7 Tips Merawat Baju Koko agar Selalu Tampak Baru

Ditulis oleh Desi Puji Lestari - Diperbaharui 27 Maret 2021

Baju Koko menjadi pakaian para lelaki muslim yang umum digunakan untuk shalat, berkegiatan di masjid, dan menghadiri acara-acara yang bersifat keagamaan. Bagi orang-orang tertentu, pemakaian baju koko bahkan seperti kewajiban dan menjadi ciri khas. Baju koko menjadi pakaian kebesaran yang dipakai dalam berbagai kegiatan. Hasilnya, koleksi baju koko pun menumpuk.

Kini, baju koko tersedia dalam berbagai model. Desain dan potongannya tidak lagi kaku, melainkan sudah lebih modern dan cocok dipakai untuk berbagai kegiatan, baik yang berhubungan dengan keagamaan atau tidak. Bahan serta pilihan warnanya pun sangat bervariasi, karena sekarang ini baju koko tidak hanya berwarna putih.

Namun, untuk sekian banyak baju koko yang kamu punya,  apakah tahu bagaimana cara merawatnya? Memiliki baju koko satu lemari akan sangat sayang jika dibiarkan tanpa perawatan atau dirawat tapi asal bersih sehingga tidak memperhatikan apa saja yang boleh dan dilarang dilakukan. Akibatnya baju koko jadi cepat rusak.

Nah! Jangan khawatir! Kami punya beberapa tips merawat baju koko agar pakaian kesayanganmu tersebut tetap awet dan bisa dipakai dalam jangka waktu lama. Apa saja yang harus dilakukan? Simak ulasan di bawah ini!

1. Perhatikan Bahan Baju Koko

Tips Merawat Baju Koko_perhatikan bahan bajuSumber: blibli.com

Saat membeli baju koko, kamu mungkin tidak memilih berdasarkan material pembuatan baju tersebut. Hal yang utama adalah kenyamanan. Padahal, mengetahui jenis bahan dari baju koko yang kamu miliki, cukup penting sebagai petunjuk perawatannya.  Pasalnya, setiap bahan pembuat kain memiiki kriteria khusus dan unik yang memerlukan perawatan berbeda antara satu dan lainnya.

Sejauh ini, material pembuatan baju koko yang banyak ditemukan di pasaran antara lain baju koko berbahan polyester, baju koko berbahan katun, dan baju koko berbahan rayon. Ketiganya memiliki kriteria berbeda serta membutuhkan perawatan yang berbeda pula.

Untuk baju koko berbahan polyester, ia cenderung lebih cepat kotor, terutama oleh noda minyak. Saat mencucinya, jangan pakai deterjen berbahan aktif cukup keras karena itu bisa merusak kualitas baju. Kamu cukup mencucinya secara manual dan mengeringkannya dengan cara diangin-anginkan.

Jika baju koko berbahan katun, harap mencucinya secara manual menggunakan tangan. Jangan campurkan koko katun dengan baju lainnya. Setelah kering, jangan simpan baju koko katun di bawah sinar matahari langsung sebab hal tersebut bisa merusaknya. Lalu bagaimana dengan koko berbahan rayon?

Bahan rayon terbuat dari selulosa alami hingga kerap disebut sebagai bahan berserat semi sintetik. Kamu harus mencucinya secara manual dan tidak menggantung saat menjemurnya karena cara itu bisa mengubah bentuk baju koko, apalagi jika dilakukan berulang dan dalam jangka waktu lama.

2. Pisahkah Baju Koko dari Pakaian Lain

Tips merawat baju koko selanjutnya yang bisa dilakukan adalah memisahkan baju koko, apalagi jika berwarna putih, dengan pakaian lain saat merendam. Jika tidak, baju rentan kelunturan oleh warna dari baju lain. Tentu tidak ingin, kan, koko putih kesayangan berubah jadi coklat atau ada bercak-bercak warna ‘ajaib’ lainnya?

Memisahkan baju koko saat proses perendaman adalah salah satu cara untuk mempertahankan warna aslinya. Ini adalah cara ampuh dan sederhana yang bisa dilakukan untuk menjaga baju koko putih tetap awet dan tidak pudar.

3.  Cuci Manual dan Jangan Kucek Berlebihan

Pada umumnya, pemakaian baju koko tidak seperti pemakaian baju harian, sehingga keringat atau noda pun tidak terlalu banyak menempel dan membandel. Untuk itu, tidak perlu menggunakan mesin cuci saat membersihkannya. Cukup cuci baju koko secara manual karena penggunaan mesin cuci dikhawatirkan dapat merusak serat kain.

Gerakan atau tarikan pada mesin cuci terlalu kuat untuk baju koko. Bila hal tersebut dibiarkan, bukan tidak mungkin serat kain akan mudah rusak. Akibatnya koko bisa berubah bentuk padahal baru dipakai beberapa kali. Saat mencuci secara manual pun, disarankan untuk tidak menguceknya terlalu keras.

Kucek dengan gerakan lembut tapi bertenaga sehingga kotoran bisa hilang tanpa gesekan yang terus-menerus. Jangan sesekali menggunakan sikat, terutama jika terdapat bordir pada koko. Alih-alih bersih, bordiran dan serat kain bisa cepat ambrol. 

4. Gunakan Air Bersuhu Normal

Tips Merawat Baju Koko_Gunakan Air Bersuhu NormalSumber: dekoruma.com

Kamu mungkin berpikir bahwa merendam baju koko menggunakan air panas bisa membuat kotoran yang menempel cepat hilang. Padahal yang terjadi sesungguhnya adalah air panas dapat merusak serat kain koko. Pada beberapa bahan, air panas bahkan bisa membuat baju mengkerut. 

Maka dari itu, tips merawat baju koko selanjutnya yang harus dipraktekkan segera, terutama jika masih percaya dengan hal tersebut adalah mengganti air panas dengan air bersuhu normal untuk merendam baju. Air bersuhu normal cenderung lebih aman dan tidak memengaruhi perubahan pada serat kain. Pakai air panas sebainya digunakan untuk menyeduh kopi saja, karena pasti akan lebih berguna.

5. Perhatikan Proses Pengeringan

Tips Merawat Baju Koko_Perhatikan Proses PengeringanSumber: 99.co

Setelah selesai mencuci, hal selanjutnya yang perlu diperhatikan agar baju koko awet adalah memperhatikan proses pengeringan. Lupakan pengering pada mesin cuci, lalu pilih untuk mengeringkannya secara manual menggunakan bantuan cahaya matahari dan angin. 

Jemur baju koko di tempat yang teduh atau tidak tersorot sinar matahari secara langsung. Kamu bisa membuat jemuran khusus di samping rumah untuk menyimpan dan mengeringkan baju-baju yang butuh perawatan istimewa. Saat cuaca sedang cerah, biasanya baju akan kering hanya dalam hitungan jam. Kamu bisa langsung mengangkat baju koko sesaat setelah kering.  

6. Jangan Terlalu Sering Mencuci Baju Koko

Seperti yang sudah disebutkan di awal-awal artikel, baju koko cenderung dipakai pada saat-saat tertentu saja. Biasanya untuk shalat ke masjid berjamaah. Disebabkan oleh penggunaan yang tidak terlalu intens, alangkah bijak jika kamu menunggu setidaknya dua hari untuk mencucinya.

Sebelum itu, gantungkan baju koko selepas memakainya dan angin-anginkan. Kamu bisa segera memakainya kembali saat dibutuhkan.

Baju koko yang masih bersih tidak perlu segera dicuci setelah dipakai. Terlalu sering mencuci koko ternyata juga tidak selamanya baik. Baju yang sering terpapar air dan deterjen juga bisa cepat rusak. Serat dan warna serta jahitan bisa rusak. Oleh karena itu, jangan langsung masukkan baju koko ke dalam keranjang cucian jika baru memakainya beberapa kali.

7. Simpan Baju Koko di Tempat yang Tepat

Tips Merawat Baju Koko_Simpan Baju Koko di Tempat yang TepatSumber: dekoruma.com

Seperti apa tempat yang tepat untuk menyimpan baju-baju agar awet? Tentu saja tempat yang tidak lembap. Tempat atau lemari tersebut harus kering dan terhindar dari debu agar baju bebas dari jamur serta tidak mudah kotor. Penyimpanan yang tepat menjadi tips merawat baju koko selanjutnya yang tidak kalah penting.

Letakkan baju koko dengan menggantungnya menggunakan hanger dari kayu. Hindari melipatnya apalagi membiarkan baju koko. Kamu juga bisa memakai dan menyimpan kapur barus atau kamper sebagai upaya melindungi koko dari ngengat dan bau.

Demikian tips merawat baju koko yang bisa dicoba. Kamu bisa mempraktekannya segera, setelah baju koko yang dikenakan kotor dan bau. Tidak sulit, kan untuk menjajal poin-poinnya?

Semoga resep atau tips pada artikel ini membantumu agar lebih waspada dan peduli pada perawatan baju koko. Jangan hanya pintar dalam membelinya, melainkan juga harus pintar merawatnya. Selamat mencoba!

ARTIKEL
PRODUK
BRAND
© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram