Kamini.id / Sabun Mandi / Perbedaan Sabun Legendaris Kojie San yang Asli dan Palsu

Perbedaan Sabun Legendaris Kojie San yang Asli dan Palsu

Ditulis oleh - Diperbaharui 5 Januari 2021

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Sabun Kojie San merupakan sabun batangan dengan bahan kandungan aktif kojic acid. Sudahkah kamu tahu? Kojic acid merupakan hasil fermentasi sampingan sake yang tidak hanya berfungsi mencerahkan kulit wajah, tapi juga mampu menghilangkan noda hitam dan bekas jerawat. Makanya, tidak heran jika banyak oknum nakal yang tak bertanggung jawab memalsukan sabun Kojie San, karena sabun ini cukup laris di pasaran.

Tidak sengaja membeli sabun Kojie San palsu cukup mengesalkan, karena selain rugi secara materi, resiko kulit rusak juga semakin besar. Kali ini, Kamini akan membahas ciri-ciri sabun Kojie San palsu dan yang asli. Tapi, sebelum masuk ke pembahasan tersebut, mari kenali jenis-jenis sabun Kojie San terlebih dahulu.

Jenis-jenis Sabun Kojie San

Penting memahami jenis dan manfaat sabun Kojie San agar kamu tidak salah memilih (dan juga salah sangka). Siapa tahu kamu salah sangka mengira sabun yang kamu beli palsu, padahal jenisnya saja yang berbeda. Penting juga memahami manfaat sabun Kojie San beserta kandungannya agar hasil yang kamu impikan bisa tercapai. Berikut adalah macam-macam jenis sabun Kojie San.

1. Kojie San Soap Bar

Inilah produk yang sedang kita bahas sekarang. Memiliki kandungan utama kojic acid yang mampu menghambat produksi melanin, Kojie San soap bar juga mengandung VCO (virgin coconut oil) dengan kualitas paling baik yang berfungsi melembabkan kulit. Dengan harga sekitar 40ribu rupiah, sabun batang satu ini cukup populer karena manfaatnya dan harganya yang murah.

Manfaat lain dari sabun batang Kojie San ini adalah kandungan vitamin C yang mampu meregenerasi sel-sel kulit mati dan memperbaiki struktur kulit. Pokoknya sabun ini pas sekali untuk kamu yang mendambakan wajah cerah, bebas jerawat, tapi tetap lembab.

Meskipun fungsi kojic acid ini sangat bagus untuk mencerahkan serta menghilangkan noda hitam, kojic acid tidak disarankan untuk pengguna dengan kulit sensitif karena sifatnya yang asam. Selain kulit sensitif, sabun Kojie San ini juga tidak disarankan untuk kamu yang memiliki kulit kering.

2. Kojie San Dream White Anti Aging Soap

* sumber: www.lazada.co.id

Sama-sama berbentuk bar (batang) dengan kemasan yang mirip, bedanya sabun Kojie San yang satu ini diklaim mampu melawan tanda penuaan. Pada labelnya terdapat tulisan berwarna biru DREAM WHITE, ANTI-AGING SOAP. Karena berbeda dengan sabun Kojie San yang biasa, bukan berarti ini sabun palsu, ya.

Masih dengan logo Geisha yang sama, sabun Kojie San Dream White Anti Aging Soap ini mengandung kojic acid dengan tambahan kolagen dan elastin. Kojic acid-nya masih memiliki fungsi yang sama untuk mencerahkan dan memudarkan noda hitam, namun dengan tambahan kolagen dan elastin untuk kekenyalan kulitmu.

Jika sabun Kojie San biasa berwarna oranye, sabun Kojie San Dream White ini berwarna krem dengan ukiran Dream White pada sabunnya. Selain itu, kandungan kolagen dan elastin membuat sabun Kojie San yang satu ini cocok dipakai untuk kamu yang memiliki kulit kering.

Cara Membedakan Sabun Kojie San Asli dan Palsu

Setelah memahami jenisnya, sekarang kita akan mengupas tuntas cara membedakan sabun Kojie San asli versus palsu. Semoga dengan ini kamu tidak mendapatkan produk yang bodong lagi!

1. Perhatikan Kemasan

*Sumber: https://www.facebook.com/Kojie San ID/photos/oh-ya-ladies-perhatikan-ciri/454771921382642/

Pertama-tama, perhatikanlah kemasannya. Packaging sabun Kojie San asli memiliki kotak yang putih bersih dan mengkilap. Sedangkan, pada kotak yang palsu, warnanya bisa saja sama namun tanpa kilap. Selain visual kemasan, cek juga Batch Number, tanggal pembuatan, serta tanggal kadaluarsa. Ketiga hal ini di-stamp pada kotak sabun yang asli namun hanya di-print tempel pada kotak sabun yang palsu.

Pada poin nomor 2 gambar di atas tercantum nama distributor sabun Kojie San, yaitu PT. UICCP Indonesia. Perhatikan baik-baik notifikasi BPOM juga, apakah sabun yang akan kamu beli memiliki BPOM yang sama atau bukan. Sabun asli memiliki BPOM nomor NA40130500482. Jika berbeda satu angka saja, kemungkinan besar sabun tersebut palsu.

Dalam memperhatikan kemasan, kamu juga harus mengecek selisih masa pembuatan dan masa kadaluarsanya. Jarak antara masa pembuatan dan masa kadaluarsa sabun Kojie San yang asli adalah 2 tahun, artinya jika dibuat pada tahun 2018, berarti masa kadaluarsanya adalah tahun 2020. Jika melebihi 2 tahun, berarti sabun Kojie San tersebut tidak original.

Setelah kita buka kotaknya, akan ada plastik bening pelindung sabun Kojie San ini. Jika plastik beningnya benar-benar bening tanpa ada tulisan atau print logo Kojie San, berarti sabun tersebut palsu. Pada sabun yang asli, plastik berwarna transparan dengan stamp logo Kojie San (lihat poin nomor 3). Sabunnya sendiri memiliki logo Kojie San juga.

2. Perhatikan Warna Sabun Kojie San

* sumber: www.youtube.com

Jika kemasan sudah lolos, maka saatnya kita memeriksa sabunnya. Warna sabun Kojie San yang asli seperti pada gambar di sebelah kiri, yaitu oren yang lebih muda namun tidak transparan. Sabun palsu berwarna lebih gelap dan lebih tua.

Selain dari warna, kamu juga bisa mengetesnya dengan memotong-motong dadu sabun ini. Sabun Kojie San yang asli akan lebih mudah dipotong dan tidak meninggalkan residu sisa potongan. Jika saat kamu memotong terdapat butiran-butiran potongan sabun, berarti sabun tersebut palsu.

3. Perhatikan Tekstur Sabun Kojie San

* sumber: harga.web.id

Masih berkaitan dengan memotong sabun pada poin di atas, alasan kenapa sabun Kojie San yang asli tidak meninggalkan residu ketika dipotong adalah teksturnya yang lembut. Apalagi saat sudah terkena air, sabunnya mudah larut menghasilkan busa.

Teksturnya yang mudah berubah dan empuk ini akan sangat terlihat jika kamu mengaplikasikan sabun Kojie San dalam potongan-potongan dadu. Satu potongan dadu yang tadinya berbentuk kubus sudutnya berubah dan teksturnya menjadi lebih lunak seperti tanah liat.

4. Perhatikan Logo Pada Sabun dan Cek Aroma Sabunnya

* sumber: www.lazada.co.id

Pada sabun Kojie San dengan berat 135 gram, terdapat logo KOJIC ACID SOAP (seperti yang tertera pada gambar). Jika sabun Kojie San Anda memiliki kemasan 135 gram namun tanpa logo, bisa dipastikan sabun tersebut palsu. Selain memeriksa logo, periksa pula aroma sabun Kojie San-mu.

Jika baunya sangat harum dan terlalu menyengat, itu berarti sabun tersebut palsu. Baik Kojie San soap bar maupun sabun Kojie San Dream White Anti Aging, keduanya memiliki aroma yang enak dan lembut. Pastikan sabun batang Kojie San-mu beraroma citrus (jeruk) lembut karena aroma itulah yang ada pada sabun yang asli.

Bagaimana, apa kamu sudah memahami perbedaan antara sabun Kojie San asli dan sabun Kojie San palsu? Memang agak sulit, ya, apalagi sekarang para pemalsu barang semakin pandai dan lihai memalsukan barang-barang yang tergolong laku di pasaran.

Tapi, kamu bisa memeriksa dengan jeli dan teliti keaslian sabun Kojie San yang kamu beli dari kiat-kiat di atas. Jika kamu memiliki cara lain untuk memeriksa keaslian sabun Kojie San ini, silakan tambahkan informasi tersebut pada kolom komentar. Semoga artikel ini bermanfaat dan semoga kamu mendapatkan kulit cantik sehat seperti yang kamu idamkan.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *