Kamini.id / Emosi / Ini Dia 10 Macam Emosi yang Sering Dirasakan oleh Kita

Ini Dia 10 Macam Emosi yang Sering Dirasakan oleh Kita

Ditulis oleh - Diperbaharui 29 Juli 2019

Satu hal yang menemani kita hidup sehari-hari adalah emosi. Ini pasti dimiliki oleh semua umat manusia. Secara umum kita pasti akan melibatkan emosi dalam apapun yang kita lakukan. Sebesar itu emosi berperan dalam kehidupan sehari-hari, cukup untuk menjadi alasan buat kita mengenal emosi lebih baik lagi.

Tunggu, apa kamu tahu kalau emosi itu berbeda dengan perasaan? Emosi merupakan bagian dari gen kita jadi ada persamaan antara setiap orang. Seseorang bisa mengenali emosi karena persamaan itu. Kita tahu orang sedang marah karena kita juga bisa merasa marah. Begitu juga dengan bahgia, sedih, dan emosi lainnya.

Emosi membantu kita untuk merespons keadaan yang sedang kita alami. Sementara itu, perasaan mengikuti kemunculan emosi berlandaskan respons bawah sadar akan emosi yang dialami. Ini bervariasi karena bergantung pada keadaan mental, pengalaman, dan ingatan. Perasaan bisa merangsang emosi lainnya, dan ini akan menjadi siklus sendiri.

Singkatnya, semua orang bisa marah karena kita semua memang sama-sama punya emosi seperti itu. Namun, ketika kamu merasa marah karena sesuatu belum tentu orang lain merasa marah juga. Seperti itulah bedanya emosi dengan perasaan.

Emosi yang kita rasakan bisa dibedakan dengan beragam istilah untuk menggambarkan dan menjelaskan emosi apa yang sedang kita rasakan saat itu. Berikut ini Kamini telah merangkum 10 macam emosi manusia yang mungkin paling dekat dengan kehidupan sehari-hari.

1. Benci

Benci

* sumber: dancemoms.fandom.com

Kita bisa benci akan sesuatu kan? Ada yang benci kecoa, ada yang benci cicak, ada yang benci melihat si dia bahagia bersama orang lain. Emosi ini yang berpengaruh terhadap reaksi kita akan sesuatu. Kalau benci kecoa, kita akan bereaksi kalau lihat kecoa. Bisa itu kabur, menjerit, atau bahkan berusaha membunuhnya.

Emosi ini juga seringkali merepotkan karena mengundang perasaan nggak nyaman. Sebenarnya, kalau kita benci sama sesuatu yang paling dirugikan adalah kita sendiri. Perasaan yang muncul dari emosi ini bisa menimbulkan dampak buruk. Jadi, kita harus pandai-pandai mengendalikan perasaan kalau emosi ini datang.

2. Cinta

Emosi Cinta

* sumber: heavenlyhoofs.org

Ini lawan dari benci. Kalau benci identik dengan hal-hal yang bikin nggak nyaman. Cinta selalu datang bawa sesuatu yang menyenangkan. Emosi ini yang bikin kamu senyum-senyum sendiri sepanjang hari. Emosi ini juga yang mengundang perasaan senang yang bikin hidup jadi lebih ringan.

Emosi ini baik sekali, ya? Belum tentu. Seperti benci, cinta juga butuh kendali. Kita sering mendengar soal orang-orang yang nggak bisa mengendalikan emosi ini sampai tumbuh secara berlebihan. Kita juga sering mendengar apa yang buruk dari cinta yang gagal dikendalikan. Makanya, entah itu emosi yang terkesan baik atau buruk tetap harus dikendalikan supaya nggak sampai berlebihan.

3. Takut

Takut

* sumber: www.thepragmaticparent.com

Kamu pernah takut? Pastinya pernah dong! Perasaan yang hadir karena emosi ini adalah perasaan nggak nyaman. Kemudian, kalau kita nggak bisa mengendalikan emosi ini bisa jadi sangat merugikan. Jangan salah, takut nggak melulu soal hal-hal mengerikan seperti hantu, kematian, atau bencana.

Takut bisa datang karena hal-hal sederhana, misalnya takut salah. Ketika kamu takut salah, emosi ini akan mengundang perasaan yang nggak karuan. Lebih buruk lagi kalau kamu jadi seseorang yang nggak pernah mau mencoba hal baru karena emosi ini selalu menahanmu. Jadi, belajarlah untuk mengendalikan emosi ini ya!

4. Malu

Malu

* sumber: ootdmagazine.com

Seringkali emosi ini datang ketika kamu melakukan sesuatu yang mengundang orang lain untuk bereaksi. Misalnya kamu bernyanyi di depan kelas lalu kamu mendengar teman-temanmu bersorak. Emosi ini akan mengundang perasaan nggak nyaman yang kemudian mempengaruhi kondisi fiksikmu. Kamu jadi tertunduk, berkeringat dingin, bahkan mungkin menangis.

Emosi ini bisa jadi baik atau buruk. Baik ketika emosi ini mencegah kamu melakukan sesuatu yang kurang baik. Misalnya ketika kamu ingin membalas kejahatan seseorang kemudian kamu mengurungkan niat itu karena kamu akan malu kalau ketahuan. Bisa juga ketika kamu menolak ajakan teman pergi ke kelab malam karena kamu akan malu kalau seandainya orang tuamu tahu.

Namun, bisa kalau emosi ini nggak dikendalikan bisa juga menjadi buruk buat kamu. Misalnya, karena membayangkan betapa kamu akan malu untuk tampil membuat kamu nggak pernah berani tampil. Padahal, bisa jadi orang-orang akan menyukai penampilanmu. Dalam hal apapun itu, bernyanyi, membaca puisi, memainkan alat musik.

5. Cemburu

Cemburu

* sumber: www.ebaumsworld.com

Emosi ini yang sering bikin kita jadi gelisah dan bertingkah di luar kendali. Kamu pernah dengar cerita tentang pacar yang posesif secara berlebihan? Emosi inilah akarnya. Perasaan merasa berhak menuntut penjelasan sama apapun yang dilakukan pacar berawal dari emosi ini. Kita punya emosi ini dan itu bukan sebuah kesalahan. Itu akan jadi kesalahan kalau kita nggak mampu mengendalikan.

Biasanya emosi ini mengundang perasaan terancam. Contohnya kamu takut pacar kamu diambil orang sehingga kamu jadi orang yang memberi banyak batas buat pacar kamu. Akhirnya, pacar kamu nggak diambil orang tapi pergi dengan sendirinya karena nggak nyaman dengan tingkahmu. Sekali lagi, emosi perlu disikapi dan dikendalikan. Kalau nggak, kitalah yang dikendalikan oleh emosi.

6. Dengki

Dengki

* sumber: thrivesingles.com

Kamu pernah dengki nggak? Sepertinya pernah hanya setiap orang berbeda kadarnya. Ada orang yang dengki karena pencapaian temannya lebih baik. Kemudian emosi ini mengundang perasaan nggak suka terhadap temannya yang lebih baik itu. Lebih buruk lagi kalau emosi ini sudah berhasil mengundang perasaan lupa diri.

Misalnya, waktu kamu dengki kepada teman kamu yang punya uang lebih banyak. Kamu jadi nggak suka sama apapun yang dia lakukan. Lebih buruk lagi, kamu jadi nggak suka sama diri sendiri karena kamu nggak punya uang lebih banyak dari dia. Padahal, uang kamu nggak sedikit. Kamu melupakan itu karena ada yang lebih banyak.

7. Gembira

Gembira

* sumber: mccac.org

Ini emosi yang paling disukai selain cinta. Gembira akan mengundang perasaan yang menyenangkan. Orang yang lagi bergembira juga biasanya terlihat lebih menarik dari biasanya. Biasanya emosi ini ada untuk merespons hal-hal baik yang kamu alami. Misalnya waktu kamu dapat nilai bagus, uang banyak, pengalaman menarik.

8. Terkejut

Terkejut

* sumber: www.walkingtheshoreline.com

Emosi ini ada waktu kamu mengalami sesuatu yang tiba-tiba. Bisa mengundang dua perasaan yang bertolak belakang. Tergantung situasi yang sedang kamu alami. Kalau kamu terkejut karena mantan yang masih kamu sayang tiba-tiba ngajak balikan, emosi ini akan mengundang perasaan yang menyenangkan. Sebaliknya, kalau pacar tiba-tiba minta putus emosi ini mengundang perasaan sakit yang tiba-tiba dalam.

9. Marah

Marah

* sumber: www.sclance.com

Pernah marah? Pastinya. Ini adalah emosi yang paling penting untuk dikendalikan. Sebab, kamu pasti pernah mendengar banyak cerita kalau seseorang menghancurkan hidupnya sendiri karena dia marah. Jangan sampai emosi ini berhasil mengundang perasaan yang menggebu-gebu sampai kamu kesulitan mengendalikan dirimu sendiri.

10. Sedih

Sedih

* sumber: dusuneninsanlaricin.com

Ini adalah emosi yang paling dihindari banyak orang. Karena emosi ini akan mengundang segala perasaan yang nggak enak. Makan nggak enak, kerja nggak enak, apa-apa jadi serba nggak enak. Namun percayalah, emosi ini bisa dikendalikan juga kok. Bukan dihindari, tetapi dihadapi. Jangan biarkan emosi ini menghancurkan apa yang semula baik-baik saja.

Itulah 10 macam emosi manusia yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari. Belakangan ini, emosi apa yang lagi akrab sama kamu? Mudah-mudahan setelah membaca artikel ini, kamu jadi punya kesadaran untuk mengendalikan diri ya. Kalau kamu ingin meluapkan emosi secara tepat, baca artikel cara meluapkan emosi ini, ya!

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar