Kamini.id / Haid / Cara Menghilangkan Noda Darah Haid di Kasur dengan Mudah

Cara Menghilangkan Noda Darah Haid di Kasur dengan Mudah

Ditulis oleh - Diperbaharui 3 September 2019

Setiap wanita sepertinya pernah mengalami hal ini, lupa kapan jadwal haid sehingga tidur semalaman tidak menggunakan pembalut. Pada saat terbangun paginya, kasur pun sudah seperti pulau merah. Kadang walaupun sudah menggunakan pembalut, bocor merupakan hal yang wajar.

Rasanya kesal sekali kalau kasur terkena noda darah haid, kan? Selain tercium bau besi khas darah, noda berwarna merah ini cukup sulit dihilangkan. Pertama-tama, ketahuilah kalau darah mengandung banyak protein, sehingga noda darah sangat sulit dihilangkan.

Supaya dapat menghilangkan noda darah dari kasur dengan lebih mudah, Anda harus langsung bergerak. Jangan biarkan noda darah mengering. Buanglah sebanyak mungkin kelebihan darah yang bisa diambil, bisa gunakan tisu atau kaos bekas. Setelah itu, langsung lakukan pembersihan menyeluruh. Kamini akan memberi tahu Anda cara-cara menghilangkan noda darah haid di kasur dengan mudah.

1. Serap Kelebihan Darah

Serap Kelebihan Darah kain kasur handuk

* sumber: www.whatsupfagans.com

Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah dengan menyerap kelebihan darah yang masih bisa diambil. Serap noda dengan kain, handuk, atau waslap lembab. Siapkan air dingin. Kenapa? Karena darah larut dalam air dingin, sehingga yang harus Anda lakukan adalah melarutkan noda darah di kasur menggunakan air dingin.

Ingat, hanya air dingin saja yang bisa. Air bersuhu ruangan tidak bisa digunakan, apalagi air panas yang justru akan membuat darah menjadi set (mengeras). Caranya bukan dengan menyiram kasur pakai air dingin, ya.

Rendam kain dengan air dingin. Peras sebanyak mungkin air yang berlebih sehingga kain menjadi lembab saja, tidak basah. Tekan kain dingin ke noda darah dan bersihkan area tersebut. Jangan digosok, ya, cukup ditekan saja. Kalau digosok, noda darah akan masuk lebih jauh ke dalam serat kasur.

Setelah itu, keringkan area yang tadi terkena lap lembab menggunakan kain atau handuk kering. Ulangi perendaman dan pengeringan jika diperlukan.

2. Cuci Sprei

noda darah kasur sprei

* sumber: housinghere.com

Pertolongan pertama untuk menghilangkan noda darah adalah dengan membersihkan sesegera mungkin setelah noda terjadi. Hal ini untuk mencegah noda darah meresap dan mengering. Akan tetapi, seringkali noda darah sudah mengering sebelum kita menyadarinya, ya? Tapi tidak apa-apa, lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali.

Langsung bongkar sprei kasur Anda. Lalu pindahkan bantal, guling, boneka, pokoknya semua benda yang ada di atas kasur untuk memudahkan proses pembersihan. Sprei yang terkena noda darah langsung disisihkan. Cuci yang bisa dicuci menggunakan detergen yang mengandung enzim. Tambahkan stain remover jika dirasa perlu. Rendam dulu selama 15 menit sebelum Anda cuci semuanya dengan tangan atau pun di mesin cuci.

3. Bleach

Bleach

Sekarang waktunya Anda membersihkan noda darah yang tertinggal. Buatlah larutan pembersih. Sebenarnya, Anda bisa menggunakan apa saja yang berlabel “cleaning”. Pemutih (bleach) teroksigenasi atau pembersih enzim adalah pilihan yang terbaik, karena pembersih ini dirancang khusus untuk memecah protein dalam bahan organik. Dan apakah yang mengandung protein? Oh, darah!

Anda bisa juga menggunakan campuran ½ cangkir deterjen cair yang ditambah 2 sendok makan air, kocok hingga berbusa. Anda bisa menambah sedikit baking soda juga. Basahi bagian kasur yang ternoda dengan pembersih yang telah Anda buat. Caranya adalah dengan menuangkan cairan pembersih ke kain, peras kain hingga lembab, lalu tempelkan pada kasur.

Biarkan kain lembab yang sudah direndam larutan pembersih selama 30 menit di atas noda. Langkah ini akan membuat protein terpecah lebih baik, sehingga noda pun mudah dibersihkan. Setelah 30 menit, gunakan sikat gigi bersih untuk menggosok noda. Atau, tak perlu digosok juga tak apa. Bersihkan sisa noda dan larutan pembersih menggunakan kain bersih.

Ingat, jangan menyemprotkan cairan pembersih langsung ke kasur, ya. Kasur sebenarnya tidak boleh basah, apalagi jika kasur Anda terbuat dari memory foam yang sama sekali tidak boleh kena basah. Jadi, hanya gunakan pembersih sebanyak yang diperlukan untuk membersihkan noda.

Kasur sangat mudah menyerap cairan, jika cairan pembersih tidak mengering dengan baik setelah digunakan, serat kasur dapat rusak atau dapat timbul jamur karena lembab.

4. Baking Soda

Baking Soda noda darah matras kasur sprei

* sumber: www.bligbi.com

Punya baking soda? Gunakanlah untuk menghilangkan noda darah dari kasur Anda. Caranya adalah dengan mencampurkan soda kue dan air dingin dengan perbandingan 1:2.

Oleskan pasta baking soda tadi pada kain, lalu balurkan ke seluruh noda darah pada kasur. Biarkan selama 30 menit hingga 1 jam. Sesudah itu bilas dengan kain lembab yang sebelumnya sudah dibasahi dengan air dingin. Keringkan dengan handuk kering untuk menghilangkan kelembaban.

5. Hidrogen Peroksida

Hidrogen Peroksida noda darah

Larutan pembersih kali ini akan dibuat dari campuran garam, hidrogen peroksida dan pati jagung (tepung maizena) untuk noda darah yang membandel.

Garam dapur dan hidrogen peroksida merupakan ramuan penghilang noda yang sangat ajaib. Hidrogen peroksida biasanya terdapat dalam produk pasta gigi dan obat kumur. Tapi ada juga yang dijual secara terpisah. Jika Anda memilikinya, manfaatkan untuk menghilangkan noda darah haid yang sudah mengerak.

Jangan langsung menuangkan hidrogen peroksida di atas kasur, karena mereka dapat menyerap ke dalam kasur. Anda tak akan mau hal itu terjadi. So, daripada menuangkan langsung ke kasur, buatlah pasta dengan mencampur garam dapur dengan hidrogen peroksida. Boleh campurkan dengan pati jagung juga jika ingin.

Resepnya adalah ½ cangkir tepung jagung, 1 sendok makan garam dan ¼ cangkir hidrogen peroksida. Aduk rata hingga menjadi pasta. Oleskan pasta ke seluruh area kasur yang ternoda. Diamkan hingga pasta mengering, ya. Pasta hidrogen peroksida yang telah kering dapat dengan mudah dihilangkan dengan cara dikikis lalu di-vacuum menggunakan penyedot debu. Ulangi proses jika noda darah masih ada.

6. Amonia

Amonia

Ramuan kali ini agak mirip dengan resep di atas, hanya saja tidak menggunakan pati jagung tapi pakai amonia. Anda bisa mengatasi noda darah yang sudah mengering dengan menambahkan amonia pada larutan pembersih. Mulailah dengan membasahi area yang bernoda bercak dengan air dingin.

Setelah basah, tutup seluruh noda dengan garam dan kemudian biarkan selama dua jam, atau sampai area kasur tadi benar-benar kering. Setelah kering, buang garam hingga bersih.

Seka lah noda yang tersisa dengan hidrogen peroksida sampai muncul gelembung. Tunggu hingga gelembung-gelembungnya berhenti, ya. Ketika gelembung mulai berhenti, bersihkan semua dengan kain bersih. Terus ulangi sampai noda darah hilang sepenuhnya. Untuk sisa noda yang membandel, campurkan satu sendok amonia dengan satu gelas air, lalu oleskan pada pusat noda, gosok terus ke arah luar sampai noda hilang.

8. Meat Tenderizer

Meat Tenderizer

Percaya tidak percaya, tapi meat tenderizer atau pelunak daging dapat berguna untuk menghilangkan noda darah haid dari kasur. Pelunak daging berfungsi untuk membuat steak yang lezat.

Cara kerjanya adalah memecah protein menjadi lembut. Nah, karena protein darah adalah penyebab noda yang membandel, produk seperti pelunak daging merupakan benda yang sangat cocok untuk membantu membersihkan kasur dari noda darah haid.

Buat pasta dari satu sendok makan pelunak daging dengan dua sendok teh air dingin. Gosokkan campuran pasta ke noda darah. Diamkan pasta selama satu jam. Nanti pasta akan mengering. Cara menghilangkan pastanya adalah dengan menggunakan kain kering. Setelah itu, bersihkan kasur menggunakan kain lembab. Setelah itu keringkan lagi kasur menggunakan kain baru.

Ya, itulah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk menghilangkan noda darah menstruasi dari kasur. Jadi, jangan BT lagi ketika terlihat ada pulau merah di kasur saat Anda haid, ya. Selamat mencoba! Apa Anda tahu cara lainnya?

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar