kamini.id
Kamini.id / Kecantikan / Wajah / Review L'Oréal Revitalift 1.5% Hyaluronic Acid Serum

Review L'Oréal Revitalift 1.5% Hyaluronic Acid Serum

Ditulis oleh Syuri - Diperbaharui 22 April 2021

Produk ini lagi berseliweran banget di iklan televisi maupun e-commerce, juga sudah di-review oleh banyak sekali orang dengan tanggapan positif. Ya, ini adalah tak lain dan tak bukan L'Oréal Revitalift 1.5% Hyaluronic Acid Serum. Mengandung star ingredient Hyaluronic Acid, tentu produk ini laris manis seperti kacang goreng di luaran sana.

Sebelum bicara lebih lanjut tentang review serumnya, apakah kamu sendiri pengguna serum? Atau L'Oréal Revitalift 1.5% Hyaluronic Acid Serum ini akan menjadi serum pertamamu, lalu kamu sedang mencari tahu kehebatannya?

Saya sendiri sangat menyukai serum, karena merasa butuh. Kulit saya sangat kering, tanpa bantuan serum dan pelembab, muka saya akan terasa tertarik seharian dan makeup saya pun akan terlihat tidak flawless. Juga, di usia saya yang sudah melewati angka 25, saya notice sudah ada beberapa tanda penuaan seperti pori-pori besar, flek hitam, dan warna kulit tidak merata.

Saya tertarik dengan L’Oréal Paris Revitalift 1.5% Hyaluronic Acid Serum ini karena ada Hyaluronic Acid di dalamnya. Kandungan tersebut terkenal dengan keunggulannya dalam mengatasi tanda-tanda penuaan, seperti kulit yang kendur, keriput, hiperpigmentasi, dan sebagainya.

Setelah rilis di Indonesia, saya langsung beli serumnya karena penasaran sama performanya. Yuk, langsung saja simak review L’Oréal Paris Revitalift 1.5% Hyaluronic Acid Serum dari tim Kamini di bawah ini!

Fun Fact!

L'Oréal Revitalift 1.5% Hyaluronic Acid Serum ini katanya merupakan "serum yang terjual tiap 1 menit di Indonesia". Sama dengan marketing tagline di Amerika, serumnya terjual 1 buah per menit. Tapi, saya percaya, kok. Soalnya serum ini memang best seller banget. Di official account salah satu e-commerce saja sudah terjual hingga ribuan botol.

Klaim & Benefit

Ada yang spesial dengan kandungan Hyaluronic Acid dalam L'Oréal Revitalift 1.5% Hyaluronic Acid Serum. Karena, ternyata, terdapat dua macam Hyaluronic Acid yang berbeda, yaitu Macro dan Micro. Untuk jumlahnya sendiri kan total ada 1.5%, nah yang Macro itu 0.5%-nya sedangkan yang Micro 1%-nya.

Karena berbeda bentuk, yaitu Macro dan Micro, tentu mereka memiliki jobdesk yang berbeda pula. Kandungan 0.5% Macro Hyaluronic Acid berguna untuk melembabkan dan menghaluskan tekstur kulit. Sedangkan 1% Micro Hyaluronic Acid lebih bekerja untuk membuat kulit agar terasa lebih plump (kenyal).

Jadi, kulit kamu bakal terlihat lebih muda dan lembab setelah menggunakan serum ini. Dan, produk yang diformulasikan dengan Hyaluronic Acid juga dapat mencerahkan penampilan kulit.

Kemasan

Semua varian L’Oréal Paris Revitalift memiliki ciri khas warna merah pada kemasannya. Memang, rata-rata produk anti aging (dari merk apapun juga) ditandai dengan warna merah. Anyway, kardusnya itu tebal banget karena botol serumnya kan terbuat dari kaca. Di boksnya lengkap berisi informasi kandungan, keunggulan, cara pakai, tanggal expired, dll.

Botolnya itu kaca yang 'berat' karena memang lapisannya sangat tebal. Serum-serum saya yang dari brand lain soalnya tidak ada yang setebal ini. Tapi bentuk kemasannya memang agak buntet ya, makanya pipetnya juga tidak terlalu panjang. Tapi, jadinya lebih besar juga.

Pipetnya itu mau dipencet berapa kali pun, isi serum yang bakal keambil hanya segitu saja. Jadi sudah 'satu porsi' untuk sekali pemakaian. (Tapi, saya penasaran dan cek serum-serum saya yang lain, rata-rata gitu juga, sih).

Jadi produk yang disedot tidak akan ke-waste karena over pengambilan. Oh, ya, walaupun terbuat dari kaca, serum ini mungil dan tidak terlalu berat. Jadinya, muat untuk dimasukan pouch makeup kamu kalau mau dibawa ke mana-mana. Tapi, hati-hati saja jangan sampai jatuh, ya.

Ingredient List

  • Full Ingredients

Aqua/​Water, Glycerin, Hydroxyethylpiperazine Ethane Sulfonic Acid, Sodium Hyaluronate, PEG-60 Hydrogenated Castor Oil, Secale Cereale Seed Extract /​ Rye Seed Extract, Calcium Pantothenate, Dipeptide Diaminobutyroyl Benzylamide Diacetate, Ascorbyl Glucoside, Disodium EDTA, Pentylene Glycol, Phenoxyethanol, Chlorphenesin.

  • Key ingredients
  1. Glycerin

Kandungan superstar ini merupakan pelembab alami (yang ada juga pada kulit kita sebenarnya). Gliserin adalah molekul yang sangat umum, aman, efektif, dan murah. Sehingga, zat ini sudah digunakan lebih dari 50 tahun di dunia per-skincare-an.

Eits, tapi jangan anggap remeh zat ini, ya! Soalnya, Gliserin tidak cuma melembabkan kulit, tapi akan menjaga lipid kulit di antara sel-sel kulit kita supaya tetap sehat. Gliserin juga bisa melindungi kulit agar tidak iritasi, memulihkan skin barrier yang rusak, dan baik untuk mengembalikan kelembaban kulit yang sangat kering.

2. Sodium Hyaluronate

Ini adalah bentuk natrium (garam) dari Hyaluronic Acid atau Asam Hialuronat. Ini adalah polimer besar (molekul besar dari subunit berulang) yang ditemukan di kulit. Kandungan ini bertindak sebagai 'spons' yang membantu kulit menahan air, menjadikannya plump dan elastis.

Asam Hialuronat terkenal dengan kapasitas penampung airnya yang sangat keren, karena zat ini dapat mengikat hingga 1000x beratnya sendiri di dalam air. Itu tadi penjelasan untuk Hyaluronic Acid (HA). Tapi, Sodium Hyaluronate sama saja sebenarnya dengan HA. Karena, kedua nama ini bisa dipakai bergantian, alias hanya beda penamaan saja tapi benda dan fungsinya sama.

3. Dipeptide Diaminobutyroyl Benzylamide Diacetate

Walaupun namanya super panjang, sebenarnya ini adalah molekul yang sangat kecil. Dipeptide Diaminobutyroyl Benzylamide Diacetate merupakan Tripeptida (Peptida Tiga Asam Amino) dengan berat molekul kurang dari 500 Da. Sehingga, dia cukup kecil untuk menembus dengan cepat dan mudah ke dalam kulit.

Karena kecakapannya, Dipeptide Diaminobutyroyl Benzylamide Diacetate memiliki nama julukan "botox in a jar". Soalnya, zat ini bekerja dengan menargetkan masalah penuaan kulit seperti kaki gagak, smile line, dan kerutan.

Impresi

Nah, setelah mengetahui berbagai bahan yang terkandung, kini saatnya beralih ke bagian impresi. Di sini, Saya akan menjelaskan mengenai tekstur, swatch, aroma, dan juga cara pemakaiannya. Yuk, disimak sampai akhir!

Tekstur & Swatch

Sama seperti serum pada umumnya, L'Oréal Revitalift 1.5% Hyaluronic Acid Serum memiliki tekstur encer. Serum ini tuh cukup runny tapi tidak se'air' Nacific Fresh Herb Origin Serum yang kalau diteteskan ke muka langsung jatuh tumpah.

Sesuai klaimnya, serum ini mudah sekali diserap kulit. Mudah diratakan juga. Tapi, kamu mungkin akan merasakan sensasi sticky alias lengket dari serum ini. Hanya sedikit saja, kok. Itu pun karena kandungan 1.5% Hyaluronic Acid yang membuatnya terasa lengket. Tapi, setelah serum benar-benar meresap, kulitmu akan terasa mulus seperti kulit bayi, loh!

Aroma

Serum wajah yang berwarna bening ini tidak mengandung aroma apapun. Jadi, selain tidak mengganggu indera penciuman, aman juga buat semua jenis kulit.

Cara Pemakaian

Bingung bagaimana penggunaan L'Oréal Revitalift 1.5% Hyaluronic Acid Serum? Sebenarnya sama saja dengan cara pakai serum lainnya. Karena saat kamu pump serumnya dengan pipet itu sudah terambil 'satu porsi' pemakaian, kamu tinggal teteskan serumnya langsung ke wajah. Tapi, kalau kamu khawatir serumnya jatuh, tuangkan serum ke telapak tangan saja. Pastikan tangan dan wajah kamu sudah bersih, ya!

Ratakan serum dengan cara tap-tap telapak tangan kamu perlahan ke wajah dan leher. Kamu bisa juga sambil massage ringan kulit kamu dengan gerakan memutar ke atas. Tunggu serum menyerap ke dalam kulit, lalu kamu bisa melanjutkan rejimen skincare maupun makeup seperti biasanya. Oh, ya, serum ini katanya bisa dipakai siang maupun malam. Tapi, saya merasa serum ini tidak cocok dipakai siang-siang.

Soalnya, saya merasa pori-pori kulit saya malah jadi terlihat membesar. Dan, benar saja, setelah saya Googling, Dr. Lily Talakoub (Dermatolog dan Ahli Perawatan Kulit) di Cosmopolitan mengatakan, kalau Asam Hialuronat tidak cocok digunakan bersama dengan pelembab dan tabir surya.

Karena, produk dengan Hyaluronic Acid harus ditempatkan di lapisan atas kulit agar dapat menahan kelembaban sehingga tidak menguap dari skin barrier. Jadi, saya pakai serum ini malam-malam saja.

Daya Tahan dan Performa

Saatnya beralih ke pembahasan daya tahan dan performa. Sebagai produk yang populer, tentu performa serta daya tahan menjadi highlight utamanya. Maka dari itu, jika kamu penasaran bisa langsung baca ulasan di bawah ini, ya!

Hasil

Ini kondisi kulit saya sebelum mencoba L'Oréal Revitalift 1.5% Hyaluronic Acid Serum. Seperti yang sudah saya singgung di atas, saya memiliki kulit kering, flek hitam (lebih ke cokelat), pori-pori besar, warna kulit tidak merata, area sudut hidung gelap, lingkar mata hitam, dan juga komedo. Saya juga kadang ada jerawat-jerawat kecil di sekitar dahi.

Lalu, ini adalah kondisi kulit saya setelah habis 1/4 botol serum (sekitar 1 bulan lebih pemakaian). Saya merasa pori-pori saya terlihat mengecil, flek hitam juga lumayan sedikit memudar, dan kulit juga jadi lembab. Tapi, untuk kulit di area sudut hidung dan lingkar mata saya yang gelap, serum ini tidak membantu apa-apa.

Serum ini juga nampaknya tidak 'menenangkan' jerawat-jerawat kecil saya karena mereka tidak jadi lebih cepat hilang dengan serum ini. Terus, walaupun serum ini memang melembabkan kulit, tapi hanya pada saat pemakaian saja. Which means, jika besoknya saya tidak pakai, ya muka saya kering lagi.

Kesimpulan

Saya cukup senang dengan hasil penggunaan L'Oréal Revitalift 1.5% Hyaluronic Acid Serum. Dalam waktu kurang lebih satu bulan, beberapa masalah kulit saya bisa teratasi. Berikut segi positif dan kurangnya dari serum L'Oréal Revitalift menurut saya:

Pros (+)

  • Melembabkan kulit
  • Cepat meresap ke dalam kulit
  • Mengecilkan pori-pori
  • Menyamarkan noda gelap
  • Membuat komedo jadi tidak terlalu cepat kembali
  • Teksturnya pas, tidak terlalu encer
  • Walaupun mungil tapi awet bisa untuk berbulan-bulan penggunaan
  • Tidak mengandung parfum, aman buat semua tipe kulit, walaupun dia paling cocok buat kulit kering & aging skin

Cons (-)

  • Kulit lembab hanya pada hari pemakaian saja, bukan jangka panjang
  • Tidak membantu menyembuhkan jerawat (walaupun memang tidak ada diklaimnya)
  • Harganya lumayan mahal untuk performa yang tidak terlalu wah

Harga & Tempat Membeli

L'Oréal Revitalift 1.5% Hyaluronic Acid Serum dipasarkan dengan harga Rp 245.000-an di official store mereka. Kalau menurut kamu, produk ini hit or pass? Baca juga ulasan Kamini untuk serum lainnya seperti Garnier Light Complete Vitamin C Booster Serum dan Nacific Fresh Herb Origin Serum, ya.


Sekarang L'Oreal lagi ada diskon sampai 40% lho di Shopee. Yuk kunjungi Official Shop L'Oreal Paris Indonesia biar gak ketinggalan promonya.

Kunjungi L'Oreal Official Shop


linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram