Kamini.id / Flek Hitam / 10 Penyebab Flek Hitam yang Belum Diketahui Banyak Orang

10 Penyebab Flek Hitam yang Belum Diketahui Banyak Orang

Ditulis oleh - Diperbaharui 10 April 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Apa yang telah Anda ketahui tentang flek hitam? Muncul di pipi karena kulit termakan usia? Benar. Tapi, apakah Anda tahu penyebab lainnya? Pasalnya, flek hitam tidak hanya bisa muncul di area wajah, tapi bisa di seluruh tubuh Anda. Lalu, penyebab munculnya pun bukan cuma karena Anda sudah semakin tua atau karena sering panas-panasan saja.

Flek hitam atau hiperpigmentasi dapat disebabkan oleh penyakit dan juga hal di luar penyakit. Beberapa kasus terjadi karena hormon, efek samping pengonsumsian obat, tato, dan bola lampu, loh! Flek hitam pada umumnya tidak berbahaya, namun ada juga yang bisa menjadi kanker. Flek hitam bisa Anda hilangkan kalau Anda mau. Baca cara-cara menghilangkan flek hitam di sini.

Walaupun namanya flek hitam, warna bintik yang muncul tidak selalu hitam. Ada yang warnanya cokelat tua, cokelat gelap, atau mungkin cokelat kemerahan. Semua tergantung skintone masing-masing orang. Lalu, bentuk bintiknya pun tidak selalu bulat begitu saja. Kadang ada yang berbentuk abstrak, ada yang datar sama seperti kulit, ada yang agak menonjol, dan ada yang sangat menonjol hingga mirip tahi lalat.

Flek hitam dapat muncul di mana saja, namun lebih banyak muncul di area yang terkena paparan sinar matahari paling banyak. Biasanya flek hitam muncul di wajah, punggung tangan, bahu, lengan, punggung, dan kaki. Nah, sekarang apakah Anda ingin tahu penyebab munculnya flek hitam di tubuh? Kamini telah mengumpulkan pemicu munculnya flek hitam yang jarang diketahui orang.

1. Sinar UV

Sinar UV

* sumber: tonic.vice.com

“Pendonor” paling utama untuk flek hitam di kulit adalah sinar UV. Anda pasti sudah tahu kalau di dalam sinar matahari ada UV-nya. Tapi, sinar UV bukan hanya dari matahari saja, loh.

Sinar UV terdapat juga dalam sinar buatan seperti tanning bed. Di Amerika, tanning bed sangat populer karena orang ingin mendapatkan kulit yang agak gelap dengan cara instan. Kalau di Indonesia tentunya benda ini tidak ada karena sinar mataharinya saja sudah terik, cukup membuat kulit kita gosong, hehe.

Untuk orang-orang yang kulit dan rambutnya terang memiliki resiko lebih tinggi untuk terkena flek hitam. Jadi, beruntunglah orang Indonesia yang mayoritas rambutnya gelap serta kulitnya sawo matang dan kuning langsat.

2. Jerawat

Jerawat

* sumber: www.healthline.com

Penyebab flek hitam ke-2 adalah jerawat. Ketika jerawat sudah menghilang, bukan berarti dia menghilang begitu saja, karena dia meninggalkan bekas. Tahukah kenapa? Jerawat itu membuat kulit Anda stres, sehingga memicu produksi melanin. Untuk meminimalisir flek bekas jerawat, sebaiknya Anda langsung mengobati jerawat secepatnya agar kulit Anda tidak sampai iritasi.

3. Scrub Kasar

Scrub Kasar

* sumber: homemadeforelle.com

Anda suka scrubbing? Sebenarnya scrub wajah sangat wajib jika Anda ingin menghilangkan flek hitam. Karena, jika Anda rajin luluran maka sel kulit mati dan kotoran akan terangkat. Jadi, secara berkala flek hitam pun akan berkurang. Namun, sebaiknya Anda memilih scrub yang butirannya lembut. Kenapa?

Jika Anda terlalu sering menggunakan lulur yang kasar, kulit Anda bisa terjadi peradangan. Ketika kulit meradang, maka akan meningkatkan produksi melanin yang mana membuat bintik hitam menjadi lebih parah. Bahkan bisa saja menciptakan flek hitam baru.

4. Facial Hair Removal

Facial Hair Removal

* sumber: geekyget.com

Apakah Anda termasuk orang yang rajin cukur bulu di wajah, baik itu kumis, jenggot, alis, atau bulu di wajah Anda secara keseluruhan? Sebenarnya bulu tipis di wajah Anda bisa dihilangkan dengan krim atau spray penghilang bulu, pinset, atau wax.

Akan tetapi, jika Anda menghilangkan bulu wajah dengan cara mencukurnya langsung tanpa krim, hal ini dapat merusak jaringan rambut serta kulit Anda. Apalagi jika wajah paska cukuran Anda terkena bahan kimia keras, kulit Anda bisa terbakar. Jika sampai begitu, maka kulit Anda bisa terkena paska-inflamasi hiperpigmentasi.

Cara mencegah mincul flek hitam adalah, oleskan hidrokortison pada area yang iritasi. Gunakan pula pembersih wajah yang ringan. Jangan dulu pakai toner, lulur wajah, dan exfoliator yang dapat merusak kulit.

5. Kondisi Kulit

Kondisi Kulit

* sumber: www.olivaclinic.com

Ketika kita menua, wajar jika flek hitam bermunculan, karena kulit sudah tidak memiliki cukup kolagen. Akan tetapi, flek hitam bisa juga muncul karena kondisi kulit tertentu. Bisa karena hiperpigmentasi paska-inflamasi, yaitu perubahan warna kulit setelah lesi inflamasi, seperti jerawat dan penggambaran tato.

Ada pula kondisi riehl’s melanosis, yaitu dermatitis (peradangan pada kulit yang menyebabkan kulit memerah dan gatal) kontak yang disebabkan paparan sinar matahari, dan masih banyak lagi.

6. Hamil

leher hitam kulit gelap flek

* sumber: glowpink.com

Ibu-ibu hamil pasti pernah mengalami area lipatan yang menggelap selama hamil. Namun, kondisi ini lebih sering terjadi di leher. Kalau orang yang tidak mengerti mungkin menyangka Anda malas mandi jadi berdaki. Padahal leher bisa menghitam dengan sendirinya karena hormon semasa hamil.

Ada suatu kondisi yang bernama melasma, yaitu “masker wajah” ketika sedang hamil. Jadi, hampir seluruh wajah Anda menggelap secara tiba-tiba, seperti ada tompel besar atau bintik kecil yang banyak menutupi wajah Anda. Selain itu, ada juga linea nigra, yaitu garis gelap vertikal memanjang yang muncul di tengah perut selama kehamilan.

Ya, semua ini berkaitan dengan hormon. Ketika terjadi peningkatan estrogen di dalam tubuh, bisa diakibatkan selama kehamilan atau karena mengonsumsi pil KB, bercak berlumpur bisa muncul ke permukaan kulit. Jadi, hormon memang yang menciptakan melasma, akan tetapi, melasma itu melebar karena terkena paparan sinar matahari. Jadi, sebaiknya Anda terus memakai sunscreen dengan SPF 30 setiap hari.

7. Penyakit yang Diderita

Penyakit yang Diderita

* sumber: www.merckmanuals.com

Ketika sakit, warna kulit juga bisa berubah jadi menggelap. Flek hitam ini akan muncul terhadap penyakit-penyakit keras, seperti hati, Addison’s disease, hemochromatosis (kelebihan zat besi), dan tumor pituitari.

8. Lampu Bohlam

Lampu Bohlam 

* sumber: www.hammacher.com

Ya, percaya tidak percaya, lampu bohlam juga dapat membuat kulit jadi ada flek hitamnya, loh. Cahaya dari lampu bohlam akan menyebabkan produksi pigmen dengan cara yang sama persis seperti sinar UV. Ngeri, ya?

Jadi, walaupun Anda berada di dalam ruangan pun tetap harus mengaplikasikan sunscreenhuft. Pilihlah tabir surya yang mengandung mineral seng oksida atau titanium dioksida, karena dua mineral tersebut merupakan satu-satunya yang melindungi dari spektrum cahaya penuh.

9. Laptop

laptop Komputer

Satu hal lagi yang membuat tercengang, yaitu PC! Zaman sekarang siapa yang tidak menghabiskan waktunya di depan layar laptop? Anda perlu tahu, kalau kehangatan yang memancar dari laptop Anda dapat menyebabkan bentuk hiperpigmentasi yang disebut erythema ab igne, yang berbentuk bercak-bercak warna seperti jaring yang muncul di paha Anda.

Erythema ab igne dapat muncul ketika Anda terlalu sering dan terlalu lama menyimpan laptop di pangkuan Anda. Jadi, ketika menggunakan laptop sebaiknya pakai alas meja, jangan lupa pakai fan pendingin laptop juga.

10. Bra

Bra

* sumber: www.curvykate.com

Terakhir, flek hitam bisa terjadi akibat bra. Tidak percaya? Kalau bra Anda terlalu kecil atau terlalu ketat, maka pada kulit Anda bisa terjadi diskolorasi. Bra yang ketat akan menggesek kulit, sehingga kulit di area bra pun jadi iritasi. Nah, iritasi itu dapat berubah jadi flek hitam jika dibiarkan terus menerus.

Bagaimana, apakah Anda menyangka kalau benda-benda dan kondisi di atas bisa membuat flek hitam? Selain hal-hal yang sudah dibahas tadi, ternyata ada makanan yang bisa membuat “flek hitam” juga. Adalah buah-buahan sitrus seperti lemon dan jeruk nipis.

Jika Anda sering memercikkan buah-buahan asam menggunakan jari, dan jari Anda terpapar sinar matahari, jari Anda bisa terlihat seperti terbakar dan berubah warna. Semua ini karena aksi fotosintesis yang terjadi  karena zat botani dari sitrus terkena matahari. Unik, ya? Anda tahu hal-hal lainnya yang istimewa yang bisa mengakibatkan flek hitam? Share di bawah, yuk.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ditulis oleh - Diperbaharui 10 April 2020