Kamini.id / Jerawat / Yuk, Kenali Lebih Dalam Seputar 6 Penyebab Jerawat Batu

Yuk, Kenali Lebih Dalam Seputar 6 Penyebab Jerawat Batu

Ditulis oleh - Diperbaharui 9 April 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Beberapa dari kalian pernah mengalami jerawat batu pasti tahu betapa sakitnya jerawat yang satu ini. Jerawat batu merupakan jenis jerawat yang paling sulit ditangani dan butuh waktu lama untuk menyembuhkannya. Sehingga jerawat batu adalah hal yang paling tidak ingin dilihat ketika bercermin. Memangnya apa penyebab dari jerawat batu itu sendiri?

Sebelum kita membahas faktor-faktor yang dapat menyebabkan atau memicu jerawat batu. Kita bahas dulu pengenalan mengenai jerawat batu.

Apa Itu Jerawat Batu?

Penyebab Jerawat Batu

* sumber: www.msn.com

Jerawat batu atau yang sering disebut dengan cystic acne merupakan jenis jerawat yang paling serius. Menurut WebMd, jerawat batu muncul ketika pori-pori penuh dengan minyak berlebih dan sel kulit mati yang menumpuk serta terjadinya infeksi bakteri dalam jaringan kulit. Dan hal itu menyebabkan terjadinya peradangan di jaringan kulit.

Peradangan yang terjadi dalam kulit ini yang menyebabkan munculnya benjolan merah dengan tekstur yang lunak. Benjolan besar ini penuh dengan cairan cysts dari dalam permukaan kulit dan sangat sakit apalagi jika disentuh.

Jerawat batu cenderung muncul di bagian wajah terutama pada area dagu ataupun di tulang rahang. Hal ini dikarenakan pada area tersebut terdapat banyak sebaceous glands atau kelenjar minyak.

Dikarenakan jenis jerawat ini berada di dalam permukaan kulit, jerawat ini sulit untuk diekstraksi. Apabila kamu mencoba muntuk memecahkannya yang ada jerawat akan semakin parah dan menyebar. Renée Rouleau, seorang skincare expert menjelaskan pada laman Teen Vogue bahwa jerawat batu apabila dibiarkan akan bertahan selama 1-4 minggu.

Dr. Ava Shamban juga menjabarkan pada laman Seventeen bahwa jerawat batu jika di biarkan atau tidak ditangani dengan benar akan meninggalkan bekas yang cukup parah. Apalagi jika kamu nekat untuk memecahkannya maka bekas yang ditinggalkan pun akan semakin parah.

Penyebab Jerawat Batu

Jerawat batu adalah “multifactorial” yang artinya terjadi disebabkan dan dipicu  oleh faktor yang beragam. Namun ada beberapa faktor yang paling sering menyebabkan munculnya jerawat batu, diantaranya:

1. Hormon yang Tidak Seimbang

Hormon yang Tidak Seimbang

*

Ketidakseimbangan hormon bisa menjadi penyebab berkembangnya jerawat batu. Hormon yang tidak seimbang akan menstimulasi sebaceous glands atau kelenjar minyak memproduksi minyak berlebih yang akan tersumbat dalam pori-pori. Pori-pori yang tesumbat dan ditambah dengan bakteri yang terperangkap akan terjadi peradangan yang kemudian dapat berkembang biak menjadi jerawat batu.

Ketidakseimbangan hormon ini umumnya terjadi pada remaja. Sedikit banyak menjelaskan mengapa remaja cenderung memiliki jerawat yang cukup parah. Ketidakseimbangan hormon juga bisa terjadi pada orang dewasa baik laki-laki maupun perempuan.

Namun perempuan cenderung lebih sering mengalami ketidakseimbangan hormon dibandingkan pria.  American Academy of Dermatology Association (AAD) menjelaskan bahwa pada wanita perubahan hormon akan terjadi saat sekitar periode menstruasi, kehamilan, menopause, peri-menopause, ketika berhenti atau baru mulai mengonsumsi pil KB, atau pada kondisi yang disebut polycystic ovary syndrome.

2. Makanan

Makanan

Ada kemungkinan bahwa makanan bisa menjadi penyebab tumbuhnya jerawat batu.Dan bisa jadi makanan tersebut adalah makanan yang sering kamu makan. Jadi, cobalah untuk mengurangi konsumsi atau tidak memakan beberapa kelompok makanan. Sehingga kamu bisa melihat kelompok makanan apa yang memberikan reaksi baik maupun buruk pada kulit terutama jerawat kamu.

Contohnya mengurangi atau tidak mengkonsumsi produk olahan susu dalam beberapa waktu. Sebuah penelitian menemukan bahwa konsumsi produk susu memiliki pengaruh pada perkembangan jerawat. Hal ini diperkuat dengan beberapa penelitian yang dirangkum oleh AAD, banyak penelitian yang menemukan hal yang serupa.

AAD juga menjelaskan bahwa alasan mengapa susu dapat memicu jerawat masih tanda tanya. Namun, sebuah hipotesis yang menyebutkan bahwa hormon yang terdapat di susu berperan besar dalam munculnya jerawat.

Tetapi perlu diingat bahwa reaksi setiap orang pada makanan pastilah berbeda. Susu ataupun jenis makanan lainnya bisa menjadi pemicu timbulnya jerawat hingga jerawat batu bagi beberapa orang. Tapi belum tentu hal tersebut terjadi pada kamu. Nah, supaya kamu dapat mengetahui makanan apa yang memperburuk kondisi jerawat kamu, cobalah melakukan eksperimen sendiri.

3. Stres

Stres

Seperti yang sudah banyak orang ketahui stres dapat menjadi salah satu penyebab yang memperparah kondisi kulit salah satunya jerawat batu. Dalam kasus jerawat batu stres bukanlah penyebab utama namun dapat memicu dan memperparah kondisi jerawat.

Michele Green, M.D., seorang dermatologist menjelaskan dalam laman Greatist, ketika stres kulit akan memasang mode “defense”. Mode ini akan menstimulasi peningkatan hormon seperti cortisol, adrenal androgens dan juga neuropeptides sebagai bentuk proteksi diri. Namun, sayangnya hal tersebut dapat meningkatkan produksi minyak berlebih.

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya minyak berlebih dapat menyumbat dalam pori-pori.Lalu jika ditambah dengan terjadinya pertumbuhan bakteria Propionibacterium acnes dalam jumlah yang banyak akan memicu terjadinya inflamasi di dalam jaringan kulit. Dan jika itu semua terjadi maka jerawat batu akan tumbuh.

Melihat adanya jerawat batu pada wajah, memang membuat banyak orang merasa stres. Namun seperti yang sudah dijelaskan diatas, stres justru dapat memperparah kondisi jerawat. Jadi cobalah untuk lebih tenang dalam menangani jerawat ini, gunakan produk yang tepat dan jika perlu kunjungi dermatologist.

4. Genetik

Genetik

Sayangnya jerawat batu dapat diturunkan melalui genetik. Jadi jika anggota keluarga terutama ayah atau ibu kamu pernah mengalami jerawat ini maka ada kemungkinan kamu juga akan mengalaminya. Faktor genetik memang sesuatu yang tidak bisa kamu kontrol namun kamu bisa mengontrol produk skincare yang kamu gunakan dan mengubah kebiasaan yang berpotensi memperparah jerawat kamu.

Pastikan skincare yang kamu gunakan tidak berpotensi menyumbat pori-pori. Lalu, sesuaikan dengan jenis kulit serta skin concern dan jangan mengunakan produk yang harsh untuk kulit. Dan terapkan pola hidup sehat

5. Menggunakan Produk Kecantikan yang Salah

Menggunakan Produk Kecantikan yang Salah

Bustle menjelaskan bahwa penggunaan produk kecantikan yang salah dapat berpotensi memperparah jerawat batu. Pastikan produk kecantikan seperti skincare, makeup dan haircare yang kamu gunakan non-comedogenic dan non-acnegenic Produk-produk tersebut tidak terlalu berpotensi menyumbat pori-pori kamu.

Dan ingat jangan tidur tanpa membersihkan makeup. Sekalipun kamu menggunakan produk non-comedogenic, tidur dengan makeup tetap akan memperparah kondisi jerawat pada wajah kamu dan memicu tumbuhnya jerawat.

6. Terlalu Sering Mencuci Wajah

Terlalu Sering Mencuci Wajah

Pemilik kulit berjerawat dan berminyak cenderung terlalu sering mencuci wajahnya dengan facial cleanser. Banyak dari mereka yang berpikir bahwa dengan seringnya mereka mencuci wajah, minyak dan bakteri pada wajah akan luruh. Namun, hal ini jelas bukanlah solusi.

Terlalu sering membersihkan wajah akan mengikis minyak alami sehingga membuat kulit dehidrasi dan merusak skin barrier. Karena hal tersebut, kelenjar minyak justru akan memproduksi lebih banyak minyak sebagai bentuk proteksi kulit. Sehingga secara tidak langsung dapat memicu munculnya jerawat.

Itu dia beberapa penyebab jerawat batu. Ternyata banyak faktor yang berhubungan dengan lifestyle ya. Jadi untuk mencegahnya cobalah untuk menerapkan gaya hidup sehat serta menjaga pola makan. Lalu, gunakan produk yang mengandung anti-inflammatory dan anti-bacteria. Jika sudah muncul dan produk tersebut tidak bekerja, amannya kunjungi dermatologist agar dapat ditangani langsung oleh profesional.

Apakah kalian ada yang pernah mengalami jerawat batu sebelumnya? Kalo ya, bagaimana cara kalian mengatasinya? Yuk sharing cerita kalian dengan komen dibawah! Cari tahu juga cara mengatasi permasalahan ini dengan membaca cara menghilangkan jerawat batu.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ditulis oleh - Diperbaharui 9 April 2020