Kamini.id / 7 Tips Mengelola Keuangan untuk Kebutuhan Masa Depan

7 Tips Mengelola Keuangan untuk Kebutuhan Masa Depan

Ditulis oleh - Diperbaharui 16 November 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Pandemi Covid-19 tidak hanya menghantam dunia kesehatan tetapi juga perekonomian. Banyak negara yang mengalami resesi akibat virus Corona ini. Covid-19 juga jadi faktor yang membuat banyak kehilangan pekerjaan.

Diantara mereka, banyak yang tidak siap dengan situasi ini. Terutama mereka yang kurang melek dalam merencanakan keuangan. Ketika mereka kehilangan pekerjaan, mereka tidak punya lagi pemasukan cadangan.

Peristiwa ini bisa jadi pembelajaran penting buat kamu. Situasi semacam ini bisa jadi terjadi lagi dengan kondisi yang berbeda. Untuk itu, penting bagi kamu mengelola keuangan sejak dari sekarang. Tujuannya agar kamu bisa lebih siap di berbagai kondisi. Tanpa berlama-lama lagi, berikut tujuh tips mengelola keuangan yang bisa kamu terapkan mulai dari sekarang.

1. Memiliki Investasi

investasi

Investasi adalah aset. Jika kamu menyisihkan sebagian pemasukan untuk kebutuhan investasi, maka setidaknya kamu sudah bisa sedikit “mengamankan” keuanganmu di masa depan.

Investasi akan membantumu ketika kamu tidak bekerja lagi. Jikapun kamu nanti punya uang pensiun, sebaiknya jangan terlalu diandalkan. Miliki investasi sekarang juga. Investasi bisa jadi “jaring” pengaman ketika kamu tidak bekerja lagi atau ketika situasi ekonomi memburuk. Contohnya, ketika pandemi Covid-19 melanda, banyak orang yang tidak memiliki aset investasi. Efeknya, banyak orang tidak siap ketika kehilangan pekerjaan.

Bentuk investasi sendiri bisa apa saja. Bisa sesuaikan dengan pengeluaran. Contoh paling mudah untuk investasi adalah investasi dalam bentuk emas. Selain emas, investasi bisa berbentuk saham, properti, deposit, bahkan asuransi, terutama jenis asuransi kesehatan dan asuransi jiwa.

2. Tidak Bergantung Gaji

salary

Jika kamu pekerja, sebaiknya jangan bergantung pada gaji. Kamu jangan kerja untuk gaji yang nanti selalu kamu habiskan tiap bulannya. Bekerjalah agar kamu bisa mendapat gaji yang nantinya bisa kamu kelola sebaik mungkin. Pengelolaan gaji yang baik akan membuat catatan keuanganmu lebih baik. Apalagi jika kamu menyisihkan gajimu untuk investasi, seperti yang dijelaskan di poin pertama.

Untuk itu, penting bagi kamu mempelajari terkait keuangan atau finansial. Kamu bisa mempelajari soal tips keuangan atau bisnis dari internet. Misalnya di situs berita bisnis dan ekonomi wartaekonomi.co.id. Situs tersebut merupakan situs yang membahas soal ekonomi, finansial dan, bisnis. Kabar soal bisnis dan pergerakan ekonomi nasional dan dunia hadir lengkap di situs wartaekonomi.co.id.

3. Mengatur Kebutuhan di Masa Depan

kebutuhan masa depan

Sebaiknya kamu jangan terlalu fokus terhadap kapan gajimu bisa meningkat. Upayakan tetap bekerja sebaik mungkin karena kerja sebaik mungkin berefek pada rewards yang bisa kamu dapatkan tanpa kamu duga. Fokuslah pada pengeluaranmu, untuk sekarang dan masa depan. Mengapa ini penting? Karena seiring berjalannya waktu, bakal ada beberapa pos pengeluaran yang harus kamu sisihkan di masa depan.

Contohnya adalah biaya untuk menikah. Jika kamu masih lajang, tentu kamu harus memikirkan dana untuk menikah. Terlebih biaya menikah di era sekarang tergolong mahal. Jikapun kamu ada di kondisi tidak mengeluarkan dana, hal tersebut tidak jadi alasan kamu untuk tidak menyiapkan dana pernikahan. Bisa jadi uang yang tadinya kamu rencanakan untuk menikah berubah jadi dana darurat untuk kebutuhan lain.

Pengeluaran lainnya di masa depan adalah rumah. Tentu impian semua orang memiliki rumah karena itu penting bagi kamu menyiapkan dana untuk membeli rumah. Apalagi jika kamu bisa membeli rumah secara tunai. Tiga poin lain dari pengeluaran lain yang perlu kamu siapkan untuk masa depan adalah sekolah anak, kendaran, dan liburan. Sekolah anak bisa kamu rencanakan setelah menikah dan berencana memiliki anak.

Sementara kendaraan dan liburan sebenarnya adalah pengeluaran opsional tetapi bisa sangat dibutuhkan mengingat jika kamu sudah berkeluarga setidaknya kamu harus memiliki satu kendaraan. Kamu juga tentu perlu sesekali untuk liburan. Menyiapkan dana dari sekarang untuk kebutuhan-kebutuhan tersebut tentu sangat disarankan.

4. Belilah yang Kamu Butuhkan, Bukan yang Kamu Inginkan!

Beli kebutuhan

Pengelolaan uang yang baik bisa dimulai dari cara kamu mengendalikan keinginanmu. Contohnya adalah mengendalikan belanja saat promo tanggal cantik di toko online. Mata kamu tentu tergoda dengan berbagai barang lucu nan cantik, apalagi harganya diskon. Hanya kamu harus ingat, apakah barang tersebut kamu butuhkan atau hanya keinginan semata?

Untuk itu, penting mengutamakan apa yang kamu butuhkan dibandingkan apa yang kamu inginkan. Jika memang ponselmu sudah rusak dan kamu perlu yang baru, tidak ada larangan untuk membelinya selama dananya mencukupi. Jangan paksakan membeli ponsel yang kamu inginkan tetapi dompet kamu ternyata tidak sesuai dengan keinginanmu.

5. Menghindari Pinjaman atau Kredit

Pinjaman atau kredit

Jika kamu tidak bisa mengendalikan keinginanmu, maka catatan keuanganmu bakal kurang sehat. Apalagi jika kamu lebih banyak pengeluaran dibandingkan pendapatan. Hal ini pada akhirnya membuat kamu harus terjebak dengan cicilan, pinjaman, atau kredit. Kemudahan mendapatkan pinjaman di era digital pun bisa jadi akan jadi jalan mulus kamu terjebak dalam pinjaman.

Tidak ada yang salah dengan kredit atau pinjaman asalkan disertai dengan perhitungan matang. Contohnya adalah melakukan perhitungan bahwa ketika kamu meminjam, kamu dapat membayar dengan nilai maksimal 30% dari pendapat perbulan. Jika pendapatan kamu Rp3 juta perbulan, maka sebaiknya hutang kamu tidak lebih dari Rp1 juta.

Selain itu, jika kamu memang harus melakukan pinjaman, usahakan pinjaman tersebut dimaksudkan untuk kebutuhan produktif. Sekecil mungkin hindari mengajukan kredit karena kebutuhan konsumtif.

6. Mengetahui Seberapa Boros

kalkulator

Penting bagi kamu mengetahui “seberapa boros pengeluaran bulananmu?. Hal ini dimaksudkan agar kamu bisa lebih menata lagi pengeluaran bulananmu. Kamu mungkin perlu mencatat transaksi uang yang keluar dan masuk tiap harinya. Tidak perlu membawa catatan karena sekarang banyak aplikasi yang memungkinkan kamu mencatat pengeluaranmu.

Ketika kamu sudah tahu pengeluaranmu, kamu bakal disadarkan bahwa kamu boros untuk hal-hal tidak penting. Padahal uang tersebut bisa kamu alihkan untuk disisihkan untuk kebutuhan investasi misalnya.

7. Memiliki Dana Darurat

dana darurat

Poin terakhir yang sangat penting dalam mengelola keuangan adalah memiliki dana darurat. Sebaiknya, setiap bulan kamu sisihkan uang yang kamu simpan sebagai dana darurat. Jumlahnya bisa 10% dari gaji atau bisa juga lebih.

Dana darurat ini bisa kamu siapkan jika ada kebutuhan mendesak. Usahakan pula agar kamu tidak bisa mengambil dengan mudah uang yang ada di dana darurat tersebut. Misalnya, kamu memakai rekening dari bank yang mesin ATM-nya jarang ada di sekitarmu.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *