Kamini.id / Pacar Cuek / 10 Cara Elegan Menghadapi Pacar yang Jarang Ngasih Kabar

10 Cara Elegan Menghadapi Pacar yang Jarang Ngasih Kabar

Ditulis oleh - Diperbaharui 10 Juni 2019

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Dalam suatu hubungan, komunikasi adalah hal yang sangat penting. Terus, gimana kalau pacar kamu cuek banget sampai ngabarin aja jarang? Sampai kamu bertanya-tanya, sebenernya kita pacaran atau nggak, sih? Yah.. Kalau komunikasi nggak lancar, bagaimana hubungan mau lanjut?

Tapi, memang susah, sih, soalnya ada orang yang merasa kalau ngasih kabar itu bukan sesuatu yang “penting banget” sampai harus dilakuin setiap saat. Kalau pacar kamu tipe orang yang cuek bebek, sedangkan kamu sebaliknya, pasti yang ada kamu gondok banget karena ngarep dia ngabarin terus.

Eits, tapI Janganlah kamu resah, gelisah, dan gundah-gulana. Kenapa? Karena Kamini punya tips cara menghadapi pacar yang jarang ngasih kabar. Daripada kamu marah-marah, nyapein diri sendiri dan bikin pacar BT, mending ikutin tips berikut ini!

10 Cara Menghadapi Pacar yang Jarang Ngasih Kabar

1. Calm Down!

Tenangkan Diri

Hei, tenang, jangan emosi apalagi marah-marah. Tahu banget, sih, kamu pasti ngerasa kesepian kalau nggak dikabarin pacar. Tapi, coba perhatiin lagi, deh, waktunya. Kalau pacar belum ngasih kamu kabar selama 1 – 2 jam ngapain dicariin? Mungkin dia lagi sibuk di kantor atau di kampusnya. Walaupun pacaran, pacar kamu nggak wajib ngasih tahu kegiatan dia tiap jam ke kamu, bukan?

Tapi, kalau misalnya doi nggak ngabarin lebih dari 6 jam, terus sebelumnya dia nggak ngasih tahu mau ngapain, ya wajar kalau kamu jadi lumayan panik nungguin kabar dia. Tapi, sebelum marah-marah sama pacar, mendingan kamu kalemin diri kamu sendiri dulu.

2. Positive Thinking

Positive Thinking

Pacar nggak ngabarin bisa jadi karena beneran sibuk atau memang sengaja nggak mau ngabarin kamu, sih. Tapi, daripada nyapein diri sendiri dengan negative thoughts, mendingan kamu positive thinking aja! Kamu mungkin udah tahu kegiatan harian dia, kan, kayak biasanya hari ini dia ngapain, ada kelas jam berapa aja, atau di kantornya biasanya hari ini lagi rush hour banget.

Jadilah pacar yang pengertian dengan memikirkan kalau pacar kamu memang beneran nggak bisa ngabarin karena sibuk dengan kegiatannya, bukannya sengaja nyuekin kamu. Toh, kalau kerjaan dia udah kelar juga dia jadi bisa ngobrol lebih lama sama kamu, kan?

3. Sabar

Sabar

* sumber: fabricecalando.com

Makanya, cara menghadapi pacar yang jarang ngasih kabar adalah dengan jadi orang yang penyabar! Tunggu saja sampai dia muncul sendiri ke permukaan. Toh, dia nggak mungkin nggak ngabarin kamu sampai seharian penuh, kan?

4. Kepo

Kepo

* sumber: mogujatosama.rs

Cara menghadapi pacar yang jarang ngasih kabar yang selanjutnya adalah dengan kepo. Nggak apa-apa, kok, kalau kamu mau kepo dikit! Lagian bosen juga, kan, nungguin kabar dari dia yang nggak kunjung dateng? Zaman sekarang semua orang pasti punya akun media sosial.

Coba buka akun medsos yang biasa dia pake, kapan update-an terakhirnya dan lagi ngapain dia pada saat itu. Seenggaknya kamu jadi tahu pacar kamu habis ngapain, di mana, dan sama siapa. Kamu bisa juga nanya ke temen kampus/kantor dia yang kebetulan kamu kenal.

Kalau kamu khawatir banget karena pacar nggak ada kabar lebih dari 12 jam, kamu bisa nanya ke keluarganya juga, siapa tahu ada apa-apa. Cuman, kalau misalnya pacar kamu belum ngabarin 6 jam maka kamu tidak perlu sampai nanya temen/keluarga pacar. Nanti yang ada kamu dianggap berlebihan.

5. Hubungi Duluan

Chatting cara menghadapi mantan yang membenci kita

Tangan gatel rasanya ingin ngechat doi. Ya, kenapa nggak dilakuin? Nggak ada salahnya kok kalau kamu mau menghubungi dia (lagi) walaupun dia belum bales atau baca pesan kamu. Misalnya dengan menggil dia “sayang”, “masih kerja?”, atau sekedar ngingetin jangan lupa makan tidak ada salahnya. Semoga aja habis kamu chat, dia langsung respon.

6. Jangan Bombardir dengan Pesan/Telepon

Jangan Bombardir dengan Pesan/Telepon

* sumber: www.therecorporation.com

Ini, nih, yang harus kamu perhatikan. Walaupun dia menghilang tanpa jejak selama beberapa jam, bukan berarti kamu jadi menuhin inbox dia sama pesan dari kamu, ya. Apalagi kalau kamu neleponin dia terus. Gimana kalau dianya lagi rapat penting? Yang ada kamu jadi ganggu dia, dong? Jadi, hindari kelakuan kayak gini, ya. Kamu nggak mau pacar jadi jengkel sama sikap kamu, kan?

7. Jangan Todong dengan Pertanyaan

couple berantem bertengkar putus Kehilangan Kontrol atas Kita

* sumber: www.beliefnet.com

Kalau misalnya nanti dia sudah muncul dan ngebales pesan kamu, jangan langsung bombardir dia dengan pertanyaan “dari tadi ngapain aja? ke mana aja? sama siapa? kenapa nggak ngabarin?” dan seterusnya. Pokoknya kamu jangan sampai ngomel dan ngeluh karena dia ngilang gitu aja seharian ini.

Tunggu dia bernapas dulu, mungkin dia lelah baru selesai kerja. Nanti juga dia pasti jelasin ke mana aja dia ngilang. Kalau dia pacar yang baik pasti dia juga ngerasa tidak enak sudah nyuekin kamu seharian ini. Bayangin kalau kamu yang ada di posisi dia, sudah capek kerja seharian terus bukannya disambut sama kata-kata yang enak didenger tapi pacar malah marah-marah. Pastinya bete banget kalau itu kejadian, kan?

8. Dengarkan Alasannya

Mengalihkan Pembicaraan

* sumber: www.aconsciousrethink.com

Setelah rasa lelahnya hilang, dia pasti jelasin ke kamu tadi dia habis ngapain dan ke mana aja. Dengarkan penjelasannya, tapi jangan cuma didengar terus kamu iya-iya aja. Coba simak, siapa tahu ada sesuatu yang ganjal, karena bisa saja dia berbohong, kan?

Kalau kamu ada kecurigaan dan ingin menanyakan sesuatu, ya, tanya saja, tapi jangan sampai bikin dia jadi ngambek. Coba tanya pelan-pelan dengan nada yang lembut, kalau dia bisa ngasih jawaban yang masuk akal dan dia nggak terlihat panik, berarti dia jujur.

9. Heart to Heart

pasangan couple peluk

Cara menghadapi pacar yang jarang ngasih kabar sudah sering kamu lakukan, tapi dia terus melakukannya berulang kali. Sebal juga lama-lama, kamu melulu yang makan ati jadinya. Kalau bisa, ketika bertemu nanti, kamu bicara heart to heart sama dia.

Kenapa harus pas ketemu? Soalnya kalau ngomonginnya via telepon apalagi chat, kadang pasangan jadi salah paham dengan maksud kita. Pas ketemu nanti, keluarin unek-unek kamu selama ini, rasa kesepian kamu ketika dia sering nggak ngabarin, bicarakan semuanya yang ada di hati kamu sampai kamu merasa lega. Dan, jangan sampai kamu marah apalagi ngebentak-bentak dia karena sering nggak ngabarin, ya.

10. Cari Solusi Bersama

cara menghadapi pacar yang jarang ngasih kabar Cari Solusi Bersama couple

* sumber: www.vix.com

Supaya kejadian ini nggak terulang lagi, carilah jalan keluar dari masalah kalian bersama-sama. Setelah kamu mengeluarkan unek-unek, dan dia sudah menjelaskan alasan kenapa dia jarang ngabarin, sekarang waktunya kalian mencari solusi.

Misalnya dengan membuat perjanjian untuk ngabarin paling nggak pada pagi hari sebelum memulai beraktivitas, kasih tahu hari ini dia mau ngelakuin apa sampai jam berapa. Jadi kamu tahu kapan waktu untuk nungguin kabar dari dia.

Tapi, jangan sampai kamu nuntut dia untuk terus ngabarin kalau misalnya dia benar-benar nggak bisa. Siapa tahu kantornya ngelarang dia pegang hape selama jam kerja, atau ada hal lain yang ngebuat dia benar-benar nggak akan bisa sering ngabarin kamu.

Pokoknya, buat masing-masing dari kalian nyaman dan tidak merasa dirugikan. Namanya juga pacaran, harus ada keselarasan dan kompromi supaya bisa berjalan lancar. Kalau dia bukan tipe orang yang mau diajak kompromi, mungkin dia memang nggak pantas dapetin waktu dan perhatian kamu selama ini.

Gimana? Apakah cara menghadapi pacar yang jarang ngasih kabar dari Kamini di atas bisa membantu menyelesaikan masalah kamu sama dia? Intinya, kamu harus sabar dan pengertian. Tapi, kalau dianya gitu-gitu terus, atau justru jadi makin parah ngilangnya, ya kamu pergi saja. Mungkin di luar sana akan ada orang yang bisa menghargai kamu lebih daripada dia. Jangan patah semangat, ya!

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ditulis oleh - Diperbaharui 10 Juni 2019