa memuji sekalian menyindirnya dengan bilang, ‘GANTENG KAMU EUY!’

10. Tegur dengan Halus

* sumber: unsplash.com

Kalau dia adalah orang yang cukup dekat dengan kamu, kamu bisa menegurnya dengan halus. Perlu diingat, dia haruslah cukup dekat untuk kamu beri teguran, seperti teman, keluarga, atau tetangga. Jangan orang yang cuma kenal selewat lalu kamu tegur.

Kamu melakukan ini untuk satu tujuan yang baik, dan karena kamu ingin hubungan kamu dengan dia baik. Jangan menegur kalau kamu cuma ingin memberi tahu betapa buruknya dia di matamu dan orang lain karena kesombongannya.

Ada 10 pilihan cara yang bisa kamu pilih. Kalau kamu merasa belum lengkap, kamu boleh melengkapinya di kolom komentar. Memang bukan pengalaman baik saar kita berhadapan dengan orang sombong. Namun, kita juga perlu ingat kalau dia itu manusia.

Orang yang kita kenal sombong nggak mungkin menjadi orang sombong sepanjang waktu. Akan baik sekali kalau kita mencoba mengenal dia di waktu yang lain. Mencoba melihat dia dari sisi yang lain. Percayalah, dia pasti punya kebaikan yang mungkin belum kita ketahui.

Tapi, kalau kamu memang sudah merasa sangat kesal saat menghadapi orang sombong, cobalah untuk meredam kekesalan tersebut dengan 10 Cara Menghilangkan Kesal ini agar hidup lebih bahagia.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *