Kamini.id / Bau Sepatu / 10 Cara Menghilangkan Bau Kaos Kaki dengan Mudah

10 Cara Menghilangkan Bau Kaos Kaki dengan Mudah

Ditulis oleh - Diperbaharui 11 April 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Kita tinggal di negara beriklim tropis, sehingga santapan sehari-hari kita adalah cuaca yang panas atau lembab. Kita tidak bisa memilih, karena Indonesia hanya memiliki dua musim: kemarau dan penghujan. Saat musim kemarau, kaki akan lebih mudah berkeringat. Saat musim penghujan, alas kaki tidak akan luput dari basah dan lembab. Kedua kondisi ini membuat kaos kaki menjadi lebih cepat bau.

Kaos kaki yang bau dapat menciptakan atmosfer tak nyaman untuk lingkungan Anda. Selain merusak rasa percaya diri Anda sendiri, teman-teman Anda pun akan men-judge kalau Anda pemalas karena tidak pernah mencuci kaos kaki. Parahnya lagi, menurut  London School of Hygiene and Tropical Medicine, kaos kaki yang bau dapat menarik semua jenis nyamuk, termasuk nyamuk malaria!

Ada banyak sekali kerugian yang diciptakan kaos kaki bau, ya? Makanya, Anda harus melakukan segala cara agar kaos kaki Anda terbebas dari aroma tak sedap. Terkadang mencuci saja tidak cukup untuk menghilangkan aroma tak menyenangkan dari kaos kaki. Untuk itu, ikutilah 10 cara menghilangkan bau kaos kaki dengan mudah versi Kamini ini:

10 Cara Menghilangkan Bau Kaos Kaki

1. Siapkan Wadah

Cara Menghilangkan Bau Kaos Kaki

 

Cara menghilangkan bau kaos kaki yang pertama adalah dengan menyiapkan wadah. Sebelum memulai proses perendaman dan pencucian, tentu Anda perlu wadah terlebih dahulu, bukan? Wadahnya bisa apa saja. Baskom, ember, wastafel, bak cuci piring, apa pun itu terserah pada Anda.

2. Isi Air

Isi Air

Jika wadahnya sudah ada, langsung isi dengan air bersih. Lebih baik menggunakan air dingin (air biasa) saja daripada air hangat atau air panas. Karena, air dingin tidak akan membuat kaos kaki menyusut atau kendor.

3. Pisahkan Kaos Kaki

Pisahkan Kaos Kaki

* sumber: www.esquire.com

Mungkin Anda berpikir kalau kaos kaki tidak akan luntur. Memang, tidak semua kaos kaki mudah luntur. Tapi, daripada nanti kejadian, lebih baik mencegahnya terlebih dahulu, kan? Pisahkan kaos kaki berdasarkan warna atau jenisnya. Jadi, kaos kaki putih dimasukkan ke dalam wadah yang berisi kaos kaki putih saja.

Lalu, untuk kaos kaki warna terang (pink, kuning, dan warna-warna pastel) bisa disatukan. Begitu pula dengan kaos kaki warna gelap, seperti hitam, ungu tua, biru tua, hijau tua, dan merah tua, semuanya bisa disatukan di dalam wadah yang sama. Pastikan juga kaos kaki yang akan dicuci lengkap kanan dan kiri, agar Anda tidak kerepotan mencarinya nanti saat mau dipakai.

4. Tuang Sabun

Tuang Sabun

Cara menghilangkan bau kaos kaki secara mudah yang selanjutnya adalah dengan memberikan sabun. Gunakan detergen favorit Anda secukupnya.

Jika ada noda atau kotoran di kaos kaki yang sulit hilang, Anda bisa menuangkan sabun ekstra pada bagian kaos kaki yang ternoda tadi. Atau, jika Anda punya cairan pembersih noda, tuangkan juga ke area kaos kaki yang kotor. Karena, bisa saja bau tak sedap pada kaos kaki Anda berasal dari kotoran tersebut.

5. Rendam

Rendam

* sumber: www.goodhousekeeping.com

Ini bagian yang paling menyenangkan dalam cara menghilangkan bau kaos kaki, yaitu merendam! Anda tinggal menunggu selama 30 menit, atau 1 jam, terserah pada Anda, dan biarkan sabun serta cairan pengangkat noda melakukan pekerjaannya.

Walaupun begitu, Anda perlu memperhatikan juga waktu perendamannya. Karena, jika kaos kaki terlalu lama direndam, yang ada kaos kaki Anda malah jadi bau apek.

6. Kucek

Kucek

Setelah 30 menit – 1 jam perendaman, Anda bisa mulai mengucek kaos kaki Anda menggunkan tangan. Kucek lembut seluruh bagian kaos kaki, terutama yang ada noda dan kotorannya hingga bersih.

7. Peras

Peras

* sumber: www.cyclepeter.com

Dalam memeras kaos kaki sebaiknya Anda tidak memelintirnya sebagaimana yang biasa dilakukan pada pakaian. Kaos kaki terbuat dari bahan yang lentur dan terdapat karet pada bagian atasnya. Jika Anda memelintir kaos kaki, takutnya kaos kaki Anda malah jadi rusak tekstur dan karet pada pergelangannya.

Jadi, cara memeras kaos kakinya cukup dengan Anda genggam saja atau ditekan-tekan menggunakan tangan Anda hingga airnya terbuang banyak.

8. Bilas

Bilas

* sumber: www.appalachiaandbeyond.com

Bilas kaos kaki Anda dengan air bersih untuk menghilangkan buih dan sisa deterjen.

9. Beri Pewangi

Beri Pewangi

* sumber: www.goodshomedesign.com

Tentu lawannya laundry yang bau adalah pewangi dan pelembut pakaian. Tuangkan produk pewangi dan pelembut favorit Anda secukupnya pada baskom berisi air bersih, lalu masukkan kaos kaki yang sudah dibilas tadi. Rendam selama 15 – 30 menit.

10. Keringkan

Keringkan

* sumber: www.cyclepeter.com

Cara mengeringkan kaos kaki bisa bermacam-macam. Jika Anda santai (tidak akan menggunakan kaos kaki itu sekarang juga), maka jemur saja kaos kaki seperti biasa. Tapi, jika Anda terburu-buru, Anda bisa menggunakan handuk atau pun hair dryer agar kaos kaki lebih cepat kering.

Cara Membersihkan Kaos Kaki Lainnya

Jika langkah-langkah dari Kamini di atas masih kurang kuat menghilangkan bau pada kaos kaki Anda, mari sekarang coba cara menghilangkan bau kaos kaki menggunakan bahan lainnya, yuk.

11. Cuka

Cuka

Jika Anda pikir detergen saja tidak cukup untuk menghilangkan bau kaos kaki, coba gunakan cuka. White vinegar alias cuka putih memiliki banyak manfaat. Selain baik untuk kecantikan kulit, cuka putih juga bisa Anda manfaatkan untuk cara menghilangkan bau kaos kaki.

Siapkan 1 kap (235 mL) cuka putih, 3 kap air bersih, lalu campur keduanya. Setelah itu, rendam kaos kaki yang bau dengan larutan tersebut selama satu malam. Setelah itu, Anda bisa mencucinya seperti biasa.

12. Pembersih Enzim

Pembersih Enzim

Cara menghilangkan bau kaos kaki lainnya adalah dengan menggunakan pembersih enzim. Enzyme cleaner alias pembersih enzim merupakan sebuah cairan yang dapat menguraikan kotoran hingga molekul terkecil.

Karena sifatnya ini, pembersih enzim dapat Anda gunakan juga untuk menghilangkan bau dari kaos kaki. Selain bau, pembersih enzim juga akan mengangkat noda yang membandel sekalipun dari kaos kaki Anda, loh!

13. Hidrogen Peroksida

Hidrogen Peroksida

* sumber: www.sjzxlwhg.com

Hidrogen peroksida adalah cairan bening, agak lebih kental daripada air, yang merupakan oksidator kuat. Senyawa ini ditemukan oleh Louis Jacques Thenard pada tahun 1818. Cairan kimia ini dapat juga menjadi media cara menghilangkan bau kaos kaki.

Hidrogen peroksida mengandung anti bakteri, sehingga ketika kaos kaki bau terkena hidrogen peroksida, maka bakteri penyebab aroma tak sedap pun akan hilang. Campurkan air dan hidrogen peroksida dengan rasio 3:1. Lalu, rendam kaos kaki Anda dengan campuran larutan tersebut semalaman. Pagi harinya, cuci kaos kaki Anda seperti biasa.

14. Baking Soda

Baking Soda

Selain menjadi bahan penting dalam membuat aneka olahan makanan, baking soda juga terkenal akan khasiatnya untuk menghilangkan bau. Anda bisa mencampurkan baking soda dengan detergen, lalu cuci kaos kaki Anda seperti biasa. Mudah, bukan?

15. Rubbing Alcohol

Rubbing Alcohol

* sumber: www.youtube.com

Rubbing alcohol merupakan cara menghilangkan bau kaos kaki dari Kamini yang terakhir. Alkohol gosok, atau yang dikenal juga sebagai alkohol isopropil, adalah benda multifungsi. Alkohol gosok bisa digunakan sebagai antiseptik, pembersih telinga, pembersih kuku, penghilang rasa gatal, dan juga sebagai P3K.

Tapi, yang paling penting adalah, alkohol gosok juga merupakan bahan pembersih yang baik untuk menghilangkan bau pada kaos kaki. Rubbing alcohol atau alkohol gosok harus dicampurkan dengan air terlebih dahulu, rasionya adalah alkohol 1:2 air. Setelah larutan tercampur, rendam kaos kaki Anda semalaman dalam larutan tersebut. Cuci kaos kaki seperti biasa pada pagi harinya.

Nah, selesai sudah pembahasan Kamini kali ini tentang cara menghilangkan bau kaos kaki secara mudah. Memang, agak sulit jika Anda ingin menghilangkan bau kaos kaki tanpa dicuci. Tapi, untuk pencegahan, Anda bisa menyimpan silica gel atau pengharum pakaian di tempat penyimpanan kaos kaki Anda, agar senantiasa kering (tidak lembab) dan harum. Selamat mencoba!

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ditulis oleh - Diperbaharui 11 April 2020