Kamini.id / PDKT / Kesal di PHP? Ini 7 Cara Membalas Pria PHP Secara Elegan

Kesal di PHP? Ini 7 Cara Membalas Pria PHP Secara Elegan

Ditulis oleh - Diperbaharui 9 April 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Cinta adalah sesuatu yang misterius. Perasaan ini dapat membawa seseorang melayang dengan kebahagiaan yang tiada tara. Namun seringkali pula cinta membuat seseorang jatuh kedalam lubang kesedihan yang dalam.

Dalam sebuah hubungan yang gagal, perempuan biasanya yang akan merasakan rasa sakit yang luar biasa. Bagi mereka yang tidak tahan dengan kekecewaan ini, tidak jarang terlintas dalam pikirannya untuk mengakhiri penderitaannya dengan menyakiti diri.

Jika Anda mengalami hal yang serupa, Anda pasti menyadari bahwa menyakiti diri sendiri bukanlah cara terbaik untuk menyelesaikan masalah perasaan Anda. Masih ada cara yang lebih baik untuk mengobati sakit hati Anda dan juga membalas orang yang telah menorehkan luka di hati Anda dengan cara yang positif.

Baca Terus akan memberikan tips luar biasa yang bisa Anda lakukan untuk membalas orang yang telah memberikan Anda janji palsu. Jika Anda dapat mempraktekkannya dengan baik, Anda akan menjadi individu baru yang lebih baik dan dapat melepaskan masa lalu Anda. Berikut adalah beberapa tips dari Kamini yang bisa Anda lakukan.

7 Cara Membalas Pria PHP

1. Memaafkan, Bukan Melupakan

Memaafkan, Bukan Melupakan Cara Membalas Pria PHP

* sumber: caritemandanjodoh.blogspot.com

Kebanyakan orang yang sudah merasa tersakiti akan berusaha untuk melupakan pengalaman pahitnya. Kenyataannya cara ini hanya bekerja sementara saja. Disaat Anda teringat kembali dengan pengalaman Anda, rasa sakit tersebut akan kembali muncul.

Jika Anda ingin benar benar terlepas dari rasa sakit tersebut, Anda harus dapat menghadapi penyebabnya walaupun terasa sakit. Lihat sisi baik dari kejadian tersebut dan cobalah untuk menerimanya. Ini bukanlah hal yang mudah dilakukan, tapi jika Anda mau berusaha, beban penderitaan Anda akan terlepas dari pundak dan Anda bisa menjalani hidup dengan tenang.

Dengan memaafkan berarti Anda menerima keadaan Anda dan mencoba untuk bangkit kembali. Perlu Anda ingat, maaf bukan hanya kata yang terucap dari mulut. Jika hati Anda sudah mampu memaafkan atas apa yang telah terjadi

2. Berdamai, Jangan Berperang

Berdamai, Jangan Berperang

* sumber: jakartakita.com

Bukanlah hal aneh jika Anda akan berusaha menyelesaikan masalah dengan emosi. Pasti terlintas dalam benak Anda bahwa Anda adalah korban dan berhak untuk membalas orang yang menyebabkannya dengan rasa sakit yang sama. Lalu apa yang akan Anda lakukan jika pembalasan Anda justru menimbulkan korban baru?

Sebuah pepatah pepatah Arab menyebutkan: “Janganlah kau memutuskan sesuatu saat sedang marah dan janganlah berjanji saat kau senang.” Saat Anda sedang dalam kondisi emosional, logika Anda akan tertutup dan Anda akan cenderung melakukan sesuatu yang didasari oleh emosi.

Hal ini akan berujung pada sesuatu yang akan Anda sesali di masa depan. Sebaiknya Anda arahkan emosi Anda pada hal yang positif. Dengan cara ini, Anda bukan hanya memiliki energi untuk mengembangkan potensi Anda, tetapi juga Anda dapat menunjukkan pada orang yang menyakiti Anda bahwa Anda dapat menjalani hidup yang lebih baik tanpanya.

3. Beraktivitaslah, Jangan Meratapi Nasib

Beraktivitaslah, Jangan Meratapi Nasib

* sumber: lwoculturalgroup.org

Meratapi diri hanya akan membuat rasa sakit semakin kuat. Cobalah untuk mengalihkan pikiran Anda pada hal lain. Sibukkan diri dengan kegiatan kegiatan yang positif. Anda tidak perlu melakukan hal hal yang besar seperti mencoba untuk memerangi kemiskinan di dunia.

Hal-hal yang sederhana pun cukup efektif untuk mengalihkan pikiran Anda. Mendekorasi ulang kamar atau membuat kerajinan tangan tentunya bisa Anda lakukan kapan saja. Tapi pastikan jangan sampai terlalu menguras tenaga Anda.

Cara terbaik untuk mengalihkan pikiran dari masalah ini adalah dengan bersosialisasi. Bertemu dengan teman atau bergabung dengan sebuah komunitas dapat mempertemukan Anda dengan orang orang baru. Mungkin saja anda akan bertemu seseorang yang tepat untuk melabuhkan hati Anda.

4. Tunjukkan Bahwa Anda Bahagia

Tunjukkan Bahwa Anda Bahagia

* sumber: shabdaspa.com

Di zaman modern sekarang ini mudah sekali untuk mengetahui kondisi seseorang lewat postingannya di media sosial. Pastikan Anda tunjukkan bahwa Anda bisa terbebas dari sakit hati dan menikmati hidup Anda tanpa beban.

Jika Anda masih ingin berbagi kesedihan, cobalah untuk membaginya hanya dengan orang terdekat saja. Anda tidak akan mendapat bantuan ataupun simpati jika Anda menunjukkannya di akun media sosial Anda. Bahkan Anda mungkin akan membuat pria yang menyakiti Anda merasa menang karena Anda tidak mampu melupakannya.

5. Abaikan Sumber Masalahnya

Abaikan Sumber Masalahnya

* sumber: eathealthyeathappy.com

Masih suka stalking mantan? Apa manfaatnya untuk Anda? Daripada Anda sibuk mencari tahu kehidupannya tanpa Anda, bukankah lebih baik jika Anda menikmati hidup Anda sendiri. Daripada Anda fokus pada 1 orang yang sudah  membuat Anda menderita, Anda harus mulai memperhatikan sekitar Anda.

Tanpa Anda sadari, masih banyak orang yang peduli dan menyayangi Anda. Mereka yang terus berusaha untuk membuat Anda tersenyum adalah orang orang yang jauh lebih berharga daripada masa lalu kelam Anda.

6. Lakukan yang Terbaik dalam Hidup Anda

Lakukan yang Terbaik dalam Hidup Anda

* sumber: www.123rf.com

Setiap orang memiliki cita cita dan harapan yang ingin diraihnya. Anda juga harus melakukan hal yang sama.  Seorang pujangga pernah berkata “Obat dari penyakit cinta adalah cinta”. Jika Anda ingin mendapatkan orang yang lebih baik, maka Anda harus meningkatkan kualitas diri Anda. Cara ini dinamakan kepasifan aktif.

Dengan menjadi figur yang lebih berkualitas, Anda dapat menarik perhatian orang orang yang berkualitas juga di sekitar Anda. Mungkin saja, jodoh anda pun akan menghampiri Anda tanpa harus berusaha mencarinya.

Jalani hidup anda sebaik mungkin seperti Anda sebelum mengalami kekecewaan. Dengan melepaskan diri dari masa lalu, Anda akan bisa bersikap dengan lebih normal dan juga lebih peka dengan sekeliling Anda.

7. Yakin Bahwa yang Terbaik Akan Terjadi

Yakin Bahwa yang Terbaik Akan Terjadi

* sumber: www.depokpos.com

Setelah Anda mengalami hal buruk dalam hidup, pernahkah Anda memikirkan hikmahnya? Bagaimana jika hal buruk itu terjadi setelah Anda menikah? Seringkali takdir berjalan dengan misterius.  api  percayalah, setiap keburukan yang Anda alami akan berbuah kebaikan di masa depan.

Itulah beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk membalas orang yang pernah menyakiti Anda. Balas dendam tidak akan pernah menyelesaikan masalah. Bahkan, dendam hanya akan berbuah dendam lainnya. Lingkaran setan ini akan terus berputar jika Anda sendiri tidak menghentikannya.

Jangan habiskan waktu Anda meratapi kesedihan. Anda masih bisa menghabiskan waktu berharga Anda bersama orang orang yang benar benar peduli dan menyayangi Anda sepenuh hati.

Mungkin Anda masih berpikir cara cara diatas lebih mudah untuk diucapkan daripada dilakukan. Tapi cara terbaik untuk mengatasi rasa takut adalah dengan menghadapinya langsung. Pahitnya kenyataan hanya akan berdampak sesaat daripada memendamnya seumur hidup.

Anda sendiri yang akan menentukan pilihan untuk bangkit atau meringkuk dalam lubang asa. Pilihan mana yang akan Anda ambil? Sampaikan pendapat Anda melalui kolom komentar dibawah. Anda juga bisa berbagi pengalaman Anda tentang hal ini agar dapat menjadi pelajaran berharga untuk yang lain.

Kalau Anda masih sulit move on dari orang yang PHP, kunjungi artikel cara melupakan orang yang PHP agar Anda bisa benar-benar move on.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *