Kamini.id / Perawatan Mata / Inilah 10 Macam Bentuk Mata yang Wajib Kamu Ketahui

Inilah 10 Macam Bentuk Mata yang Wajib Kamu Ketahui

Ditulis oleh - Diperbaharui 6 Juni 2019

Kesalahan yang sering orang lakukan adalah meniru eye makeupbeauty guru dari YouTube, mengaplikasikannya sama persis, lalu kecewa karena hasilnya tidak sama. Mungkin saja skill Anda yang belum sepadan, tapi bisa juga karena bentuk mata Anda tidak sama dengan bentuk mata beauty vlogger tersebut. Bukan berarti Anda tidak bisa berdandan yang sama seperti orang lain, tapi sesuaikan dengan bentuk mata masing-masing.

Anda dan siapa pun juga sama-sama bisa terlihat cantik dengan smoky eyes, cat eyeliner, dan 3D false lashes. Tapi, mungkin Anda perlu merubah sedikit volume bulu mata, gradasi warna, dan panjang garis eyeliner dan sesuaikan dengan bentuk mata Anda sendiri. Pada kesempatan kali ini, Kamini akan mengajak Anda mengetahui macam-macam bentuk mata dan bagaimana cara menegaskannya dengan makeup.

1. Almond Eyes

* sumber: lushmakeupideas.info

Pertama ada bentuk mata almond. Sama seperti wajah oval, almond shape eyes dianggap sebagai bentuk paling serbaguna untuk tampilan apa pun juga. Jika bagian atas dan bawah iris mata Anda ditutupi oleh kelopak mata atas dan bawah, maka Anda memiliki mata almond.

Bentuk mata almond simetris sempurna dengan sudut luar (ekor mata) yang sedikit terangkat. Kalau penjelasan tadi memusingkan, bayangkan saja bentuk almond. Jika mata Anda mirip seperti itu, maka mata Anda berbentuk almond.

Untuk menonjolkan mata almond, pilihlah eyeliner dengan konsistensi yang lebih creamy seperti eyeliner cream atau gel. Karena mata almond merupakan yang paling simetris di antara bentuk-bentuk mata lainnya, bentuk mata ini dapat dipakaikan bentuk eyeliner apa pun juga.

Tapi, teknik yang paling mudah untuk mengaplikasikan eyeliner adalah dengan mengikuti bentuk alami mata. Ikuti jejak garis bulu mata Anda sebelum mencorengnya dengan eyeliner untuk hasil yang lembut. Lalu, bangun ketebalan dari sepertiga area ekor mata ke arah luar.

2. Round Eyes

* sumber: bodasyweddings.com

Round eyes a.k.a mata bulat. Cara mengindentifikasi mata bundar adalah dengan memperhatikan, apakah warna putih di bagian bawah iris mata Anda terlihat saat Anda menatap lurus ke depan atau tidak. Indikator lainnya adalah Anda pasti dapat melihat lipatan kelopak mata dengan jelas saat mata Anda terbuka.

Untuk membuat mata bundar terlihat lebih cerah, pilihlah eye makeup yang memanjang agar bentuk mata Anda tidak terlihat terlalu bundar. Bermainlah dengan sayap eyeliner yang panjang. Pastikan garis eyeliner lebih tipis di sudut dalam dan lebih tebal pada ekor mata dan sisi terluar mata.

3. Downturned Eyes

Downturned eyes adalah mata sayu. Anda merasa mata turun tapi tidak yakin apakah itu termasuk mata sayu? Begini saja. Gambar garis horizontal dalam imajinasi Anda melewati tengah-tengah mata. Apabila sudut luar mata menurun atau lebih rendah dari garis horizontal tak kasat mata tadi, maka bentuk mata Anda termasuk downturned. Atau mudahnya kalau mata Anda terlihat sedih, berarti mata Anda sayu, hehe.

Untuk menonjolkan mata sayu, gunakan eyeliner pensil. Gambar secara tipis cat-eye (eyeliner yang sayapnya tidak terlalu panjang tapi tidak terlalu pendek juga) dengan eyeliner pensil tersebut. jentikkan ujung wing eyeliner ke arah pelipis Anda untuk membuat sedikit pengangkatan di sudut luar mata Anda. Jadinya mata Anda yang tadinya menurun akan terlihat sedikit menaik.

Ketika membubuhkan eyeshadow jangan terlalu menumpuk di ekor mata. Jangan menggambarnya terlalu lebar dan panjang melebihi bentuk alami mata Anda, apalagi kalau menurun. Sebelum menempelkan fake lashes, ukur terlebih dahulu agar tidak terlalu panjang. Potong ujung ekor false lashes jika diperlukan. Pemasangannya juga perlu diperhatikan, jangan mengikuti bentuk kelopak mata tapi dibuat agak menaik. Tidak apa-apa tidak menempel sempurna dengan garis bulu mata juga, ya.

Menggambar wings (ekor eyeliner) tetap pendek juga membantu tampilan riasan mata agar tetap terlihat walaupun Anda tersenyum. Dan, jangan menggambar eyeliner di lower lash line (garis bulu mata bawah) karena nanti mata Anda akan terlihat semakin turun dan mengecil karena “terperangkap” dengan eyeliner atas bawah. Kalau mau juga gambarnya tipis saja atau jangan semua, cukup di area terluar mata saja.

4. Upturned Eyes

Upturned Eyes

* sumber: www.elle.com

Kebalikan dari downturned, ada upturned. Akan cukup sulit menentukan apakah mata Anda upturned atau almond, karena upturned memiliki bentuk mata yang klasik yaitu almond, tapi dengan ekor mata yang agak menaik. Ciri-ciri upturned eyes adalah lebih menitik beratkan pada lower lid (pelupuk/kelopak mata bawah) dan lower lid terlihat lebih panjang juga.

Untuk meratakan proporsi mata bagian atas dan bawah, terapkan eyeshadow gelap atau pensil eyeliner warna gelap juga di sepanjang sudut mata bawah luar untuk menurunkan efek mata yang terangkat. Lalu, selalu baurkan eyeshadow atau pakai pensil eyeliner warna gelap ke sepanjang bottom lash line (garis bulu mata bawah) agar mata terlihat “berat” di bawah.

5. Wide-Set Eyes

Perkumpulan mata belo mana suaranya? Kali ini Kamini akan membahas tentang wide-set eyes alias mata lebar. Ciri-ciri wide-set eyes adalah jarak lebar antar satu mata ke mala lainnya lebih dari ukuran satu lebar bola mata. Untuk membuat mata lebar nampak mendekat, bingkai garis bulu mata bagian atas dan bawah Anda dengan eyeliner hitam, sedekat mungkin dengan saluran air mata bagian dalam.

Lalu sikat bulu mata bagian atas dan bawah Anda ke arah hidung. Gunakan sikat bulu mata kecil untuk bulu mata bagian bawah jika Anda merasa kesulitan. Pulas eyeshadow dengan fokus pada sudut dalam (yang dekat hidung) garis bulu mata atas dan bawah Anda. Dan, minimalkan produk apa pun yang diterapkan pada sudut luar mata untuk membantu menciptakan lebih banyak keseimbangan pada mata dan menarik fokus ke dalam area mata.

6. Small Eyes

Mata kecil berbeda dengan mata sipit, ya. Mata kecil dapat diidentifikasikan dengan cukup mudah. Pokoknya jika mata Anda kelihatan lebih kecil dibandingkan fitur lainnya pada wajah Anda, berarti mata Anda kecil. Ciri-ciri lainnya adalah jarak antara ujung bulu mata dan tulang alis Anda pendek.

Para pemilik mata kecil sebaiknya memilih warna eyeshadow yang lebih terang atau yang berona metalik yang memantulkan cahaya seperti emas dan silver. Karena warna-warna eyeshadow ini akan membuat mata Anda terlihat lebih cerah. Dan lewati penggunaan eyeliner pada garis bulu mata bawah, yang dapat semakin mengecilkan bentuk mata Anda.

7. Big Eyes

Kebalikan dari small eyes adalah big eyes. Jika small eyes berarti matanya berukuran sangat kecil dibandingkan fitur-fitur lainnya pada wajah seperti hidung dan mulut, big eyes justru proporsi matanya lebih besar dibandingkan fitur wajah lainnya.

Berbahagialah para pemilik mata besar! Karena bentuk mata ini bisa dipakaikan eyeliner bentuk sebesar dan gaya apapun juga. Anda dapat bereksperimen dengan tampilan yang lebih tidak konvensional, seperti double-winged eyeliner (sayap ganda).

Mata besar sebaiknya tidak menggunakan eyeshadow dengan warna-warna ngejreng karena bisa membuat mata terlihat semakin besar. Pakai eyeshadow tipis-tipis saja, tapi eyeliner-nya buat setegas mungkin. Fungsinya adalah membuat mata terlihat seperti almond.

8. Hooded Eyes

Menggunakan makeup mata memang paling memakan waktu. Membutuhkan teknik yang sepadan untuk menciptakan riasan mata yang cantik dan pas buat bentuk mata (juga bentuk muka). Setiap bentuk mata memiliki kesulitan masing-masing untuk diaplikasikan makeup. Tapi, itu semua tidak ada apa-apanya dibandingkan mengaplikasikan eye products pada hooded eyes (kelopak mata yang masuk).

Hooded eyes sering dibilang juga sebagai swollen eyes atau deep-set eyes. Kelopak mata yang “berkerudung” ini disebabkan oleh kelebihan kulit di bawah tulang alis yang terlipat di atas kelopak mata Anda. Sehingga kelopak mata Anda tidak akan terlihat banyak, itu pun kalau ada kelopak matanya karena sebagian besar akan tertutup kulit yang “bengkak”.

Meskipun terasa tidak ada gunanya menerapkan eyeshadow, ada banyak trik mudah yang dapat Anda lakukan. Jika Anda memiliki kelopak mata swollen, penting untuk memahami light dan shade. Light adalah area di kelopak mata dan warna eyeshadow terang untuk menyorot dan eyeshadow berwarna mid-tone & gelap untuk mempertegas area kelopak mata yang disorot.

Aplikasikan eyeliner dengan lebih tebal ke sudut luar. Pastikan liner sedekat mungkin dengan bulu mata Anda, ya! Dan, kenapa harus tebal? Karena garis yang tipis dan sederhana dapat hilang dengan mudah ketika mata Anda terbuka, soalnya kelopak mata Anda sedikit, kan. Tapi, jangan membuat eyeliner yang over juga karena nantinya mata Anda terlihat kecil. Setelah menggambar “pola” eyeliner, tebalkan dengan mata terbuka karena nanti hasilnya akan berbeda dengan saat mata tertutup.

9. Close-set Eyes

* sumber: stylecaster.com

Ada deep-set eyes dan ada juga close-set eyes. Jika deep-set eyes merupakan mata yang menjorok ke dalam, close-set eyes adalah mata yang terlihat berhimpitan. Jika jarak antara kedua sudut mata kurang dari lebar salah satu mata Anda, maka mata Anda termasuk bentuk close-set eyes.

Memiliki close-set eyes atau mata yang tertutup sebenarnya bukan problem besar. Tapi, bisa jadi masalah jika Anda mencari kesempurnaan, karena close-set eyes memiliki proporsi yang tidak seimbang di wajah.

Orang-orang dengan close-set eyes pasti bermimpi memiliki mata yang lebih lebar atau setidaknya agak berjauhan satu sama lain. Untuk membuat mata terlihat lebih lebar, cukur alis Anda dengan bentuk melengkung (bukan lurus seperti gaya makeup Korea). Memanjangkan ekor alis saat digambar pun dapat menarik mata jadi terlihat lebih lebar.

Gunakan warna eyeshadow yang berbeda dalam satu waktu. Pakai warna eyeshadow yang lebih terang pada inner corner, dan warna yang lebih gelap pada outer corner-nya. Warna eyeshadow yang terang akan menciptakan ilusi jarak yang lebih jauh antara mata Anda, sedangkan sudut luar yang gelap akan memberi mata Anda definisi.

10. Protruding Eyes

* sumber: www.charlottaeve.com

Protruding eyes disebut juga sebagai prominent atau bulging eyes yang sama-sama bermakna mata yang menonjol. Banyak orang yang tidak percaya diri memiliki mata menonjol, padahal semua sama-sama indah dan cantik.

Protruding eyes tampak cukup besar dan bulat. Sehingga, ketika menggunakan riasan, Anda sebaiknya menyeimbangkannya dengan memainkan warna eyeshadow supaya mata tampak kecil. Dan, membuat mata terlihat sedikit lebih lebar (lebih berbentuk almond) juga.

Yang penting adalah Anda harus membuatnya sedekat mungkin dengan garis tepi dan bahkan ke garis air. Tapi, jangan membawa eyeshadow terlalu rendah pada lash line bawah. Dengan cara ini, riasan mata akan memberikan postur pada mata dan tidak menekankan kantung mata yang secara alami protruding eyes miliki.

Gunakan eyeshadow yang agak tinggi karena kelopak mata Anda cenderung menutup. Jika eyeshadow terlalu rendah maka akan habis “dilahap” kelopak mata yang melipat. Lalu, bawa eyeshadow ke sudut luar (cat-eye look) juga untuk membuat efek mata seperti bentuk almond.

Mata bisa juga diidentifikasikan menjadi monolid (lipatan kelopak mata hanya satu) dan double eyelid (lipatan kelopak mata ada dua). Tapi, setiap bentuk mata ada yang memiliki salah satu dari jenis itu atau bahkan keduanya, misalnya small eyes ada yang dengan double eyelid maupun monolid. Tapi, ada pula yang campuran seperti sebelah monolid dan sebelah double eyelid. Jadi, tidak akan kami bahas lebih dalam mengenai lipatan kelopak mata.

Cara tercepat untuk menentukan bentuk mata Anda adalah dengan membayangkan garis horizontal melintasi kedua mata Anda (saat Anda sedang tanpa makeup). Jika sedang tidak bisa berimajinasi, Anda dapat menggunakan penggaris panjang atau seutas tali untuk membantu melihat garis horizontal. Bentuk mata apakah yang Anda miliki?

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar