Kamini.id / Essence / Perbedaan Toner, Serum, Oil, Ampoule, Essence, Booster & Emulsion

Perbedaan Toner, Serum, Oil, Ampoule, Essence, Booster & Emulsion

Ditulis oleh - Diperbaharui 24 April 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Seperti makeup, skincare juga hadir dalam berbagai macam bentuk. Anda pasti tahu tentang day cream dan night cream. Lalu, Anda juga pasti sering mendengar tentang toner serta serum.

Akan tetapi, ternyata jenis skincare itu ada banyak sekali, loh. Pada kesempatan kali ini Kamini mau membahasnya, di antaranya ada toner, serum, face oil, ampoule, essence, booster dan emulsion. Sebenarnya apakah mereka dan apa bedanya dengan satu sama lain? Yuk, simak penjelasan selengkapnya di bawah ini!

Toner

COLLAGENR8™ RESTORATIVE COQ10 FACIAL TONER

Pertama-tama mari kita bahas toner. Facial toner alias toner wajah pada dasarnya merupakan skincare yang langkahnya ada di tengah-tengah. Toner digunakan setelah mencuci wajah, tapi sebelum melembabkannya. Bingung tidak? Hehe.

Toner awalnya dirancang untuk menyeimbangkan kulit setelah dicuci dengan sabun dan pembersih yang mengandung bahan keras seperti alkohol. Toner biasanya berbasis air, meskipun beberapa produk ada yang dikembangkan dengan formulasi yang lebih baru. Bahkan ada juga hybrid serum-toner yang teksturnya berupa gel atau lotion.

  • Manfaat Toner

Apa manfaat toner untuk wajah Anda? Toner akan menyiapkan wajah untuk dipakaikan pelembab dan serum. Sembari menghilangkan minyak berlebih di wajah dan sisa kotoran yang membandel dari debu, polusi, atau pun makeup yang tidak terangkat sempurna saat mencuci muka.

Tapi, perlu diperhatikan kalau toner itu bukan pengganti pencuci muka, ya! Tapi seperti menggunakan mouthwash setelah sikat gigi, toner adalah pelengkap rangkaian pencucian muka, bukannya “jalan pintas” untuk cuci muka.

  • Siapa yang Boleh Pakai?

Toner hadir dalam pilihan yang cukup banyak. Ada yang hydrating untuk kulit kering, kandungan astrigen sebagai penyerap minyak berlebih untuk kulit oily dan pengempes jerawat buat acne-prone skin, khusus kulit sensitif, kulit aging, dan masih banyak lagi. Semua orang dari usia remaja bisa pakai toner. Tinggal sesuaikan saja dengan masalah kulit masing-masing.

  • Cara Memakai Toner

Menggunakan toner sangatlah mudah. Anda tidak perlu tutorial di YouTube untuk melakukannya. Cara menggunakannya, basahi kapas kecantikan dengan toner. Anda mungkin berpikir kalau toner itu diperuntukkan buat wajah saja, padahal sebaiknya Anda mengusapkan toner ke seluruh wajah, leher, hingga dada.

Anda bisa juga menuangkan toner ke telapak tangan, ratakan, lalu tepuk-tepukkan pada wajah Anda dengan lembut. Cara ini biasanya dilakukan oleh orang-orang Asia untuk mendapatkan kulit yang glowing ala Korea. Waktu menggunakan toner adalah setelah mencuci wajah (pakai makeup remover dan sabun muka) dan sebelum menggunakan pelembab atau serum.

Facial toner dapat digunakan dua kali, yaitu sebelum dan setelah pembersihan kulit wajah (selama kulit Anda menerima, tandanya: tidak terjadi iritasi). Jika kulit Anda menjadi kering atau lebih parahnya iritasi, berarti Anda harus mengurangi durasi menggunakan tonernya. Atau mungkin Anda tidak cocok dengan toner tersebut dan harus menggantinya.

Serum

burt's bees serum

Apa itu serum? Serum adalah produk perawatan kulit yang dapat Anda terapkan pada kulit Anda setelah dibersihkan, tetapi sebelum melembabkan. Sama seperti toner, ya? Tapi, jika Anda mau pakai toner, berarti urutannya toner dulu baru serum.

Tujuan serum adalah untuk menginfuskan bahan-bahan kuat langsung ke kulit. Serum dibuat dari molekul yang lebih kecil dari toner, sehingga dapat menembus jauh ke dalam kulit. Makannya kandungan serum merupakan konsentrasi bahan-bahan aktif yang tinggi.

Karena kandungan bahannya sangat kuat, saat menggunakan serum tidak perlu banyak-banyak. Sedikit saja dia sudah hebat, ketika Anda menggunakannya banyak-banyak bukan berarti fungsinya jadi semakin bagus. Justru malah bisa membalik, kulit Anda jadi iritasi karena “kelebihan beban”.

  • Siapa yang Harus Pakai?

Orang-orang dengan skin concern tertentu, seperti aging skin, kulit sensitif, atau kulit berjerawat. Sama seperti toner, Anda harus mengenal masalah kulit Anda terlebih dahulu, lalu sesuaikan serum dengan skin concern Anda. Berikut adalah kandungan serum yang perlu ada untuk masalah kulit Anda.

Kulit rawan jerawat (acne-prone) membutuhkan:

  • Vitamin C untuk meningkatkan produksi kolagen, meningkatkan proses revitalisasi kulit dan mengurangi peradangan jerawat.
  • Retinol yang bekerja sebagai antioksidan. Fungsinya adalah mengurangi peradangan.
  • Seng (zinc) untuk menenangkan iritasi dan mengatur produksi minyak.
  • Asam salisilat untuk membuka pori-pori dan membersihkannya.

Kulit kering membutuhkan:

  • Vitamin E karena bekerja sebagai antioksidan dan melindungi sel dari kerusakan oksidatif.
  • Niacinamide yang berguna untuk meningkatkan elastisitas kulit, serta meningkatkan kadar ceramide di kulit.
  • Asam glikolat yang akan membuat kulit terkelupas secara lembut agar kulit terlihat lebih cerah.
  • Asam hyaluronic untuk mempertahankan kelembaban kulit.

Kulit kusam membutuhkan:

  • Antioksidan seperti ekstrak teh hijau, resveratrol, atau asam ferulic. Antioksidan berfungsi untuk memerangi radikal bebas, meningkatkan efektivitas tabir surya pada siang hari, dan mempromosikan perbaikan dan penyembuhan sel pada malam hari.

Kulit berminyak membutuhkan:

  • Glycolic acid adalah bahan utama skincare yang paling baik untuk kulit berminyak, terutama jika Anda cenderung berjerawat. Asam glikolat berfungsi untuk mencegah penyumbatan pori-pori yang mana merupakan penyebab terjadinya jerawat. Dia juga akan mengurangi produksi minyak berlebih supaya tidak menutup pori-pori kulit.
  • Hyaluronic Acid sebagai pengganti pelembab wajah “tradisional”, sangat melembabkan namun ringan untuk kulit berminyak.
  • Niacinamide atau disebut juga sebagai vitamin C3. Fungsinya adalah meningkatkan penghalang kulit dari bahaya luar. Dia juga berfungsi untuk merangsang produksi kolagen alami.

Kulit aging membutuhkan:

  • Antioksidan seperti acai oil, alpha-lipoic acid, green tea extract, retinol, atau caffeine
  • Alpha-hydroxy acid (AHA), kelompok ini termasuk asam glikolat, laktat, sitrat, dan tartarat.
  • Salicylic acid. Seperti AHA, asam salisilat mengeksfoliasi kulit sehingga lama kelamaan dapat mengurangi tanda-tanda penuaan. Perhatian: Anda tidak boleh menggunakan asam salisilat jika alergi terhadap aspirin atau produk lainnya yang ada salisilat-nya. Jika Anda sedang hamil atau menyusui, konsultasikan dahulu kepada dokter sebelum menggunakan produk apapun dengan asam salisilat.

Face Oil

Mara Universal Face Oil

* sumber: www.byrdie.com

Orang sering menyamakan serum dengan facial oil, padahal mereka berdua merupakan benda yang berbeda. Minyak wajah a.k.a facial oil kaya akan bahan alami yang identik dengan biologi kulit Anda. Sama seperti serum, minyak wajah juga sangat efektif karena langsung bekerja aktif dengan kandungan bahan-bahannya yang kuat.

Jika Anda menginginkan kulit yang bercahaya dan berseri, maka gunakanlah minyak wajah. Sebenarnya minyak wajah bisa berbentuk seperti apa saja, tapi paling sering dikemas dengan packaging ampul kecil.

  • Apa Manfaat Facial Oil?

Minyak wajah menawarkan manfaat besar bagi kulit Anda karena benda ini penuh dengan minyak kaya omega (seperti omega-3). Jadi, minyak wajah merupakan sumber alami vitamin dan antioksidan untuk kulit Anda. Facial oil juga akan meningkatkan pertahanan kulit dari bahaya luar seperti sinar matahari dan polusi. Minyak wajah yang dibuat dari natural oil dapat mengunci hidrasi kulit, sehingga kulit Anda tidak akan mengalami kekeringan.

  • Siapa yang Membutuhkannya?

Facial oil bekerja sangat baik pada kulit kusam, kering, kulit yang tidak rata, sensitif, iritasi, kemerahan. Bahkan minyak wajah juga baik untuk penderita dermatitis serta eczema. Tapi, selalu konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter kulit Anda sebelum menggunakannya, ya!

Ampoule

CIRCCELL Vitamin C Ampoules

* sumber: luvibeauty.com

Bentuknya seperti vitamin rambut, ya? Hihi. Ampul adalah perawatan kulit yang paling jarang digunakan oleh orang-orang. Paling orang tidak sadar menggunakannya saat melakukan facial di spa, salon, atau klinik kecantikan. Tapi jarang ada yang sengaja membeli ampoule untuk rutin digunakan sendiri di rumah.

Ampoule dapat bekerja dengan baik langsung pada target masalah kulit, menghidrasi kulit, meningkatkan kolagen, hingga mencerahkan dan memutihkan kulit. Bisa dibilang ampul merupakan skincare yang paling higienis karena kemasannya berupa kapsul yang sekali pakai habis.

Ampul sering juga disebut sebagai fluid. Benda ini sangat bermanfaat untuk semua jenis dan masalah kulit. Ampul memberi kulit dorongan yang dibutuhkannya pasca prosedur perawatan kulit, selama musim hujan atau setelah musim kemarau yang panjang. Fluid atau ampoule membawa cairan yang membantu meningkatkan kolagen, menenangkan dan melembabkan kulit, serta menyediakan vitamin dan nutrisi penting bagi kulit agar tetap sehat.

Uniknya, ampoule dapat bekerja juga sebagai vitamin rambut rusak dan pemutih gigi! Multi fungsi banget, ya?! Akan tetapi, fluid atau ampoule tidak bisa mengganti keseluruhan resimen skincare Anda. Fluid lebih bekerja sebagai tambahan atau pendorong skincare Anda.

Essence

Peptides Serums for Face, 24K Gold Hyaluronic Acid Serum

Essence, bentuknya mirip dengan serum dan facial oil, tapi merupakan skincare yang berbeda. Pada dasarnya esensi wajah alias facial essence adalah cairan ringan yang digunakan setelah toner untuk menambah lapisan hidrasi sebelum Anda menerapkan serum. Jadi urutannya adalah cuci muka, toner, essence, lalu serum.

Setelah cuci muka, kulit Anda layaknya tanah tandus yang baru dicabuti kotoran dan rumputnya. Memang, mencuci muka itu penting, tapi kadang mereka juga mengambil bagian penting dari wajah Anda, seperti kelembabannya misalnya.

Untuk itu, setelah mencuci wajah Anda membutuhkan toner yang akan membantu menghilangkan sisa kotoran yang masih ada. Toner juga akan menyeimbangkan tingkat pH kulit Anda. Lalu, dilanjutkan dengan essence yang berfungsi untuk melembabkan kulit dan membuat kulit jadi lebih siap menyerap bahan aktif dari sisa skincare Anda dengan lebih baik.

Dibandingkan dengan toner, essence mengandung lebih banyak bahan aktif sehingga dapat menembus ke dalam kulit dengan lebih baik. Ya, essence dapat melembabkan kulit serta menargetkan masalah kulit secara lebih spesifik. Namun, essence tidak terkonsentrasi sebagaimana serum. Jadi, di situ letak perbedaannya, ya.

Booster

e.l.f booster

Pernah mendengar tentang booster? Mungkin tidak pernah, apalagi kalau Anda masih newbie di per-skincare-an dan perkosmetikan. Booster, berarti pemicu, pendorong, penyokong.

Booster itu produk skincare yang seperti serum. Booster dirancang untuk mengatasi masalah spesifik, sebut saja jerawat hormonal, penuaan, kulit kasar, kusam, kering, dan masih banyak lagi. Cara menggunakannya adalah dengan menambahkan beberapa tetes booster ke pelembab Anda. Gunakan satu – dua kali sehari.

Emulsion

Benefit Cosmetics triple performing face moisturizer

Emulsion merupakan pelembab berbahan dasar air yang ringan dan tidak lengket. Fungsinya adalah membantu kulit wajah Anda menyerap produk skincare lainnya. Emulsion juga akan membantu mempertahankan tingkat hidrasi kulit dan mencegah hilangnya kelembaban dari permukaan kulit.

Emulsion sangat bagus untuk kulit berminyak dan kulit sensitif. Karena emulsion berbahan dasar air jadinya emulsion tidak akan menyumbat pori-pori.

  • Kapan waktu terbaik menggunakan emulsion?

Pada pagi hari sebelum pelembab, untuk membuat wajah jadi lebih siap ketika dipakaikan serum dan resimen skincare selanjutnya. Dan pada malam hari sebagai “penutup” skincare Anda. Memang ada dua jenis emulsion, yaitu sebagai prepping dan akhiran skincare. Jadi, baca keterangan di botol emulsion sebelum digunakan, ya.

  • Bagaimana cara pakainya?

Gunakan emulsion untuk mencampur dua jenis skincare yang biasanya tidak tercampur dengan baik, seperti water-based dan oil-based skincare.

Nah, itulah beberapa skincare yang biasanya digunakan. Meskipun mereka semua bukanlah keharusan, mereka pasti dapat membantu meningkatkan kesehatan kulit Anda. Mungkin setelah ini Anda jadi punya daftar belanja baru karena ingin mencoba melengkapi rangkaian skincare Anda?

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ditulis oleh - Diperbaharui 24 April 2020