kamini.id
Kamini.id / Kecantikan / Rambut / Yuk, Cari Tahu Apa Saja Mitos dan Penyebab dari Ketombe!

Yuk, Cari Tahu Apa Saja Mitos dan Penyebab dari Ketombe!

Ditulis oleh Desi Puji Lestari - Diperbaharui 19 Februari 2021

Siapa tidak ingin memiliki rambut yang sehat? Rasanya takada. Rambut yang sehat bukan hanya berkilau, lebat, hitam dan mudah diatur. Ia juga terawat dari akar dan kulit kepala. Sayangnya, beberapa masalah pada rambut kerap datang. Salah satu yang paling sering dialami oleh banyak orang adalah ketombe.

Walau merupakan kondisi yang umum dan tidak menular, ketombe tetap saja mengganggu. Ia bisa membuat kulit kepala terasa gatal dan panas, cenderung sulit diobati dan memalukan, terutama ketika kita kebetulan sedang mengenakan pakaian berwarna gelap. Rontokan ketombe akan jatuh ke pundak dan itu sungguh bukan sesuatu yang bagus.

Lalu, apa sebenarnya ketombe ini? Apa saja penyebab ketombe hingga ia seperti hidup di kulit kepala? Artikel berikut ini sedikit banyak berisi informasi yang mengulas mengenai ketombe termasuk penyebabnya. Yuk, cari tahu hingga selesai!

Mitos Seputar Ketombe

penyebab ketombe_Sleeveless Blouse Asimetris

* sumber: www.healthline.com

Sebelum mengetahui penyebab ketombe, kita bahas terlebih dahulu beberapa mitos yang berkaitan dengan masalah rambut satu itu. Mitos-mitos di bawah ini mungkin pernah kamu dengar dan percayai sebelumnya. Mulai dari ketombe yang disebabkan karena rambut kering, hingga jangan terlalu rajin cuci rambut untuk mengurangi ketombe.

Bila mitos ini terus kamu percayai, bukan tidak mungkin masalah ketombe juga tidak akan selesai. Hal yang perlu diperhatikan adalah upaya mengatasi ketombe harus dimulai dengan mengetahui penyebabnya, bukan memercayai mitos-mitos semacam di bawah ini. Apa sajakah itu? Simak uraiannya, yuk!

1. Ketombe Selalu Berada di Kulit Kepala yang Kering

penyebab ketombe_Ketombe Selalu Berada di Kulit Kepala yang Kering

* sumber: www.lifealth.com

Mitos pertama mengenai ketombe adalah ia selalu hadir di kulit kepala yang kering. Faktanya tidak demikian. Pengelupasan kulit kepala yang menyebabkannya kering bisa jadi karena reaksi terhadap contact dermatitis. Hal tersebut bisa membuat kulit kepala menjadi kering bahkan mengelupas.

Jadi jika kamu berpikir bahwa ketombe yang mengelupas selalu disebabkan karena kulit kepala kering, anggapan tersebut salah. Ketombe memang bisa menghampiri orang dengan kulit kepala kering, tetapi kulit kepala yang kering dan mengelupas tidak selalu disebut ketombe. Ketombe dari kulit kepala yang kering biasanya berbentuk serpihan kecil dan tidak berminyak.

2. Menggunakan Oil Treatment Menghilangkan Ketombe

penyebab ketombe_Menggunakan Oil Treatment Menghilangkan Ketombe

* sumber: www.huffpost.com

Mitos bahwa kulit kepala yang kering selalu berketombe pada akhirnya melahirkan mitos baru, yaitu menggunakan perawatan berupa minyak-minyakan untuk menghilangkan ketombe dengan cara membuat kulit kepala menjadi lebih lembap. Padahal, jika salah dalam pemakaian dan mengidentifikasi, kulit kepalamu justru akan berminyak.

Kulit kepala berminyak memang lebih rentan terhadap kotoran. Bahkan, serpihan-serpihan ketombe di kulit kepala yang semula hanya serpihan kecil bisa berubah jadi lengket. Minyak yang umum digunakan untuk mengatasi ketombe ini adalah minyak kelapa hangat dan minyak zaitun. Akan tetapi, jika kamu masih menggunakannya untuk mengatasi ketombe, sebaiknya mulai hentikan.

3. Jangan Sering Mencuci Rambut Jika Berketombe

penyebab ketombe_Jangan Sering Mencuci Rambut Jika Berketombe

* sumber: www.allthingshair.com

Mitos selanjutnya yang kerap terdengar soal ketombe adalah jangan terlalu sering mencuci rambut. Asumsi ini masih berkaitan dengan kulit kepala kering di atas, bahwa rajin keramas bisa membuat kulit kepala kering sehingga berpotensi memunculkan ketombe.

Hal yang sebenarnya terjadi adalah kamu justru harus rajin mencuci rambut. Menurut American Academy of Dermatology, cara paling efektif mengatasi ketombe adalah rajin mencuci rambut menggunakan sampo anti-ketombe.

4. Tidak Perlu Dikelupas

penyebab ketombe_Tidak Perlu Dikelupas

* sumber: edit.sundayriley.com

Apabila ketombe pada kulit kepala sudah sangat menumpuk, tidak ada salahnya untuk melakukan exfoliation atau pengelupasan menggunakan scrub tertentu. Sengaja mengelupas kulit kepala rasanya terdengar ekstrem, tetapi itu merupakan bagian dari perawatan.

Hal yang harus kamu perhatikan ketika mengelupas kulit menggunakan scrub adalah bahan-bahan yang terkandung di dalamnya. Pastikan tools tersebut tidak mengiritasi atau menggunakan bahan yang sifatnya cukup keras. Sebaiknya, pilih produk dengan kandungan scalpicin dan asam salisilat.

5. Tidak Bisa Menggunakan Hair Styling Product Saat Berketombe

penyebab ketombe_Tidak Bisa Menggunakan Hair Styling Product Saat Berketombe

* sumber: www.stylist.co.uk

Anggapan bahwa sebaiknya hindari produk-produk penataan rambut ketika sedang berusaha menghilangkan ketombe tidak sepenuhnya salah, tapi tidak juga sepenuhnya benar. Faktanya, kamu tetap bisa menggunakan berbagai produk tambahan untuk rambut selama kandungan dalam produk tersebut aman.

Pastikan mencuci atau membilas rambut dengan bersih setelah memakai berbagai produk perawatan/penataan rambut. Tujuannya, tentu saja untuk mencegah penumpukan zat-zat yang bisa saja tersisa di kulit kepala yang nantinya bisa menjadi penyebab munculnya ketombe.

Penyebab Ketombe

penyebab ketombe

* sumber: www.headandshoulders.co.uk

Ketombe memang sangat mengganggu kenyamanan dan penampilan. Serpihan kulit kepala yang jatuh, mulai dari berukuran kecil hingga besar, akan selalu menjadi masalah yang merepotkan. Belum lagi sensasi gatal dan rasa terbakar pada kulit kepala yang bisa menyebabkan iritasi.

Lalu, apa sebenarnya penyebab ketombe? Kondisi kulit kepala yang seperti apa yang menimbulkan ketombe? Rata-rata ketombe disebabkan oleh sebuah kondisi pada kulit yang dicetus oleh banyak faktor. Nah, ulasan di bawah ini akan menjelaskannya.

1. Malassezia furfur

penyebab ketombe_Malassezia Furfur

* sumber: www.healthline.com

Penyebab ketombe yang pertama perlu kamu ketahui adalah keberadaan Malassezia furfur pada kulit kepala. Sebenarnya spesies jamur ini merupakan sesuatu yang alami berada di kulit kepala. Setidaknya hal tersebut yang disampaikan oleh Christine Choi Kim, M.D yang merupakan seorang dokter kulit bersertifikat dari California.

Jenis jamur ini juga bukan sesuatu yang berbahaya karena berfungsi menyerap atau memakan minyak di kulit kepala. Namun, jika dibiarkan tumbuh berlebihan, Malassezia furfur dapat menyebabkan peradangan yang mengarah pada penumpukan sel kulit dan akhirnya mengelupas.

2. Seborrheic dermatitis

penyebab ketombe_Seborrheic Dermatitis

* sumber: www.epiphanydermatology.com

Seborrheic dermatitis merupakan kondisi ketika timbul ruam merah, bengkak, serta berminyak yang disertai serpihan kerak berwarna kuning dan putih pada kulit kepala. Kondisi ini tentu saja dapat menjadi penyebab munculnya ketombe di kulit kepala.

Selain pada kulit kepala, kondisi ini juga dapat muncul di bagian kulit lainnya. Kamu bisa “bertemu” dengan Seborrheic dermatitis di kulit bagian telinga, dada, alis, janggut atau berbagai lipatan kulit yang ada pada tubuh.

3. Contact dermatitis

penyebab ketombe_Contact Dermatitis

* sumber: ethanthomascollection.com.au

Contact dermatitis adalah reaksi tubuh terhadap sesuatu yang mengiritasi kulit atau yang membuat alergi. Biasanya kondisi ini akan langsung menimbulkan ruam merah pada kulit yang disertai sensasi gatal, rasa terbakar dan bengkak. Selain itu, reaksi tersebut juga bisa membuat kulit menjadi kering serta gatal.

Kulit yang kering dan gatal tersebut akan mengelupas. Jika kondisi ini terjadi di kulit kepala, biasanya hal tersebut disebabkan oleh kandungan shampo, kondisioner, atau produk perawatan rambut yang tidak cocok, sehingga menimbulkan alergi.

4. Scalp Psoriasis

penyebab ketombe_Scalp Psoriasis

* sumber: www.everydayhealth.com

Scalp Psoriasis adalah masalah ketombe lainnya yang punya sedikit tampilan atau bentuk berbeda. Sebelumnya perlu diketahui bahwa Psoriasis adalah kondisi autoimun yang bisa menyebabkan bercak tebal pada kulit. Ia bisa tampak bersisik dan berwarna keperakan.

Jika kondisi ini terjadi di kulit kepala, masalah tersebut bisa membuat kesehatan kulit kepala menjadi terganggu. Tanda-tanda Psoriasis umumnya akan muncul pada kulit kepala, ditambah dengan sensasi gatal, rasa terbakar, nyeri, kering, hingga pendarahan.

5. Eksim

penyebab ketombe_Eksim

* sumber: www.medicalnewstoday.com

Bentuk eksim yang paling umum yaitu Dermatitis atopic yang ditandai dengan munculnya bercak kering pada kulit, merah sekaligus gatal yang bisa mengelupas. Dermatitis atopic bisa mengenai beberapa bagian kulit, seperti lutut, siku, pergelangan kaki, dan kulit kepala.

Kondisi ini disebabkan oleh interaksi multifaktorial. Kamu bisa mengalaminya karena faktor genetik, gangguan fungsi pelindung kulit, infeksi, lingkungan, dan faktor kekebalan tubuh. Untuk menghindari kondisi ini terjadi pada kulit kepala, rajin-rajinlah untuk membersihkan kulit kepala.

Demikianlah beberapa penyebab ketombe serta mitos-mitos seputar masalah rambut tersebut. Pada dasarnya, masalah ketombe ini bisa hilang melalui beberapa treatment yang disesuaikan dengan penyebabnya. Salah satunya adalah dengan memastikan kulit kepala tetap bersih dan sehat dengan rajin membersihkannya menggunakan sampo. Bila kamu membutuhkan rekomendasi shampo yang dapat mengatasi ketombe, kamu dapat melihat listnya di sini.

Tag: 
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram