Mata Buram di Usia Muda? Inilah 6 Kebiasaan yang Picu Gangguan Mata
Sumber: mDi era serba digital seperti sekarang, sepertinya mata menjadi salah satu bagian tubuh yang paling aktif bekerja. Mulai dari scroll media sosial, kerjad di depan laptop atau komputer, sampai binge watching, semuanya melibatkan mata. Sayangnya, banyak juga yang belum menyadari kalau kebiasaan sehari-hari memiliki dampak besar terhadap kesehatan mata.
Bukan sekadar membuat mata jadi buram, tapi dapat meningkatkan risiko gangguan serius seperti katarak. Kondisi yang membuat lensa mata yang seharusnya jernih menjadi keruh dan membuat pengelihatan jadi berkabut. Mata katarak Tidak hanya orang tua atau lanjut usia saja, anak muda seperti kita pun memiliki risiko yang sama.
Untuk menghindarinya, Kamini akan spill beberapa kebiasaan yang picu gangguan mata di bawah ini. Let’s check this out!
1. Terlalu Lama Menatap Layar
Jujur deh, siapa yang tidak bisa melepaskan matanya dari gadget? Bangun tidur niatnya mau cek pesan yang masuk atau lihat kalender kerja, tapi berakhir dengan scrolling. Siang sampai sore lanjut bekerja di depan laptop, dan diperjalanan pulang hingga tidur lagi mata fookus menatap layar handphone karena keasikan scrolling.
Terlalu lama menatap layar dapat membuat mata cepat lelah, terasa kering, atau bahkan buram. Ini dikenal dengan nama digital eye strain. Coba deh kurangin intensitas memakai gadget, misalnya dengan mengatur skema 20-20-20. Setiap 20 menit, alihkan pandangan ke objek sejauh 20 kaki selama 20 detik, ini disebut sebagai “healing time” untuk mata, lho!
2. Memakai Lensa kontak Sembarangan
Lensa kontak memang praktis, bahkan ada beberapa orang yang memakai lensa kontak dengan tujuan gaya atau biar makin pede. Tapi kalau terlalu sering memakai lensa kontak dengan durasi yang cukup lama, mata akan cepat lelah. Apalagi jika kebersihannya tidak dijaga dengan baik, bisa-bisa mata jadi iritasi dan infeksi.
Memakai lensa kontak untuk sehari-hari sebenarnya tidak masalah, selama kamu aware dengan kebersihannya. Bagaimana pun, lensa kontak ini menempel langsung di mata kita dan risiko terburuknya semakin memperparah kerusakan mata hingga ke kornea.
3. Sering Skip Pakai Kacamata Hitam
Siapa bilang kalau pakai kacamata hitam itu cuma untuk gaya-gayaan? Ternyata, kacamata hitam punya fungsi penting untuk menjaga kesehatan mata. Paparan sinar UV berlebihan bisa mempercepat kerusakan mata dan meningkatkan risiko terkena katarak.
Maka dari itu, Kaminiers jangan pernah lupa untuk memakai kacamata hitam saat bepergian keluar rumah atau beraktivitas outdoor. Mata yang awalnya merasa terganggu karena paparan sinar matahari bisa lebih rileks dan bebas juga dari debu.
4. Gaya Hidup Kurang Sehat
Masih sering begadang sampai pagi demi nonton drama Korea atau China favorit atau pola makan yang nggak seimbang? Siapa sangka, ternyata dua kebiasaan ini sangat berpengaruh pada kesehatan mata. Pasalnya, mata membutuhkan nutrisi seperti vitamin A, C, dan antioksidan supaya tetap optimal.
Selain itu, kebiasaan seperti merokok juga dapat mempercepat risiko gangguan mata serius. Sebelumnya juga Kamini sudah ingatkan, mata yang terlalu lama berhadapan dengan gadjet bisa membuat mata cepat lelah. Ditambah dengan pola tidur dan makan yang buruk, kondisi mata akan semakin buruk.
5. Membaca Sambil Rebahan
Belakangan ini membaca buku seperti novel atau majalah sedang trend dikalangan anak muda. Membaca buku juga terasa lebih santai, apalagi kalau sambil tiduran. Tapi jangan salah, ternyata posisi yang enjoyable ini justru membuat mata harus bekerja lebih keras. Posisi yang tidak ideal ini membuat fokus mata terganggu dan bisa menyebabkan kelelahan.
Kalau sering dilakukan, kebiasaan ini bisa memperburuk kualitas pengelihatan. Jadi bukan kebiasaan suka membaca buku yang salah, melainkan bagaimana cara kamu membaca buku tersebut yang salah.
6. Pencahayaan yang Tidak Tepat
Pencahayaan yang terlalu redup membuat mata harus bekerja lebih keras untuk menangkap detail, sehingga mudah terasa tegang dan cepat lelah. Sebaliknya, cahaya yang terlalu terang atau menyilaukan juga bisa mengganggu kenyamanan karena memaksa mata beradaptasi secara berlebihan.
Agar tetap nyaman, gunakan pencahayaan yang cukup dan seimbang saat beraktivitas, terutama saat membaca atau bekerja di depan layar. Dengan pencahayaan yang tepat, mata dapat bekerja lebih optimal dan risiko kelelahan pun bisa diminimalkan.
Menjaga kesehatan mata sebenarnya nggak ribet, tapi butuh konsistensi. Mulai dari hal kecil seperti istirahat dari layar, menjaga pola hidup, sampai melindungi mata dari paparan sinar matahari.
Ingat, mata adalah investasi jangka panjang. Jangan tunggu sampai bermasalah baru peduli. Lebih baik mulai sekarang, supaya tetap bisa menikmati dunia dengan jelas di masa depan.

