Kamini.id / Jas / Inilah Macam-Macam Model Jas Beserta dengan Peruntukannya

Inilah Macam-Macam Model Jas Beserta dengan Peruntukannya

Ditulis oleh - Diperbaharui 1 Oktober 2019

Sehari-hari kita mengenal jas sebagai sebuah pakaian dengan bentuk khas, berlengan panjang, berkancing satu sampai tiga, dan dikenakan di luar kemeja. Namun begitu, ternyata jas tidak hanya berupa satu model.

Ada banyak variasi model dari pakaian jas. Setiap variasi model juga memiliki nama tertentu. Tidak semua orang mengenal istilah model-model jas itu kecuali orang yang memang mengenal dunia fashion. Namun demikian, tidak ada salahnya jika kita sebagai awam pun mengenalnya. Siapa tahu suatu saat kita butuh membuat atau membeli jas dengan model tertentu, bukan?

Jas pada dasarnya pakaian yang berkesan sangat formal sehingga memang kerap digunakan dalam acara-acara formal. Namun begitu, perbedaan variasi model ternyata bisa menimbulkan kesan tambahan yang berbeda pula. Selain itu, ada pula beberapa jenis jas yang tidak hanya cocok digunakan dalam suasana resmi, tetapi juga pada suasana yang lebih santai atau non-formal.

1. Tuksedo

Tuksedo (Copy)

Salah satu jenis jas yang sangat populer adalah tuksedo. Sebenarnya istilah tuksedo sendiri bukan merujuk pada jasnya saja, melainkan merujuk kepada sebuah setelan pakaian. Jadi, tuksedo sebenarnya melibatkan jas, baju dalam, dasi, celana, sampai sepatu yang digunakan.

Kata tuksedo adalah istilah serapan dari bahasa Inggris tuxedo. Nama tuxedo sendiri diambil dari Tuxedo Park, sebuah daerah di Negara Bagian New York. Setelan tuksedo juga dikenal dengan istilah black tie suit. Sebelum itu, tuksedo dikenal sebagai dinner jacket atau DJ. Di dalam istilah busana Prancis, tuksedo dikenal juga sebagai cravate noire.

Jas tuksedo adalah jas berkesan sangat formal sehingga selalu digunakan dalam lingkup acara formal juga. Kita bisa menemukan tuksedo digunakan di acara-acara lamaran, pernikahan, sampai acara penganugerahan penghargaan film.

Ciri khas jas tuksedo adalah potongan kerahnya yang sangat pendek dan berbentuk V atau U, serta mempunyai buntut di bagian belakang. Warna tuksedo umumnya hitam sehingga setelan tuksedo dikenal juga sebagai black tie suit.

Sebagai sebuah setelan, tuksedo harus dipadukan dengan celana panjang yang sewarna dengan jasnya—hitam atau putih asal sewarna identik. Baju yang digunakan berwarna putih dan biasanya katun marsela. Dasi yang digunakan adalah dasi kupu-kupu. Sepatu yang digunakan adalah sepatu rendah berbahan kulit dengan warna hitam. Kaus kaki yang digunakan pun berwarna hitam.

Kalau tertarik mencari tuksedo, kamu bisa beli di Bukalapak dengan klik link ini.

2. Single Breasted

Single Breasted (Copy)

Di antara jenis-jenis jas lain yang disebutkan di sini, jas jenis single breasted mungkin jenis yang paling populer. Yang dimaksud dengan jas single breasted adalah jas yang kancing-kancingnya berada di ujung tiap bilah lipatan dada. Kedua kain lipatan dada tersebut dipertemukan dengan kancing-kancing yang berada di ujung itu.

Jumlah kancing dada pada jenis single breasted berkisar satu sampai empat biji. Namun begitu, etika mengenakan jas biasanya menyebutkan bahwa tidak semua kancing harus dikaitkan. Pada jas single breasted berkancing satu, tentu satu-satunya kancing itulah yang dikaitkan.

Pada jas berkancing dua, hanya kancing teratas yang dikaitkan. Pada jas berkancing tiga, hanya kancing tengah yang wajib dikaitkan, sedangkan kancing paling atas boleh dikaitkan, boleh juga tidak. Mau cari jas seperti ini, cari saja di Bukalapak dengan klik link ini ya.

3. Double Breasted

Double Breasted (Copy)

Dibanding jenis lainnya, jenis double breasted mungkin tidak begitu sering ditemukan. Namun bukan berarti jas double breasted tidak populer. Jas jenis ini lebih cocok digunakan di acara yang sangat formal. Saya juga pernah melihat beberapa jas dinas militer yang bergaya double breasted.

Jas double breasted disebut double karena kain lipatan dadanya ditumpuk di bagian depan. Kancing pengikat ada yang diikatkan di bagian dalam kain lipatan, dan ada yang dikaitkan di ujung kain lipatan paling atas.

Jas double breasted berkesan lebih formal daripada single breasted. Kancing Kancing pengikatnya pun lebih banyak daripada single breasted. Pada jas double breasted, terdapat empat, enam, atau delapan butir kancing pengikat. Suka sama model ini? Cari saja di Bukalapak yuk. Cara klik link ini.

4. Zoot Suit

Zoot Suit (Copy)

Kemeja jenis zoot suit sebenarnya masih termasuk jas single breasted. Namun begitu, zoot suit memiliki ciri khas berupa ukurannya yang cenderung lebih besar serta penggunaan padding pada bagian bahu.

Zoot suit lebih kentara ciri khasnya jika diamati sebagai sebuah setelan. Selain jasnya, ciri khas zoot suit adalah pada celananya yang tampak gombrang, dengan bagian pergelangan kaki mengecil. Dekorasinya berupa sepatu berujung lancip dan topi fedora.

Selain ciri khas dari model penampilannya itu, zoot suit juga ternyata memiliki pengaruh dalam sejarah. Zoot suit pertama kali dipopulerkan oleh orang-orang Amerika kulit hitam, melalui penampilan musisi jazz. Namun sayangnya, setelah populer, Amerika Serikat memasuki Perang Dunia II dan mulai menghemat segala macam bahan, termasuk kain. Di kala itu, zoot suit menjadi pakaian mewah karena harga dan bahannya yang tidak murah. Namun begitu, lama-kelamaan zoot suit kehilangan pamornya dan menjadi gaya busana lawas semata.

5. Mandarin Suit

Mandarin suit (Copy)

Di antara jenis jas yang lain, jas Mandarin Suit adalah jas yang modelnya paling berbeda. Jas Mandarin atau Jas Tiongkok adalah jas dengan model kerah khas, berbeda dari jas Eropa, berbentuk kerah tanpa sirip seperti baju koko.

Karena identik dengan budaya Tiongkok, Mandarin Suit biasanya ditemukan pemakaiannya di acara-acara formal atau pesta-pesta orang Tionghoa. Cari jas seperti ini? Klik link ini di Bukalapak ya.

6. Jas Almamater

Jas Almamater (Copy)

Oleh beberapa orang, jas almamater digolongkan ke dalam jenis blazer. Ini karena bahannya yang mirip, sama-sama cenderung lebih tipis dan ringan daripada jas jenis lain. Namun begitu, jas almamater memiliki beberapa perbedaan dari blazer dari ciri khas dan fungsi atau pemakaian. Jas almamater biasanya bermodel single breasted dengan satu atau dua kancing. Namun begitu, ada pula beberapa almamater yang menggunakan double breasted.

Secara fungsi, jas almamater memiliki fungsi khusus sebagai perlambang identitas almamater dari seseorang. Maka dari itulah, jas almamater biasanya memiliki warna tertentu, berbeda-beda antara satu kampus dengan kampus lain—meskipun tentu ada beberapa kampus yang “terpaksa” menggunakan warna sama, berhubung warna jumlahnya terbatas sedangkan kampus banyak sekali. Beberapa warna bahkan sudah identik dengan kampus tertentu; jas almamater kuning misalnya, sudah identik sebagai perlambang kampus Universitas Indonesia.

Jas almamater biasa dipakai dalam acara-acara formal ataupun nonformal di dalam lingkup akademik, misalnya seminar ilmiah atau acara kampus lainnya. Di luar lingkup kampus, biasanya jas almamater digunakan ketika sivitas akademika suatu kampus berkunjung ke lembaga/instansi tertentu dalam rangka kegiatan akademik. Jas almamater bisa digunakan oleh mahasiswa atau akademisi (dosen, dekan, atau rektor).

Kalau kamu lagi cari jas almamater, kunjungi saja Bukalapak dengan cara klik link ini ya!

7. Blazer

Blazer (Copy)

Blazer adalah nama untuk pakaian luar sejenis jas yang biasanya digunakan oleh perempuan. Meskipun begitu, blazer sebenarnya tidak identik dengan busana perempuan karena blazer memang bisa dipakai oleh perempuan maupun laki-laki.

Bentuk dasar blazer mirip dengan jas. Pemakaiannya pun begitu, digunakan sebagai pakaian terluar. Namun begitu, model dan penggunaan blazer lebih kasual dan santai ketimbang jas. Beberapa model dan bahan blazer mungkin masih bisa membuat blazer berkesan formal. Namun begitu, blazer berbahan kulit, wol, atau lace, tentu punya suasana pemakaian yang lebih tepat.

Ciri lain dari blazer yang membedakannya dari jas biasa adalah jenis kain yang bisa digunakan sebagai bahan. Jika jas biasa menggunakan kain-kain yang tebal, berserat besar, dan umumnya mahal, kain untuk bahan blazer bisa berbagai macam. Mulai dari katun, linen, wol, satin, sutra, corduroy, sampai kulit dan lace bisa digunakan sebagai bahan blazer.

Kalau kamu lagi cari blazer yang oke, kunjungi Bukalapak dengan cara klik link ini yuk!

8. Frock Coat

Frock Coat (Copy)

Jas jenis  frock coat adalah jas yang bentuknya paling antik di antara jenis jas lainnya. Jas yang memiliki model klasik ini biasa digunakan sebagai outer yang bisa digunakan dalam beberapa kegiatan formal. Ingin punya jas model ini? Cari saja di Bukalapak dengan cara klik link ini yuk.

9. Overcoat

Overcoat (Copy)

Meskipun tidak sepopuler jas biasa, overcoat adalah salah satu jenis jas yang bergaya busana lama yang masih digunakan sampai sekarang. Di Indonesia sendiri, overcoat bukanlah jenis yang populer. Sangat jarang sekali Anda temukan orang Indonesia menggunakan jas overcoat karena memang overcoat tidak cocok digunakan di iklim tropis yang udaranya panas seperti Indonesia.

Seperti namanya, overcoat yang berarti ‘jaket yang kelewatan (panjangnya)’, adalah sejenis jas yang ukurannya lebih besar daripada jas biasa. Besarnya ukuran overcoat karena ukuran lipatan dadanya yang memanjang sampai melampaui lutut. Oleh karena itu, overcoat juga sering disebut great coat.

Ukurannya yang besar bermanfaat untuk menjaga tubuh agar tetap hangat selama musim dingin. Maka dari itu, overcoat hanya cocok di negara-negara beriklim empat musim yang memiliki musim dingin. Namun begitu, di Indonesia sebenarnya overcoat bisa saja digunakan di tempat-tempat yang memang sangat dingin seperti di puncak gunung.

Namun begitu, jika Anda sengaja ke gunung hanya untuk menggunakan overcoat yang ada malah salah kostum karena biasanya orang ke puncak gunung mengenakan pakaian khusus untuk hiking. Lagi cari overcoat yang bagus? ke Bukalapak aja yuk dengan cara klik link ini.

Demikianlah sepuluh jenis model jas dan peruntukannya. Adakah jenis model yang terlupakan? Kalau ada, jangan lupa tambahkan di kolom komentar!

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Baca Juga

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *