Buat Hubungan Semakin Berkualitas, Ini 6 Manfaat Pillow Talk

Ditulis oleh Desi Puji Lestari

Mempertahankan hubungan yang harmonis bersama pasangan tentu membutuhkan usaha. Komunikasi dua arah yang sehat hingga dapat merasa saling terhubung dan intim tidak tercipta begitu saja. Semua perlu melalui usaha yang dilakukan olehmu dan juga pasangan.

Salah satu cara untuk membuat hubungan kalian semakin erat yaitu pillow talk. Istilah yang sudah tak asing di kalangan orang dewasa ini merupakan bentuk upaya paling dekat dan sederhana yang bisa dilakukan pasangan demi kelangsungan hubungan mereka. Kamini akan menjelaskan apa itu pillow talk secara terperinci di bawah ini.

Apa Itu Pillow Talk?

Pillow Talk

Pillow talk mengacu pada percakapan intim yang dilakukan suami istri. Mengapa disebut pillow talk, karena perbincangan ini terjadi di atas ranjang. Biasanya, pillow talk dilakukan sambil berbaring, cuddling atau sehabis melakukan hubungan badan.

Namun, pillow talk juga bisa dilakukan tanpa ada kaitannya dengan aktivitas seksual sama sekali. Hanya bicara dari hati ke hati, terbuka, mendengarkan dan bisa jadi tanpa kontak mata.

Kamu hanya mendengar dan merasakan emosi dari suara pasangan tanpa menatap matanya, sehingga kamu dan pasangan bisa berbicara lebih bebas tanpa 'terganggu' oleh isyarat bersifat non-verbal dari pasangan.

Manfaat Pillow Talk

Manfaat Pillow Talk

Menurut terapis pernikahan, Alisa Ruby Bash, komunikasi yang dilakukan sambil berpelukan di ranjang memiliki koneksi yang penuh kasih dan tulus. Karena, percakapan antar pasangan menjadi relatif lebih dalam. Sayangnya, tidak semua pasangan terbiasa melakukan ini.

Sebagian merasa canggung karena tak terbiasa bicara secara terbuka. Akan tetapi, semoga beberapa manfaat pillow talk di bawah ini dapat membuat pasangan yang tadinya merasa awkward mau berusaha untuk lebih open. Nah, apa saja manfaat yang dimaksud?

1. Dapat Mengurangi Rasa Cemas

kekasih

Manfaat pillow talk yang pertama adalah dapat mengurangi rasa cemas pada kamu dan pasangan. Setelah bicara secara terbuka dan saling mendengarkan dalam keadaan penuh kasih, kamu akan merasa tenang karena sudah menceritakan banyak hal. Baik kejadian yang terjadi di sepanjang hari, atau cerita soal kepenatan dan rahasia yang tak pernah dibicarakan sebelumnya.

Kebiasaan melakukan pillow talk dapat menciptakan pikiran yang positif. Manfaat jangka panjangnya, kamu dan pasangan akan merasa jauh lebih lega secara emosional. Setelah ber-pillow talk, segala macam kecemasan karena memendam rahasia atau perasaan kesal pun hilang sebab semuanya sudah tersampaikan.

2. Lebih Menghargai Sebuah Hubungan

hubungan

Manfaat pillow talk selanjutnya ini tak bisa dianggap sepele, lho. Rupanya, kegiatan ini dapat membuat pasangan lebih menghargai sebuah hubungan. Komunikasi yang dilakukan di tempat tidur membuat kamu dan pasangan semakin merasa terhubung sehingga akan lebih menghargai relationship yang dijalani.

Walau pillow talk hanya berlangsung selama beberapa menit, komunikasi antara kamu dan pasangan yang dilakukan di tempat tidur benar-benar akan membuat tenang. Perasaan-perasaan yang akan muncul pun hanya soal kasih sayang, cinta dan rasa syukur terhadap hubungan itu sendiri.

3. Membuat Pasangan Jadi Lebih Terbuka

Membuat Pasangan Jadi Lebih Terbuka

Bahan obrolan yang dibawa pada pillow talk biasanya seputar hubungan, entah yang bersifat intim seperti aktivitas ranjang atau kehidupan pernikahan yang sudah dijalani selama ini yang belum pernah dicurahkan pada siapa pun. Diawali dengan keterbukaan salah satunya, pasangan akan 'terpancing' untuk lebih terbuka juga.

Pada akhirnya, kalian akan saling terbuka terhadap apapun yang berkaitan dengan isi hati atau isi kepala kepada masing-masing. Kamu jadi lebih mengenal serta mengetahui bagaimana sesungguhnya pasanganmu, dan begitu pula sebaliknya.

4. Saling Menghargai Satu Sama Lain

pasangan

Selain dapat membuat pasangan lebih menghargai satu hubungan, kegiatan ini juga bisa menumbuhkan rasa saling menghargai di antara kalian. Bagaimana pun, sebagai suami istri, berbagai kegiatan sehari-hari dapat membuat kalian sibuk masing-masing. Tak jarang sampai tempat tidur pun yang dipikirkan hanya pekerjaan, bukan?

Nah! Momen ini adalah cara yang bisa diandalkan untuk membuat kamu dan pasangan kembali menghargai satu sama lain, bersyukur sudah saling memiliki dan tak saling meninggalkan dalam keadaan apapun. Saling bercerita tentang banyak hal, hingga memberikan pujian di akhir percakapan, akan berdampak baik pada hubungan dan diri kalian sebagai pasangan.

5. Tidur Jadi Lebih Nyenyak

tidur Jadi Lebih Nyenyak

Sulit tidur biasanya disebabkan karena banyak faktor. Salah satunya terlalu banyak pikiran. Ketika berhasil tidur pun bisa jadi tidak nyenyak. Otak masih terus berpikir, karena belum benar-benar beristirahat sepenuhnya. Jika sudah begini, alih-alih minum obat tidur, sebaiknya agendakan pillow talk dengan pasangan.

Kamu butuh mengeluarkan apa-apa yang memenuhi kepala, dan orang terbaik untuk mendengarnya adalah pasangan. Sebab, dia merupakan orang yang kamu percaya dan cintai. Kamu akan merasa bebas bercerita tentang apapun padanya.

Dan, siapa tahu dia juga sedang butuh bercerita dan didengarkan, bukan? Setelah pillow talk dan berhasil mengeluarkan beban di pikiran, tidur bisa jadi lebih nyenyak, deh!

6. Hubungan yang Lebih Memuaskan

Hubungan yang Lebih Memuaskan

Saat rutin melakukan pillow talk, kamu dan pasangan akan menjadi semakin dekat secara emosional. Sesederhana merasa lebih didengar dalam kehidupan sehari-hari akan membuat kalian semakin percaya dan puas terhadap satu sama lain.

Perbincangan yang intim tanpa gangguan apapun ini sangat ampuh untuk meningkatkan kualitas hubungan. Sambil rebahan bersama, komunikasi yang dilakukan, mendekatkan diri secara fisik, juga mencium aroma tubuh pasangan, bisa menjadi terapi tersendiri yang berdampak baik bagi rumah tanggamu. Intinya, pillow talk dapat memberikan efek berbeda dari sekadar mengobrol biasa.

Jangan Bicarakan Ini Saat Pillow Talk!

Pillow Talk 3

Beberapa manfaat pillow talk yang disebutkan di atas dapat diperoleh jika kamu dan pasangan melakukannya dengan benar. Pasalnya, ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat pillow talk, terutama bahan obrolan yang kalian pilih.

Bagaimana pun, bicara secara terbuka bukan berarti  tidak memikirkan perasaan pasangan! Kamu tetap harus memilih mana topik yang sekiranya bisa berakhir menyenangkan dan mana yang tidak. Sekurang-kurangnya, ada tiga topik pembicaraan yang sebaiknya dihindari saat pillow talk. Apa sajakah itu?

1. Obrolan yang Membuat Pasangan Rendah Diri

Obrolan yang Membuat Pasangan Rendah Diri

Kamu mungkin berpikir bahwa pillow talk adalah saat yang tepat untuk mengeluhkan penampilannya, mengeluhkan kemampuannya saat berhubungan di ranjang, atau keluhan yang lain. Padahal, topik pembicaraan seperti itu hanya akan membuat pasangan merasa rendah diri.

Jika kamu mengeluhkan hal itu hanya untuk memberi tahu pasangan mengenai kelemahan dan kekurangannya, pasanganmu bisa merasa terluka secara emosional. Jadi, sebaiknya urungkan saja, ya. Kecuali kamu sertakan masukan sebagai wujud perhatian. Cara menyampaikannya pun dengan baik-baik dan beri contoh atau pandangan terkait kondisinya.

2. Jangan Ungkit Masalah

Jangan Ungkit Masalah

Rumah tangga mana pun pasti punya masalah: keuangan, pekerjaan, hubungan dengan mertua atau sebagainya. Hanya saja, saat pillow talk sebaiknya hindari membicarakan hal-hal tersebut. Topik itu akan merusak suasana yang sudah dibangun dan merusak mood pasangan.

Nikmati waktu intim berdua dengan membicarakan hal yang indah-indah tentang rencana masa depan, harapan, atau kembali bernostalgia mengingat momen-momen kebersamaan kalian. Topik sejenis itu akan lebih cocok dibanding masalah keuangan, apalagi jika keadaan keuangan sedang tidak baik.

3. Tahan untuk Tidak Minta Sesuatu

Tahan untuk Tidak Minta Sesuatu

Hal lain yang harus dihindari saat pillow talk adalah hindari untuk meminta sesuatu. Pasangan akan berpikir bahwa kamu sedang merayu dan memanfaatkan momen terlemahnya, sehingga dia bisa merasa dimanipulasi. Perasaan semacam itu sebaiknya dihindari saat mengobrol berdua di atas ranjang.

Jika ingin meminta sesuatu, lakukan di lain kesempatan. Lagi pula, pasangan pasti akan mengerti jika yang kamu inginkan benar-benar dibutuhkan. Tidak lucu, kan, saat asyik berbincang lebih dalam, kamu mendengar pasangan meminta tas, dompet atau sepatu?

Demikian beberapa manfaat pillow talk dan informasi lain yang terkait dengan 'ritual' tersebut. Pada dasarnya, setiap pasangan membutuhkan komunikasi yang berkualitas untuk menjaga hubungan tetap awet. Salah satu bentuk komunikasi yang dimaksud adalah pillow talk. Ingin mencobanya bersama pasangan?

ARTIKEL
PRODUK
BRAND
© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram