Kamini.id / Review / Review St Ives Fresh Skin Apricot Scrub yang Menyegarkan

Review St Ives Fresh Skin Apricot Scrub yang Menyegarkan

Ditulis oleh - Diperbaharui 26 Agustus 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Bila bicara tentang produk scrub yang bagus, brand St Ives memang sulit untuk dilewatkan. Pasalnya, salah satu produk terbaik St Ives yaitu Apricot Scrub disebut-sebut sebagai multi-award winning scrub di Amerika sana. Gelar tersebut bukan semata-mata sebagai klaim saja.

Karena memang sudah banyak yang membuktikan kehebatan produk ini. Dan untungnya, St Ives telah memasuki pasaran Indonesia dengan berbagai varian scrub-nya. Nah, pada kesempatan kali ini saya akan mengulas salah satu produk terbaik St Ives yaitu Fresh Skin Apricot Scrub.

Tentang Produk

Review St Ives Apricot Scrub_produk 3 (Copy)

St Ives sendiri merupakan brand yang cukup populer di Amerika karena terkenal dengan produk-produk scrub-nya yang diminati masyarakat. Terinspirasi dari alam, St Ives mengklaim semua produknya dibuat dengan 100% pelembab dan ekstrak alami. Brand ini juga mengusung produk-produk cruelty-free. Jadi tak akan ada hewan yang tersakiti selama produksi berlangsung.

  • Klaim Benefit Produk

Varian scrub yang diproduksi St Ives sendiri sudah ada 6 varian yaitu Acne Control untuk kulit berjerawat, Gentle Smoothing untuk mengangkat sel-sel kulit mati pada kulit yang kering, Radiant Skin untuk membersihkan dan mencerahkan, Energizing untuk kulit kusam, Bleackhead Clearing untuk menuntaskan komedo, dan tentu saja yang saya akan ulas, yaitu varian Fresh Skin yang bisa digunakan untuk pemilik kulit normal-kombinasi.

Varian Fresh Skin memiliki kandungan buah apricot di dalamnya. Sementara klaim utama dari produk yang tertera di depan kemasan adalah eksfoliasi mendalam dan membersihkan kotoran untuk kulit glowing. Sedangkan secara detail klaim yang tertera pada website St Ives dipaparkan seperti berikut.

  1. Terbuat dari 100% eksfolian dan ekstrak alami
  2. Hipoalergenik
  3. Bebas dari paraben
  4. Non-comedogenic
  5. Telah melalui uji dematoligis

Sebenarnya tidak ada klaim spesial yang diberikan pada produk ini. Setahu saya memang scrub yang digunakan oleh St Ives dalam varian Fresh Skin Apricot Scrub merupakan kulit kenari tanpa ada bahan sintetis apapun. Mungkin karena itu St Ives mengklaim produk ini 100% alami.

  • Cara Pemakaian

Cara pemakaian produk ini juga sangat mudah, tetapi perlu diperhatikan secara seksama,ya. Terutama kala menggosokkan scrub pada wajah. Oleh karenanya, untuk mendapatkan hasil yang bagus, ikuti langkah-langkah cara pemakaian berikut ini.

  1. Tuangkan sebesar ukuran koin pada jari-jari tangan
  2. Aplikasikan pada wajah yang lembab atau yang telah dibasahi
  3. Ratakan dengan gerakan memutar kecil
  4. Aplikasikan tekanan yang lembut untuk membangunkan sirkulasi alami kuli
  5. Ratakan secara menyeluruh hingga pada garis rambut dan samping hidung
  6. Ketika selesai, bilas dan tepuk perlahan wajah menggunakan handuk bersih
  7. Gunakan 3-4 kali dalam seminggu (tergantung jenis kulit) untuk hasil terbaik
  • Fun Fact

Walau banyak penggemar dan sudah lama digunakan oleh masyarakat. Ternyata sempat ada kontroversi juga mengenai produk multi-award winning ini, lho. Bahkan saya pernah membaca bahwa produk ini diberikan predikat “horror skincare” oleh beberapa beauty junkies. Hal ini karena St Ives Apricot Scrub sempat diisukan berpotensi membahayakan kulit.

Pasalnya, banyak dermatologis yang mengatakan bahwa kulit kenari dapat menyebabkan terjadinya micro-tear atau luka kecil berukuran mikro yang mungkin tak kasat mata pada kulit. Dan bila digunakan secara berkelanjutan, luka ini akan membesar dan menyebabkan iritasi.

Akan tetapi, pihak St Ives kemudian bereaksi terhadap isu ini dan mengatakan bahwa belum ada keluhan apapun dari pengguna yang sudah lama menggunakan St Ives Apricot Scrub. Produk ini juga sudah melalui uji dermatologis. Jadi, asalkan digunakan sesuai dengan petunjuk pemakaian, tidak akan menimbulkan bahaya apapun.

Kemasan

Review St Ives Apricot Scrub_Kemasan (Copy)

Scrub dari St Ives hadir dalam kemasan tabung berukuran 170 g dengan tutup flip top. Tiap-tiap variannya dihiasi dengan warna berbeda yang cukup vibran dan menarik perhatian.

Untuk varian Fresh Skin Apricot Scrub sendiri, kemasan didominasi warna hijau, putih, dan tentu saja oranye yang datang dari gambar buah apricot. Summer vibes langsung terasa sejak saya menatap produk ini pertama kali. Saya juga langsung beranggapan produk ini akan terasa segar.

Keseluruhan badan produk termasuk tutupnya terbuat dari material plastik yang umumnya digunakan oleh produk-produk yang memiliki kemasan serupa. Tetapi yang cukup unik adalah ketika saya memperhatikan tutup kemasan,

Saat saya memperhatikan produk pada tutup flip-top-nya yang translucent, akan terlihat sedikit isi dari produk yang seolah-olah menggoda konsumen untuk mencobanya. Bagian ini pula yang bisa membuat kita mengetahui bagaimana ukuran butiran scrub dan tekstur produk yang diformulasikan oleh St Ives, tanpa perlu membuka tutupnya terlebih dahulu. Keren, bukan?

Ingredients

Review St Ives Apricot Scrub_Ingredients (Copy)

Full Ingredients

Water (Aqua, Eau), Juglans Regia (Walnut) Shell Powder, Glyceryl Stearate, Glycerin, Sodium Lauryl Sulfoacetate, Zea Mays (Corn) Kernel Meal, Cocamidopropyl Betaine, Cetearyl Alcohol, Cetyl Alcohol, PEG-100 Stearate, Cetyl Acetate, Titanium Dioxide (CI 77891), Polysorbate 60, Ceteareth-20, Acetylated Lanolin Alcohol, Triethanolamine, Carbomer, Fragrance (Parfum), PPG-2 Methyl Ether, Phenethyl Alcohol, Limonene, Linalool, Methylisothiazolinone, Prunus Armeniaca (Apricot) Fruit Extract.

Key Ingredients

  • Apricot Fruit Extract

Aprikot adalah buah yang kaya antioksidan, yang dapat melindungi kulit dari bahaya lingkungan seperti sinar matahari, polusi, dan asap rokok. Buah ini juga tinggi kandungan airnya yang mana penting untuk menjaga kulit agar tetap terhidrasi. Menurut St Ives, bahan ini juga yang menyebabkan produk menjadi sangat wangi.

  • Walnut Shell Powder atau Bubuk Kulit Kenari

Bahan ini yang menjadi superstar dalam produk. Sudah cukup banyak produk scrub yang menggunakan kulit kenari sebagai physical exfoliant yang gentle namun efektif dalam mengangkat sel-sel kulit mati dan membersihkan kulit secara mendalam. Asalkan diolah dengan tepat, kulit kenari akan memberikan hasil yang baik pada kulit..

Impresi

Setelah menggunakan produk ini selama kurang lebih 4 kali, berikut adalah hal-hal yang saya rasakan tentang St Ives Fresh Skin Apricot Scrub. Apakah cukup horror bagi saya? Simak terus ya!

  • Tekstur

Review St Ives Apricot Scrub_Tekstur (Copy)

Ketika pertama kali diulaskan pada telapak tangan, saya cukup kaget saat mengetahui kalau ukuran partikel scrub dari produk cenderung lembut dan kecil. Karena biasanya produk-produk physical exfoliation menggunakan partikel scrub yang cukup besar dan terasa kasar. Berbeda dengan scrub ini yang teksturnya seperti pasir.

  • Wangi

Review St Ives Apricot Scrub_Wangi (Copy)

* sumber: www.fromthegrapevine.com

Untuk wangi, sejak pertama saya memegang produk, St Ives Fresh Skin Apricot Scrub ini langsung mengeluarkan aroma buah yang segar dan semerbak. Entah berasal dari dalam produk ataukah pihak pabrik menyemprotkan pewangi tambahan pada kemasan luar produk yang menjadi asal muasal harum menyegarkan ini. Bahkan sebelum tutup produk dibuka.

Benar saja, ketika saya mengeluarkan isi produk, wangi buah semakin terasa menghampiri indra penciuman saya. Sangat menyegarkan tetapi juga menyengat sih menurut saya pribadi. Sejujurnya, saya belum pernah mencium wangi buah apricot jadi saya tidak bisa mengatakan apakah wangi yang dikeluarkan oleh produk adalah wangi aprikot atau bukan. Tetapi wanginya mirip dengan pewangi ruangan rasa apel.

Ketika dilihat dari ingredient list sebenarnya ada beberapa bahan yang bertanggung jawab atas wangi ini, yaitu ekstrak apricot, fragrance (yang maksudnya pewangi sintetik), limonene ( zat yang menyebabkan wangi seperti jeruk), dan linalool ( zat wanginya seperti lavender dengan hint jeruk). Tak heran mengapa produk ini wanginya cukup menyengat.

  • Aplikasi

Review St Ives Apricot Scrub_aplikasi (Copy)

Inilah yang sempat bikin saya deg-degan. Karena terkenal dengan kontroversinya, saya jadi cukup khawatir bila butiran scrub dari produk akan menimbulkan luka pada kulit. But turned out, saya tidak merasakan rasa sakit apapun selama menggunakan produk ini.

Asalkan mengulasnya dengan lembut, produk ini juga akan terasa lembut pada kulit. So, the key is to be gentle. Jangan berani-berani menekan apalagi menggosok produk ini terlalu keras pada wajah bila tak mau timbul luka ataupun iritasi.

Performa

Review St Ives Apricot Scrub_Performa (Copy)

Setelah 3 kali menggunakan produk ini dalam skincare rutin saya, saya merasakan wajah menjadi lumayan halus. Tetapi yang paling signifikan saya rasakan adalah sel-sel kulit mati terangkat. Kebetulan karena keadaan kulit saya sedang kering banyak sekali sel-sel kulit mati yang terkelupas dan menyebabkan kulit terasa kasar. Tetapi sekarang saya tidak merasakan kasar lagi pada area-area yang kering tersebut. Senang rasanya.

Untuk komedo, saya sebenarnya belum merasakan perubahan apapun. Mungkin karena saya baru menggunakan 4 kali saja. Sama halnya dengan efek mencerahkan, saya juga tidak mendapati wajah terlihat cerah setelah menggunakannya. Bahkan kesan cerah sesaat setelah menggunakan produk juga tidak saya dapatkan. Sepertinya bila digunakan bekerlanjutan maka barulah akan memberikan hasil pada dua aspek tersebut.

Akan tetapi terdapat perubahan lain yang sangat terasa bahkan sejak pertama kali menggunakan produk. Yaitu wajah yang terasa lembab. Bisa dilihat dari foto, bagaimana perbedaan kelembaban pada bagian wajah saya yang diaplikasikan St Ives Fresh Skin Apricot scrub, dengan bagian yang tidak menggunakan apapun. Saya yakin kelembaban ini datang dari ekstrak buah aprikot-nya.

Bahkan ketika dibilas dari wajah, saya sudah merasakan sensasi licin tersebut. Formulasi ini pula yang tidak menyebabkan butiran scrub terlalu hars dalam mengeksfoliasi. Sekali lagi saya tekankan, let the scrub do its job.

Setelah 4 kali pemakaian juga saya tidak merasakan iritasi apapun termasuk tidak terjadi penyumbatan pada pori-pori. Jadi klaimnya yang hypoallergenic dan non-comedogenic cukup berhasil di kulit saya. Produk ini juga tidak meninggalkan sensasi kesat dan ketat, tidak seperti kebanyakan produk physical exfoliation. Good job, St Ives!

Tips dan Trik

* sumber: www.medicalnewstoday.com

Tips yang paling penting dari penggunaan produk ini adalah dengan tidak menekan produk kala kamu mengosokkannya pada wajah. Hindari pula area mata agar scrub tidak masuk ke mata. Selain itu, produk ini juga bisa kamu gunakan sebagai body scrub, lho.

Sehingga bila wajahmu tidak menunjukkan hasil positif dari penggunaan scrub, kamu bisa mengalihfungsikan menjadi scrub untuk tubuh. Banyak juga yang sudah membuktikan produk ini sangat baik dalam membersihkan sel-sel kulit mati dan kotoran di kulit tubuh.

Harga dan Tempat Pembelian

Review St Ives Apricot Scrub_produk (Copy)

Cek Harga di Shopee

Cek Harga di Lazada

Saya membeli produk ini secara online dengan harga Rp.48.000. Kamu juga bisa  mendapatkan harga yang lebih miring lagi bila beruntung. Selain dijual online, produk ini juga sudah banyak tersedia over-the-counter. Tetapi karena varian Fresh Skin ini memiliki banyak penggemar juga di Indonesia, kamu mungkin akan menemukan beberapa toko yang kehabisan varian ini. Pokoknya jangan lelah mencari sampai dapat, ya!

Kesimpulan

Review St Ives Apricot Scrub_produk 1 (Copy)

Bisa dibilang pengalaman saya mencoba St Ives Apricot Scrub sama sekali tidak horror, kok. Malah saya cukup terkesan dengan kemampuannya dalam mengangkat sel-sel kulit mati dan melembabkan wajah. Yang pasti saya akan menghabiskan produk ini terlebih dahulu agar manfaatnya dapat semakin terasa. Bila sudah habis, mungkin saya akan repurchase sebelum mendapatkan produk dengan kualitas lebih bagus.

Pros

  • Mengangkat sel-sel kulit mati
  • Sangat melembabkan
  • Tidak menyebabkan iritasi dan komedo
  • Harumnya menyegarkan
  • Butiran scrub tidak terlalu besar
  • Paraben free
  • Sangat cocok untuk kulit normal dan kombinasi

Cons

  • Wanginya terlalu menyengat, namun terasa menyegarkan
  • Masih ada pewangi sintetik dan pewarna sintetik dalam formulasinya, mungkin untuk kamu yang sensitif pada keduanya lebih baik menghindari produk ini
  • Masih terdapat beberapa bahan yang berpotensi menyebabkan komedo, karena itu pemilik kulit sangat berminyak tidak begitu direkomendasikan menggunakan varian ini

Bagaimana? Apakah kamu punya pengalaman serupa setelah mencoba produk yang sempat fenomenal ini? Ataukah kamu memiliki pengalaman menggunakan varian dari St Ives Facial Scrub lainnya? Jangan ragu untuk berbagi di kolom komentar, ya. Sementara untuk kamu yang belum pernah mencobanya dan tidak mau ketinggalan tren, sebaiknya kamu segera mencoba produk ini.

Jangan hanya berhenti sampai di sini ya! Kamini juga masih memiliki merk scrub wajah, body scrub, hingga scrub untuk bibir yang bagus untuk menjadi refrensi-mu dalam memilih produk yang tepat. Selamat mencoba!

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ditulis oleh - Diperbaharui 26 Agustus 2020