Kamini.id / Golongan Darah / Yuk, Ketahui 9 Golongan Darah yang Paling Langka di Dunia!

Yuk, Ketahui 9 Golongan Darah yang Paling Langka di Dunia!

Ditulis oleh - Diperbaharui 22 Agustus 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Setiap tetes darah kita mengandung sel darah merah yang berfungsi membawa oksigen ke seluruh tubuh. Darah kita juga mengandung sel darah putih yang membantu melawan infeksi. Terus, ada juga kandungan trombosit yang membantu pembekuan darah Anda.

Eits, belum selesai! Darah juga mengandung antigen, yaitu protein dan gula, yang berada di sel darah merah. Inilah yang memberi darah ‘golongan’-nya masing-masing. Setidaknya ada 33 sistem golongan darah yang telah ditemukan, tapi hanya 2 yang digunakan secara luas, yaitu sistem golongan darah ABO dan Rh-positif/Rh-negatif saja.

Kedua kelompok ini membentuk 8 golongan darah dasar yang kebanyakan orang kenal, di antaranya A+, A-, B+, B-, AB+, AB-, O+, dan O-. Ini adalah golongan darah yang paling umum dan dimiliki oleh banyak orang. Terus, adakah golongan darah yang langka alias hanya sedikit orang yang memilikinya? Jawabannya, ada.

Walaupun sulit untuk mengurutkannya, karena di setiap negara memiliki statistik yang berbeda-beda, kami mencoba untuk mengurutkannya buat kamu. Berikut ini adalah golongan darah yang paling langka hingga yang agak lebih umum. Yuk, Kamini untuk mengetahui jenisnya!

1. Rh-null

Rh-null

*Sumber: https://www.facebook.com/madlyscience/photos/a.185585505155706/800120130368904/?type=3&theater

Apa golongan darah paling langka? Sulit untuk mengatakan golongan darah mana yang paling langka di dunia, karena mereka terkait dengan genetika. Itu berarti prevalensi golongan darah tertentu sangat bervariasi di berbagai belahan dunia. Tapi, ada yang namanya Rh-null. Hanya ada 43 orang di dunia yang memilikinya.

Darah Rh-null kekurangan 61 antigen yang mungkin ada dalam sistem Rh. Uniknya, darah Rh-null bisa dipakai untuk menolong siapa saja, tanpa memikirkan golongan darah dan resusnya. Inilah mengapa Rh-null disebut juga golden blood alias darah emas, karena nilainya dianggap sama seperti emas.

Sayang hingga saat ini hanya 9 orang, di dunia, yang menjadi donor aktif. Padahal, pemilik goldar ini hanya bisa menerima dari Rh-null juga! Jadi, orang-orang yang memiliki Rh-null disarankan mendonorkan darah sebagai investasi di masa depan siapa tahu dia sendiri yang membutuhkannya.

2. AB-

AB-

Namun, di Amerika Serikat, AB negatif dianggap sebagai golongan darah paling langka. Bank Darah Sekolah Kedokteran Stanford mengatakan, pemilik goldar AB- hanya 0,6% penduduk.

Menjadi golongan darah paling langka, AB Plasma bersifat universal dan dapat digunakan untuk semua pasien tanpa memandang golongan darah mereka. Makanya, jika ini goldarmu, ketahuilah darahmu bisa menolong banyak orang!

3. B-

B-

*Sumber: https://id.pinterest.com/pin/289356344781546280/

B negatif hanya dimiliki oleh 1,5% manusia. Mengapa darah B negatif penting? Karena ini merupakan salah satu golongan darah paling langka di dunia. Saking langkanya, sulit untuk menemukan donor baru untuk memenuhi kebutuhan stok darah B-. Siapa yang dapat menerima darah B negatif? Orang dengan tipe darah B dan AB, baik yang Rh nya positif maupun negatif.

4. AB+

AB+

AB positif adalah golongan darah 3,4% manusia di bumi. Sangat langka! Di mana hanya 1:29 orang memiliki darah AB+. AB+ adalah penerima dan donor plasma universal (cocok dengan semua golongan darah), menjadikannya golongan darah yang sangat penting. Biasanya pendonor akan diminta trombosit dan plasma-nya, tapi keseluruhan darah utuh juga diterima. Tapi, karena pemilik darah AB positif sedikit, maka diharapkan ada banyak pendonor dari goldar ini.

5. A-

A-

A- dimiliki oleh sebanyak 6,3% jiwa di seluruh dunia. Jumlahnya kurang lebih mirip dengan pemilik B-. Golongan darah ini langka, karena setidaknya hanya ada satu diantara 13 donor yang memilikinya. Orang dengan goldar A dan AB (positif maupun negatif) dapat menerima donor A-.

Dengan begitu, sel darah merah A negatif dapat digunakan untuk mengobati sekitar 40% populasi manusia. Tapi, orang dengan darah A negatif hanya bisa menggunakan darah A negatif lagi dan O negatif saja.

6. O-

O-

*Sumber: https://www.facebook.com/RedCrossBlood/photos/a.209174780948/10155260838005949/?type=3&theater

Selanjutnya ada goldar O negatif. Sekitar 6,6% orang memiliki golongan darah ini. Golongan darah tipe O negatif banyak dicari karena pasien dari semua golongan darah dapat menggunakannya (dalam keadaan darurat).

Sayangnya, darah tipe ini cukup langka, hanya ada 1 dari 7 orang yang memiliki darah O negatif (karena kebanyakan orang yang bergoldar O itu positif). Ambulans dan rumah sakit biasanya memiliki persediaan darah O- untuk keadaan darurat. Makanya, jika kamu memiliki goldar ini, usahakan rajin donor, ya, many people might need you!

7. B+

B+

Sebanyak 8,5% orang memiliki golongan darah B+, yang berarti baru bisa didapatkan dari 1:13 pendonor. B positif hanya bisa mendonor untuk golongan darah B positif dan AB positif saja. Sedangkan golongan darah yang dapat diterima oleh orang B positif hanya B dan O saja (mau itu negatif ataupun positif).

Golongan darah B+ sangat penting karena bisa membantu mengobati sickle cell disease (penyakit sel sabit), yaitu kondisi di mana sel darah merah cacat & rusak. DI mana seharusnya sel darah merah berbentuk bulat, ini malah sabit, sehingga sel darah merah yang sehat pun kurang. Penyakit ini bisa memicu banyak penyakit lainnya, mulai dari anemia hingga talasemia. Orang-orang Asia Selatan dan Black banyak yang memiliki golongan darah B+.

8. A+

A+

Di berikutnya ada goldar A positif. Sebanyak 35,7% manusia di dunia memilikinya. Goldar A positif mengandung antigen tipe-A dengan adanya protein yang disebut faktor rhesus (Rh). Menurut Palang Merah Amerika, ini adalah salah satu golongan darah yang paling umum.

Golongan darah A+ memiliki ciri-ciri kepribadian tertentu, walaupun tidak ada bukti ilmiah bahwa golongan darah dikaitkan dengan sifat tertentu. Hal ini diambil dari teori yang bertahan dalam budaya Jepang yang dikenal sebagai ketsuekigata.

Menurut mereka yang mempercayai teori ini, ciri-ciri kepribadian yang terkait dengan golongan darah A+ diantaranya keras kepala, bersungguh-sungguh, bertanggung jawab, sabar, pendiam, bijaksana, dan kreatif. Kamu setuju, nggak?

9. O+

O+

Golongan darah terakhir adalah O positif. Sebanyak 37,4% manusia di dunia memilikinya, yang berarti golongan darah ini merupakan yang paling umum dan banyak ditemukan. Perbandingannya, 1 dari 3 pendonor darah pasti memiliki goldar ini.

Siapa yang dapat menerima darah O positif? Siapapun dengan golongan darah Rh positif dapat menerima sel darah merah O positif. Itu berarti, 3 dari 4 orang, atau sekitar 76% dari populasi manusia dapat memanfaatkan donasi goldar ini.

Orang dengan golongan darah O positif dapat menerima sumbangan dari: O positif & O negatif saja. Walaupun golongan darah ini bisa dipakai untuk golongan darah lainnya, orang dengan golongan darah O hanya bisa menerima goldar O lagi. Makanya, golongan darah O positif sangat dibutuhkan di belahan dunia mana pun.

Sekali lagi Kamini tekankan, kalau urutan golongan darah paling langka hingga paling umum ini tidak bisa dikatakan mutlak, karena setiap negara punya statistik yang berbeda. Karena golongan darah terkait dengan genetika, tidak ada satu jenis pun yang dianggap ‘paling langka di seluruh dunia’.

Misalnya, di Denmark goldar terlangka adalah A positif, sedangkan di India adalah B positif. Walaupun begitu, umumnya, AB negatif dianggap sebagai golongan darah paling langka (karena Rh-null sudah di atas langka, ini seperti golongan darah yang tidak ada di daftar).

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *