Tak Selalu Buruk, Inilah Keuntungan Dijodohkan Orangtua

Ditulis oleh Desi Puji Lestari - Diperbaharui 13 Agustus 2021

Bagi sebagian orang, menikah ada di urutan ke sekian dari daftar hal yang ingin dilakukan. Apalagi jika kamu sudah sibuk dengan karir dan semakin nyaman dengan kemandirian. Hasilnya mencari pacar atau menjajaki pendekatan dengan seseorang bukan prioritas dan hal darurat yang harus dilakukan. 

Ketika pada akhirnya kamu merasa menemukan orang yang tepat, hal lain yang harus dihadapi adalah restu keluarga. Beruntung jika kedua orangtua dan keluarga besar merasa cocok dan merestui, jika tidak? Ini akan jadi masalah lain yang membuatmu mungkin semakin kehilangan minat pada sebuah hubungan bahkan pernikahan.

Apalagi jika keluarga besar, diwakili oleh orangtua, justru memilih untuk melakukan perjodohan. Baru mendengar rencananya saja kamu mungkin sudah tidak berselera dan berpikir ini bukan zamannya. Belum lagi perasaan sentimental lain seperti merasa dianggap tak mampu mencari pendamping sendiri. 

Namun, jika mau sedikit meluaskan pandangan, kamu bisa saja menemukan hal baik dari perjodohan. Siapa yang bisa menjamin bahwa pendamping pilihan sendiri akan membawamu pada kehidupan rumah tangga yang bahagia? Siapa tahu dari perjodohan tersebut kamu justru bertemu dengan orang yang sebenarnya kamu butuhkan.

Lalu apa saja keuntungan dijodohkan orangtua yang bisa dipertimbangkan untuk menyetujui rencana itu? Berikut adalah jawabannya!

1. Tidak Perlu Repot Mencari

keuntungan dijodohkan orangtua_Tidak Perlu Repot Mencari

Bagi kamu yang sibuk, mencari seseorang yang baru lalu mengatur jadwal dan melalui masa-masa pengenalan dari awal serta menyesuaikan diri lagi untuk ke sekian kalinya terasa tidak praktis. Ada waktu yang diinvestasikan guna melakukannya, sehingga daripada disibukkan dengan hal semacam itu, lebih dipakai untuk melakukan pekerjaan yang menumpuk.

Namun, ketika dijodohkan, kamu tak perlu repot mencari orang baru. Bagi beberapa cerita, jadwal pertemuan pun sudah ditetapkan orangtua sehingga kamu hanya perlu mengikutinya. Lagipula kadang-kadang kamu tak usah sibuk menyesuaikan jadwal bertemu karena biasanya mereka yang akan menyesuaikan jadwal denganmu.      

Dengan menyetujui perjodohan, setidaknya, kamu bisa menggunakan waktu yang dihabiskan untuk mencari orang baru untuk bekerja dan menyelesaikan urusan pribadi. Kamu bisa ‘loncat’ ke tahap yang lebih lanjut, yaitu perkenalan. 

2. Dipilihkan yang Terbaik

keuntungan dijodohkan orangtua_Dipilihkan yang Terbaik

Orangtua mana pun rasanya hanya ingin memilihkan apa pun yang terbaik untuk anaknya. Saat kecil kamu terbiasa dipilihkan sekolah terbaik, makanan terbaik, fasilitas terbaik, baju dengan bahan terbaik, hingga pola asuh terbaik. Tidak ada yang perlu diragukan dari niatan orangtua untuk selalu memberikan hal-hal paling baik bagi kita. Setuju?

Maka untuk perkara memilih pasangan pun mereka pasti akan memilih yang paling baik untukmu. Baik agamanya, baik sikapnya, latar belakangnya, baik latar belakang keluarganya, dan baik pekerjaannya. Kriteria tersebut pasti sudah dipikirkan oleh orangtua secara matang sebelum memutuskan menjodohkannya denganmu. 

Ketika mencari pasangan seorang diri, kamu harus meluangkan waktu untuk mencari dan memastikan hal-hal tersebut. Belum lagi kadang-kadang jatuh cinta bisa membuat penilaian jadi kabur dan subjektif. Tak jarang kamu mengesampingkan tanda-tanda bahaya karena sudah terlanjur jatuh cinta.

3. Langsung Dekat dengan Calon Mertua

keuntungan dijodohkan orangtua_Langsung Dekat dengan Calon Mertua

Sosok pasangan yang dipilih orang tua dalam perjodohan biasanya adalah anak dari sahabatnya, anak dari teman baiknya atau rekan kerjanya. Itu berarti calon mertuamu adalah orang yang sudah dikenal baik oleh kedua orangtua.

Dengan statusnya yang demikian, hubunganmu bersama calon mertua bisa langsung dekat. Tak ada lagi keraguan atau hal-hal mengganjal mengenai siapa keluarga calon pasangan kita sebenarnya. 

Selayaknya dianggap anak sendiri, calon mertua juga pasti akan memperlakukanmu dengan baik, tidak akan canggung apalagi bersikap buruk. Ketakutan kalau-kalau mendapat mertua yang tidak sejalan hampir tak ada.

Keuntungan seperti ini bisa jadi sulit didapatkan saat mencari pasangan sendiri karena kamu harus saling mengenal dengan keluarga besarnya dari nol.

4. Dijamin Mendapat Restu Orangtua

keuntungan dijodohkan orangtua_Dijamin Mendapat Restu Orangtua

Jatuh cinta dan merasa menemukan sosok yang tepat sebagai pendamping hidup adalah sebuah anugerah, tapi tanpa restu orangtua, seindah apa pun hubungan dijalani, rasanya tak ada keberkahan. Drama-drama yang menyedihkan seperti itu tidak akan kamu temukan dalam perjodohan, karena secara otomatis restu orangtua sudah di tangan.

Mendapat izin dan dukungan dari orang terdekat merupakan hadiah yang membuat hubungan terasa semakin sempurna. Kamu bisa membagi kebahagiaan yang dirasakan dengan orang-orang terkasih. Makna kebahagiaan jadi lebih terasa karena keluarga besar juga ikut merasakannya. 

5. Membahagiakan Orangtua

keuntungan dijodohkan orangtua_Membahagiakan Orangtua

Sebagai seorang anak, kita tentu ingin membahagiakan orangtua menggunakan cara apa pun. Membelikan mereka barang-barang yang diinginkan, mengajak jalan-jalan dan lain sebagainya. Namun, kebahagiaan orangtua sebenarnya terletak pada kebahagiaanmu juga. Ketika kamu tak kunjung punya pasangan, orangtua akan menganggap kebahagiaanmu kurang lengkap.

Oleh karena itu, desakan untuk segera menikah atau setidaknya punya pasangan kerap dilontarkan. Saat kamu tak kunjung membawa seseorang ke rumah dan dikenalkan sebagai kekasih, tidak heran jika mereka berinisiatif menjodohkanmu. Dengan perjodohan mereka bisa merasa tenang dan bahagia karena mengetahui kamu sudah ada yang menjaga.

Sebagai anak, kamu tentu ingin melihat kedua orangtua bahagia, bukan? Menerima perjodohan adalah salah satu caranya. Niatkan hal ini sebagai bentuk baktimu pada orangtua, maka percayalah hal baik akan datang kemudian.

6. Cerita yang Patut Dikenang

keuntungan dijodohkan orangtua_Cerita yang Patut Dikenang

Pertemuan pertama dengan seseorang yang dijodohkan keluarga akan jadi cerita yang patut dikenang. Kamu akhirnya bisa bertemu dengan seseorang yang selama ini hanya dilihat dari foto. Hal-hal baik tentangnya yang selama ini lebih banyak kamu dengar melalui cerita orang-orang akhirnya juga bisa kamu buktikan sendiri.

Perasaan semacam itu akan jadi cerita menarik yang patut dikenang. Di sisi lain, kamu seperti sudah mengenalnya, tapi disisi satu lagi dia adalah orang baru yang pasti punya sisi-sisi mengejutkan. Ini merupakan satu lagi keuntungan dijodohkan orangtua yang bisa kamu rasakan. 

7. Jika Gagal Tak Sakit Hati

keuntungan dijodohkan orangtua_Jika Gagal Tak Sakit Hati

Keuntungan dijodohkan orangtua selanjutnya yaitu tak ada perasaan sakit hati ketika hasil perjodohan ternyata tidak baik dan harus gagal di tengah jalan. Berbeda saat kamu memilih pasangan secara mandiri, ketika putus atau gagal, sakit hatinya pasti terasa memberatkan. 

Tidak punya perasaan berarti terhadap sosok yang dijodohkan keluarga besar membuatmu tak terlalu memikirkannya. Ketika akhirnya merasa belum berjodoh pun, hatimu tidak akan terluka oleh harapan dan rencana-rencana yang sudah dibuat.

8. Lucunya Merasakan Cinta yang Tumbuh Perlahan

keuntungan dijodohkan orangtua_Lucunya Merasakan Cinta yang Tumbuh Perlahan

Tidak ada yang bisa menebak jalan takdir. Di awal kamu bisa saja menolak perjodohan, cenderung tidak peduli bahkan sampai benci, tapi di pertengahan, setelah semakin mengenal calon pasangan, rasa kagum dan cinta bukan mustahil dapat hadir pelan-pelan. Perasaan yang tumbuh semacam ini di sisi lain terasa lucu dan asing, di sisi lainnya menyenangkan.

Dapat merasakan jatuh cinta pada seseorang secara tidak terduga menjadi keuntungan dijodohkan orangtua yang tidak pernah kamu perkirakan. Sesuai pepatah Jawa yang berbunyi, “Witing tresno jalaran soko kulino”, cinta antara dirimu dan dia bisa hadir setelah terbiasa. 

Beberapa keuntungan dijodohkan orangtua yang sudah dijabarkan di atas, hanya bisa dirasakan ketika kamu terbuka menerimanya. Selama masih berkeras dan menolak, hal-hal positif seperti ini tidak akan mampu menyentuhmu. Bagaimana? Dengan mengetahui beberapa keuntungan ini, masihkah kamu menolak perjodohan?

ARTIKEL
PRODUK
BRAND
© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram