Kamini.id / Pomade / 9 Jenis Pomade Terbaik untuk Styling Rambut Pria dan Wanita

9 Jenis Pomade Terbaik untuk Styling Rambut Pria dan Wanita

Ditulis oleh - Diperbaharui 6 Juni 2019

Terkadang keramas saja tidak cukup. Orang-orang melakukan penataan pada rambut mereka agar nampak lebih menarik. Dan itu membutuhkan alat styling yang tepat, seperti pomade misalnya. Walaupun sangat populer di kalangan pria, pomade bisa juga dipakai oleh wanita, terutama yang model rambutnya pendek atau ingin bergaya wet look.

Bentuk pomade yang paling terkenal pasti gel, lalu formulanya oil-based atau water-based. Padahal jenis pomade ada lebih dari itu! Setiap bentuk pomade memiliki tekstur, formula, dan hasil yang berbeda-beda. Kamini akan membantu Anda mengetahui apa sajakah jenis pomade yang ada di pasaran. Tapi, sebelumnya, sudah tahu apa itu pomade?

Pomade biasanya dibuat dari minyak mineral. Produk ini dirancang untuk menata rambut. Pomade paling cocok dipadukan dengan gaya rambut necis yang disisir rapi. Pomade yang bagus tidak akan membuat rambut jadi kering, keras atau krispi. Dan, Anda dapat menata rambut menggunakan pomade kapan pun sepanjang hari, bukan cuma sekali pada saat sebelum beraktivitas saja. Nah, sekarang kita langsung bahas saja macam-macam pomade, yuk!

1. Gel

murrays-la-em-strait_grande

Semua pomade memiliki karakteristik hold (daya tahan/cengkraman) dan shine (daya kilau) yang berbeda-beda, mulai dari light (ringan) sampai strong (kuat). Jadi, jangan ditanyakan lagi kenapa ada pomade yang holdnya ringan dan ada juga yang kuat, padahal jenis pomadenya sama.

Pertama-tama mari bahas pomade gel, karena jenis pomade inilah yang paling populer. Gel rambut merupakan produk penataan rambut yang paling umum digunakan pria. Rasanya sah-sah saja mengatakan setiap pria telah mencoba pakai gel rambut. Makanya, ketika pomade gel hadir, para pria pun berbondong-bondong beralih menggunakannya. Pomade wax akan memberikan tatanan rambut yang tidak akan bergerak sepanjang hari.

Akan tetapi, ada hal yang perlu Anda perhatikan juga. Pasalnya pomade wax bukanlah produk yang sempurna, dia memiliki kelemahan juga. Beberapa diantaranya adalah pengelupasan atau residu akibat menggerakkan jari-jari Anda melalui rambut yang sudah diberi pomade.

Lalu, bisa juga terjadi pengeringan yang berlebihan dan kerusakan rambut karena jenis alkohol yang digunakan di dalam pomade gel yang berguna untuk membuat pomade mengering setelah diaplikasikan.

2. Wax

Daimon Barber NO.3 Wax Pomade Wax

Selanjutnya, mari bahas pomade wax. Pomade wax bisa digunakan untuk berbagai gaya rambut, mulai dari bed-head look, rambut spikey, hingga gaya yang lebih terstruktur dan tertata rapi. Pomade wax dapat memberikan hasil akhir yang mengkilap atau matte, jadi kembali lagi pada brand dan varian pomade yang Anda miliki. Pomade wax lebih cocok untuk rambut lurus dan rambut sedikit bergelombang, soalnya pomade ini cenderung menggumpal pada rambut keriting.

Jika pomade gel biasanya mengeraskan rambut, sehingga tidak bisa ditata ulang kalau tatanannya rusak, sangat terbalik dengan pomade wax. Soalnya, pomade wax lebih lentur dari pomade gel, sehingga memungkinkan penataan/pembenahan ulang kalau rambut Anda miring-miring sedikit. Jika dibandingkan lagi, pomade wax lebih tinggi kilaunya daripada daya tahannya,

3. Cream

ACUMEN™ Nourishing Cream Pomade

Ya, pomade juga ada yang berupa krim. Pomade cream berguna untuk menambah kilau alami dan mengontrol rambut Anda. Produk ini sangat ideal untuk rambut tebal, kasar, dan keriting, karena pomade cream pada umumnya mengandung bahan pelembab seperti minyak alami atau asam amino sutra.

Pomade krim akan memberikan kelenturan dan kekuatan sekaligus. Jadi, pomade ini akan menjinakkan rambut yang sulit diatur, tapi tidak akan mengeraskan rambut seperti yang dilakukan pomade wax dan gel. Tapi, jangan harap Anda bisa bergaya ducktail, spikey, dan gaya rambut lainnya yang membutuhkan kekakuan rambut. Soalnya, pomade krim memiliki kekuatan hold hampir nol.

Jadi, pomade cream lebih bertindak sebagai lotion pengkondisi yang cocok untuk rambut kering, tebal, kasar, dan keriting. Anda bisa menggunakan pomade krim sebagai produk pre-styling karena dapat menambahkan kilau dan kelembutan pada rambut Anda.

4. Clay

Saturdays NYC Clay Pomade

Pomade clay merupakan jenis pomade yang lebih lengket yang cenderung memiliki daya tahan lebih kuat. Pomade clay membuat rambut Anda terasa lebih penuh karena ada efek penambah volume. Walaupun begitu, biasanya pomade clay berformula ringan, sehingga mudah diserap ke dalam rambut tanpa meninggalkan residu.

Pomade ini berkekuatan hold tinggi dan kilau rendah. Jadi, hasil akhirnya matte, ya. Paling cocok untuk gaya rambut bervolume tanpa membuat rambut terasa berat. Menggunakan pomade clay menawarkan beberapa manfaat, diantaranya adalah dapat mengeluarkan kotoran dari rambut karena sifat alami tanah liat adalah membersihkan. Lalu, pomade clay juga tidak akan mengeringkan rambut karena mengandung minyak alami.

Pomade clay kaya akan kandungan mineral dan nutrisi, sehingga dapat menata sekaligus memelihara rambut + kulit kepala Anda. Pomade clay mampu mengontrol frizzy hair, cocok buat rambut keriting dan yang rambutnya panjang. Clay memberi rambut Anda daya tahan tinggi dengan hasil akhir matte dan semi-matte.

5. Paste

Standard Issue Paste Pomade

Pernah mendengar paste pomade? Secara umum, paste pomade memiliki konsistensi yang lebih tebal daripada pomade kebanyakan. Terinspirasi dari hair paste yang serbaguna, pomade paste juga bisa digunakan untuk hampir semua gaya rambut.

Pomade ini biasanya berbasis air, jadi lebih mudah larut ketika keramas. Saat diaplikasikan, pomade ini tidak akan langsung mengering, melainkan mengering seiring berjalannya waktu. Kekuatannya cukup tinggi.

6. Mousse

R+Co Aircraft Pomade Mousse

* sumber: poshmark.com

Cewek-cewek biasanya yang lebih familiar dengan mousse. Tapi, pernahkah Anda mencoba pomade mousse? Ya, produk ini ada. Jika Anda memiliki rambut yang lepek dan tipis, produk ini paling tepat buat Anda, karena bisa menambahkan volume rambut secara signifikan.

Pomade mousse dirancang untuk menambah cengkraman yang ringan dan kilau pada rambut. Teksturnya berupa foam. Produk ini akan melapisi setiap helai rambut dengan bahan kimia bernama polimer, menghasilkan tampilan rambut yang lebih penuh.

Walaupun nampaknya lebih familiar dengan wanita, pomade mousse bisa Anda pertimbangkan karena produk ini dapat menebalkan rambut botak di atas dan di depan yang mana paling sering dialami pria.

7. Herbal

naokeidoe creations herbal pomade

Produk ini masih jarang, makanya jangan sedih kalau Anda kesulitan menemukannya di pasaran. Herbal pomade, sesuai judulnya, mengandung bahan-bahan alami (kebanyakan herbal), jadinya lebih sehat dibandingkan pomade-pomade lainnya.

Pomade ini mirip dengan serum rambut herbal, karena mengandung banyak nutrisi baik rambut dari bahan alami seperti black seed oil, essential oil blend, rosemary oil, dan lain-lain. Sehingga pomade herbal dapat digunakan sebagai produk penataan rambut dan juga perawatan rambut.

8. Oil-based Pomade

Oil Based Pomade – Suavecito

Nah, semua jenis pomade yang sudah Kamini bahas di atas akan dipisah lagi ke dalam dua kategori, yaitu oil-based dan water-based. Oil-based pomade terbuat dari grease atau petroleum (minyak bumi), makanya harganya agak lebih murah dibandingkan dengan pomade berbasis air.

Kekurangan oil-based pomade adalah, ketika dibilas, maka minyak alami di rambut Anda juga akan ikut terangkat. Pomade berbasis minyak juga cenderung menyumbat pori-pori di kulit kepala, menghasilkan penumpukan kotoran dan jerawat yang tentunya tidak diinginkan siapa saja.

9. Water-based Pomade

Detroit Grooming Co. Water Based Pomade

Terakhir, ada water-based pomade. memberikan hold dan kilau yang serupa dengan pomade berbahan dasar minyak, tetapi mudah dibersihkan dengan air. Pomade berbahan dasar air mungkin tidak memberikan hold sekuat pomade berbahan dasar minyak. Namun, kelebihan water-based pomade adalah mampu mempertahankan fleksibilitas dan dapat ditata kembali pada siang hari.

Ya, itulah macam-macam pomade yang ada di pasaran versi Kamini. Ketika membeli pomade, hal yang perlu Anda perhatikan adalah bahan dasarnya, water atau oil-based. Lalu tipe pomade apa yang Anda butuhkan, apa itu wax, clay, atau mungkin mousse. Tingkat hold dan shine juga sebaiknya diperhitungkan. Jenis pomade apa yang paling “Anda banget”?

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar