10 Cara Meredam Emosi agar Bisa Lebih Tenang dan Sabar

Ditulis oleh Linda

Setiap orang memiliki sifat tersendiri, ada yang introvert alias tertutup, ada pula yang extrovert yang lebih suka meluapkan emosinya secara langsung. Meluapkan emosi sih boleh-boleh saja, tapi kalau emosi tersebut berbentuk amarah tentu saja tidak baik bagi diri sendiri maupun orang lain yang berada di sekitar Anda. Oleh karena itu, kita harus bisa mengendalikan diri meskipun sedang emosi.

Emosi yang meledak-ledak membuat kita mendapat label sebagai seorang yang pemarah dan emosional. Hal ini tentu saja berdampak buruk bagi hubungan dengan pasangan, karir, dan persahabatan Anda. Buat Anda yang merasa susah mengendalikan emosi, Kamini punya 10 cara meredam emosi yang bisa Anda coba.

10 Cara Meredam Emosi dengan Mudah

1. Silent is Gold

Silent is Gold Cara Meredam Emosi

Seseorang yang tidak bisa mengendalikan emosi seringkali bertindak konyol. Ada yang marah-marah di depan umum sampai mempermalukan diri sendiri, bahkan ada pula yang memilih untuk bertindak nekat dan membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Cara meredam emosi yang paling jitu adalah menganut paham “Silent is Gold” yang artinya diam adalah emas. Diam akan menyelamatkan diri Anda dari berbagai tindakan konyol yang berakhir buruk. Jika Anda merasa emosi tingkat tinggi, hitung saja angka 1-10 di dalam hati. Namun, jika itu tidak cukup meredam emosi, hitunglah angka 1-100 dalam diam.

2. Tenangkan Diri Sendiri

Tenangkan Diri Sendiri

Emosi yang tak terkendali bisa menjerumuskan Anda dalam masalah yang lebih besar lagi. Dari pada menyampaikan emosi dengan cara meledak-ledak, sebaiknya tenangkan diri Anda sendiri. Anda butuh waktu menyendiri untuk menenangkan perasaan yang bergejolak.

Cara untuk menenangkan diri bagi setiap orang tentu berbeda-beda. Pilih cara yang paling membuat Anda nyaman. Jangan lupa untuk tarik napas dalam-dalam agar kesesakan di dalam hati dapat sedikit mereda. Apabila sudah merasa tenang, pikirkan kemungkinan terburuk yang terjadi jika Anda tidak bisa meredam emosi diri sendiri.

3. Belajar Toleransi

Belajar Toleransi

Ingat, Anda sudah bukan seorang anak kecil yang bisa meluapkan emosi sesuka hati kemudian ada orang dewasa yang sibuk membujuk Anda. Di usia yang dewasa seperti saat ini, Anda lah yang harus belajar toleransi terhadap orang lain. Jangan sampai emosi Anda justru membuat orang lain berada dalam masalah besar.

Ketika emosi Anda sudah membuncah, pikirkan bahwa Anda harus berempati terhadap orang lain. Misalnya, ketika ada kendaraan yang menyalip secara tiba-tiba sehingga Anda kaget, jangan langsung menyumpahi atau memaki orang yang mengendarai kendaraan tersebut. Bisa jadi ia terburu-buru karena sudah terlambat ke kantor atau harus menemui keluarga yang kondisinya sedang kritis.

4. Jadilah Orang yang Cuek

Jadilah Orang yang Cuek

Bukankah jadi orang yang terlalu cuek juga tidak baik? Memang benar bahwa kita harus menjadi orang yang peduli terhadap sesama. Namun, jika cuek yang dimaksud di sini adalah mengacuhkan orang-orang yang memancing emosi Anda, tentu sah-sah saja.

Salah satu cara meredam emosi adalah menjadi orang yang cuek. Ingat, tidak semua orang selalu menyukai Anda. Terkadang ada sejumlah orang yang tidak suka terhadap Anda dan berusaha membuat Anda emosi. Orang-orang seperti inilah yang harus diacuhkan

Fokus saja terhadap pekerjaan atau kegiatan lain yang lebih positif. Anggaplah orang-orang yang memancing emosi Anda itu adalah batu kerikil yang menghambat kesuksesan Anda.

5. Jangan Menyimpan Amarah

Jangan Menyimpan Amarah

Pernahkah Anda merasa sangat kesal sehingga saking kesalnya sampai-sampai Anda tidak bisa mengerjakan pekerjaan atau aktivitas lainnya? Itu bukti bahwa amarah memang dapat mengacaukan pekerjaan dan aktivitas kita sehari-hari. Perasaan marah dan kesal akan membuat pikiran kita terganggu dan tidak bisa berfokus pada satu hal.

Jadi, untuk apa menyimpan amarah jika hal tersebut merugikan Anda? Bahkan, emosi yang berlebihan bisa membuat kita sulit tidur karena kepikiran terus menerus. Sayangi diri Anda sendiri dengan tidak menyimpan amarah. Cara untuk menghilangkan amarah sebenarnya cukup mudah, suggest diri sendiri bahwa Anda berhak untuk bahagia dan emosi hanya akan mengacaukan hidup Anda.

6. Memaafkan dan Melupakan

Memaafkan dan Melupakan

Saya sudah memaafkan, tapi saya tidak akan melupakan apa yang sudah ia lakukan kepada saya!” Jika masih ada dendam di hati, itu artinya Anda belum 100% memaafkan orang yang berbuat salah kepada Anda. Memaafkan berarti melupakan apa yang sudah dilakukan orang tersebut.

Dengan memaafkan dan melupakan, emosi yang tadinya membuncah akan lebih stabil. Setidaknya memaafkan orang lain bukan berarti kalah, justru Anda sudah menjadi pemenang yang sesungguhnya. Hati pun jadi tenang dan damai ketika Anda sudah ikhlas memaafkan dan melupakan kesalahan orang yang tadinya membuat Anda emosi.

7. Meditasi

Meditasi

Tahukah Anda bahwa cara meredam emosi yang paling ampuh adalah meditasi? Meditasi adalah aktivitas memusatkan pikiran dengan tujuan memperoleh ketenangan batin. Daripada melampiaskan emosi Anda kepada orang lain di sekitar Anda, lebih baik lakukan meditasi sesegera mungkin.

Setelah melakukan meditasi, pikiran yang tadinya kalut karena emosi menjadi lebih tenang. Beban di hati karena perasaan kesal terhadap seseorang juga akan hilang dan perasaan jadi lebih lega. Untuk memulai meditasi, sebaiknya carilah tempat yang tenang agar konsentrasi Anda tidak terganggu.

8. Curhat Kepada Orang yang Bisa Dipercaya

Curhat pada Teman

Cara meredam emosi yang banyak dilakukan oleh sebagian orang adalah curhat kepada orang yang dapat dipercaya. Ungkapkan perasaan kesal Anda kepada orang tersebut agar beban di hati berkurang. Di samping itu, setelah curhat, emosi yang tadinya sangat tinggi akan berkurang karena Anda sudah mengungkapkan perasaan Anda kepada orang lain.

Daripada marah-marah tak jelas, lebih baik hubungi sahabat atau keluarga Anda untuk curhat. Namun, pastikan orang tersebut dapat dipercaya agar tidak semakin menambah masalah Anda.

9. Lakukan Kegiatan yang Bisa Membuat Anda Lupa

Lakukan Kegiatan yang Bisa Membuat Anda Lupa

Suka travelling, nonton film, atau shopping? Lakukan kegiatan yang bisa membuat Anda melupakan kekesalan yang ada di hati.

Meskipun kegiatan tersebut hanya bersifat sementara untuk melupakan kekesalan Anda, setidaknya setelah melakukan kegiatan itu, emosi yang tadinya tinggi akan sedikit berkurang. Alihkan emosi Anda dengan melakukan kegiatan positif yang bisa membuat hati jadi lebih gembira.

10. Jalani Setiap Hari Seperti Hari Terakhir Hidup Anda

Jalani Setiap Hari Seperti Hari Terakhir Hidup Anda

Kalau berbagai cara di atas tidak bisa meredam emosi Anda, jalani saja setiap hari seperti sekarang adalah hari terakhir dalam hidup Anda. Kita tidak pernah tahu kapan kita akan kembali kepada Yang Maha Kuasa.

Jadi, anggaplah bahwa hari ini adalah hari terakhir hidup, sehingga Anda lebih banyak berbuat kebaikan. Hati yang tadinya emosi akan mereda ketika Anda menganggap bahwa hari ini merupakan hari terakhir dalam hidup Anda.

Berbagai cara meredam emosi di atas akan membantu Anda menjadi orang yang lebih sabar dan pandai dalam mengendalikan emosi. Kalau Anda sedang emosi, apa cara yang Anda lakukan untuk meredakannya?

Kategori:
Tag:
cross
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram