Ditulis oleh - Diperbaharui 11 Maret 2019

Jerawat sering dianggap sebagai suatu hal yang mengganggu. Keberadaannya dinilai sebagai sesuatu yang bisa membuat penampilan jadi tidak maksimal. Terkadang, jerawat tidak bisa hilang meskipun kita sudah memakai krim anti-jerawat. Kalau sudah begini, pasti kita akan menjadi sebal dan berusaha mencari cara untuk menutupi jerawat tersebut.

Tahukah kamu jika jerawat terdiri dari beberapa jenis? Beda jenis jerawat, beda pula cara merawatnya. Kalau kamu sudah mencoba berbagai produk jerawat tapi jerawatmu tak kunjung hilang, bisa jadi produk yang kamu pakai tidak sesuai dengan jenis jerawatmu.

Nah, agar kamu bisa mencari cara terbaik untuk menangani jerawat, Kamini akan mengajakmu mengenal jenis-jenis jerawat nih. Langsung disimak, ya!

7 Jenis-jenis Jerawat

1. Whitehead

Whitehead

* sumber: www.proactiv.com

Whitehead sering kita kenal sebagai komedo putih. Tampilan whitehead menyerupai jerawat kecil yang di bagian tengahnya terdapat gumpalan bulat putih. Whitehead terbentuk ketika minyak dan sel kulit mati menyumbat pori-pori.

Ketika melihat whitehead biasanya orang akan merasa gemas dan ingin segera memencetnya. Namun, memencet komedo putih bukan cara penanganan yang tepat karena hal tersebut dapat membuat bakteri penyebab jerawat jadi tersebar ke area kulit lainnya.

Cara merawat whitehead adalah menjaga area kulit di sekitarnya selalu bersih dan bebas minyak. Dalam beberapa minggu whitehead akan hilang dengan sendirinya.

2. Blackhead

Blackhead

* sumber: www.healthline.com

Ada whitehead, ada pula blackhead. Keduanya sama-sama jenis jerawat komedo. Yang membedakan tentu saja warnanya. Jika whitehead cenderung berwarna putih karena tertutup lapisan kulit, ketika komedo terbuka dan muncul permukaan maka minyak bereaksi dengan udara di sekitar sehingga warna komedo jadi gelap atau menghitam.

Pada umumnya, sebagian besar orang pasti berusaha memencet blackhead agar tampilan kulitnya lebih bersih. Namun, ini bukan cara yang tepat karena bisa menyebabkan pori-pori semakin membesar dan mudah tersumbat.

Cara terbaik untuk merawat blackhead adalah memakai retinol yang dijual bebas di apotek. Retinol akan mendorong pergantian sel kulit serta mencegah minyak maupun sel kulit mati menyumbat pori-pori. Selain retinol, bisa juga mengangkat komedo hitam ini dengan produk sejenis pore pack atau peel-off mask.

3. Jerawat Kistik

Jerawat Kistik

* sumber: www.dream.co.id

Kemunculan jerawat kistik sering membuat resah orang yang mengalaminya. Pasalnya, jenis jerawat yang satu ini sangat sulit diatasi oleh obat jerawat biasanya. Hal tersebut dikarenakan jerawat kistik berbeda dengan jerawat biasa. Jerawat ini terbentuk di bawah jaringan kulit. Dilihat dari luar, jerawat ini nampak seperti bisul kemerahan yang di tengahnya terdapat cairan nanah.

Jangan pernah berusaha memencet jerawat ini karena tindakan tersebut hanya akan membuat iritasi dan jerawat berdarah. Kalau sudah luka, jerawat kistik ini akan meninggalkan bekas atau cekung yang mampu bertahan pada kulitmu selama berbulan-bulan hingga tahunan.

Cara penanganan jerawat kistik adalah mengompresnya dengan es batu yang sudah dibungkus dengan handuk. Sesudah itu, hindari menyentuh jerawat kistik, apalagi dengan tangan kotor. Selanjutnya, apabila kamu ingin segera mengatasi jerawat ini, konsultasikan masalah jerawat kistik ke dokter spesialis kulit. Jangan berusaha mencari pengobatan sendiri karena jerawat kistik tergolong jenis jerawat yang parah.

4. Papula

Papula

* sumber: lifestyle.kompas.com

Yang satu ini adalah jenis jerawat yang disebabkan karena komedo yang mengalami iritasi, lalu membengkak menjadi papula. Rasa sakit langsung terasa ketika papula tersentuh. Meskipun demikian, papula tidak berisi nanah.

Lantas, bagaimana cara mengatasi jerawat jenis papula? Pertama, kamu wajib menghindari produk yang bisa mengeringkan kulitmu. Kedua, pakailah krim kortison dan jangan lupa mengompres jerawat papula dengan es batu yang dibungkus handuk.

5. Pustula

Pustula

* sumber: lifestyle.kompas.com

Sama seperti papula, pustula ini juga merupakan jenis jerawat yang disebabkan karena peradangan komedo. Umumnya, jerawat ini akan muncul dengan dasar kemerahan dan bagian tengah berwarna putih yang berisi nanah. Menyentuh jerawat pustula akan menyebabkan rasa nyeri.

Apakah boleh memencet jerawat pustula? Boleh saja, asalkan kamu menggunakan peralatan atau tangan yang bersih. Pencet secara perlahan untuk mengeluarkan nanahnya, setelah itu tuangkan obat antiseptik ke kapas dan gunakan kapas tersebut untuk mengompres jerawat pustula yang baru dipencet.

Apabila kamu tidak ingin memencet jerawat pustula, cukup gunakan produk yang mengandung salicylic acid untuk membersihkan dan merawat wajah. Lama kelamaan jerawat ini akan mengempis dan memudar dengan sendirinya.

6. Jerawat Nodul

Jerawat Nodul

* sumber: medium.com

Sama dengan jerawat kistik, jerawat nodul ini juga sulit diatasi dengan perawatan biasa. Jerawat ini terbentuk di bawah kulit, lalu berubah menjadi komedo yang meradang dan terasa keras. Nodul akan terasa sakit bila disentuh. Setelah mengempis, jerawat ini akan meninggalkan bekas luka berwarna gelap atau kemerahan.

Terkadang kamu membutuhkan bantuan dari dokter spesialis kulit untuk mengatasi jerawat nodul karena jerawat ini tidak bisa diatasi dengan cara sembarangan. Pengobatan yang tepat akan mengurangi risiko jaringan parut yang ditinggalkan oleh bekas jerawat ini.

7. Jerawat Conglobata

Jerawat Conglobata

Jangan anggap remeh jerawat conglobata karena ini merupakan jenis jerawat hormonal yang tampilannya berupa jerawat nodul dalam jumlah banyak. Penyebab jerawat batu jenis ini bermacam-macam, mulai kelebihan hormon testosteron, autoimun, dan penggunaan obat-obat steroid.

Yang membuat tampilan jerawat conglobata ini sangat mengerikan adalah bentuknya yang seperti jerawat nodul tetapi antar benjolan saling terhubung. Mirisnya, jerawat ini tidak hanya terdapat pada wajah saja, tetapi bisa juga di area punggung, dada, lengan, hingga ke leher.

Mengingat jerawat conglobata adalah jenis jerawat yang cukup parah, langkah pertama untuk mengatasi jerawat ini adalah tidak menyentuh jerawat dengan tangan yang kotor. Jika jerawat terdapat di bagian tubuh lain selain wajah, jagalah kebersihan tubuh dan pakaian yang dikenakan. Selain itu, gunakan produk yang mengandung tea tree atau salicylic acid.

Apabila jerawat conglobata tidak kunjung hilang dalam jangka waktu lama, pertimbangkan untuk berkonsultasi terhadap dokter spesialis kulit. Jangan berusaha mengatasi jerawat ini dengan cara memencetnya karena tindakan tersebut akan memperparah kondisi jerawat.

Tips Mengatasi Jerawat Berdasarkan Tingkat Keparahan

Tips Mengatasi Jerawat

* sumber: www.cosmopolitan.com

Perbedaan jenis jerawat ini membuat kita harus memilih perawatan  yang tepat sesuai dengan tingkat keparahan jerawat. Setelah kamu berhasil mengenal jenis jerawat yang kamu alami, cobalah mengikuti tips merawat jerawat sesuai dengan tingkat keparahannya berikut ini.

  • Jerawat Ringan

Jerawat ringan bisa berupa whitehead, blackhead, papula, dan pustula. Jenis jerawat ringan bisa diatasi dengan krim jerawat biasa yang banyak dijual bebas. Bahkan, penggunaan produk berbahan salicylic acid atau sulfur akan mempercepat penyembuhan jerawat ringan.

  • Jerawat Sedang

Yang termasuk dalam kategori jerawat sedang mengarah ke parah adalah whitehead, blackhead, dan papula yang tak kunjung hilang meskipun sudah dirawat dengan prosedur penanganan jerawat ringan. Nodul juga tergolong jenis jerawat dengan tingkat keparahan yang sedang.

Konsultasikan ke dokter untuk mengatasi jenis jerawat ini. Umumnya, dokter akan meresepkan antibiotik sampai benzoil peroksida yang dioleskan langsung di jerawatnya.

  • Jerawat Parah

Jerawat kistik dan conglobata adalah jenis jerawat dengan tingkat keparahan yang sangat tinggi. Untuk mengatasi jerawat ini, sangat disarankan untuk berkonsultasi ke dokter spesialis kulit. Selain antibiotik, dokter akan meresepkan obat yang lebih keras dan harus dikonsumsi di bawah pengawasan dokter.

Dengan mengenal jenis-jenis jerawat ini, kamu jadi bisa memilih cara penanganan yang tepat. Jangan tunggu jerawat jadi semakin besar atau meninggalkan bekas, segera kenali jenis jerawatmu dan lakukan perawatan terbaik untuk menghilangkannya.