7 Cara Merawat Wajah Sesudah Melakukan Proses Peeling

Ditulis oleh Siti Nuryati

Siapa sih yang tidak ingin memiliki kulit sehat, cerah dan glowing? Semua orang khususnya kaum wanita pasti mendambakan jenis kulit seperti ini. Kulit cerah dan glowing bisa kamu dapatkan salah satunya dengan rajin melakukan eksfoliasi.

Apakah yang dimaksud dengan eksfoliasi? Eksfoliasi adalah proses pengikisan atau pengangkatan sel kulit mati dari lapisan kulit terluar. Eksfoliasi mengubah warna dan tekstur kulit, membuat kulit beregenerasi menjadi sel-sel kulit baru. Selain itu eksfoliasi juga dapat mencerahkan kulit. Terangkatnya sel kulit mati membuat aliran darah menjadi lebih lancar, sehingga membuat kulit tampak lebih sehat.

Untuk membuat kulit cerah merata dan tidak kusam, lakukanlah eksfoliasi secara rutin minimal 2-3 kali dalam seminggu. Ada 2 cara eksfoliasi yang bisa dilakukan. Yang pertama eksfoliasi mekanik atau kita kenal dengan istilah mechanical exfoliating. Cara pertama ini bisa kamu lakukan di rumah menggunakan scrub wajah dan alat lain seperti brush atau sponge khusus wajah.

Cara eksfoliasi yang kedua yaitu eksfoliasi secara kimiawi atau sering disebut juga chemical exfoliating. Seperti namanya, cara eksfoliasi ini biasanya dilakukan di dermatologist dengan menggunakan bahan-bahan kimia yang bersifat asam seperti alpha hidroxy acid (AHA), beta hidroxy acid (BHA), citrus acid, lactic acid, dan lain-lain.

Sejumlah proses eksfoliasi secara kimiawi memberikan efek pengelupasan kulit. Inilah yang dinamakan dengan peeling. Penggunaan formula yang benar, sesuai dengan jenis kulit dalam prosedur peeling akan memberikan hasil yang baik. Selain prosesnya, tindakan post-peeling juga bisa mempengaruhi hasilnya. Bagaimana cara perawatan post-peeling yang benar agar mendapatkan hasil terbaik? Berikut kami berikan ulasannya.

1. Sabun Pencuci Muka yang Lembut

Sabun Pencuci Muka yang Lembut

* sumber: www.vogue.in

Setelah melakukan peeling, kulit wajah cenderung menjadi lebih sensitif. Oleh karena itu gunakanlah sabun pencuci wajah yang sifatnya gentle. Gentle facial wash memiliki kelebihan dibandingkan dengan facial wash biasa.

Sabun pencuci wajah ini tidak mengandung bahan-bahan yang berpotensi menyebabkan iritasi pada kulit. Kandungan alkohol, pewangi, dan detergen yang lebih sedikit membuat facial wash ini cocok untuk segala jenis kulit, bahkan untuk kulit sensitif sekalipun. Formula baik yang terkandung di dalamnya juga membersihkan wajah secara lembut.

Air yang digunakan untuk mencuci wajah juga tidak kalah penting. Hindari penggunaan air hangat untuk mencuci wajah setelah peeling. Jika dibandingkan dengan air hangat, mencuci wajah dengan air dingin akan lebih membantu menenangkan dan meredakan kulit dari sensasi yang timbul setelah melakukan peeling.

2. Menjaga Kelembapan dengan Moisturizer

Menjaga Kelembapan dengan Moisturizer

* sumber: ohhappybray.com

Banyak efek sementara yang ditimbulkan setelah melakukan peeling. Salah satunya kulit cenderung menjadi lebih kering bahkan rentan iritasi. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menjaga kelembapan kulit menggunakan moisturizer.

Pilihlah moisturizer yang menenangkan kulit dan memiliki sifat penyembuhan. Moisturizer dengan kandungan aloe vera bisa menjadi pilihan. Aloe vera dipercaya bisa menjaga kelembapan kulit karena adanya kandungan antioksidan, vitamin A dan C. Gunakan moisturizer secara rutin, di pagi hari setelah mandi dan malam hari sebelum tidur.

3. Aplikasikan Sucscreen dengan SPF 30 Atau Lebih

Aplikasikan Sucscreen dengan SPF 30 Atau Lebih

* sumber: momcurls.com

Paparan sinar matahari langsung dapat merusak kulit. Itulah kenapa semua orang perlu menggunakan sunscreen. Namun, saat kulit menjadi sensitif dan rentan iritasi setelah treatment pengangkatan sel kulit mati, terkadang menemukan sunscreen yang cocok bisa menjadi sulit.

Pilihlah sunscreen yang dikhususkan untuk kulit sensitif. Bahkan apabila perlu kamu bisa gunakan sunscreen khusus untuk bayi, karena sudah pasti terjamin keamanannya. Ini akan memberikan perlindungan ekstra setelah melakukan treatment pengangkatan sel kulit mati. Minimal gunakan sunscreen dengan keterangan SPF 30 setiap kali akan beraktivitas di luar ruangan, sebelum menggunakan makeup.

Namun apabila memungkinkan selama 3-4 hari atau sesuai anjuran, setelah melakukan treatment peeling cobalah untuk lebih banyak berada di dalam ruangan dengan suhu normal. Karena lapisan kulit yang baru masih rentan terhadap paparan sinar matahari.

4. Jauhkan dari Tangan

Jauhkan dari Tangan

* sumber: www.onegreenplanet.org

Seperti yang kita ketahui bersama, tangan manusia merupakan sarang kuman dan bakteri. Menyentuh area wajah yang berada dalam keadaan sensitif tanpa mencuci tangan terlebih dahulu tentu sangat tidak disarankan.

Sebaiknya cucilah tangan sebelum mengaplikasikan skin care pada wajah. Lakukan setidaknya selama 20 detik untuk menghilangkan kuman. Cucilah dengan air mengalir, gunakan sabun cuci tangan. Jika tidak memungkinkan untuk mencuci tangan, kamu bisa mengaplikasikan hand sanitizer.

5. Jangan Over Exfoliate

Jangan Over Exfoliate

* sumber: www.youglowgal.com

Seperti bahasan sebelumnya, peeling merupakan bagian dari chemical exfoliant. Bahan kimia sebagai eksfoliator yang bertugas melakukan pengikisan sel kulit mati.  Peeling merupakan jenis eksfoliasi paling maksimal. Maka dari itu, kamu tidak perlu melakukan eksfoliasi secara terpisah.

Hindari penggunaan scrub wajah, exfoliating toner, atau exfoliating cleanser selama 3-4 hari setelah peeling. Over exfoliating bisa menyebabkan kulit wajah lebih kemerahan dan iritasi. Jadi tunggulah sampai kulit kamu benar-benar terasa nyaman.

6. Menggunakan Serum Vitamin C

Menggunakan Serum Vitamin C

* sumber: www.healthline.com

Vitamin C dipercaya mampu mencegah bintik-bintik hitam khususnya pada wajah. Antioksidan yang terkandung di dalamnya melindungi kerusakan kulit akibat sinar ultra violet, menstimulasi produksi kolagen, mencerahkan kulit dan menghilangkan noda hitam serta bekas jerawat. Vitamin C yang digunakan untuk kecantikan biasanya berbentuk serum.

Proses peeling menstimulasi produksi melanin pada kulit dan cenderung menimbulkan bintik hitam di wajah. Oleh karena itu serum vitamin C ini sangat penting untuk digunakan. Namun, setiap jenis kulit memiliki kebutuhan vitamin C yang berbeda.

Pilihlah serum dengan konsentrasi vitamin C yang sesuai. Kadar konsentrasi vitamin C dalam komposisi serum tersebut tentu saja memiliki efek tersendiri. Mulailah dengan menggunakan serum dengan konsentrasi vitamin C yang rendah terlebih dahulu. Tujuannya untuk memberikan kesempatan pada kulit agar bisa beradaptasi.

7. Hindari Olahraga Berat

Hindari Olahraga Berat

* sumber: www.nytimes.com

Melakukan olahraga yang sifatnya berat dapat menguras tenaga lebih banyak. Olah raga berat dapat menyebabkan terjadinya peningkatan sirkulasi darah ke wajah. Hal ini dapat memicu kemerahan, gatal, kesemutan, bahkan efek samping lain yang membuat kulit tidak nyaman. Maka dari itu tidak disarankan untuk melakukan olahraga berat setelah treatment peeling.

Itulah beberapa cara perawatan yang bisa kamu terapkan setelah melakukan treatment peeling. Peeling biasanya merupakan prosedur yang aman karena dilakukan oleh seorang ahli. Namun, tidak bisa dipungkiri bahwa setiap prosedur kecantikan selalu memiliki resiko di baliknya.

Hal lain yang perlu kita ingat yaitu prosedur kecantikan ini mungkin tidak memiliki efek permanen. Garis-garis halus pada wajah mungkin akan kembali muncul karena faktor pertambahan usia. Banyak melakukan aktivitas di luar ruangan juga bisa berpengaruh terhadap perubahan warna kulit.

Nah bagaimana pendapatmu tentang prosedur kecantikan satu ini? Pernahkah kamu melakukannya? Hasil apa yang kamu peroleh setelah melakukan peeling? Yuk bagikan pengalaman kamu pada kolom komentar di bawah. Kunjungi juga artikel manfaat peeling wajah berikut ini.

cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram