Logo Kamini

Anak Tak Pernah Tanya Ayahnya, Aura Kasih Akui Eryck Amaral Tak Beri Nafkah

Ditulis oleh Kamini.id
Anak Tak Pernah Tanya Ayahnya, Aura Kasih Akui Eryck Amaral Tak Beri Nafkah_
Sumber gambar: Instagram/@aurakasih

Kamini.id – Aura Kasih kembali menjadi perhatian publik setelah hadir di Pengadilan Agama Jakarta Selatan pada Selasa (9/12). Setelah menyelesaikan proses perwalian anak, penyanyi sekaligus aktris itu mendapat pertanyaan mengenai nafkah dari mantan suaminya, Eryck Amaral—pertanyaan yang akhirnya dijawab secara jujur dan blak-blakan.

Tanpa menutupi apa pun, Aura Kasih menegaskan bahwa sejak awal ia menanggung seluruh kebutuhan putri semata wayangnya seorang diri. Ia tidak pernah menerima nafkah anak dari Eryck.

“Nafkah? Ya kebetulan karena mungkin saya ada rezeki lebih, ya semuanya saya tanggung,” ujar Aura.

Aura mengungkap bahwa ia sudah lama tidak berkomunikasi dengan Eryck Amaral. Sesekali ia masih berhubungan dengan keluarga mantan suaminya, namun hubungannya dengan Eryck sendiri sudah terputus cukup lama.

Meski demikian, putrinya, Bella, hampir tidak pernah menanyakan sosok ayahnya. Aura menjelaskan bahwa Bella sudah tidak bertemu Eryck sejak usia 8 bulan, sehingga wajar jika anaknya tidak memiliki memori kedekatan.

“Jarang banget (tanya soal Eryck). Dari umur 8 bulan dia nggak pernah tatap muka, jadi nggak tahu kejadiannya seperti apa,” kata Aura.

Menurut Aura, putrinya menjalani hari-harinya dengan santai tanpa rasa kehilangan yang berat. “Alhamdulillah Bella ini mengalir aja, nggak pernah komplain,” tambahnya.

Sebagai ibu, Aura memahami bahwa suatu hari nanti Bella mungkin akan bertanya tentang keberadaan ayahnya. Ia sudah menyiapkan diri untuk memberikan penjelasan yang bijaksana dan sesuai usia ketika waktunya tiba.

“Belum ngerti ya, masih 5 tahun. Mungkin suatu saat kalau dia bertanya, aku harus siapkan jawaban yang lebih wise,” ujar Aura.

Ketika kembali ditanya soal nafkah anak, Aura menegaskan bahwa Eryck memang tidak pernah memberikan dukungan finansial apa pun. Namun, ia memilih untuk tidak mempermasalahkannya.

“Saya nggak minta, dia nggak ngasih, dan saya tidak mempertanyakan,” ucapnya.

Ia mengakui bahwa secara prinsip, memberi nafkah adalah kewajiban seorang ayah. Tapi pada akhirnya, ia memilih menjalani hidup dengan lapang dada, sambil terus bekerja keras demi masa depan Bella.

“Sebenarnya kewajiban ya harus. Namanya juga ayah. Tapi balik lagi, kesediaannya, kemauannya, atau ketersediaannya ada nggak. Jadi mengalir aja. Selama aku masih bisa, ya mungkin dianya nggak mau, nggak punya, atau apa, kita nggak pernah tahu,” tutupnya.

Pernyataan Aura Kasih ini kembali membuka diskusi publik mengenai tanggung jawab orang tua pasca perceraian, termasuk soal peran ganda dan perjuangan banyak ibu tunggal di Indonesia. Bagi banyak orang, cerita Aura menjadi refleksi bahwa kemandirian dan ketulusan seorang orang tua sering kali menjadi kekuatan utama dalam membesarkan anak.

cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram