Ajak Prilly Latuconsina ke Rumah Masa Kecil, Omara Esteghlal Ungkap Harapan Jadi Keluarga

Kamini.id – Momen penuh nostalgia datang dari aktor Omara Esteghlal yang membagikan kisah harunya saat harus berpisah dengan rumah masa kecilnya. Rumah yang terletak di kawasan Jakarta Selatan itu selama ini menjadi tempat ia tumbuh besar bersama mendiang kakek dan nenek tercinta, Akung dan Ati.
Dalam unggahannya, Omara menuliskan bahwa rumah tersebut bukan sekadar tempat singgah. Ia menghabiskan banyak hari di sana saat kecil karena kedua orang tuanya bekerja, sementara ia harus mengikuti berbagai les sepulang sekolah.
“Ada masanya aku menghabiskan lebih banyak waktu di rumah Martimbang dibanding rumahku,” tulis Omara mengenang.
Setiap sudut rumah itu, menurut Omara, menyimpan jejak masa kecilnya—dari bermain karcis tol dengan Akung hingga melihat kakeknya menikmati sore di teras rumah. Ia juga mengenang bagaimana neneknya, Ati, selalu membawa tawa dan kehangatan ke dalam rumah itu.
Namun, waktu akhirnya membawa perubahan. Setelah Akung dan Ati tiada, rumah itu tak lagi ditempati. Beberapa tahun kemudian, tanahnya berpindah tangan dan rumah penuh kenangan tersebut harus dirubuhkan.
Sebelum pembongkaran dilakukan, keluarga besar Kartiyoso berkumpul untuk berfoto bersama, mengabadikan momen terakhir di rumah yang menjadi saksi perjalanan hidup mereka.
“Foto-foto ini untuk mengenang rumah ini terakhir kalinya, serta mengenang Akung, Ati, dan Oom Ari,” tulis Omara.
Yang membuat momen ini semakin hangat adalah kehadiran kekasih Omara, Prilly Latuconsina. Omara mengajak Prilly ikut berfoto bersama keluarga besarnya. Dalam caption-nya, Omara menyisipkan harapan manis mengenai masa depan hubungannya dengan sang kekasih.
“Aku sangat bersyukur karena Prilly bisa ikut… semoga kelak ia bisa ikut menjadi keluarga,” ungkap Omara.
Ungkapan penuh cinta dan harapan itu langsung membuat warganet baper. Banyak yang mendoakan hubungan Omara dan Prilly agar langgeng dan benar-benar berlabuh ke jenjang yang lebih serius.
Kaminiers, siapa yang ikut terhanyut baca curhatan Omara ini? Rumah boleh hilang, tapi kenangannya tetap hidup selamanya.
