Kamini.id / Jerawat / Bingung Apa Penyebab Jerawat di Dagu? Inilah Jawabannya!

Bingung Apa Penyebab Jerawat di Dagu? Inilah Jawabannya!

Ditulis oleh - Diperbaharui 9 April 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Dagu dan daerah T-Zone lain merupakan area pada wajah tempat jerawat sering muncul. Tetapi tak menutup kemungkinan jerawat juga muncul pada area wajah yang lain. Bahkan jerawat juga bisa muncul di bagian tubuh lain seperti punggung. Sebenarnya apa yang membuat jerawat muncul?

Di dalam lapisan kulit manusia, terdapat kelenjar sebaceous yang berfungsi memproduksi minyak untuk melembabkan dan melindungi wajah. Tetapi untuk sampai di permukaan wajah, minyak tersebut harus melewati jalur yang dikenal sebagai pori-pori.

Namun apabila pori-pori tersumbat karena kotoran, sel kulit mati, dan minyak berlebih, akan terjadi pertumbuhan bakteri dan menyebabkan munculnya benjolan yang membengkak yang sering disebut jerawat. Lalu apa yang menyebabkan kotoran, minyak, dan sel kulit mati menyumbat pori-pori?

Jawabannya tentu saja disebabkan oleh banyak faktor. Mulai dari faktor higienitas, reaksi kulit terhadap suatu produk, faktor lingkungan, dan faktor lainnya. Pola hidup juga menjadi salah satu faktor penyebab timbulnya jerawat. Tak terkecuali jerawat pada daerah T-Zone.

Bagi beberapa orang dagu merupakan area pada wajah yang paling banyak menghasilkan minyak. Karena itulah cukup banyak orang yang sering berjerawat di area dagu. Dan bisa dibilang jerawat di dagu adalah jerawat yang cukup mengganggu. Bila kamu rajin membersihkan wajah namun sering memiliki jerawat di daerah dagu, mungkin hal-hal inilah yang menjadi penyebabnya.

1. Hormon

Menstruasi Tidak Teratur

* sumber: hellosehat.com

Wanita sering kali mengalami fluktuasi pada hormon. Hormon-hormon seperti Progesteron, Estrogen, dan Androgen berkaitan erat dengan kemunculan jerawat ini. Terutama bila mestruasi tiba. Fluktuasi hormone tersebut dapat menyebabkan terjadinya jerawat, tak hanya di dagu, namun di bagian wajah lainnya.

Fluktuasi hormon bisa mengantarkan pada produksi sebum yang dapat menyumbat pori-pori dan menyebabkan munculnya jerawat. Bila kamu selalu mengalami kemunculan jerawat di dagu terutama sebelum, selama, atau pun setelah menstruasi, kemungkinan besar disebabkan oleh fluktuasi hormon-hormon tersebut.

2. Kebiasaan Tidur

Membuat Kualitas Tidur yang Lebih Baik

* sumber: www.nps.org.au

Kebiasaan tidur juga bisa menjadi alasan kemunculan jerawat. Terutama bila kamu jarang mengganti sprei. Padahal idealnya, sprei rutin diganti tiap minggu. Hal ini disebabkan karena pada saat kita tidur, kelembapan tubuh kita berubah.

Perubahan kelembapan ini akan menjadi pemicu tumbuhnya bakteri dan jamur baik pada badan maupun pada tempat kamu membaringkan badan. Inilah mengapa terkadang tubuh terasa gatal atau lengket ketika bangun tidur.

Memang tubuh selalu dibersihkan tiap hari lewat mandi, tetapi tidak dengan tempat tidurmu. Tempat tidur yang jarang diganti hanya akan menyebabkan akumulasi jamur dan bakteri. Saat tidur, tanpa sadar kamu juga melakukan gerakan yang membuat wajah menyentuh kasur atau bantal yang telah dipenuhi bakteri tersebut.

Kebiasaan ini akan membuat wajahmu menjadi tak higienis dan memunculkan jerawat. Karena itu untuk menghindarinya, kamu harus rutin mengganti dan mencuci sprei. Usahakan pula tidur terlentang untuk meminimalisir kontak antara wajah dengan kasur.

3. Kebiasaan Makan

Makan Bersama

Makanan adalah salah satu sumber nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh, tak terkecuali oleh kulit. Selain kamu harus menjaga asupan nutrisi, kamu juga harus berhati-hati dengan kebiasaan selama makan. Ketika makan, kamu mungkin sering tanpa sengaja membuat area sekitar bibir dan dagu menjadi dipenuhi minyak atau bahkan sisa dari makanan yang telah dimakan.

Beberapa orang hanya membersihkannya menggunakan tissue dengan cepat. Padahal harusnya area sekitar bibir yang terkena minyak dan sisa makanan tersebut dibersihkan dengan tepat. Bila kamu hanya sekedar membersihkannya dengan tisu, kemungkinan tak semua minyak tersebut terangkat dengan sempurna.

Bila dibiarkan, sisa minyak dan kotoran yang tak disadari masih terdapat di area bibir dan dagu, hanya akan mengantarkan pada jerawat. Karena itu, lebih baik kamu mencuci area bibir dan dagu setelah makan menggunakan sabun pencuci wajah.

4. Produk Skincare atau Makeup yang Salah

Pilihlah Skincare

* sumber: www.freepik.com

Bila karakteristik kulit pipimu berbeda dengan kulit dagu, kamu tidak bisa mengaplikasikan produk skincare yang sama pada kedua area tersebut, lho. Kebanyakan  orang tidak menyadari hal ini dan menggunakan produk skincare atau makeup tanpa memperdulikan perbedaan karakteristik kulit tersebut.

Walaupun berlabel “kombinasi” terkadang produk yang kamu gunakan tak cocok di seluruh bagian wajah. Inilah mungkin yang menjadi alasan kemunculan jerawat pada dagu. Bila kamu menemukan produk yang cocok kamu aplikasikan pada sebagian besar area wajah, tetapi tidak pada bagian dagumu, don’t throw it away!

Kamu tetap bisa menggunakannya, kok. Tapi tentu saja tanpa mengaplikasikannya di daerah dagu. Khusus untuk daerah dagu, kamu bisa menggunakan produk berbeda yang memang cocok untuk area dagumu. Jangan salah lagi, ya!

5. Menyentuh Wajah Sembarangan

Kebiasaan Menyentuh Wajah

Kebiasaan menyentuh wajah sembarangan mungkin menjadi kebiasaan yang sering dilakukan, namun paling tidak disadari. Para dermatologist sangat mewanti-wanti untuk menghindari kebiasaan yang satu ini.

Walau kamu berpikir tanganmu bersih karena tidak kotor atau pun berminyak, tetapi kamu tidak dapat memastikan bahwa benda-benda yang telah disentuh oleh tangan terbebas dari bakteri atau tidak.

Karena itu demi menghindari bakteri yang tak kasatmata lebih baik kamu menghindari kegiatan menyentuh wajah sebelum mencuci tangan. Kebiasaan ini juga dapat menjadi awal mula timbulnya penyakit yang disebabkan oleh bakteri bahkan virus, lho.

5. Menopang Dagu

* sumber: mypathtocitizenship.com

Sama hal nya dengan kebiasaan menyentuh wajah, kebiasaan menopang dagu sembarangan juga memungkinkan area dagu terkena bakteri dari tangan. Walau pun kamu sedang kesal, bosan atau pun mengantuk, hindari kebiasaan menopang dagu sebelum mencuci tangan. Agar semua bakteri dan virus yang terdapat pada tangan tidak mengenai dagu dan menyebabkan jerawat.

7. Keringat

Menggunakan Pakaian yang Menyerap Keringat

Biasanya selesai berolahraga atau melakukan kegiatan yang menghabiskan banyak energi akan menjadikan tubuh dipenuhi keringat dari ujung kepala hingga kaki. Tetapi terkadang karena kelelahan, timbul rasa malas untuk membersihkan tubuh dan lebih memilih untuk tidur atau beristirahat.

Keringat yang diekskresikan oleh tubuh bukan hanya mengandung air, namun juga mengandung minyak yang berasal dari kelenjar sebaceous. Keringat yang bercampur dengan minyak bila tidak segera dibersihkan dapat menyebabkan kulit menjadi lengket dan terlalu lembab. Kondisi kulit seperti ini merupakan medium tumbuhnya bakteri.

Karena itu bila kamu terlalu lama mengabaikan tubuhmu yang berkeringat, akan berbahaya bagi kulit, termasuk kulit di area wajah. Setelah berolahraga atau berkeringat, kamu bisa beristirahat selama 15-20 menit, lalu setelah itu sebaiknya segera pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuh.

8. Stres

Stres

* sumber: www.today.com

Tak hanya siklus menstruasi, stres juga dapat mempengaruhi kerja hormon pada tubuh. Stres dapat menghambat atau pun mempercepat kerja dari hormon dan menyebabkan fluktuasi pada hormon.

Fluktuasi hormon ini bisa memicu terjadinya masalah pada kulit, seperti kulit kering atau pun berjerawat. Bila kamu sedang dalam keadaan stress, segeralah segarkan pikiran dengan melakukan kegiatan yang merupakan stress reliever andalanmu.

9. Pola Diet

 

Tak Perlu Diet Ketat Karena Bakal Tetap Tembem

Banyak ahli yang menyatakan bahwa pola diet yang salah ternyata dapat menyebabkan terjadinya hormone imbalancing. Ketidak seimbangan hormon ini, dapat mengantarkan kita pada masalah kulit salah satunya adalah jerawat.

Menurut salah seorang ahli konsumsi sereal yang manis, roti putih, atau coklat ternyata dapat memperparah jerawat di dagu. Ketika mengonsumsi makanan-makanan tinggi gula dan karbohidrat tersebut, tubuh menghasilkan hormon yang mirip dengan insulin untuk menyerap jumlah karbohidrat yang terlalu tinggi.

Beberapa dari hormone tersebut juga dapat menyebabkan jerawat. Sehingga, ketika sedang mengikuti program diet, sebaiknya kamu lebih teliti dengan kandungan gizi pada makanan yang akan dikonsumsi.

10. Ponsel

Abaikan telponnya dan jangan hubungi dia duluan

Ponsel memang menjadi barang penting yang selalu dibawa. Penggunaan ponsel bahkan sudah seperti kebutuhan primer bagi manusia. Sayangnya karena terlalu sering digunakan, ponsel bisa menjadi salah satu sarang bakteri.

Bila tidak rajin dibersihkan menggunakan pembersih khusus, bakteri dan minyak akan terakumulasi pada ponsel dan pada saat kamu menempelkan ponsel di pipi serta mengenai dagumu, bakteri tersebut tentu saja akan berpindah pada kulit dan menyebabkan terjadinya jerawat.

Nah, itulah penyebab terjadinya jerawat pada dagu. Sebagian besar mungkin merupakan kebiasaan yang tidak disadari. Kamu juga bisa mengetahui penyebab jerawat lainnya di artikel ini. Ingat, kebiasaan kecil akan menghasilkan dampak yang besar. Oleh karena itu, be careful and mindful with habits you adopt!

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *