Kamini.id / Sepatu Kulit / 10 Cara Merawat Sepatu Kulit yang Benar Supaya Lebih Awet

10 Cara Merawat Sepatu Kulit yang Benar Supaya Lebih Awet

Ditulis oleh - Diperbaharui 22 Agustus 2019

Sepatu kulit merupakan sepatu wajibnya setiap orang. Sepatu ini dibutuhkan untuk bekerja, untuk pergi ke pesta formal, hingga untuk keperluan gaya. Sepatu kulit sering difavoritkan dan “disayang” karena bahannya yang mewah dan memerlukan perawatan ekstra. Jika tidak dirawat dan dibersihkan secara benar, masa hidup sepatu kulit bisa berkurang dengan cepat.

Untuk itu, Kamini telah merangkum sepuluh cara merawat sepatu kulit yang benar agar sepatu kulit Anda jadi lebih awet. Mungkin sepatu kulit membutuhkan perawatan lebih daripada sepatu bahan lainnya, tapi perawatannya tidak sesulit yang dibayangkan banyak orang, kok.

Kamini akan membahas bagaimana cara merawat sepatu kulit asli, suede, kulit sintetis, sepatu kulit hitam, sepatu kulit coklat, sepatu kulit merah, dan sepatu kulit berwarna lainnya.

Cara merawat sepatu kulit ini bisa diaplikasikan juga pada merk sepatu kulit seperti brodo, kicker, jim joker, dan sebagainya. Yuk, ketahui bagaimana cara membersihkan, merawat, dan menyimpan sepatu kulit dengan benar agar tidak pecah dan jadi lebih awet di sini.

1. Lepas Tali Sepatu

Lepas Tali Sepatu

* sumber: cara%20merawat%20sepatu%20kulit

Cara merawat sepatu kulit yang pertama adalah dengan melepas tali sepatu terlebih dahulu. Ada beberapa sepatu kulit yang memiliki tali, biasanya terdapat pada sepatu kerja pria dan beberapa model high heels dan wedges. Jika sepatu kulit Anda ada talinya, Anda harus melepas tali tersebut sebelum melakukan perawatan.

Hal ini dilakukan untuk mencegah tali menjadi kotor karena terkena serpihan debu dan kotoran. Pelepasan tali sepatu juga bermanfaat untuk mencegah tali sepatu terkena kondisioner dan semir. Sambil perawatan, Anda bisa membersihkan tali tersebut secara terpisah.

Caranya dengan merendam tali sepatu di air sabun, lalu Anda kucek dan cuci seperti biasa setelah Anda selesai melakukan perawatan pada sepatu.

2. Bersihkan Kotoran Kering

Bersihkan dari Kotoran Kering

* sumber: www.ties.com

Sebelum mulai pada cara merawat sepatu kulit yang basah-basah, bersihkan sepatu Anda terlebih dahulu dari kotoran kering seperti debu, lumpur kering, batu kerikil, dan lain sebagainya. Cara membersihkannya adalah dengan menggunakan sikat sepatu yang bulu-bulunya lembut.

Untuk sepatu berbahan dasar suede, tentunya Anda harus menggunakan sikat atau alat pembersih khusus untuk bahan suede. Untuk sepatu kulit halus seperti yang terbuat dari kulit sapi/domba muda, Anda cukup mengelap sepatu menggunakan kain lap yang serat-seratnya lembut. Silakan simak artikel cara membersihkan sepatu kulit yang benar untuk panduannya.

3. Seka Sepatu

Seka Sepatu cara merawat sepatu kulit

* sumber: www.reddit.com

Setelah sepatu terbebas dari kotoran yang kering, sekarang waktunya memandikan sepatu! Tapi, cara memandikan sepatunya bukan dibanjur pakai air lalu disabuni seperti ketika kita mandi, ya. Anda hanya memerlukan sedikit air hangat/air biasa juga tidak apa-apa. Lalu siapkan juga sabun cair dan kain/handuk lembut.

Nah, cara merawat sepatu kulit yang selanjutnya adalah dengan menyeka sepatu Anda. Pertama-tama, celupkan kain ke dalam air, lalu peras hingga tidak ada air yang menetes. Setelah itu, tuang sedikit sabun cair atau pembersih khusus sepatu kulit jika ada. Gosokkan kain ke seluruh permukaan sepatu Anda.

Jika Anda tak punya banyak waktu atau jika bahan-bahan yang Kamini sebutkan di atas tidak ada, Anda bisa juga menyeka sepatu kulit menggunakan tisu basah. Hal ini bisa dilakukan juga jika Anda sedang tidak berada di rumah, misalnya ketika Anda sedang di kantor atau sedang traveling.

Tisu basah, terutama yang khusus bayi, memiliki serat lembut dan mengandung pelembab sehingga dapat menjadi pengganti kondisioner untuk sepatu kulit juga. Bisa dibilang kalau tisu basah merupakan penyelamat sepatu kulit di saat mendesak.

4. Keringkan Sepatu

Keringkan Sepatu

* sumber: www.ties.com

Setelah diseka, sepatu kulit harus berada dalam kondisi kering lagi. Jadi, jangan lupa untuk mengeringkan sepatu Anda setelahnya. Bersihkan sisa sabun atau pembersih dari sepatu Anda menggunakan kain basah yang baru.

Setelah itu, keringkan sepatu dengan meletakkannya di ruangan terbuka yang sejuk (tidak terkena sinar matahari langsung). Jangan pula meletakkan sepatu kulit di dekat pemanas, oven, belakang kulkas, atau tempat panas lainnya karena dapat merubah warna dan tekstur sepatu kulit.

5. Beri Kondisioner

Beri Kondisioner

* sumber: hello.jcrew.com

Mungkin dibutuhkan waktu berjam-jam untuk menunggu sepatu kulit Anda jadi kering sempurna. Tapi, memang sepatu Anda harus benar-benar kering terlebih dahulu sebelum dilakukan perawatan lanjutan.

Jadi, mohon bersabar, ya. Jika sepatu Anda telah kering, lanjutkanlah perawatan dengan memberikan kondisioner khusus sepatu kulit. Produk ini dapat Anda beli di toko sepatu atau beli di toko online. Kondisioner sepatu biasanya tidak berwarna (tidak merubah warna kulit).

Fungsi kondisioner sepatu sama seperti kondisioner rambut, yaitu untuk menutrisi, melembutkan, menguatkan dan menjaga kelenturan. Cara menggunakan kondisioner sepatu adalah dengan menggunakan kain lap atau sikat khusus. Gosokkan kondisioner dengan gerakan melingkar. Setelah kondisioner tersebar rata, diamkan sepatu selama ± 30 menit agar kondisioner meresap ke dalam kulit.

6. Semir

Semir 

* sumber: www.ties.com

Setelah melalui semua langkah perawatan di atas, kini saatnya menyemir sepatu Anda supaya warnanya lebih pekat dan mengkilap. Anda bisa mengaplikasikan semir sepatu favorit Anda. Belum tahu merk semir yang bagus? Tenang saja, karena Kamini pernah membahas produk semir sepatu kulit yang bagus. Klik link ini untuk membacanya.

7. Ganti Sepatu Setiap Hari

Ganti Sepatu Setiap Hari

Ya, urutan merawat sepatu kulit yang benar selesai sampai di sini. Sekarang, Kamini akan memberikan tips supaya sepatu Anda jadi lebih awet. Pertama-tama, jangan lah mengunakan sepatu kulit yang sama setiap hari.

Gilir lah sepatu Anda agar mereka dapat “bernapas” dan “beristirahat”. Saat sedang tidak dipakai, sepatu kulit akan mendapatkan waktu untuk mengeringkan diri mereka dari keringat, air, atau apa pun yang menyebabkan kelembapan yang terperangkap di dalam sepatu.

8. Hindari Air

Hindari Air

* sumber: www.shutterstock.com

Memang, tidak mungkin jika Anda 100% dapat menghindar dari yang namanya air, mengingat di Indonesia cuma ada dua cuaca yaitu panas dan hujan. Tak jarang dalam satu hari bisa saja panas pada pagi hari namun ketika sore harinya tiba-tiba hujan deras.

Jika Anda aktif di luar ruangan atau jika Anda pengendara motor, pasti sulit sekali menghindar dari yang namanya air. Maka dari itu, kalau bisa lepas saja sepatu Anda ketika hujan turun. Ganti alas kaki Anda dengan sepatu boots hujan atau sandal dan masukkan sepatu Anda ke bagasi motor atau ke dalam tas.

Jika sepatu Anda sudah terlanjur basah, pastikan untuk langsung mengeringkan sepatu Anda dengan baik. Jangan sampai sepatu Anda berada dalam kondisi lembap terlalu lama, karena bisa-bisa sepatu Anda jadi berjamur dan retak-retak yang tentunya akan merusak tekstur sepatu Anda. Cara cepat mengeringkan sepatu basah bisa Anda baca di sini.

9. Gunakan Sendok Sepatu

Gunakan Sendok Sepatu

* sumber: www.jfitzpatrickfootwear.com

Anda mungkin pernah melihat benda ini di film atau komik. Nama benda ini bermacam-macam tergantung bagaimana orang menyebutnya. Ada yang menamakannya lidah sepatu, sendok sepatu, atau tanduk sepatu, yang jelas bahasa Inggris untuk benda ini adalah shoehorn.

Anda mungkin suka langsung menginjak sepatu kulit supaya lebih cepat terpasang. Hal tersebut berpotensi untuk merusak tekstur sepatu kulit, loh. Maka dari itu, gunakanlah shoehorn ketika memakai sepatu supaya sepatu kulit Anda jadi lebih awet. Anda dapat membeli sendok sepatu di Bukalapak lewat link ini.

10. Gunakan Pengganjal Sepatu

Gunakan Pengganjal Sepatu

* sumber: id.pinterest.com

Selain shoehorn di atas, ada satu produk lagi yang tidak terlalu wajib namun dibutuhkan semua sepatu, yaitu pengganjal sepatu. Benda ini sering disebut juga sebagai shoe tree. Fungsi benda ini adalah untuk mempertahankan bentuk sepatu ketika tidak sedang dipakai.

Biasanya benda ini dibuat dari cedarwood (kayu aras) karena kayu jenis ini dapat sekaligus menangkal ngengat dan serangga lainnya, menghilangkan bau sepatu, dan menyerap kelembapan pada sepatu kulit. Namun ada juga shoe tree yang terbuat dari plastik. Anda dapat menemukan berbagai macam pengganjal sepatu di Bukalapak dengan klik link ini.

Itulah 10 tips sekaligus cara merawat sepatu kulit dengan benar ala Kamini. Ada lagi hal yang perlu Anda perhatikan, yaitu baca aturan perawatan di boks atau buku keterangan sepatu, karena biasanya setiap sepatu memiliki cara perawatan yang berbeda.

Sebelum melakukan perawatan pun ada baiknya jika Anda mengetes produk yang mau digunakan pada spot tersembunyi di sepatu Anda untuk melihat apakah produk tersebut cocok atau tidak. Lalu, jangan lupa simpan sepatu kulit di boks khusus atau di rak dengan jarak yang agak jauh dengan sepatu lainnya supaya bentuk dan kondisi sepatu tetap prima.

Selain kesepuluh tips dan cara yang Kamini sebutkan di atas, apakah Anda tahu cara lainnya untuk merawat sepatu? Atau apakah Anda tahu cara menyimpan sepatu kulit dengan baik? Beritahu pembaca lainnya di kolom komentar, yuk.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Baca Juga

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *