kamini.id

Jangan Terkecoh, Ini Perbedaan Lipstik Arab Asli dan Palsu

Ditulis oleh Syuri - Diperbaharui 25 Desember 2020

Kamu mungkin sudah tidak asing mendengar negara yang penuh daya tarik ini, ya, Arab. Selain dikenal sebagai tanah suci bagi umat muslim, Arab memiliki beragam keunikan sumber daya maupun kuliner, seperti kurma, padang pasir, hingga hewan unta. Namun, rupanya Arab juga mempunyai hal menarik dalam bidang lainnya, salah satunya kosmestik. Makeup gaya Arabic sangat terkenal dan sering ditiru oleh banyak orang di berbagai belahan dunia.

Brand dan produk makeup asal Arab juga memiliki daya tarik tersendiri. Salah satu produk kecantikan asal Arab yang begitu terkenal dan sering dijadikan oleh-oleh haji adalah lipstik hijau yang sering disebut 'lipstik Arab'. Lipstik ini memiliki kemasan yang sangat sederhana dan terkesan tidak worth it karena begitu ringkih, tapi kualitasnya tidak murahan walau memang dibanderol harga yang murah.

Terbukti, produk lipstik ini mampu bersaing dengan brand lain, bahkan brand besar. Dan, lipstik Arab ini telah dipasarkan di beberapa negara. Indonesia adalah satu dari sekian negara yang ikut memasarkan produk tersebut, karena masyarakat kita banyak yang sering pergi ke Arab untuk menunaikan ibadah dan membawa lipstik tersebut sebagai buah tangan.

Sayangnya, semenjak popularitas lipstik itu melonjak tinggi, tak sedikit orang yang mengeluh tentang lipstik Arab tersebut. Bukan karena kualitasnya yang benar-benar menurun, melainkan produk kosmestik ini tak luput dari pembajakan. Kenyataan ini tak hanya menjengkelkan tapi juga mengerikan, karena produk ini langsung ditujukan untuk memoles bibir.

Lipstik Arab palsu tentu menggunakan bahan-bahan yang asal-asalan, dan itu akan membahayakan kesehatan pemakainya. Jadi, mari simak beberapa perbedaan lipstik Arab yang asli dan palsu dari Kamini di bawah ini, agar kamu tidak terjebak dan tertipu. Yuk, baca sampai habis!

1. Warna Kemasan Bagian Luar

* sumber: mirnaaulia.com

Hal pertama yang kamu butuhkan untuk membedakan lipstik Arab asli dan palsu adalah kejelian. Pasalnya, baik produk asli maupun palsu memiliki warna yang tidak terlalu berbeda, sama-sama berwarna hijau. Hanya saja, lipstik Arab yang asli memiliki warna hijau yang lebih gelap sedangkan lipstik yang palsu memiliki warna hijau yang cenderung lebih terang dan tampak mencolok daripada yang asli.

Jika kamu tidak memperhatikan poin ini secara baik-baik, kamu akan dengan gampang terkelabui. Tapi, perlu kamu ketahui juga, meskipun mayoritas lipstik Arab asli yang tersebar itu berwarna hijau, namun nyatanya kemasan lipstik ini juga mempunyai beberapa varian warna seperti hitam, biru, orange, merah, dan ungu.

2. Stiker Merk Lipstick

* sumber: mirnaaulia.com

Umumnya, lipstik memiliki sticker yang berisi keterangan pada bagian bawahnya, begitu pula dengan lipstik Arab ini. Produk yang asli mempunyai stiker brand yang berbentuk lingkaran dengan warna keemas-emasan pada bagian bawah lipstik.

Pada stiker merk tersebut tertera keterangan lipstick mulai dari nomor shade, tanggal expire, hingga lokasi lipstik tersebut diproduksi. Jangan lupa meskipun disebut lipstik Arab, lipstik yang asli memiliki tulisan Made in Taiwan, ya.

3. Warna Kemasan Bagian Dalam

* sumber: mirnaaulia.com

Tak hanya kemasan luarnya saja yang dibuat hampir sama, pada kemasan bagian dalamnya kamu juga akan menemukan hal yang serupa. Tapi, kali ini agak lebih mudah membedakannya. Karena lipstik Arab asli memiliki warna hijau yang kurang lebih mirip dengan warna kemasan luarnya. Sedangkan lipstik yang palsu hadir dengan kemasan dalam berwarna hijau cerah yang terkadang lebih tampak seperti warna putih.

4. Tekstur Isi Lipstick

* sumber: mirnaaulia.com

Layaknya produk kosmestik lainnya yang tak lepas dari pembajakan, kamu dapat membedakan produk asli dengan yang palsu melalui teksturnya. Pada lipstik Arab yang asli, kualitas teksturnya jauh lebih halus, tidak gampang patah atau retak, lebih solid, dan warnanya hijau terang yang merata (semua warna tercampur rata tidak belang-belang).

Sedangkan lipstik Arab yang palsu memiliki tekstur yang mudah sekali patah dan retak, warnanya memang hijau tetapi cenderung lebih gelap dan warnanya tidak merata. Tidak susah, bukan, membedakannya? Namun, tetap diperlukan ketelitian, ya.

5. Warna dan Aroma Lipstick

Seperti yang sudah Kamini katakan di atas, kalau lipstik Arab ini ada beberapa varian, ada yang warna hitam, biru, merah, orange, dan ungu. Jadi sebelum membeli, pastikan dahulu kamu mengecek warna kemasan dalam maupun kemasan luar, ya. Cara mengecek keasliannya sama untuk semua varian. Walaupun memang yang paling sering dipalsukan itu yang varian hijau.

Nah, jika sebelumnya membahas tentang tekstur, sekarang masuk ke dalam inti, yaitu warna lipstik itu sendiri. Lipstik Arab yang paling dikenal adalah yang warna hijau, dan isinya pun sama berwarna hijau. Namun, ketika diaplikasikan pada bibir, warna yang dihasilkan adalah pink natural. Dan, untuk lipstik yang asli itu teksturnya mudah merata di bibir.

Sedangkan produk tiruan biasanya mempunyai warna lipstik hijau namun jauh lebih gelap daripada yang asli. Namun, hasil pink pada bibir lebih pucat daripada yang asli. Lalu, ada tercium bau kimia yang pekat dari produk yang palsu. Bayangkan, bagaimana bahayanya kandungan produk tersebut jika kamu menggunakan lipstik yang palsu.

Jika kamu ragu membeli varian lipstik Arab yang hijau, kamu dapat beralih ke alternatif lain yaitu dengan memilih warna hitam, merah, biru, orange, dan ungu. Namun warna yang tampak pada bibir juga berbeda-beda, ya, karena setiap varian memiliki hasil yang berbeda.

6. Harga Lipstik

Meskipun lipstik Arab yang populer ini dibanderol dengan harga yang cukup murah dan terjangkau, oknum-oknum tak bertanggung jawab masih saja berusaha meraup keuntungan. Mereka biasanya menjual lipstik yang palsu dengan harga yang jauh lebih murah. Jadi, kamu sebaiknya waspada jika ada yang menawarkannya dengan harga tak masuk akal dan jangan mudah tergiur harga miring.

Produk yang asli dijual dengan kisaran harga 10 - 15 ribu rupiah saja, kok. Kalau kamu menemukan harga di bawahnya, sudah dipastikan produk itu tiruan. Jika ingin lebih aman, kamu dapat memperoleh lipstik Arab di toko online yang berlabel 'Official Store' atau 'Star Seller'. baca-baca juga review dari pembeli lainnya, lalu simpulkan kiranya produk tersebut asli atau palsu.

Itulah beberapa perbedaan lipstik Arab asli dan palsu yang bisa kamu perhatikan. Intermezzo, tahukah kamu, kalau 'lipstik Arab' ini sebenarnya bukan lipstik asal Arab? Meskipun sering kali dijuluki lipstik Arab, lipstik dengan nama asli Hare ini justru berasal dari Taiwan. Awalnya, produk kosmestik satu ini diimpor dari Taiwan ke beberapa negara Timur Tengah, seperti Maroko dan Arab.

Tak hanya penduduk Indonesia, orang-orang Eropa dan Amerika rupanya menggemari lipstik Hare ini juga, loh. Bedanya, jika di negara kita kebanyakan orang menyebutnya lipstik Arab, sedangkan mayoritas orang Eropa dan Amerika mengenalnya sebagai lipstik Magic Marocco. Mengapa disebut magic? Karena lipstik ini dapat berubah warna sesuai jumlah olesan pada bibir ketika sedang digunakan, sehingga bibir bisa terlihat pink, merah, atau juga nude.

Biasanya lipstik yang dibuat dari kandungan bahan-bahan alami ini dibawa pulang oleh orang-orang asal Indonesia setelah berkunjung ke tanah suci. Karena kerap kali menjadi buah tangan para jama'ah haji dan umroh, itulah alasan mengapa lipstik ini lebih dikenal dengan lipstik Arab di sini.

Meskipun mayoritas lipstik ini berwarna hijau, namun ketika diaplikasikan bisa memberikan warna pink alami. Tak hanya itu, kualitasnya pun tidak perlu diragukan lagi. Sebab lipstik Arab yang murah meriah ini mampu bertahan lama (tidak mudah luntur, mirip seperti liptint) dan juga bisa membantu melembabkan bibir sehingga kamu tidak perlu khawatir memiliki bibir yang kering.

Jadi, bukan suatu yang mengejutkan kalau lipstik Hare ini menjadi lipstik andalan bagi banyak perempuan. Nah, setelah tahu beberapa fakta dan perbedaan lipstik Arab, kamu tidak perlu ragu dan takut lagi membeli produk lipstik Arab yang asli selama kamu jeli dan teliti. Karena yang terpenting adalah keamanan dan kesehatanmu sebagai konsumen, jadi, jangan sampai tertipu, ya!

Tag: 
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram