Kamini.id / Bedak Wajah / 7 Langkah Memakai Bedak yang Benar agar Makeup Tetap Bagus

7 Langkah Memakai Bedak yang Benar agar Makeup Tetap Bagus

Ditulis oleh - Diperbaharui 9 Juni 2019

Bedak merupakan pengunci riasan wajah agar tidak geser dan luntur setelah diaplikasikan. Walaupun terdengar sepele, banyak orang yang tidak tahu cara menggunakan bedak dengan benar. Jika makeup Anda tidak terlihat bagus, mungkin Anda termasuk orang yang hanya asal menempelkan bedak juga.

Memang, bedak, apalagi bedak tabur, merupakan benda yang agak tricky karena pengaplikasiannya lebih ribet ketimbang makeup yang berbentuk cair. Akan tetapi, setelah mengetahui cara memakai bedak dengan benar, sebenarnya pakai bedak tidak sesulit itu, kok. Inilah urutan cara memakai bedak dengan benar ala Kamini.

1. Pilih Bedak

Pressed Powder bedak padat

* sumber: thebeautylookbook.com

Sebelum belajar cara memakai bedak yang benar, Anda harus punya bedaknya terlebih dahulu, dong. Pilih bedak yang Anda butuhkan, apakah itu bedak biasa atau bedak foundation (foundation powder). Berikut adalah macam-macam bedak yang harus Anda tahu. Selanjutnya, pilih tekstur bedak yang tabur atau padat.

Yang paling penting, pilih bedak yang warnanya cocok dengan skintone Anda. Jangan pakai bedak yang warnanya terlalu terang apalagi terlalu gelap, nantinya kulit Anda akan terlihat belang. Pilihlah bedak yang warnanya sama atau sangat mendekati warna kulit Anda. Bedak translucent (tembus cahaya) juga bisa menjadi pilihan Anda karena bedak ini biasanya tidak berwarna, sehingga tidak akan jomplang dengan warna kulit alami Anda.

Ada cara menentukan bedak agar sangat dekat dengan warna kulit alami Anda, baca artikel Cara Memilih Warna Bedak yang Tepat. Jika Anda masih merasa kesulitan memilih shade yang tepat buat kulit Anda, bisa menanyakan pada beautician di tempat Anda membeli bedak. Siapa tahu mereka dapat membantu Anda.

2. Primer

Primer

* sumber: thebeautylookbook.com

Hal yang perlu Anda lakukan sebelum mengaplikasikan bedak, sebenarnya jauh sebelum itu juga, adalah dengan menggunakan primer wajah.

Produk ini akan membuat lapisan pelindung untuk kulit Anda agar tidak langsung terkena kosmetik. Primer akan “membentengi” kulit Anda supaya kosmetik tidak masuk dan menyumbat pori-pori. Primer juga akan membuat kulit jadi lebih halus, sehingga makeup jadi lebih menempel.

Anda bisa mengoleskan primer menggunakan jari atau pun kuas flat. Tidak perlu banyak-banyak, untuk seluruh wajah Anda paling hanya membutuhkan primer sebesar ukuran kacang. Cari tahu rekomendasi merk primer wajah yang bagus ala Kamini di artikel ini.

3. Pelembab

Pelembab

* sumber: www.starstyle.ph

Setelah menggunakan base makeup alias primer wajah, gunakan pelembab wajah terlebih dahulu, ya. Kenapa? Pelembab sangat penting untuk membuat kulit jadi tidak kering, glowing seperti orang Korea, menambah lapisan proteksi dari sinar UV dan polusi, serta membuat makeup agar jadi lebih flawless. Walaupun jenis kulit Anda berminyak atau berjerawat sekali pun Anda tetap membutuhkan pelembab, ya.

4. Foundation

* sumber: www.cosmopolitan.com

Jangan langsung pakai bedak, tapi gunakan foundation terlebih dahulu. Foundation adalah pondasi, alas bedak, sehingga untuk mendapatkan manfaat bedak yang lebih maksimal Anda disarankan menggunakan foundation terlebih dahulu. Jika Anda memiliki jenis kulit kering, foundationnya sebaiknya yang berbentuk cair agar bedak jadi lebih menempel. Baca merk foundation cair yang recommended di sini.

Tapi, kalau Anda suka jenis foundation lain juga tidak masalah. Ini adalah rekomendasi foundation stick yang cocok buat kulit berminyak. Ini adalah merk foundation yang cocok untuk kulit sensitif dan ini untuk kulit berminyak. Buat yang belum tahu cara menemukan warna foundie yang sesuai dengan warna kulit, baca di artikel Cara Memilih Warna Foundation.

Tak merasa butuh foundation untuk makeup sehari-hari? Anda bisa menggunakan BB cream, CC cream, DD cream, tinted moisturizer, atau BB cushion.

5. Concealer

Concealer

* sumber: www.aunaturalecosmetics.com

Anda pikir semua selesai di foundation? Tidak. Untuk riasan wajah yang tanpa cela, Anda akan membutuhkan concealer. Bagi Anda yang masih makeup newbie, concealer atau color corrector adalah kosmetik yang digunakan untuk menyamarkan lingkar hitam, bintik-bintik penuaan, pori-pori besar, dan noda lainnya yang terlihat di kulit wajah.

Concealer mirip dengan foundation, tetapi lebih tebal formulanya, sehingga dapat menyembunyikan ketidaksempurnaan di kulit dengan lebih baik.

Ada beberapa jenis concealer, diantaranya liquid concealer (paling populer), stick concealer, dan tap-tap concealer (concealer di dalam jar). Ada pula color correcting concealer, yaitu concealer dengan warna pengoreksi seperti oranye, pink, ungu, hijau, dan kuning. Akan tetapi, jika concealer biasa dipakai setelah foundation, color correcting dipakai sebelumnya.

6. Brush

Brush bedak powder

* sumber: thebeautylookbook.com

Nah, sekarang siapkan makeup brush. Anda bisa mengaplikasikan bedak tabur maupun bedak padat menggunakan brush. Yang membedakannya nanti adalah cara penekanannya.

Untuk pressed powder alias bedak padat, cara mengaplikasikannya adalah dengan menekan ujung brush secara perlahan ke dalam bedak. Tempelkan kuas di wajah lalu gerakkan ke depan dan belakang. Aplikasikan bedak hingga seluruh wajah Anda tersapu rata.

Sedangkan untuk loose powder alias bedak tabur, cara mengaplikasikannya, mulailah dengan mengetuk ringan (tap-tap) bedak dari tutup kemasannya dengan menggunakan kuas.

Setelah itu, ketuk kelebihan bedak dengan cara menghentakkan batang brush makeup pada tutup kemasan bedak, cermin, atau telapak tangan Anda. Nantinya porsi bedak yang ada di bulu kuas akan berkurang. Teknik ini berguna untuk menghindari bedak yang terlalu mblok-mblokan di wajah Anda.

Untuk setting powder (bedak sentuhan akhir), sebaiknya Anda tidak menggunakan asal brush, tapi gunakanlah kabuki brush. Jenis kuas dengan bulu yang tebal dan lebar sangat cocok untuk mengaplikasikan bedak buat men-set makeup Anda.

Pakai kuas kabuki dengan gerakkan lurus dan panjang. Teknik ini tidak akan “mengacaukan” makeup Anda di bawah bedak dan setting powder pun akan menempel dengan sempurna.

7. Sponge/Puff

Sponge beauty blender

* sumber: simplysona.com

Selain pakai brush, Anda bisa menggunakan spons bedak, seperti spons bawaan bedak compact atau beauty blender. Selain spons, Anda bisa juga pakai powder puff. Biasanya puff sudah ada di dalam bedak tabur. Tekstur puff biasanya lebih berbulu dan lebih besar dari spons bawaan bedak compact.

Mengaplikasikan bedak dengan spons, puff, atau beauty blender agak tricky dan lebih sulit dibandingkan dengan pakai brush. Akan tetapi, memang ada beberapa jenis bedak yang harus diaplikasikan bukan dengan brush, seperti setting powder untuk baking makeup, misalnya. Lalu, jangan lupakan finishing powder dan compact powder yang memang akan lebih bagus kalau diaplikasikan menggunakan spons.

Untuk baking makeup, sebaiknya Anda menggunakan spons yang besar atau beauty blender yang ujungnya lancip. Baking makeup adalah dengan mengaplikasikan bedak tabur dengan tingkatan warna lebih terang di area yang ingin Anda “terangkan”. Contohnya seperti bawah mata, bawah contour/shading tulang pipi, dan daerah lainnya yang biasa Anda beri highlight. Aplikasikan bedak tebal-tebal selama 5 hingga 10 menit, lalu sapu bersih bedak tersebut menggunakan powder brush.

Sedangkan untuk finishing powder alias bedak padat yang digunakan terakhir untuk men-set makeup Anda, gunakanlah spons atau puff bedak yang datar. Jangan pakai bedaknya tebal-tebal, cukup tipis saja karena fungsinya untuk mengunci makeup, bukan untuk mewarnai kembali kulit Anda.

Ya, itulah cara memakai bedak dengan urutan yang benar. Kamini juga menyisipkan tips bagaimana cara mengaplikasikan bedak sesuai jenisnya. Jangan lupa untuk fokus pada bagian yang bermasalah, seperti T-zone, bekas jerawat, dan mata panda. Selamat mencoba!

Topik Terkait:
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on pinterest
Pinterest
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan komentar