Kamini.id / Jerawat / Inilah Cara-Cara Menghilangkan Jerawat Batu dengan Mudah

Inilah Cara-Cara Menghilangkan Jerawat Batu dengan Mudah

Ditulis oleh - Diperbaharui 6 Mei 2019

Jerawat merupakan gangguan yang paling umum terjadi pada kulit kita. Wajar saja, karena kulit merupakan organ terluar kita yang paling dulu terkena kotoran, debu, polusi, dan sinar matahari. Umumnya jerawat terjadi selama masa pubertas awal, yaitu antara usia 10 – 13 tahun. Namun, jerawat cenderung lebih buruk pada kulit yang berminyak. Belum lagi pada pria, karena biasanya masalah jerawat lebih lama hilangnya jika pria yang mengalaminya.

Jerawat ada bermacam-macam jenisnya. Kamini pernah membahasnya pada artikel Jenis-jenis Jerawat dan Cara Mengatasinya. Salah satu jenis jerawat adalah jerawat batu (rock atau hard pimple). Jerawat batu adalah jerawat yang terasa keras ketika disentuh. Letaknya ada di bawah kulit, dan sering dikaitkan dengan jerawat kistik, padahal jerawat batu adalah jenis jerawat conglobata.

Jika Anda memiliki jerawat batu, pelajari, yuk, cara-cara menghilangkannya bersama Kamini. Tapi, sebelum itu, bari kita bahas singkat mengenai jerawat batu.

Jerawat Batu

Cystic acne jerawat batu

* sumber: draxe.com

Penyebab jerawat batu bermacam-macam. Bisa karena kelebihan hormon testosteron, penggunaan obat-obatan steroid, hingga penyakit autoimun. Ciri-ciri jerawat batu adalah bentuknya seperti nodular acne, yaitu jerawat yang di bawah kulit, akan tetapi benjolannya saling terhubung. Jika jerawat nodul biasanya tidak memerah apalagi bernanah, kalau pada jerawat batu bisa terjadi. Lalu, jerawat batu tidak hanya terjadi di wajah saja, tapi bisa juga di leher, punggung, dada, lengan, bokong, bahkan kepala Anda!

Jerawat batu pasti meninggalkan bekas seperti flek hitam bahkan lubang. Jenis jerawat ini lebih sering terjadi pada pria dan kadang-kadang disebabkan oleh steroid atau testosteron. Tapi, jangan dulu berkecil hati. Karena, walaupun tergolong jerawat yang parah, jerawat batu tetap dapat dihilangkan. Berikut adalah cara-cara untuk mengatasi jerawat batu ala Kamini.

1. Jangan Sentuh

menyentuh jerawat

* sumber: www.medicalnewstoday.com

Langkah paling pertama dalam pengobatan jerawat adalah dengan menjaga area jerawat tetap bersih. Salah satunya adalah dengan tidak menyentuh jerawat, apalagi dengan tangan Anda secara langsung. Pasalnya, tangan Anda sangat mungkin membawa kotoran, debu, bahkan bakteri yang dapat memperparah jerawat batu.

2. Rajin Membersihkan Diri

mandi

* sumber: www.google.com

Jerawat terjadi karena penumpukan kotoran pada kulit. Jika jerawat ada di wajah, maka rutinlah mencuci muka. Jika jerawatnya ada di bagian tubuh yang lain, jaga kebersihan tubuh dan baju yang Anda pakai. Jika berkeringat, gantilah baju Anda. Selalu mandi sebelum mandi setelah beraktivitas seharian. Pastikan Anda mencuci muka dan mandi dua kali sehari, lalu selalu mengganti pakaian yang sudah dipakai.

Keramas juga yang rutin, karena rambut merupakan sarangnya bakteri. Rambut yang panjang mau tidak mau pasti mengenai wajah, kan? Bisa jadi sumber jerawat di wajah dan punggung Anda itu dari rambut yang kotor.

3. Jangan Pencet

memencet jerawat

Pasti rasanya gemas kalau melihat jerawat, bawaannya ingin pencet-pencet terus. Akan tetapi, memencet jerawat bukan mengatasi masalah. Yang ada tindakan Anda ini bisa memperparah kondisi jerawat. Memencet jerawat dapat menyebabkan iritasi, pendarahan, jaringan parut, memicu jerawat lainnya, meninggalkan bopeng bekas jerawat, infeksi, bahkan kematian, loh!

Mungkin Anda tidak akan percaya dan menganggapnya lebay, tapi memencet jerawat memang benar-benar dapat menyebabkan kematian. Sudah banyak kasusnya. Memencet jerawat di area segitiga (hidung dan atas mulut) adalah penyebabnya. Pada area tersebut ada syaraf-syaraf penting yang langsung terhubung dengan otak. So, jangan pernah memencet jerawat lagi, apalagi kalau mereka ada di area segitiga.

4. Asam Salisilat

Asam Salisilat

Asam salisilat biasanya terkandung dalam skincare dan makeup untuk kulit berjerawat. Tapi, apakah sesungguhnya fungsi kandungan tersebut? Asam salisilat merupakan Beta Hydroxy Acid (BHA) yang larut dalam minyak. Fungsinya adalah untuk membersihkan kulit hingga ke dalam pori-pori. Asam salisilat juga termasuk keratolytic agent yang berfungsi sebagai exfoliator.

Nah, karena sifat-sifatnya ini, asam salisilat sangat berguna untuk mengatasi masalah kulit berjerawat. Biasanya asam salisilat dimasukkan ke dalam skincare berbentuk gel, cream, dan lotion. Mereka terdapat juga dalam pembersih wajah khusus kulit berjerawat. Jadi, pilihlah skincare dan makeup khusus jerawat yang pasti mengandung asam salisilat-nya, ya.

5. Tea Tree Oil

Tea Tree Oil

Gunakan tea tree oil alias minyak pohon teh untuk mengatasi jerawat membandel. Minyak pohon teh adalah salah satu cara paling menyenangkan untuk menghilangkan jerawat batu. Tea tree oil mengandung sifat antiseptik, anti-fungal, antibakteri, dan anti-inflamasi.

Anda bisa langsung mengoleskan minyak pohon teh ke jerawat yang membandel. Tea tree oil juga dapat diencerkan dan dicampur dengan non-comedogenic oil seperti minyak mineral, argan, dan zaitun. Caranya, teteskan tea tree oil pada kapas kecantikan, bola kapas, atau cotton bud. Lalu, oleskan pada jerawat.

Minyak pohon teh telah terbukti bermanfaat dalam mengobati jerawat. Tapi, Anda perlu berhati-hati juga dalam menggunakan tea tree oil. Jangan gunakan tea tree oil di dekat mata. Lalu, sebelum diaplikasikan ke wajah, tes sensitivitas terlebih dahulu ke pergelangan tangan. Tunggu selama 10 – 15 menit. Jika tidak terjadi reaksi iritasi, Anda dapat menggunakannya pada wajah.

6. Cuka Apel

Cuka Apel

Anda bisa juga menggunakan apple cider vinegar alias cuka sari apel. Benda ini dapat membantu mengurangi ukuran jerawat bahkan hingga menyembuhkan jerawat yang membatu karena mereka memiliki sifat antibakteri dan antiseptik. Anda dapat menggunakannya langsung pada jerawat atau dibuat jadi toner terlebih dahulu.

Untuk mengobati jerawat secara langsung, tuangkan cuka sari apel ke kapas atau Q-tip (cotton bud). Oleskan langsung ke jerawat yang membandel. Untuk membuat toner, campurkan ½ cangkir cuka sari apel dengan ½ gelas air.

Tuangkan ke dalam botol semprot atau botol tuang. Jika di botol spray, maka Anda bisa langsung menyemprotkannya ke wajah. Kalau di botol tuang, siapkan kapas lalu tuangkan cuka sari apel pada kapas. Setelah itu, tempelkan kapas pada wajah yang berjerawat, biarkan hingga kering. Cuka sari apel tidak perlu dibilas dari wajah, ya.

7. Exfoliate

Exfoliate

Banyak yang ragu untuk meng-exfoliate wajah ketika memiliki jerawat. Pengelupasan seringkali tidak direkomendasikan oleh banyak spesialis kulit karena sel-sel kulit mati akan rontok dengan sendirinya. Pengelupasan dapat menyebabkan jaringan parut dan seringkali memperburuk jerawat. Namun, jika jerawat sudah sampai membatu, Anda sebaiknya menggunakan teknik pengelupasan kulit yang lembut.

Eksfoliasi kulit yang lembut di sekitar jerawat batu dapat membantu menghilangkan rambut, sebum, dan puing-puing sel yang melekat pada jerawat. Sehingga jerawat pun dapat lebih cepat sembuh. Jarang ada produk exfoliator yang aman untuk kulit berjerawat, jadi sebaiknya Anda membuatnya sendiri di rumah.

Buatlah exfoliant sendiri dengan mencampur ¼ cangkir madu dan secukupnya baking soda untuk membuat pasta. Anda bisa juga mencampur oatmeal dengan menggilingnya di food processor atau penggiling kopi. Tambahkan minyak zaitun, vitamin E, alpukat, jojoba, atau almond pada oatmeal yang sudah digiling tadi untuk membuat pasta. Anda bisa juga menggunakan sea salt atau gula sebagai exfoliator.

Aplikasikan DIY exfoliator mask yang telah Anda buat ke seluruh wajah atau langsung ke jerawatnya saja. Gosok wajah dengan gerakan memutar yang lembut selama 2 – 3 menit, lalu bilas wajah dengan air hangat.

8. Steam

face steam

* sumber: www.ebony.com

Selain meng-exfoliate kulit, Anda bisa juga melakukan treatment steam untuk meredakan jerawat. Pertama-tama, mulai dengan wajah yang bersih setelah cuci muka. Tarik semua rambut Anda ke atas supaya tidak mengganggu proses steam wajah. Tahan rambut dengan mengikatnya, pakai jepitan, atau pakai bandana.

Jangan cuma steam wajah pakai air hangat saja, tapi tambahkan essential oil untuk khasiat yang lebih baik lagi. Soalnya minyak esensial sangat berguna untuk meredakan jerawat batu. Banyak sekali minyak esensial yang bersifat antibakteri, anti-jamur, anti-iritasi, dan antiseptik. Jadi, minyak esesnsial bisa membunuh bakteri yang menjadi penyebab jerawat.

Minyak esensial yang cocok untuk kasus Anda adalah spearmint (mint kebun), peppermint, calendula (pot marigold), lavender, dan tea tree oil. Tuang beberapa tetes minyak esensial pada mangkuk atau baskom berisi air panas. Selain minyak esensial, Anda bisa juga merebus air dengan jamu atau tumbuh-tumbuhan kering.

Steam wajah Anda selama 10 menit. Jangan lupa pakai handuk besar supaya uapnya tidak kabur ke mana-mana. Treatment ini akan membantu membuka pori-pori kulit dan mengeluarkan kotoran di dalamnya. Setelah steaming, basahi wajah dengan air hangat suam kuku lalu keringkan dengan menggunakan handuk lembut. Di tepuk-tepuk handuknya, jangan digosok, ya. Karena kalau digosok bisa membuat kulit tambah iritasi.

Kalau jerawat ada di bagian tubuh selain wajah, Anda bisa juga steam badan Anda di shower. Jangan langsung alirkan air panas ke tubuh Anda, nanti kulit Anda malah terbakar! Tapi, nyalakan shower pada settingan air yang paling panas, lalu duduk di dekat shower sambil telanjang (atau sesuaikan dengan letak jerawat, kalau di punggung ya lepas baju saja). Diam di kamar mandi selama 15 menit. Matikan shower jika Anda sudah selesai.

Biasanya kalau sudah steaming full body kepala suka terasa pusing karena kekurangan oksigen dan dehidrasi. Jadi, setelah steaming usahakan langsung mandi air dingin untuk mendinginkan temperatur tubuh. Setelah mandi, langsung minum air supaya tubuh kembali terhidrasi.

9. Maskeran

Ketidaksempurnaan Kulit Wajah masker

* sumber: www.dermstore.com

Masker penting untuk merawat kulit wajah. Jadi, bukan berarti karena Anda berjerawat jadi tidak maskeran. Justru Anda sangat membutuhkannya. Tapi, sebaiknya Anda menggunakan masker DIY karena Anda bisa memastikan untuk memakai bahan all natural dan tidak ada bahan yang akan memperparah kondisi kulit Anda. Bingung cara bikin masker sendiri? Silakan baca artikel Cara Membuat Makser Sendiri di Rumah ini.

Pastikan menggunakan astringent herbs karena bermanfaat untuk mengencangkan kulit. Lalu pastikan juga ada kandungan antibakteri agar bakteri penyebab jerawat dapat mati. Mostly barang-barang yang Anda butuhkan ada di dapur rumah Anda. Bisa juga menambahkan minyak esensial ke dalam DIY mask Anda.

Anda bisa menggunakan bahan-bahan natural yang memiliki manfaat antibakteri dan penyembuh seperti madu, air lemon, dan putih telur. Lalu, Anda bisa juga menggunakan tumbuhan dan rempah-rempah seperti peppermint, lavender, candelula.. Atau minyak esensial seperti witch hazel, thyme oil, dan masih banyak lagi. Anda bisa mengaplikasikan masker ke seluruh permukaan wajah atau pun hanya pada jerawatnya saja. Gunakan selama 15 menit sebelum Anda bilas dengan air hangat suam-suam kuku.

10. Makan Sehat

Makan Sehat

* sumber: www.lyndicohen.com

Perhatikan makanan dan minuman yang Anda konsumsi. Beberapa orang memiliki makanan dan minuman “pemicu jerawat”-nya masing-masing. Biasanya olahan yang mengandung gula, susu, kacang, dan minyaklah penyebabnya. Low-glycemic index atau rendah gula dapat mengurangi jerawat, jadi sebaiknya Anda hindari manis-manis dulu, ya. Tidak hanya untuk makanan tapi berlaku juga untuk minuman.

Makanlah makanan yang mengandung lebih banyak nutrisi. Vitamin A dan D sangat dibutuhkan oleh kulit, begitu pula dengan Omega-3. Anda bisa menemukannya pada bayam, brokoli, wortel, ubi, cabai, ikan salmon, dan masih banyak lagi. Vitamin-vitamin ini juga bisa Anda temui pada buah-buahan seperti mangga, aprikot, dan pepaya.

Itulah beberapa cara menghilangkan jerawat batu yang membandel dengan mudah dan aman. Jika Anda tidak yakin melakukannya sendiri di rumah, atau sudah melakukan tapi masih belum berhasil menghilangkan jerawat, Anda bisa memikirkan apakah perlu ke dokter kulit atau tidak. Selain merawat kulit dari luar, dokter akan tahu obat-obatan yang bisa dikonsumsi untuk membantu menyembuhkan jerawat dari dalam.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar