Kamini.id / Bulu Mata / Waspadai Bahaya dan Efek Samping Extension Bulu Mata!

Waspadai Bahaya dan Efek Samping Extension Bulu Mata!

Ditulis oleh - Diperbaharui 16 Juni 2019

Tren menyambung bulu mata atau lebih beken dengan istilah eyelash extension semakin melambung. Keinginan wanita untuk tampil menawan dengan mata yang lebih “hidup” semakin hari semakin tinggi. Apalagi dengan banyaknya foto dan video artis yang melakukan eyelash extension berseliweran di Instagram, orang pun berbondong-bondong ingin melakukan yang sama.

Eyelash extension digemari karena hasilnya yang lebih permanen, bisa bertahan hingga mingguan atau bulanan, tidak seperti false lashes yang cuma sekali pakai. Lalu, eyelash extension juga memiliki hasil akhir yang lebih natural. Kalau orang yang memasangnya lihai, Anda tidak akan terlihat seperti menggunakan ekstensi bulu mata sama sekali.

Ketika mencari tahu tentang ekstensi bulu mata, pasti banyak iklan salon atau tempat di mana Anda bisa mendapatkannya. Di Instagram misalnya, klik saja #eyelashextensions, ada 8 juta postingan tentangnya. Di salon-salon kecantikan pun banyak sekali yang menawarkan jasa ini dengan harga miring, bahkan ada yang menjanjikan eyelash extension hanya dengan 100 ribu rupiah saja. Banyak yang tergiur tentunya.

Tidak seperti false eyelashes, ekstensi bulu mata dilakukan dengan menempelkan helaian bulu mata satu per satu menggunakan lem yang lebih kuat dibandingkan lem bulu mata palsu biasa. Jika melakukan eyelash extension, Anda bisa mengurangi waktu menggunakan bulu mata palsu, penjepit bulu mata, bahkan maskara! Tapi, perlu diperhatikan kalau eyelash extension hanya boleh dilakukan oleh cosmetologist/esthetician (ahli kecantikan) profesional, ya!

Efek Samping Ekstensi Bulu Mata

Masalah umum dalam eyelash extension adalah, jarang orang yang memedulikan keamanan ekstensi bulu mata sebelum melakukannya. Mungkin Anda berpikir semakin mahal ekstensi semakin baik. Tidak juga. Resiko-resiko ini bisa terjadi pada ekstensi bulu mata pinggir jalan maupun mewah (walaupun tentunya resiko eyelash extension abal-abal jauh lebih tinggi). Berikut adalah beberapa efek samping eyelash extension yang perlu Anda ketahui.

1. Iritasi & Kemerahan

Perekat atau lem yang digunakan untuk menempelkan ekstensi pada bulu mata Anda merupakan bahan kimia dan bahan-bahan yang dapat menyebabkan iritasi. Jika Anda memiliki reaksi terhadap bahan kimia yang digunakan selama proses, Anda mungkin mengalami efek samping ini dalam dua hingga tiga hari setelah pemasangan ekstensi bulu mata.

Iritasi ini termasuk bloodshot eyes (mata merah), burning (perasaan panas/terbakar), itching (gatal), terasa sakit, ruam, inflamasi, bengkak, dan masih banyak lagi. Semua ini bisa terjadi di sekitar bulu mata, kelopak mata, bahkan mata Anda!

2. Peradangan & Pembengkakan

* sumber: www.buoyhealth.com

Seperti yang Kamini sebutkan di atas, eyelash extension juga dapat menyebabkan pembengkakan dan peradangan. Karena eyelash extension bisa menjadi tempat berkembang biaknya bakteri. Bakteri, terutama Staphylococcus aureus (S. aureus), merupakan jenis bakteri yang paling umum hidup di bulu mata.

Limbah yang dihasilkan oleh S. aureus beracun bagi mata dan menyebabkan peradangan pada margin kelopak mata. Ekstensi bulu mata tentu mengandung bakteri ekstra, sehingga meningkatkan risiko infeksi kelopak mata seperti bintitan dan infeksi mata seperti konjungtivitis bakteri, umumnya dikenal sebagai pink eye.

3. Infeksi

Mengenakan bulu mata palsu ke tempat tidur atau lebih dari satu hari dapat menyebabkan bakteri berkumpul di bawah lem bulu mata dan pada bulu mata palsu tersebut. Sehingga menyebabkan infeksi pada mata Anda. Jika bulu mata tidak dilepas secara hati-hati dan kelopak mata tidak dibersihkan dengan penghapus riasan mata setelahnya, infeksi mungkin terjadi, bahkan jika bulu mata tidak dipakai semalaman.

Kadang ada yang rela meminjamkan atau meminjam bulu mata dan lem bulu mata palsu. Padahal kedua benda ini bersifat personal dan tidak dianjurkan dipakai secara sharing. Soalnya banyak infeksi mata seperti konjungtivitis dan bintitan yang bisa ditularkan melalui produk mata yang dipakai bersama.

Nah, tadi itu untuk false lashes biasa, ya. Apalagi kalau ekstensi bulu mata, coba? Ekstensi bulu mata dapat menjebak kotoran dan bakteri, yang mengarah ke infeksi serius, termasuk pink eye yang Kamini sebutkan di atas. Lalu, alat-alat, bulu mata, dan lem yang digunakan oleh pemasang ekstensi belum tentu steril, siapa tahu pakainya sharing, kan? Tentu tingkat bahayanya jauh lebih tinggi karena ekstensi menempel sangat lama di mata Anda dibandingkan false lashes.

4. Reaksi Alergi

* sumber: www.cheseneyes.com

Alergi biasanya disebabkan oleh lem yang digunakan untuk menempelkan bulu mata dan pelarut yang digunakan untuk melepaskannya. Banyak zat pengikat pada lem yang mengandung formaldehyde, yang umumnya menyebabkan reaksi alergi. Dokter mata sering mendapatkan pasien yang datang dengan reaksi alergi dan infeksi yang terkait dengan ekstensi bulu mata semi permanen, terutama satu – dua hari setelah aplikasi.

Lem dalam beberapa perekat bulu mata mengandung formaldehyde yang juga dikenal sebagai karsinogen. Kandungan ini dapat menyebabkan reaksi alergi yang parah. Bahkan dari waktu ke waktu yang dapat menyebabkan keluarnya cairan dan pengerasan kulit sekitar mata.

5. Tidak Cocok untuk Pengguna Kontak Lensa

* sumber: gozbakimi.com

Anda pengguna lensa kontak? Sebaiknya jangan melakukan ekstensi bulu mata. Karena ekstensi bulu mata cenderung panjang dan tebal secara abnormal, ekstensi juga mengubah cara bulu mata berfungsi. Dari yang seharusnya tidak membuat mata mendapatkan terlalu banyak angin, semua berubah.

Karena ukuran bulu mata semakin “besar” dan bervolume, setiap kali Anda berkedip, bulu mata berubah seperti layaknya kipas yang menciptakan angin. Ekstensi akan membuat lebih banyak udara mengenai permukaan mata. Sehingga, akan meningkatkan penguapan film air mata yang menyebabkan mata kering, yang mana sangat tidak boleh dialami oleh para pengguna lensa kontak.

6. Penipisan Bulu Mata

* sumber: www.consumerhealthdigest.com

Ini merupakan mimpi buruk semua orang. Alasan orang memasang ekstensi karena ingin bulu mata terlihat cetar membahana, bukan? Lalu bagaimana jika ekstensi malah berbalik jadi membuat Anda botak, tidak punya bulu mata alami sama sekali?

Ekstensi bulu mata dapat menyebabkan bulu mata Anda sendiri jadi pecah atau menipis, tetapi sebenarnya masalah ini lebih mungkin terjadi karena Anda menarik bulu mata atau menggosok kelopak mata Anda. Solusinya? Semakin lembut Anda merawat ekstensi bulu mata Anda, semakin kecil pula kemungkinan untuk menyakiti bulu mata Anda sendiri. Tapi, belum selesai di situ.

Lem ekstensi bisa ikut mencabut bulu mata asli Anda ketika dilepaskan. Selain itu, iritasi juga dapat menyebabkan kondisi yang disebut madarosis, yaitu kerontokan bulu mata (dan alis) yang menyebabkan Anda kehilangan seluruh rambut di sekitar mata Anda.

Britain’s College of Optometrists juga memperingatkan bahwa Anda bisa berakhir dengan traksi alopecia, yaitu kondisi di mana bulu mata rontok karena ketegangan berlebihan yang ditempatkan pada batang bulu. Akibatnya, folikel rambut akan rusak dan akan memperlambat dan bahkan menghentikan pertumbuhan bulu mata.

Kehilangan bulu mata bukan hanya mengganggu estetika kecantikan saja, tapi juga berbahaya karena fungsi utama bulu mata adalah untuk menjaga mata agar tidak kemasukan bakteri. Jadi, apakah Anda masih ngebet ingin ekstensi bulu mata?

7. Vision Loss

Inilah efek samping ekstensi bulu mata yang paling mengerikan, ketidakmampuan untuk melihat dengan jelas. Eye discharge, atau yang bahasa Sunda-nya cileuh, merupakan tanda-tandanya. Tapi, bukan sembarang cileuh, loh, melainkan eye discharge yang berwarna kuning kehijauan yang cenderung membuat kelopak mata menempel sangat rapat saat Anda bangun tidur.

Efek samping selanjutnya adalah sensitivitas cahaya, penglihatan kabur.. Paling buruknya, ekstensi bulu mata dapat menyebabkan kehilangan penglihatan jika corneal scarring terjadi karena konjungtivitis bakteri atau ulkus kornea (kondisi ketika peradangan pada lapisan terluar mata menyebabkan nyeri). Ulkus dapat berkembang jika serat ekstensi bulu mata menggores permukaan kornea.

Anda Perlu Tahu

Beberapa bahan yang biasanya terdapat di lem ekstensi bulu mata adalah:

  • formaldehyde
  • latex
  • cellulose gum
  • cyanoacrylates
  • benzoic acid

Beberapa bahan yang terkandung di eyelash extension remover diantaranya:

  • formaldehyde
  • propylene glycol
  • geraniol

Setiap orang memiliki sensitivitas yang berbeda terhadap bahan kimia, namun, Board of Barbering and Cosmetology merekomendasikan untuk tidak pernah menggunakan perekat yang mengandung formaldehyde karena berpotensi toxic irritant.

Beberapa bahan lain yang digunakan juga dapat mengiritasi kulit, atau menyebabkan reaksi alergi. Jika Anda baru mau memasang ekstensi bulu mata, lalu Anda memiliki kulit sensitif atau alergi, tanyakan pada profesional yang Anda datangi untuk memberi Anda tes tempel terlebih dahulu untuk melihat bagaimana kulit Anda akan bereaksi.

Seperti halnya makeup, lem bulu mata harus diuji dengan tes tempel. Letaknya adalah di pergelangan tangan atau bagian belakang tangan Anda. Tes selama 24 jam sebelum menggunakannya di mata Anda. Jika ada tanda merah, ruam atau kulit membengkak di sekitar area pengujian, produk tidak boleh digunakan.

Siapa yang Tidak Dianjurkan Ekstensi Bulu Mata?

Sebelum mempertimbangkan untuk memasang ekstensi bulu mata, taksir dulu apakah Anda kandidat yang baik untuk proses ini. Ekstensi bulu mata mungkin tidak tepat untuk Anda jika:

  • memiliki kulit yang teriritasi atau rusak di kelopak mata Anda
  • memiliki riwayat reaksi mata atau kulit terhadap produk seperti riasan mata, tetes mata, atau obat mata
  • alergi terhadap lateks atau bahan apa pun yang digunakan dalam lem, prep, atau produk pembersih
  • sedang menjalani kemoterapi atau radiasi
  • memiliki trikotilomania
  • memiliki alopecia areata

Cara Menghindari Komplikasi Ekstensi

Ekstensi bulu mata terlihat bagus, tetapi bukannya tanpa risiko potensial bagi kulit dan mata Anda. Sangat penting untuk memilih teknisi berpengalaman dan berlisensi, dan memeriksa kondisi kebersihan salon atau tempat praktek. Tindakan pencegahan ini akan membantu Anda menghindari infeksi dari alat yang kurang steril, atau dari penggunaan perekat yang ceroboh oleh teknisi.

Juga sangat penting untuk menjaga mata Anda tertutup selama prosedur untuk menghindari perekat atau uap perekat ke mata Anda. Ini bisa menyebabkan reaksi mulai dari mata berair hingga luka bakar serius.

Ringkasnya, inilah yang perlu Anda perhatikan:

  • Pastikan aesthetician yang melakukan ekstensi bulu mata Anda memiliki sertifikasi yang valid.
  • Mintalah untuk melihat daftar bahan pada perekat yang digunakan dan periksa alergen potensial seperti formaldehida.
  • Pastikan aesthetician Anda mempraktikkan kebersihan yang baik, termasuk mencuci tangannya secara menyeluruh dan mengenakan sarung tangan.
  • Jika saat sedang pemasangan ekstensi sudah terasa mata perih, gatal, dan tanda-tanda masalah lainnya jangan ragu untuk memberhentikan praktik.
  • Jika Anda melihat tanda-tanda infeksi, temui dokter mata sesegera mungkin.

Ekstensi bulu mata dapat membuat mata terlihat lebih bernyawa, yang akan mendongkrak kecantikan dan dapat menaikkan rasa percaya diri secara instan. Kelemahannya mungkin terletak pada harganya yang lumayan mahal (apalagi kalau Anda ingin hasil yang terbaik), membutuhkan tingkat pemeliharaan tinggi, dan bukannya tanpa risiko.

Well, seindah apapun mereka, ekstensi bulu mata tidak untuk semua orang. Jika Anda memiliki kondisi medis atau alergi tertentu , Anda lebih baik bergantung dengan eyelash curler dan maskara saja. Tambahkan false lashes jika perlu. Jadi, setelah mengetahui efek samping dari ekstensi, apakah Anda masih mau melakukannya? Beauty is pain, tapi tidak harus selalu seperti itu.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Baca Juga

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *