Logo Kamini

Fuji Ungkap Alasan ke Kelab Malam: “Nyari Teman, Kebetulan Mereka di Situ”

Ditulis oleh Kamini.id
Fuji Ungkap Alasan ke Kelab Malam “Nyari Teman, Kebetulan Mereka di Situ”_
Sumber gambar: Instagram/@fuji.an

Kamini.id – Fujianti Utami kembali jadi perbincangan setelah menanggapi label “anak dugem” yang ramai disematkan warganet kepadanya. Julukan tersebut muncul karena Fuji kerap terlihat menghadiri acara pesta atau sesekali mampir ke kelab malam bersama teman-temannya.

Dalam podcast bersama Raditya Dika yang tayang Kamis (18/12), Fuji mengaku ia mengetahui sebutan itu dari berbagai komentar di media sosial. Namun ia menegaskan bahwa kepergiannya ke tempat hiburan malam bukan karena gaya hidup berlebihan, melainkan sekadar mencari hiburan setelah merasa penat.

“Orang pada bilang party mulu, party mulu… aku tidak membenarkan itu ya, cuma aku penat, aku butuh refreshing,” ujar Fuji.

Meski sering disebut gemar berpesta, Fuji justru mengungkap fakta sebaliknya. Ia mengaku lebih nyaman menghabiskan waktu di rumah jika tidak sedang bekerja atau syuting. Bahkan, ia menyebut dirinya lebih sering berkegiatan di rumah bersama teman terdekat.

“Kalau aku bisa di rumah, ya aku di rumah saja. Aku sering main di rumah kok, atau teman ke rumahku. Aku ke rumah Mba Vio, Kak Er, Kak Ayu,” bebernya.

Fuji menjelaskan bahwa keberadaannya di tempat dugem biasanya bukan karena ingin berpesta, melainkan karena ingin bertemu teman yang kebetulan sedang berada di sana. Ia menegaskan bahwa lingkungan pertemanannya memang sering bekerja hingga malam, sehingga waktu kumpul mereka pun kadang jatuh di tempat hiburan malam.

“Kebetulan mereka di situ. Kebetulan mereka juga lingkupnya sama, kerja sampai malam… jadi kadang ketemunya ya di tempat kayak gitu,” jelas Fuji.

Karena itu, ia merasa heran mengapa label “anak dugem” begitu lekat padanya, padahal kesehariannya lebih banyak dihabiskan di rumah. Fuji menekankan bahwa dirinya jauh dari gambaran selebgram yang gemar berpesta setiap hari.

“Aku sebenarnya di rumah sih. Terserah deh temannya siapa saja, yang penting ada teman di rumah,” tutupnya.

Nama Fuji memang kerap menjadi pusat perhatian publik, baik karena aktivitasnya di dunia hiburan maupun kehidupan pribadinya yang sering disorot warganet. Label “anak dugem” yang sempat viral ini menjadi salah satu contoh bagaimana komentar publik dapat membentuk persepsi yang belum tentu sesuai dengan kenyataan.

Dengan jawabannya yang lugas, Fuji ingin mengingatkan bahwa figur publik juga manusia biasa, yang sesekali membutuhkan hiburan dan ruang untuk bernapas. Ia berharap masyarakat bisa lebih memahami bahwa refreshing tidak selalu identik dengan gaya hidup negatif.

cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram