Logo Kamini

Tak Terima Pengasuh Anaknya Dihina, Erika Carlina: “Kalau Mau Hujat, Hujat Aku”

Ditulis oleh Kamini.id
Tak Terima Pengasuh Anaknya Dihina, Erika Carlina “Kalau Mau Hujat, Hujat Aku”_
Sumber gambar: Instagram/@eri.carl

Kamini.id – Aktris Erika Carlina menunjukkan sikap tegas setelah pengasuh anaknya, Andrew Rexy Neil, menjadi sasaran hinaan netizen. Erika tak tinggal diam saat pengasuh anaknya dihina berdasarkan asal suku, yang dinilainya sebagai tindakan tidak beradab dan merendahkan martabat manusia.

Melalui akun Instagram pribadinya, Erika mengunggah ulang sebuah video yang menampilkan dua wanita sedang melakukan siaran langsung di media sosial. Dalam video tersebut, salah satu wanita diduga melontarkan hinaan bernada rasis terhadap pengasuh anak Erika yang berasal dari Sumba. Ucapan tersebut bahkan menjadikan asal daerah sebagai bahan lelucon, khususnya dengan menyebutkan stereotip buruk di wilayah Bali.

Melihat konten tersebut, Erika langsung meluapkan kemarahannya. Ia menegaskan bahwa dirinya siap menerima hujatan apa pun sebagai figur publik, namun tidak akan membiarkan orang-orang di sekitarnya, terlebih yang tidak bersalah, ikut diserang.

“Kalau mau hujat aku, hujat aku saja. Jangan bawa-bawa pengasuh Andrew. Tugas dia cuma merawat dan menjaga anakku, tidak ada hubungannya dengan asal daerah,” tulis Erika, dikutip Sabtu (20/12).

Lebih lanjut, Erika menyampaikan bahwa pengasuh anaknya adalah pribadi yang baik dan bertanggung jawab. Menurutnya, asal daerah sama sekali tidak menentukan karakter seseorang.

“Buat aku, dia orang baik. Selama liburan ke Bali bareng pengasuh Andrew yang memang orang Sumba, kami selalu diperlakukan dengan baik,” ujar Erika.

Erika juga menegaskan bahwa masyarakat Sumba adalah orang-orang yang ramah dan penuh etika. Ia menilai hinaan yang dilontarkan dalam video tersebut bukan hanya menyerang individu, tetapi juga melecehkan sebuah kelompok masyarakat.

“Orang Sumba itu baik-baik. Nggak pantas dijadikan bahan bercandaan atau hinaan,” tegasnya.

Tak berhenti pada pernyataan sikap, Erika juga menyatakan niatnya untuk menelusuri identitas para pelaku dalam video tersebut. Ia bahkan meminta bantuan netizen untuk menemukan akun media sosial atau alamat pihak yang dianggap telah melontarkan ujaran rasis tersebut. Langkah ini menunjukkan keseriusan Erika dalam melawan praktik diskriminasi, terutama yang menyasar orang-orang yang tidak memiliki ruang untuk membela diri.

Unggahan Erika pun menuai banyak dukungan dari warganet. Banyak netizen menyatakan setuju dengan sikap tegas Erika dan memuji keberaniannya membela pengasuh anaknya. Tak sedikit pula yang berharap agar pelaku hinaan tersebut segera memberikan klarifikasi atau permintaan maaf secara terbuka.

Kasus ini kembali mengingatkan publik akan pentingnya menjaga etika dalam bermedia sosial. Di tengah kebebasan berpendapat, ujaran bernuansa rasis tetap tidak dapat dibenarkan dalam bentuk apa pun. Sikap Erika Carlina dinilai banyak pihak sebagai contoh bahwa figur publik dapat menggunakan suaranya untuk melindungi orang-orang di sekitarnya dan melawan diskriminasi.

Bagi Kaminiers, kejadian ini menjadi pengingat bahwa menghormati sesama, tanpa melihat asal daerah atau latar belakang, adalah nilai dasar yang seharusnya dijaga bersama, baik di dunia nyata maupun di ruang digital.

cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram