kamini.id
Kamini.id / Kecantikan / Mata / Review Mizzu Browzilla, Ada Godzilla di Dunia Peralisan?

Review Mizzu Browzilla, Ada Godzilla di Dunia Peralisan?

Ditulis oleh Syuri - Diperbaharui 7 April 2021

Sudah kenal dengan Mizzu (baca: miss you)? Brand kosmetik lokal ini sering menciptakan produk-produk berkualitas yang bisa meninggikan tingkat kecantikan pemakainya. Mizzu juga memastikan produknya selalu cocok dengan orang Indonesia, mulai dari skintone, keperluan kondisi kulit tertentu, dan kisaran harga yang tergolong terjangkau.

Ada satu produk yang gemesin banget, masih fresh from Mizzu's oven, namanya adalah Browzilla. Kodenya 'brow' berarti ini produk alis. Yap, Browzilla merupakan pensil alis. Tapi, bukan terbuat dari kayu, melainkan mekanik.

Sehingga, pensil alis ini tidak perlu diraut, memudahkan siapa saja membingkai alis sesuai dengan yang diinginkan. Ingin tahu seperti apa review Mizzu Browzilla? Yuk, simak terus sampai habis penjelasan dari Kamini!

Tentang Produk

Mizzu Browzilla menggunakan teknologi retractable, sehingga cara pakainya diputar seperti lipstik agar produknya keluar. Kalau sudah selesai dipakai, ya diputar lagi supaya produknya masuk dan tidak patah.

Pensil alis otomatis ini selalu berbentuk runcing, sehingga kamu bisa membingkai, mengisi, dan menggambar helaian alis sesukamu. Tak lupa, produk ini dilengkapi juga dengan brush spoolie (sikat bundar, bukan lurus seperti sisir biasa) yang akan membuat tampilan alismu lebih rapi + natural.

Fun Fact!

Kamu  mungkin tahu Godzilla itu seperti apa. Lalu kira-kira apa, ya, yang menginspirasi penciptaan monster yang mirip dinosaurus dan lebih tinggi dari gedung pencakar langit ini?

Rumornya, dulu di Toho Studio (tempat pertama kali Godzilla dibuat), ada pekerja yang tubuhnya tinggi besar. Karyawan lain menjulukinya gorila, tapi ada juga yang memanggilnya kujira (ikan paus), akhirnya disatukan menjadi gojira (asal muasal nama godzilla).

Klaim dan Benefit

Mizzu mengklaim Browzilla bisa membuat dunia per-alis-an jadi lebih kuat, lebih besar, dan lebih baik tentunya. Hadir dengan spoolie brush, pensil alis ini mekanik atau bahasa kerennya retractable.

Jadi isi pensilnya itu bisa dikeluarkan dengan cara diputar, kalau sudah selesai ya dimasukkan lagi. Tidak akan ada lagi alis yang terlihat buruk dengan Browzilla.

Kemasan

Memang, bisa terlihat jelas kalau Mizzu mengedepankan kemasan untuk produknya kali ini. Berbeda dengan pensil alis kebanyakan yang kemasannya berwarna hitam atau cokelat, Mizzu Browzilla memiliki packaging yang sangat ngejreng.

Walaupun bukan menggunakan warna cerah, justru hijau tua yang doff, tapi ini malah menambah kesan elegan, lucu, unik, dan membuat produk ini semakin 'terlihat'. Detailnya seperti ini, ya.

Menurut saya, Mizzy Browzilla memiliki panjang badan yang pas, tidak terlalu berlebihan tapi tidak kependekan juga. Bentuk body-nya juga nggak gendut-gendut amat tapi nggak langsing banget juga.

Jadinya, eyebrow pencil ini sangat enak untuk digenggam. Pemutaran isi pensilnya mulus, nggak macet, tapi tetap kuat saat kita ingin dia stay di tempat ketika pemakaian.

Bentuk pensilnya seperti segitiga sama kaki yang sangat tinggi kakinya, jadi nggak berbentuk segitiga sempurna. Bisa disimpulkan bentuk pensil Mizzu Browzilla lebih tipis daripada pensil alis mekanik kebanyakan.

Sedangkan untuk isi pensilnya sendiri hanya 0.3 gram saja. Hmm, sedikit, ya? Soalnya saya perhatikan beberapa pensil alis mekanik dari brand lainnya berisi 0.16 gram, bahkan ada juga yang berisi 2.9 gram, dengan harga yang tidak terlalu jauh dari Mizzu Browzilla ini.

Ingredient List

Bahan-bahan yang digunakan oleh pensil alis ini cukup menarik. Kamini akan membagi pembahasannya ke dalam dua bagian, yakni full ingredients dan key ingredients.

  • Full Ingredients

Hydrogenated Palm Kernel Oil, Polyethylene, Synthetic Japan Wax, Boron Nitride, Caprylic/Capric Triglyceride, Quaternium-18 Bentonite, Vp/Eicosene Copolymer, Phenoxyethanol, Caprylyl Glycol. May contain: CI77499, CI77492, CI77491, CI77891

  • Key ingredients
  1. Hydrogenated Palm Kernel Oil (minyak kelapa sawit terhidrogenasi)

Semua jenis minyak nabati seperti elaeis guineensis (palm) oil, hydrogenated palm oil, dan hydrogenated palm kernel oil sering digunakan sebagai agen pengkondisi kulit. Bahan ini juga dapat digunakan sebagai agen peningkat viskositas (kekentalan).

2. Polyethylene

Polyethylene adalah polimer yang sering digunakan dalam banyak produk makeup seperti eyeliner, maskara, eyeshadow, lipstik, blush on, bedak, alas bedak, dan pensil alis tentunya. Polyethylene digunakan untuk mengikat dan menahan formula produk.

3. Synthetic Japan Wax

Kandungan ini memungkinkan kohesi bahan kosmetik yang berbeda agar bisa menyatu. Sifatnya emollient yang berarti bisa melembutkan kulit. Sedangkan sebagai stabilisasi emulsi, synthetic Japan wax akan mempromosikan proses emulsifikasi, meningkatkan stabilitas, dan umur simpan emulsi.

4. Boron Nitride

Boron nitrida merupakan kandungan yang baik untuk kulit. Dari kategori penyerap, serbuk sintetis dan anorganik ini fungsinya mirip seperti bedak.

Impresi

Tekstur

Tekstur Mizzu Browzilla agak buttery, mungkin karena mengandung wax dan oil. Sepertinya kandungan tersebut juga membuat powder alisnya jadi langsung nempel gitu saat terkena kulit. Saya agak kurang suka, sih, soalnya tekstur pensil alis ini jadi terasa sedikit 'lengket' dan butuh beberapa saat sebelum set.

Aroma

Mizzu Browzilla tidak memiliki aroma apapun.

Swatch

Produk ini hadir dalam tiga shade, yaitu Megabrown, T-gray, dan Nudeclear. Shade yang saya pakai ini namanya Nudeclear. Dan, benar saja, pigmentasinya tipis seperti yang di-hint pada namanya.

Karena 'nude', pensil alis ini hasilnya benar-benar natural. Bagus untuk pemakaian sehari-hari, tapi akan kurang bagus untuk keperluan khusus seperti buat kondangan dan makeup profesional.

Cara Pemakaian

Pertama-tama, buka dulu tutup alis dan brush spoolie-nya.Terus, simpan di tempat aman dan jangan jauh-jauh, siapa tahu kamu lupa naruh, kan.

Kedua, keluarkan isi pensil alisnya sedikit saja, soalnya kalau terlalu panjang takut pensilnya patah. Ketiga, bingkai alis kamu sesuai keinginan, jangan lupa alisnha diisi dan diarsir juga.

Untuk mengisi alisnya bisa pakai sisi pensil yang datar, kalau untuk membingkai dan menggambar bulu-bulunya bisa pakai sudut pensil yang runcing. Supaya look alismu lebih natural, smooth, dan rapi, sapu alis menggunakan spoolie bawaan. Terus, rapikan sisi-sisi alis dengan concealer, selesai!

Daya Tahan dan Performa 

Dimulai dari 0, ya~ Saya biasanya memang pakai alas bedak dulu (sampai ke alis-alis) sebelum pakai produk alis apapun juga. Kan ada orang yang suka pakai eye makeup dulu tanpa alas bedak. Nah, kalau saya tidak begitu. Jadi, di balik alis saya ini sudah ada foundation-nya.

Ini dia hasil dari Mizzu Browzilla: Nudeclear. Itu saya sudah usaha semaksimal mungkin supaya pensil alisnya 'pigmented', tapi jatuhnya tetap natural.

Mungkin untuk shade yang satu ini memang khusus buat natural look saja. Awalnya saya pikir ini mungkin salah foundation. Jadi, besoknya saya coba lagi pakai alis dulu tanpa alas bedak. Ternyata, hasilnya sama saja. Hmm..

Kesimpulan

Ini kondisi alis saya setelah seharian. Saya mulai pakai makeup sekitar jam brunch, dan foto yang ini diambil mendekati jam maghrib. Alis saya memang tidak dicukur, dan waktu pakai alisnya saya malas banget nge-conceal. Akhirnya benar-benar apa adanya.

Dan, ya, mendekati ashar sebenarnya alis saya sudah tipis banget. Dan beberapa jam kemudian alis saya hampir habis total. Untuk ukuran pensil alis lokal, Mizzu Browzilla ini cukup oke, tapi bisa lebih baik.

Sesungguhnya saya berharap banyak pada produk ini. Saya sendiri sebenarnya fan Mizzu, terutama lip cream, highlighter, dan eyeliner-nya. Tapi, kalau untuk pensil alisnya ini sorry to say, not that good.

Poin yang membuat Browzilla menang adalah dari kemasannya saja. Untuk formula? Kurang. Staying power? Lumayan. Pigmentasi? Nahhh.. Overall, saya pikir penggabungan kata 'brow' dan 'godzilla' yang dilakukan Mizzu kurang pas, karena pensil alis ini nggak sekuat godzilla.

Pros (+)

  • Kemasan lucu, ringkas, enak dipegang
  • Formulanya meluncur di kulit, gampang di-blend
  • Pensilnya empuk, tidak nusuk ke kulit
  • Tidak perlu diraut karena ini pensil mekanik
  • Sudah ada spoolie brush-nya yang supeeerrr lembut! I love it so much. Kalau pun pensil alisnya sudah habis, saya bakal tetap simpan dan pakai spoolie-nya (kebetulan kemasannya juga gemesin untuk meramaikan meja rias)

Cons (-)

  • Pigmentasinya kurang untuk shade Nudeclear, mungkin shade lainnya lebih bagus
  • Agak waxy dan butuh waktu buat nge-set
  • Staying power ± 6 jam saja, padahal ada wax yang berarti seharusnya bisa lebih lama
  • Tidak tahan keringat dan air

Harga & Tempat Membeli

Menurut saya, Mizzu Browzilla merupakan produk yang bagus, tapi kualitasnya masih bisa ditingkatkan lagi. Apa kamu pernah mencoba Mizzu Browzilla juga? Bagaimana menurutmu performanya? Share pengalamanmu di bawah, yuk! Jangan lupa baca artikel Kamini lainnya juga, ya.

Tag: ,
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram