Kamini.id / Romansa / 10 Cara Menghilangkan Rasa Cinta Berlebihan pada Pacar

10 Cara Menghilangkan Rasa Cinta Berlebihan pada Pacar

Ditulis oleh - Diperbaharui 9 April 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Pernah dengar istilah “bucin”? Ya, “bucin” adalah singkatan dari budak cinta dan ditujukan untuk orang-orang yang terlalu mencintai pasangannya sampai rela melakukan apapun di luar kebiasaan dan zona nyamannya. Orang yang “bucin” ini umumnya berasa di fase awal ketika menjalin hubungan kekasih. Orang seperti ini mencintai kekasihnya sepenuh hati dan rela melakukan apa saja demi kekasihnya.

Apakah kamu juga termasuk orang yang “bucin” dan memiliki rasa cinta yang teramat sangat dengan pacar? Jika ya, cobalah untuk mengurangi rasa cinta tersebut karena segala sesuatu yang berlebihan juga tidak baik. Apabila kamu belum tahu caranya, Kamini akan memberikan cara-caranya di bawah ini.

1. Hindari Perasaan yang Terlalu Dalam

Hindari Perasaan yang Terlalu Dalam

* sumber: socialmettle.com

Kamu dan pacar masih berada dalam tahap pacaran yang artinya sewaktu-waktu kalian masih bisa putus hubungan. Yang menikah saja masih bisa bercerai, apalagi yang baru pacaran. Jadi, hindari perasaan yang terlalu dalam kepada pacarmu.

Sayang sih boleh-boleh saja, tapi jangan sampai terlalu dalam. Pikirkan semua hal terburuk yang bisa menimpamu dan kekasih. Dengan begitu, rasa cintamu yang sudah terlanjur dalam bisa berkurang secara perlahan-lahan.

Intinya, jangan mempertaruhkan hati dan perasaanmu untuk suatu hubungan yang belum pasti berlanjut, apalagi jika hubungan itu masih terbilang sangat baru.

2. Jangan Terlalu Optimis

Jangan Terlalu Optimis

* sumber: bodylanguagecentral.com

Bukankah setiap orang harus optimis dalam menjalani hidup? Ya, tentu saja semua orang harus bersikap optimis dalam menjalani hidup. Akan tetapi, optimisme yang berlebihan bisa menjatuhkan diri sendiri ketika apa yang diharapkan ternyata tidak berjalan sesuai rencana.

Optimis dalam menjalin hubungan dengan pacar memang harus dilakukan, tetapi kamu juga harus realistis. Jangan sampai optimisme yang kamu tanamkan tadi malah menjadi boomerang. Kalau hubunganmu dengan pacar kandas, bisa-bisa kamu sendiri yang akan tertekan karena sudah terlanjur mencintai dan menaruh harapan besar kepadanya.

3. Cari Kesibukan Sendiri

Cari Kesibukan Sendiri

* sumber: www.stocksy.com

Bucin” yang sudah memasuki level akut umumnya akan membuat kamu lupa pada kehidupanmu sendiri. Kamu jadi ingin selalu bersama si dia tanpa memedulikan kehidupan nyatamu. Ingat, hal-hal seperti ini bisa merusak kehidupanmu sendiri, lho.

Agar kamu tidak terlalu “bucin” dan cinta mati dengan pacarmu, cobalah untuk mencari kesibukan sendiri. Lakukan kewajibanmu seperti biasa. Sesekali kamu bisa menghubungi atau bertemu dengannya. Namun, jangan lupakan kesibukanmu sendiri, ya! Jika tidak ada kesibukan, carilah kesibukan yang membuatmu tidak hanya berkonsentrasi pada pacarmu saja.

4. Perbanyak Waktu Bersama Teman

Perbanyak Waktu Bersama Teman

* sumber: www.nscottsdalelifestyle.com

Salah satu alasan seseorang menjadi “bucin” adalah terlalu sering menghabiskan waktu bersama pacar. Kalau kamu selalu bersamanya setiap saat, tentu saja perasaanmu kepadanya jadi semakin dalam. Kamu jadi bergantung kepadanya dan semakin tak ingin kehilangan dirinya.

Solusi untuk mengurangi rasa cinta berlebihan pada pacar adalah memperbanyak waktu bersama teman-temanmu. Lakukan hal-hal menyenangkan yang bisa membuatmu ‘lupa’ sejenak pada pacarmu. Terkadang ada banyak hal-hal menarik yang lebih asyik dilakukan bersama teman ketimbang dengan pacar, lho. Jadi, mulai hubungi temanmu sekarang dan cobalah untuk mengajaknya hang out.

5. Cintai Diri Sendiri

Cintai Diri Sendiri

* sumber: www.leoniesii.com

Kadang-kadang karena terlalu mencintai pacar kita jadi lupa mencintai diri kita sendiri. Padahal, prinsip agar bisa mencintai orang lain dengan sungguh-sungguh adalah belajar mencintai dan menghargai diri sendiri.

Mulai saat ini, cobalah fokus untuk mencintai diri sendiri. Bukan harus menjadi egois, tapi hanya sekadar memahami bahwa dirimu juga perlu dihargai. Cara yang tepat mencintai diri sendiri adalah melakukan hal-hal yang kamu sukai yang mungkin tidak sempat kamu lakukan sejak berpacaran dengan dirinya.

Yang paling penting, jangan menaruh perasaan terlalu dalam pada pacar jika memang kamu mencintai dirimu sendiri. Pasalnya, kalau suatu saat kalian harus berpisah, maka kamu sudah membiarkan dirimu sendiri terluka terlalu dalam.

6. Temukan Hobi yang Menyenangkan

Temukan Hobi yang Menyenangkan

* sumber: www.flexjobs.com

Kalau kamu merasa sulit untuk menekan rasa cinta berlebih kepada pacar, coba alihkan dengan melakukan hobi yang menyenangkan. Hobi yang asyik bisa membuat orang lupa terhadap segala hal, termasuk rasa cinta berlebihan kepada pacar.

Coba lakukan hobi yang menyenangkan untukmu. Kalau saat ini kamu belum punya hobi, carilah hobi yang benar-benar kamu sukai, bukan hobi yang sekadar ikut-ikutan orang lain atau sesuatu yang sedang populer saat ini.

Hindari hobi yang memiliki kesamaan dengan kekasihmu. Kalau melakukan hobi bersama-sama, tentu saja kamu bakal semakin mencintainya dan gagal untuk menekan rasa cinta berlebihmu ini.

7. Terapi Diri Sendiri

Terapi Diri Sendiri

* sumber: www.browngirlmagazine.com

Yang dimaksud dengan terapi diri adalah meluangkan waktu untuk diri sendiri. Ambil waktu untuk menyendiri dari kehidupan cintamu bersama pacar. Percayalah, sesekali kamu membutuhkan waktu sendiri untuk bisa mengurangi perasaan cintamu kepada si dia.

Terapi diri ini bisa dilakukan sehari, seminggu, bahkan sebulan. Katakan pada pacar bahwa kamu sedang sibuk atau memerlukan waktu untuk diri sendiri. Renungkan hal-hal buruk yang mungkin bisa terjadi pada hubungan kalian supaya kamu tidak terlalu baper.

8. Jangan Terlalu Sering Memikirkannya

Jangan Terlalu Sering Memikirkannya

* sumber: www.goodfon.com

Alasan utama mengapa kamu wajib mencari kesibukan agar tidak terlalu mencintai pacar adalah orang yang menganggur lebih sering menghabiskan waktu untuk memikirkan pacar. Jadi, kamu pun harus mencari kesibukan yang membuat dirimu tidak terlalu sering memikirkan pacarmu.

Memikirkan kekasih memang boleh-boleh saja. Namun, kalau terlalu sering dilakukan lama-lama kamu pasti semakin baper dan sulit untuk tidak memikirkannya. Pikirkan saja hal-hal lain yang bisa mengalihkan perasaanmu sejenak dari sang pacar.

9. Kurangi Kebiasaan Stalking

Kurangi Kebiasaan Stalking

* sumber: psiloveyou.xyz

Bagaimana bisa kamu mengurangi rasa cinta pada pacar jika kamu terus menerus menatap fotonya atau berusaha mengikuti semua kesibukannya di media sosial? Kebiasaan stalking seperti inilah yang seharusnya dikurangi. Semakin sering kamu stalking, maka semakin cepat juga kamu terbawa perasaan terlalu dalam.

Yuk, jadi lebih produktif dan kurang kebiasaan stalking. Meskipun yang kamu stalking adalah pacarmu sendiri, tapi kalau kamu melakukannya terus menerus lama-lama juga bisa menjadi tidak sehat, lho.

10. Ubah Prioritas Pacar

Ubah Prioritas Pacar

* sumber: www.debt.com

Selama ini, kamu mungkin memprioritaskan pacar di bagian utama dalam hidupmu. Tak masalah jika ingin melakukan hal seperti ini. Akan tetapi, kamu bakalan sangat kecewa jika pacarmu tidak menempatkanmu sebagai prioritas utama.

Untuk mengurangi rasa cinta berlebihan pada pacar, ubahlah prioritas utama dalam hidupmu. Prioritas utama yang harus kamu tempatkan dalam hidup adalah Tuhan, kemudian di bagian kedua baru orang tua atau keluarga, dan terakhir adalah dirimu sendiri.

Yuk, coba terapkan 10 cara menghilangkan rasa cinta berlebihan pada pacar. Ketahuilah bahwa segala sesuatu yang berlebihan juga tidak baik, apalagi yang berhubungan dengan urusan hati. Jadi, usahakan untuk mencintai seseorang dengan perasaan yang sedang-sedang saja.

Kenali juga tanda-tanda pria yang bisa membuatmu patah hati melalui artikel pria yang berpotensi bikin patah hati ini.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ditulis oleh - Diperbaharui 9 April 2020