10 Cara Menghadapi Mertua yang Selalu Ikut Campur

Ditulis oleh Linda

Kalau mau sama anaknya, berarti harus mau juga sama orang tuanya…”

Perkataan yang satu ini mungkin sering Anda dengar sebelumnya. Secara tidak langsung perkataan ini mengharuskan menantu untuk dapat menerima mertuanya. Memang benar jika menantu dan mertua harus hidup rukun berdampingan.

Namun, tidak semua menantu dan mertua bisa selalu sepaham. Terkadang perilaku mertua yang suka ikut campur dalam rumah tangga anaknya justru merupakan salah satu penyebab kehancuran bahtera rumah tangga anak dan menantunya.

Buat Anda para menantu yang saat ini memiliki mertua yang ikut campur, sebaiknya jangan keburu emosi terlebih dahulu. Tetap pertahankan rumah tangga Anda dengan pasangan dan ikuti 10 cara menghadapi mertua yang selalu ikut campur dari Kamini ini.

10 Cara Menghadapi Mertua yang Selalu Ikut Campur

1. Tinggal Terpisah dengan Mertua

Tinggal Terpisah dengan Mertua Cara Menghadapi Mertua yang Selalu Ikut Campur

Cara menghadapi mertua yang selalu ikut campur adalah tinggal terpisah dari mertua. Bicarakan masalah ini secara baik-baik dengan pasangan Anda. Katakan bahwa Anda ingin menghindari pertikaian dengan orang tuanya dan ingin lebih fokus mengurus rumah tangga sendiri agar kalian menjadi pasangan yang mandiri.

Ketika tinggal secara terpisah, mertua Anda akan lebih sulit untuk mencampuri urusan rumah tangga Anda dan pasangan. Mertua akan kesulitan memantau gerak-gerik Anda sehingga ia tidak bisa menyalahkan Anda.

2. Pahami Keinginan Mertua

Pahami Keinginan Mertua

Ketika Anda menikah dengan pasangan, tentu saja orang tuanya akan menjadi orang tua Anda juga. Oleh karena itu, berusahalah untuk memahami keinginan mertua agar tidak terjadi perselisihan antara Anda dengan beliau.

Coba pikirkan dengan kepala dingin dan renungkan keinginan mertua Anda. Tidak selamanya keinginan mertua itu buruk, lho. Jadi, jangan keburu marah-marah dulu kepada pasangan Anda yang mungkin membela orang tuanya. Posisikan diri Anda dalam posisi mertua dan coba pikirkan apakah keinginannya memang baik untuk Anda dan pasangan.

3. Bicarakan dengan Pasangan

Bicarakan dengan Pasangan

Daripada terus menerus ngedumel di belakang mertua yang selalu ikut campur, mengapa tak coba membicarakan hal ini kepada pasangan? Pasangan juga harus tahu mengenai problem yang sedang Anda hadapi. Utarakan keberatan Anda terhadap mertua yang selalu ikut campur. Akan tetapi, bicarakan secara baik-baik agar tidak menyinggung hati pasangan karena biar bagaimana pun juga mertua Anda merupakan orang tuanya.

Cara menghadapi mertua yang selalu ikut campur adalah mengajak pasangan untuk tidak mengumbar masalah rumah tangga kalian ke orang tua masing-masing. Selesaikan berdua saja jika memang ada masalah yang timbul di antara kalian. Dengan begitu, mertua Anda tidak akan memiliki celah untuk selalu ikut campur.

4. Coba Sejalan dengan Mertua

Coba Sejalan dengan Mertua

Mungkin Anda merasa kesal dengan mertua yang turut mengatur rumah tangga Anda. Misalnya, dalam hal mengurus anak, mertua juga tidak ingin kalah untuk mendidik cucunya. Beliau merasa bahwa cara didiknya jauh lebih baik daripada Anda.

Nah, inilah saat yang tepat untuk mencoba sejalan dengan mertua. Mengertilah bahwa mertua dan Anda memiliki tujuan yang sama. Sebagai contoh, ketika mengajarkan anak makan sayur, mertua memiliki cara didik yang berbeda dari Anda.

Selama tidak melakukan kekerasan atau terlalu memanjakan anak, biarkan saja mertua Anda yang turun tangan. Toh hasilnya buah hati Anda tetap mendapat nutrisi dan vitamin dari sayuran yang ia makan.

5. Buktikan Anda Bisa Mengurus Rumah Tangga Lebih Baik

Buktikan Anda Bisa Mengurus Rumah Tangga Lebih Baik

Jadikan kritik mertua sebagai motivasi Anda untuk dapat mengurus rumah tangga secara lebih baik. Kritiknya mungkin terasa pedas di telinga, tapi kritik tersebut membuat Anda jadi lebih semangat untuk membuktikan kualitas diri Anda.

Dalam segala hal, tunjukkan bahwa Anda bisa menjadi lebih baik dari mertua. Jika Anda tidak ingin mertua selalu ikut campur, berusahalah untuk menjadi sosok yang mandiri. Hindari meminta bantuan dari sang mertua jika Anda memang mampu melakukannya sendiri.

6. Curi Hati Mertua

Curi Hati Mertua

Salah satu cara menghadapi mertua yang selalu ikut campur adalah dengan mencuri hatinya. Cara ini dapat menghindari cekcok antara Anda dengan mertua atau pasangan. Daripada memperlakukan mertua sebagai rival, mungkin lebih baik Anda menganggapnya sebagai orang tua Anda sendiri.

Curi hati mertua dengan mencoba membahagiakannya. Anda bisa membuatkan makanan favoritnya, membelikan barang yang ia inginkan, atau mengajaknya jalan-jalan ke tempat yang sudah lama ingin ia kunjungi. Cara-cara sederhana seperti ini akan meluluhkan hati mertua sehingga sikapnya pun lebih melunak dan tidak menganggap Anda sebagai rivalnya.

7. Hindari Perdebatan dengan Mertua

Hindari Perdebatan dengan Mertua

Mertua yang selalu ikut campur dalam rumah tangga Anda pasti berisiko besar menyulut emosi Anda. Jika Anda tidak bisa menahan diri, bisa-bisa Anda mengalami pertikaian dengan mertua. Hal seperti ini tentu akan menyulitkan posisi pasangan Anda karena ia bingung harus menempatkan dirinya di pihak yang mana.

Selama Anda masih bisa mengalah, cobalah hindari perdebatan dengan mertua. Anda harus memiliki sikap yang cuek dan tidak mudah baper untuk menghindari perdebatan dengan mertua Anda. Jika Anda mengacuhkannya, lama-lama mertua akan lelah sendiri dan suasana rumah tangga jadi lebih kondusif.

8. Sabar demi Pasangan dan Anak

Sabar demi Pasangan dan Anak

Ketika Anda merasa sulit untuk toleran terhadap sikap mertua yang sedikit-sedikit ikut campur maka cobalah bersabar dengan mengingat pasangan dan anak Anda. Ingatlah kebahagiaan mereka yang hancur bilamana Anda tetap bersikeras melawan mertua.

Sabar adalah cara menghadapi mertua yang selalu ikut campur secara tepat. Kesabaran Anda akan menghindari diri dari perkelahian dengan mertua. Ingat, biar bagaimana pun beliau adalah orang tua pasangan Anda yang harus dihormati.

9. Yakinkan Mertua Mengenai Kualitas Diri Anda

Yakinkan Mertua Mengenai Kualitas Diri Anda

Ada-ada saja ulah mertua yang selalu ikut campur dalam rumah tangga Anda. Misalnya, ia selalu mengkritik cita rasa masakan Anda dan menganggap bahwa masakan Anda tidak lebih baik dari masakannya. Selain itu, mertua mungkin akan ikut campur dengan cara Anda melayani pasangan dan mendidik si kecil.

Nah, jika sudah begini, saatnya memberanikan diri untuk meyakinkan mertua mengenai kualitas diri Anda. Berterima kasih lah atas perhatian yang diberikan mertua, tetapi Anda harus meyakinkan dia dengan kata-kata yang manis, seperti, “Bu, biarkan aku mandiri dan belajar untuk menjadi lebih baik lagi. Aku memang tak bisa sebaik Ibu, tapi aku akan berusaha untuk bisa menjadi sebaik Ibu.”

10. Berusaha Mencintai Mertua

Berusaha Mencintai Mertua

Kami mengerti bahwa sulit untuk bisa mencintai mertua yang suka ikut campur seperti Anda mencintai orang tua Anda sendiri. Anda bisa terima jika Ayah dan Ibu memarahi Anda, tapi Anda langsung tidak terima jika mertua yang menegur Anda.

Yuk, berusaha mencintai mertua Anda apa adanya. Tidak ada mertua yang sempurna di muka bumi ini. Oleh karena itu, berusahalah untuk mencintainya dan memaklumi segala kekurangannya. Dengan begitu, Anda akan lebih legowo dengan sikapnya yang mungkin selama ini mengesalkan Anda.

Itulah 10 cara menghadapi mertua yang selalu ikut campur. Kalau bisa berdamai dengan mertua, kenapa tidak? Kalau Anda merasa mertua Anda cerewet, baca artikel cara menghadapi mertua cerewet ini supaya jadi lebih akrab.

Kategori:
Tag:
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram