6 Tips Merawat Pakaian Berbahan Jeans Agar Tidak Luntur

Ditulis oleh Eva Tresna Nurhayati - Diperbaharui 15 November 2019

Apa kamu suka menggunakan pakaian berbahan jeans? Atau justru kamu punya banyak pakaian berbahan jeans di lemari kamu? Pakaian berbahan jeans biasanya berbentuk celana, jaket, over all, rompi, dan rok. Sejak dulu, jeans memang menjadi outfit andalan banyak kalangan. Yang membuat jeans disukai adalah bahannya kuat dan tidak mudah rusak, asal dirawat dengan baik.

Kamini punya enam tips merawat pakaian berbahan jeans supaya tidak mudah luntur dan sellau tampak baru. Merawat pakaian berbahan jeans agak berbeda dengan pakaian berbahan lainnya seperti katun, spandeks, linen, sutra, dan yang lainnya.

Dengan perawatan yang tepat, pakaian berbahan jeans milikmu bisa jadi lebih tahan lama dan selalu tampak seperti baru. Lalu, apa saja, sih, tips merawat pakaian berbahan jeans supaya tidak mudah luntur? Berikut penjelasannya:

Tips Merawat Pakaian Berbahan Jeans

1. Mencuci Pakaian Berbahan Jeans Dengan Mesin Cuci

Tips Merawat Pakaian Berbahan Jeans

* sumber: www.clean-organized-family-home.com

Tips merawat pakaian berbahan jeans yang pertama adalah dengan memisahkan jeans dengan pakaian jenis lainnya. Hal ini sangat perlu dilakukan jika kamu menggunakan mesin cuci. Bahan jeans lebih "keras" dan berat daripada bahan pakaian lainnya. Belum lagi kemungkinan warna yang luntur. Jadi, sebaiknya kamu mencuci jeans secara terpisah dari pakaian bahan lainnya.

Jangan lupa untuk membalikkan bagian luar jeans ke dalam. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir kemungkinan lunturnya jeans kamu. Yang perlu diperhatikan lagi adalah produk sabun cuci dan pelembut yang biasa kamu gunakan. Jangan menggunakan sabun yang mengandung pemutih, karena bisa merusak warna jeans kamu.

Lalu, jangan sampai mesin cuci kamu overload karena kamu menumpuk jeans terlalu banyak. Jeans memerlukan banyak ruang untuk dapat tercuci dengan baik. So, supaya pakaian dari bahan jeans kamu lebih leluasa bergerak, cuci beberapa potong pakaian saja di waktu yang bersamaan. Jika pada mesin cuci kamu ada pengaturan mode jeans, maka gunakan mode tersebut.

Tips selanjutnya adalah dengan men-set pengaturan waktu pengering sesebentar mungkin. Walaupun kuat, bahan jeans tetap memiliki sisi rapuh juga. Salah satu kelemahannya adalah jika diputar di mesin pengering terlalu lama. Lagipula pakaian berbahan jeans harus dijemur dalam keadaan lembab, bukan sudah kering.

2. Mencuci Pakaian Berbahan Jeans Dengan Tangan

Mencuci Pakaian Berbahan Jeans Dengan Tangan

* sumber: www.kaufmann-mercantile.com

Tips merawat pakaian berbahan jeans adalah jika kamu mencuci jeans menggunakan tangan. Biasanya sebelum mencuci dengan tangan, pakaian suka direndam dulu, bukan? Nah, jangan sampai kamu merendam jeans cucian kamu terlalu lama, ya. Waktu 15 menit cukup untuk merendam jeans kamu.

Lalu, jika kamu mau menggunakan sikat, gunakanlah sikat yang bulunya tidak kasar. Usahakan untuk menggunakan sikat hanya pada bagian yang terkena noda membandel saja. Lalu, untuk bagian yang tidak terkena noda cukup dikucek menggunakan tangan saja. Dan, sama seperti mencuci dengan mesin, kamu juga harus memerhatikan sabun cuci dan pelembutnya.

3. Jangan Mencuci Pakaian Berbahan Jeans Terlalu Sering

Jangan Mencuci Pakaian Berbahan Jeans Terlalu Sering

Pernahkah kamu berpikir, kalau celana jeans kamu tidak kotor-kotor, padahal sudah dipakai beberapa kali? Tekstur pakaian berbahan jeans itu tebal dan jalinannya rapat, makanya tidak mudah kotor. Oleh karena itu, kamu tidak perlu sering mencuci pakaian berbahan jeans.

Sebaiknya kamu mencuci pakaian berbahan jeans setelah 3 - 5 kali pemakaian. Hal ini akan membuat warna jeans kamu tetap awet dan tampak seperti baru. Kecuali, disaat pakaian berbahan jeans kamu benar-benar bau keringat, bau matahari, bau apek, atau mungkin kotor karena tanah, lumpur, dan sebagainya, baru boleh langsung dicuci.

Jika jeans kamu tidak terlalu kotor, cukup kibaskan pakaian berbahan jeans kamu beberapa kali untuk merontokkan debu dan kotoran yang menempel. Lalu, gantung jeans untuk diangin-anginkan. Hal ini berguna untuk menghilangkan bau jeans setelah dipakai.

4. Menjemur Pakaian Berbahan Jeans

Menjemur Pakaian Berbahan Jeans

* sumber: www.ecouterre.com

Tips yang selanjutnya adalah untuk cara menjemur. Saat menjemur pakaian berbahan jeans, usahakan untuk tidak menjemurnya langsung dibawah sinar matahari dalam waktu lama atau sehari penuh. Kamu bisa, kok, menjemur jeans ditempat yang tidak terkena sinar matahari langsung. Asalkan tempatnya cukup terkena angin, maka jeans kamu akan kering sempurna.

Jangan lupa untuk membalik sisi bagian luar ke dalam sebelum dijemur, supaya warna jeans tidak cepat pudar karena sengatan matahari. Gunakanlah gantungan pakaian untuk menjemur jeans kamu, hal ini dilakukan untuk menghindari lipatan jika kamu menjemurnya pada rak jemuran.

Dan, jika kamu menggunakan jaket jeans untuk berkendara, jangan membiasakan menggantung jaket jeans kamu pada kendaraan ya. Sebaiknya disimpan di dalam jok untuk mengurangi paparan sinar matahari pada jaket jeans kamu.

5. Menyetrika Pakaian Berbahan Jeans

Menyetrika Pakaian Berbahan Jeans

* sumber: whattheredheadsaid.com

Tips merawat pakaian berbahan jeans yang selanjutnya adalah saat menyetrika. Saat kamu akan menyetrika pakaian berbahan jeans, sebaiknya gunakan suhu yang disesuaikan dengan jenis bahannya, biasanya tertera pada label yang menempel pada pakaian berbahan jeans kamu.

Kemudian, saat kamu menyetrika, hindari menggosok dengan tekanan yang berlebihan pada lipatan dan tepi kain. Kamu tidak mau, kan, ada bekas yang tertinggal di jeans kesayangan kamu dan warnanya juga menjadi pudar?

Setelah disetrika, gunakan gantungan pakaian untuk menyimpan pakaian berbahan jeans kamu di lemari. Karena, kalau kamu melipat jeans, biasanya warna pada bagian yang terlipat akan lebih cepat pudar.

6. Menghilangkan Bau Pada Pakaian Berbahan Jeans Tanpa Mencucinya

Menghilangkan Bau Pada Pakaian Berbahan Jeans Tanpa Mencucinya

* sumber: www.lifehack.org

Biasanya pakaian berbahan jeans bila sudah digunakan akan tercium bau, baik itu bau keringat, bau matahari, dan lain sebagainya. Tapi, kamu tidak perlu mencucinya langsung jika hal itu terjadi. Untuk menyiasatinya, kamu bisa memasukkan pakaian berbahan jeans kamu kedalam freezer semalaman.

Caranya adalah: bungkus pakaian berbahan jeans dengan plastik kedap udara supaya tidak basah, lalu masukkan ke freezer. Suhu dingin freezer diklaim dapat membunuh bakteri penyebab bau, dan itu berlaku juga pada pakaian berbahan jeans. Lalu, walaupun cuaca begitu panas pada keesokan harinya, kamu akan merasa sejuk karena menggunakan jeans yang baru dikeluarkan dari freezer.

Bagaimana, ternyata cukup mudah ya untuk merawat jeans kamu supaya tidak mudah luntur. Jika kamu mau mencuci jeans menggunakan air hangat, pastikan suhunya hanya 32°C. Karena, air hangat dengan suhu yang tepat tidak akan menyebabkan penyusutan pada pakaian. Itulah enam tips merawat pakaian berbahan jeans dari Kamini. Selamat mencoba!

ARTIKEL
PRODUK
BRAND
© Bacaterus Digital Media
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram