Logo Kamini

Marcell Darwin Ungkap Perjuangan Belajar Agama: “Anak Saya yang Ngimamin!”

Ditulis oleh Kamini.id
Marcell Darwin Ungkap Perjuangan Belajar Agama “Anak Saya yang Ngimamin!”_
Sumber gambar: Instagram/@marcelldarwin

Kamini.id – Perjalanan spiritual aktor Marcell Darwin kembali menjadi sorotan hangat publik. Aktor berusia 35 tahun itu telah resmi memeluk agama Islam pada November 2019. Sejak saat itu, ia terus mendalami ajaran agama, termasuk mempelajari dan menghafal surat-surat pendek Al-Qur’an, sebuah proses yang ia akui tidak mudah karena harus dimulai dari titik nol.

Namun, siapa sangka jika dorongan terbesar justru datang dari buah hatinya. Dalam wawancara yang diberitakan detikcom pada Minggu (14/12), Marcell mengungkap bahwa sang putra memiliki hafalan yang jauh lebih cepat darinya. Hal itu membuatnya merasa malu sekaligus terinspirasi untuk belajar lebih giat lagi.

“Gue lebih ke di-bully ya sama anak gue, karena gue masih belum bisa. Karena mungkin untuk anak kecil lebih gampang mempelajari hafalan ketimbang gue yang sudah banyak tahu,” ujarnya sambil tertawa.

Marcell bercerita bahwa sang putra sering kali menanyakan hafalan yang ia pelajari, bahkan menjadikan hafalan tersebut sebagai bahan candaan manis yang justru mempererat hubungan keduanya.

“Diketawa-ketawain, ‘Papa gak bisa, papa gak bisa. Coba sini aku nih ngimamin’. Ah, gitu. Bisa dicoba,” pungkasnya.

Alih-alih terbebani, Marcell justru menjadikan “tekanan kecil” dari sang putra sebagai motivasi untuk terus berkembang. Aktor berdarah Jerman itu mengaku dirinya merasa tertantang secara positif, seolah berada dalam kompetisi sehat dengan anaknya sendiri.

“Gue nggak mau kalah sebenarnya sama anak gue. Masa dia bisa gue gak? Gua harus coba gitu,” ungkapnya.

Proses belajar agama di rumah pun menjadi lebih menyenangkan. Marcell menggambarkannya sebagai momen yang hangat, penuh tawa, dan membuat hubungan ayah-anak semakin dekat. Ia bahkan mengakui bahwa ia sering mencari bacaan dan hafalan secara mandiri lewat internet.

“Ini sampai gue hafalin, gua cari di Google, pelan-pelan gua hafalin,” sambungnya.

Keseriusan Marcell dalam mendalami agama Islam terlihat dari usahanya memanfaatkan waktu bersama keluarga sebagai ruang belajar spiritual. Baginya, kehadiran sang putra bukan hanya menjadi penyemangat, tetapi juga guru kecil yang membantu mempercepat proses hafalannya.

Perjalanan Marcell Darwin sebagai mualaf memang menuai perhatian sejak awal. Banyak penggemar mengapresiasi kegigihannya mempelajari ajaran baru dengan kerendahan hati. Kini, semakin banyak warganet yang terinspirasi oleh kisahnya, terutama bagaimana ia menjadikan keluarga sebagai sumber energi positif dalam proses pendewasaan spiritualnya.

Bagi Kaminiers, kisah ini menjadi pengingat bahwa perjalanan agama seseorang tak selalu harus mulus atau cepat. Yang terpenting adalah niat, usaha, dan dukungan orang-orang terdekat yang membuat perjalanan tersebut terasa lebih bermakna. Marcell Darwin membuktikan bahwa belajar bisa dimulai kapan saja, dari siapa saja, bahkan dari anak sendiri.

cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram