Kamini.id / Sepatu / 5 Jenis Bahan Sepatu yang Paling Umum Digunakan di Dunia

5 Jenis Bahan Sepatu yang Paling Umum Digunakan di Dunia

Ditulis oleh - Diperbaharui 4 Juli 2019

Sepatu yang beredar di pasaran dunia ini terbuat dari bahan atau material yang berbeda-beda. Material yang tersedia juga ada yang alami dan ada juga yang buatan. Contoh material alami untuk membuat sepatu adalah kulit binatang, kapas, wol, dan karet alam. Material alami ini harus melewati beberapa proses dulu sebelum siap digunakan.

Sebaliknya material sepatu buatan dibuat dari bahan-bahan kimia yang diproses di laboratorium. Material ini biasanya menjadi alternatif yang lebih murah agar harga sepatu yang dijual bisa dijangkau lebih banyak orang. Ada banyak jenis bahan sepatu yang digunakan di dunia, tetapi 5 yang paling populer akan dibahas di bawah ini.

1. Kulit

* sumber: pixabay.com

Sepatu yang terbuat dari bahan kulit (asli) merupakan jenis sepatu premium yang harga jualnya lumayan tinggi. Apalagi jika sepatu kulit tersebut dibuat langsung dengan tangan manusia (handmade), maka harganya bisa sangat mahal. Selain sepatu, pakaian dan aksesoris pakaian lain yang dibuat dari bahan kulit adalah jaket, dompet, tas, dan lain-lain.

Material kulit terkenal fleksibel namun tahan lama. Kulit juga bersifat elastis sehingga dapat diregangkan tanpa perlu khawatir sobek dan abrasi. Sifat-sifat lain yang dimiliki oleh bahan kulit adalah dapat bernafas, mengisolasi panas, dan membantu mengatur suhu. Semua karakteristik ini membuat sepatu dan pakaian yang berbahan kulit lainnya sangat nyaman digunakan dalam banyak kondisi.

Memakai sepatu berbahan kulit juga dirasa mampu meningkatkan kepercayaan diri seseorang. Sepatu kulit umumnya terlihat sangat elegan dan berkelas, sehingga banyak diminati oleh banyak orang. Karena harga sepatu kulit asli cukup mahal, hadirlah sepatu kulit sintetis sebagai pilihan sepatu kulit (buatan) yang lebih terjangkau.

Mayoritas sepatu kulit yang tersedia di pasaran adalah sepatu kulit pakaian pria. Bagi wanita, bahan kulit biasanya diaplikasikan ke dalam aksesoris pakaian wanita, seperti tas dan dompet. Hal-hal lain yang perlu diketahui dari sepatu kulit:

  • Sepatu kulit lumayan berat.
  • Sepatu berbahan kulit bisa menjadi sangat panas jika dipakai dalam jangka waktu yang cukup lama.
  • Sepatu kulit rentan terhadap kerusakan karena air jika tidak dirawat dengan baik.
  • Karena kulit berasal dari kulit binatang, permukaan sepatu kulit bisa memiliki sedikit ketidaksempurnaan, seperti tekstur dan warna yang tidak sama.

2. Tekstil

* sumber: pixabay.com

Menurut Wikipedia, tekstil adalah material fleksibel yang terbuat dari tenunan benang. Tekstil dibentuk dengan cara penyulaman, penjahitan, pengikatan, dan cara ”pressing”. Istilah tekstil dalam pemakaiannya sehari-hari sering disamakan dengan istilah kain.

Meskipun demikian, lebih lanjut disebutkan bahwa ada sedikit perbedaan antara dua istilah ini. Istilah tekstil dapat digunakan untuk menyebut bahan apapun yang terbuat dari tenunan benang, sedangkan kain merupakan hasil jadinya, yang sudah bisa digunakan.

Bahan tekstil juga cukup umum digunakan untuk membuat sepatu, baik sepatu pria maupun sepatu wanita. Sepatu berbahan tekstil juga tersedia dalam beragam warna dan model.

Beberapa jenis tekstil yang paling umum digunakan untuk membuat sepatu adalah kapas (cotton), poliester, wol, dan nilon. Rayon, lycra, dan polypropylene adalah bahan sepatu tekstil lainnya yang cukup populer.

Hal-hal yang perlu diketahui dari sepatu tekstil:

  • Fleksibilitas yang bagus dalam gaya dan desain.
  • Setiap jenis tekstil memiliki sifat breathable yang bervariasi serta mampu mengontrol suhu.
  • Harganya lebih terjangkau dari sepatu kulit.
  • Banyak pilihan model dan warna.

3. Sintetis

Sintetis adalah material yang diproduksi oleh manusia dengan menggunakan proses kimia yang tidak umum terjadi di alam. Material sintetis memiliki sebutan lain yang berbeda-beda, seperti kulit PU atau hanya PU, kulit sintetis atau hanya sintetis saja.

Mereka semua sama, yaitu komposit buatan dua lapis yang terdiri permukaan eksternal yang dilekatkan pada lapisan penyokong yang terbuat dari serat poliester.

Kualitas dan daya tahan material sintetis ditentukan oleh beberapa hal, seperti serat poliester yang digunakan untuk lapisan penyokongnya (tenunan atau bukan tenunan) serta metode perekatannya (menggunakan proses basah atau kering). Material sintetis berkualitas rendah dapat terlihat dari permukaannya yang tidak halus dan bahkan berkerut.

Sepatu yang terbuat dari bahan sintetis tersedia dalam berbagai warna dan model. Harga jualnya juga relatif lebih murah dibandingkan dengan jenis sepatu lainnya. Meskipun demikian, dibanding sepatu kulit dan tekstil, sepatu berbahan sintetis memiliki daya tahan yang kurang bagus sehingga lebih cepat rusak.

Hal-hal yang perlu diketahui dari sepatu sintetis:

  • Tersedia dalam berbagai model, warna, dan tekstur.
  • Harga terjangkau.
  • Mudah ditemukan di banyak toko sepatu.
  • Daya tahan kurang bagus.

4. Karet

Karet merupakan material yang digunakan dalam berbagai industri, salah satunya pakaian. Di dunia ini terdapat banyak jenis karet, tetapi semuanya terbagi ke dalam dua jenis utama, yaitu karet alam (dari tanaman) dan karet sintetis (dibuat menggunakan proses kimia).

Dalam produksi sepatu (terutama sepatu olahraga), karet paling sering digunakan untuk membuat bagian sol (tidak semua sol sepatu terbuat dari karet). Saat ini sebagian besar karet sepatu terbuat dari poliester, yaitu karet alam alternatif yang lebih ramah lingkungan.

5. Busa

Jika karet biasa digunakan untuk membuat sol sepatu, maka busa digunakan untuk membuat bagian atas sepatu dari segala jenis, baik itu kulit, tekstil, sintetis atau karet. Ada banyak jenis busa yang dipergunakan dalam pembuatan sepatu, tetapi umumnya dibagi ke dalam dua kategori utama, yaitu sel terbuka dan sel tertutup.

Semua busa terbuat dari plastik. Material busa sel terbuka dibuat berpori yang memungkinkan air dan udara untuk melewatinya. Sedangkan busa sel tertutup dibuat sebaliknya yang mencegah gas di dalamnya keluar. Ada banyak jenis busa sel terbuka dan yang paling terbuka adalah busa retikulasi, yang sering digunakan untuk membuat fitur ventilasi pada sepatu.

Karena teksturnya cenderung lebih lunak, busa sel terbuka sering ditemukan di bagian kerah dan lidah sepatu. Sebaliknya, busa sel tertutup adalah bahan yang lebih padat yang biasa digunakan untuk membuat sol tengah sepatu. Setiap jenis busa sel tertutup memiliki sifatnya masing-masing, seperti kedap air atau elastisitas.

Nah, itulah beberapa jenis bahan sepatu yang paling umum digunakan. Mengetahui informasi ini bisa menjadi bahan pertimbangan sebelum membeli sepatu. Sepatu kulit misalnya, barang premium dan elegan ini bisa dipakai untuk bekerja dan aktivitas mengajar. Untuk aktivitas non-formal, sepatu berbahan tekstil bisa menjadi pilihan yang sangat baik.

Membeli sepatu kini dapat dilakukan secara online, salah satunya melalui Bukalapak. Di sana terdapat banyak pilihan sepatu dengan berbagai model, warna, ukuran, dan bahan. Harganya juga bervariasi mulai dari sepatu yang terjangkau hingga sepatu mahal brand-brand original.

Siap membeli sepatu impian di Bukalapak? Yuk, langsung klik saja link ini agar lebih mudah menemukan jenis sepatu yang diinginkan. Harap bijaksana dan teliti sebelum membeli agar aktivitas berbelanja menjadi lebih menyenangkan.

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar