Kamini.id / Romansa / 10 Cara Menghilangkan Sifat Baper Supaya Hidupmu Bahagia

10 Cara Menghilangkan Sifat Baper Supaya Hidupmu Bahagia

Ditulis oleh - Diperbaharui 8 Oktober 2019

Sebutan baper atau bawa perasaan sering ditujukan pada orang yang memiliki sifat sensitif. Orang yang baper cenderung mudah tersinggung dan merasa sedih. Biasanya rasa baper muncul akibat omongan seseorang atau kondisi soal hubungan dengan pasangan atau pertemanan. Sifat baper akan berdampak buruk bagi produktivitas dan semangat kamu dalam menjalani hidup.

Sifat buruk tersebut memang sebaiknya dihilangkan supaya tidak mengganggu dan membuat hidupmu lebih nyaman. Cara mengatasinya adalah dimulai dari diri sendiri. Supaya kamu bisa menghilangkan sifat baper, lakukan beberapa cara jitu dari Kamini ini.

1. Jangan Mudah Menyimpulkan Sesuatu

Jangan Mudah Menyimpulkan Sesuatu

* sumber: zh-tw.videoblocks.com

Jika kamu sedang memiliki suatu masalah dengan teman, sahabat, keluarga, atau pacar sebaiknya bertemu langsung dan diskusikan bersama. Jika tidak begitu, pikiran kita akan lari kemana-mana karena muncul asumsi-asumsi sendiri yang justru menyulitkan diri sendiri.

Cara menghilangkan sifat baper yang ada dalam diri adalah jangan menjadi orang yang mudah menyimpulkan sesuatu. Karena jika ada masalah, orang akan memiliki asumsi masing-masing yang membuat kamu sulit menemukan jalan keluarnya.

2. Jadikan Pertanyaan Seseorang Menjadi Motivasi

Jadikan Pertanyaan Seseorang Menjadi Motivasi

* sumber: www.psychologytoday.com

Dalam hidup biasanya kita akan melewati fase secara bertahap. Mulai dari zaman sekolah yang sering ditanya kapan lulus, setelah lulus ditanya kapan kerja, setelah kerja ditanya kapan nikah, setelah nikah ditanya kapan punya anak, dan berbagai pertanyaan lainnya yang sulit untuk dihindari ketika bertemu dengan kerabat atau seseorang.

Jika kamu mendapatkan pertanyaan sensitif seperti itu, sebaiknya kamu tidak perlu terlalu dipikirkan. Karena suatu saat ada waktunya kamu akan melalui fase-fase tersebut. Supaya tidak baper, jadikan pertanyaan-pertanyaan tersebut sebagai motivasi supaya bisa memacu kamu menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

3. Pahami Perbedaan Pendapat

Pahami Perbedaan Pendapat

* sumber: www.informationng.com

Setiap kita mengobrol dengan beberapa orang, tentunya masing-masing orang memiliki sudut pandang, karakter, perasaan, dan keadaan yang berbeda. Mungkin kamu pernah berpendapat mengenai sesuatu hal tetapi temanmu tidak setuju dengan pendapatmu. Untuk menghilangkan sifat baper, kamu harus menyadari bahwa tiap orang dilahirkan berbeda.

Dengan begitu kamu akan lebih menerima perbedaan tersebut dan sadar bahwa kamu juga tidak bisa membahagiakan semua orang.

4. Hindari Memberikan Label pada Diri Sendiri

Hindari Memberikan Label pada Diri Sendiri

* sumber: theconversation.com

Mungkin kamu sering dihina atau dianggap seperti “Orang yang baperan.” Lebih parah lagi jika penghinaan tersebut sudah menjadi “label” yang melekat pada dirimu. Seiring berjalannya waktu, label itu akan membuat kamu fokus sepenuhnya pada sifat baper tersebut. Sebaiknya kamu berhenti dan perlahan mulai menghapus label negatif yang selama ini melekat padamu.

Kamu bisa mulai dari sering berbicara dalam hati dan katakan pada diri sendiri hal positif hingga akhirnya dapat mensugesti kamu dan menghilangkan label tersebut.

5. Bersikap Lebih Terbuka

Bersikap Lebih Terbuka

* sumber: www.freepik.com

Mungkin kamu adalah salah satu orang yang mudah tersinggung dan tidak mudah diajak bercanda. Atau mungkin kamu tidak suka dengan gaya bercanda salah satu temanmu. Sebagian orang memang tidak bisa dengan mudah memahami perasaan atau sifat orang lain. Cara menghilangkan sifat baper adalah dengan bersikap lebih terbuka.

Karena saat kamu sudah lebih terbuka dan memberitahu bahwa sifat temanmu itu kurang menyenangkan, mereka akan segera sadar dan berusaha mengerti sifatmu. Hal tersebut dapat membuat kamu lebih dewasa untuk mengungkapkan apa yang dirasakan.

6. Cari Seseorang yang Bisa Mendukungmu

Cari Seseorang yang Bisa Mendukungmu

* sumber: findloveandkeepit.com

Terkadang rasa baper yang menimbulkan perasaan galau membuat kamu merasa sendirian. Tetapi kenyataannya adalah kamu tidak sendirian. Banyak orang yang mengalami baper sebelum mereka menemukan bahwa ada sebagian orang juga yang merasakan hal yang sama.

Cara menghilangkan sifat baper adalah kamu bisa bertemu orang baru atau berkenalan dengan seseorang yang sebelumnya pernah memiliki sifat baper. Minta mereka untuk berbagi cara menghilangkan sifat baper. Dengan begitu kamu bisa mendapatkan pelajaran baru dari orang-orang yang pernah memiliki sifat yang sama denganmu.

7. Cari Hal Positif dari Setiap Situasi

Cari Hal Positif dari Setiap Situasi

* sumber: www.freepik.com

Sifat baper muncul akibat pikiran negatif yang terus berada di dalam otak kita. Otak adalah filter kuat yang membentuk pikiran kita. Jika kamu berpikir bahwa dunia adalah tempat yang berbahaya, maka otakmu akan terhubung untuk mencari bukti bahaya tersebut. Jika kamu yakin bahwa dunia adalah tempat yang baik, maka kamu akan melihat banyak peluang baik.

Sebagai orang yang sensitif akan membuat hidupmu tidak bahagia. Cara untuk menghilangkan sifat baper adalah pikirkan hal positif dari setiap kejadian atau situasi yang terjadi pada dirimu. Karena dibalik kejadian terburuk sekalipun, kita bisa mengambil sisi positifnya.

8. Belajar Menjadi Cuek

Belajar Menjadi Cuek

Bagi kamu yang memiliki sifat baper, coba mulai mengubah diri menjadi orang yang lebih cuek. Cuek bukan berarti kamu memiliki sifat acuh atau tidak peduli terhadap apa pun. Cuek disini berarti kamu harus bisa memfilter dan mulai lah untuk tidak peduli terhadap hal-hal yang tidak penting untuk dipikirkan.

Karena orang yang memiliki sifat baper akan mudah sensitif terhadap hal kecil. Kamu bisa mulai tidak peduli hal-hal kecil yang seharusnya tidak menjadi masalah untukmu. Misalnya omongan jelek dari orang lain, asumsi jelek dari orang lain yang belum tentu benar, atau kamu dicap sebagai orang yang negatif.

Cobalah untuk tidak peduli dengan hal remeh seperti itu. Dengan begitu hidupmu akan lebih nyaman dan bahagia. Baca juga artikel cara menjadi orang yang cuek berikut ini, ya!

9. Alihkan Perhatian ke Hal yang Positif

Alihkan Perhatian ke Hal yang Positif

* sumber: fitnessandhealthknowledge.com

Biasanya orang yang memiliki sifat baper akan terus memikirkan hal yang membuatnya terganggu. Cara mengatasi pikiran-pikiran tersebut adalah dengan menyibukkan diri ke hal yang positif. Orang yang sibuk akan berfokus hanya pada sesuatu yang harus diselesaikan. Sehingga membuatmu perlahan asyik sendiri dan mulai tidak peduli dengan perasaan negatif tersebut.

10. Meditasi

Meditasi

* sumber: www.online-trainingcourses.com

Selain cara-cara di atas, kamu juga bisa mencoba melakukan meditasi. Meditasi dapat mengelola respon terhadap emosi manusia. Bahkan dapat membantu meningkatkan reaktivitas otak terhadap stresor. Ini sangat membantu kamu mengatasi sensitivitas berlebihan. Kamu bisa mengikuti kelas meditasi atau mengikuti meditasi online untuk perenungan diri. Lakukan di tempat yang tenang di mana kamu tidak akan terganggu oleh siapapun. Duduk tegak baik di lantai atau di bantalan kursi.

Hindari posisi membungkuk yang membuat kamu sulit bernapas dengan baik. Fokuskan pikiranmu pada satu elemen pernapasan dan rasakan selama beberapa menit. Terima pikiran dan sensasi yang kamu alami.

Ingatlah bahwa baper dan merasa sensitif itu wajar, karena manusia punya sifat peka atau peduli terhadap sesuatu hal. Khususnya bagi wanita yang sering mengalami baper, jangan sampai sifat tersebut terus berada dalam diri dan mempengaruhi tindakan kita di dunia nyata. Sadari bahwa akan selalu ada orang yang tidak bisa memahami sifatmu dan perasaanmu.

Karena rasa bahagia itu timbul dari diri sendiri. Saat bahagia muncul, kamu dapat mengatur tingkat sensitifitas sehingga tidak mudah baper. Jadi mulai sekarang temukan hal-hal yang membuatmu bahagia selama itu positif.

Bagi kamu yang tahu mengenai cara lain menghilangkan sifat baper atau punya pengalaman mengenai cara menghilangkan sifat baper, jangan ragu untuk berbagi dengan kami di komentar di bawah ini.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar